WorksheetsBahasa Indonesia Kelas 6_Prosa
Total questions: 21
Worksheet time: 2hrs 41mins
Ahmad adalah seorang anak yang sangat jujur. Suatu hari, ketika ia pulang dari sekolah, Ahmad menemukan dompet yang terjatuh di jalan. Di dalamnya terdapat sejumlah uang dan kartu identitas. Ahmad langsung berpikir, "Ini bukan milikku, aku harus mengembalikannya kepada pemiliknya." Setelah mencari informasi dari kartu identitas, Ahmad akhirnya menemukan alamat pemilik dompet tersebut. Meskipun harus berjalan cukup jauh, Ahmad tetap bersemangat untuk mengembalikan dompet itu. Saat tiba di rumah pemilik dompet, Ahmad disambut dengan hangat oleh seorang pria tua. Pria itu sangat berterima kasih dan memuji kejujuran Ahmad. Ahmad pun merasa bahagia karena bisa membantu dan mendapatkan pahala dari Allah ﷻ.
Apa yang dilakukan Ahmad setelah menemukan dompet yang terjatuh di jalan?
Membawa pulang dompet tersebut dan menyimpannya
Mencari pemilik dompet dan mengembalikannya meskipun harus berjalan jauh
Mengambil uangnya dan membuang dompetnya
Memberikan dompet tersebut kepada temannya
Muhammad adalah anak yang selalu berusaha untuk sholat tepat waktu. Setiap kali mendengar azan, ia segera menghentikan segala aktivitasnya, termasuk saat bermain dengan teman-temannya. Suatu hari, ketika sedang asyik bermain sepak bola, azan Asar berkumandang. Muhammad segera berkata kepada teman-temannya, "Ayo, kita tinggalkan permainan ini sejenak. Sholat lebih penting daripada permainan." Meskipun beberapa temannya ingin terus bermain, Muhammad tetap bergegas ke masjid. Setelah sholat, ia kembali ke lapangan dengan perasaan yang lebih damai. Teman-temannya yang melihatnya kemudian terinspirasi untuk mengikuti langkah Muhammad dalam menunaikan sholat tepat waktu.
Mengapa Muhammad meninggalkan permainan sepak bola saat azan Asar berkumandang?
Karena ia tidak ingin bermain lagi
Karena ia lebih mementingkan sholat tepat waktu
Karena teman-temannya tidak bermain dengan baik
Karena ia ingin tidur siang
Ibrahim dikenal sebagai anak yang selalu menjaga akhlak baiknya, baik di rumah maupun di sekolah. Di rumah, ia selalu membantu orang tuanya. Ketika ibunya memasak di dapur, Ibrahim dengan sigap membantu mengupas sayuran atau membersihkan peralatan masak. Di sekolah, ia juga dikenal sebagai anak yang sopan dan ramah. Suatu hari, ketika seorang teman sekelasnya jatuh di halaman sekolah, Ibrahim segera membantu mengangkat temannya dan membawanya ke ruang kesehatan. Guru-guru di sekolah selalu memuji Ibrahim karena kebaikannya yang tidak hanya kepada guru, tetapi juga kepada teman-temannya.
Bagaimana Ibrahim menunjukkan akhlak baiknya di sekolah?
Dengan mengabaikan teman yang membutuhkan bantuan
Dengan membantu temannya yang jatuh dan membawanya ke ruang kesehatan
Dengan berbicara kasar kepada temannya saat kesal
Dengan membiarkan temannya menyelesaikan masalah sendiri
Ali selalu diajarkan oleh kedua orang tuanya untuk bersedekah. Setiap Jumat, sebelum berangkat sekolah, ibunya selalu memberikan sejumlah uang kepada Ali untuk disedekahkan di masjid. Ali selalu menanti-nanti waktu Jumat karena ia merasa senang bisa berbagi dengan orang lain. Suatu ketika, ada pengumuman di sekolah bahwa ada seorang siswa yang membutuhkan bantuan untuk biaya operasi. Ali tidak berpikir panjang dan langsung menyisihkan sebagian uang jajannya untuk membantu temannya tersebut. Ia berkata dalam hati, "Bersedekah tidak akan membuatku miskin, justru Allah akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik."
Apa yang dilakukan Ali ketika mendengar ada temannya yang membutuhkan bantuan untuk biaya operasi?
Menyimpan uangnya untuk dirinya sendiri
Menyisihkan sebagian uang jajannya untuk membantu temannya
Mengabaikan pengumuman tersebut
Meminta uang kepada temannya yang lain untuk disumbangkan
Umar adalah anak yang sangat peduli terhadap kebersihan kelasnya. Setiap pagi, sebelum pelajaran dimulai, ia selalu memeriksa apakah kelas sudah bersih atau belum. Jika ada sampah yang berserakan, ia dengan sukarela membersihkannya. Suatu hari, Umar melihat beberapa teman sekelasnya makan dan meninggalkan sampah begitu saja. Umar tidak marah, tetapi dengan lembut ia mengingatkan mereka, "Teman-teman, mari kita jaga kebersihan kelas kita. Ingat, kebersihan adalah sebagian dari iman." Kata-kata Umar tersebut membuat teman-temannya merasa malu dan kemudian mereka ikut menjaga kebersihan kelas.
Bagaimana cara Umar mengingatkan temannya tentang pentingnya kebersihan kelas?
Dengan memarahi mereka secara keras
Dengan mengabaikan sampah yang berserakan
Dengan lembut mengingatkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman
Dengan melaporkan mereka ke guru
Usman selalu membantu orang tuanya menjaga kebersihan rumah. Setiap Sabtu pagi, Usman bersama adik-adiknya akan membersihkan seluruh rumah. Usman bertugas menyapu dan mengepel lantai, sementara adik-adiknya membersihkan jendela dan mengelap meja. Suatu kali, ketika mereka sedang membersihkan, adik bungsunya, Ali, merasa malas dan ingin bermain game. Usman tidak memarahinya, tetapi ia berkata, "Ali, jika rumah kita bersih, kita semua akan merasa nyaman. Mari kita bersihkan dulu, setelah itu kita bisa bermain bersama." Mendengar itu, Ali merasa termotivasi dan ikut membersihkan rumah dengan semangat.
Apa yang dilakukan Usman saat adiknya ingin bermain game saat bersih-bersih?
Memarahi adiknya dan memaksanya membersihkan rumah
Membiarkan adiknya bermain dan tidak peduli dengan kebersihan rumah
Mengajak adiknya membersihkan rumah terlebih dahulu dan bermain bersama setelah selesai
Mengeluh dan menyuruh adiknya membersihkan sendirian
Yusuf selalu memiliki semangat belajar yang tinggi. Di sekolah, ia dikenal sebagai anak yang selalu aktif bertanya jika ada pelajaran yang tidak dipahami. Ia juga sering mengajak teman-temannya belajar bersama di perpustakaan. Suatu hari, saat ujian matematika semakin dekat, Yusuf mengajak teman-temannya belajar kelompok di rumahnya. Yusuf menyiapkan materi-materi yang sulit dan membantu teman-temannya memahaminya. Teman-temannya sangat berterima kasih kepada Yusuf karena berkat bantuannya, mereka bisa lebih siap menghadapi ujian.
Bagaimana Yusuf menunjukkan semangat belajarnya kepada teman-temannya?
Dengan bermain game saat ujian semakin dekat
Dengan mengajak teman-temannya belajar kelompok dan membantu memahami materi yang sulit
Dengan menyontek saat ujian berlangsung
Dengan tidak peduli pada ujian dan pergi bermain
Setiap pagi, sebelum berangkat ke sekolah, Muhammad selalu menyempatkan waktu untuk membaca Al-Qur'an. Ia percaya bahwa membaca Al-Qur'an akan menenangkan hati dan memberikan keberkahan dalam hidup. Suatu hari, ia mengajak teman-temannya di sekolah untuk membaca Al-Qur'an bersama di waktu istirahat. Meskipun ada yang awalnya enggan, Muhammad tidak pernah memaksa. Ia hanya berkata, "Al-Qur'an adalah petunjuk bagi kita. Semakin sering kita membacanya, semakin tenang hati kita." Akhirnya, banyak teman yang terinspirasi dan mulai ikut membaca Al-Qur'an bersamanya.
Apa yang dilakukan Muhammad untuk mengajak teman-temannya membaca Al-Qur'an?
Memaksa teman-temannya untuk ikut membaca Al-Qur'an
Mengajak mereka dengan lemah lembut dan menunjukkan manfaat membaca Al-Qur'an
Mengancam mereka jika tidak mau ikut
Membaca Al-Qur'an sendirian tanpa mengajak siapapun
Ali selalu ingat pesan Nabi Muhammad ﷺ tentang pentingnya berbakti kepada orang tua. Setiap hari, Ali membantu ibunya di dapur dan ayahnya di kebun. Suatu ketika, ibunya sakit dan tidak bisa bangun dari tempat tidur. Ali dengan sigap menggantikan tugas ibunya, mulai dari memasak, mencuci, hingga merapikan rumah. Setiap hari sebelum pergi ke sekolah, Ali akan menyiapkan makanan untuk ibunya dan mengingatkan adik-adiknya agar tetap tenang di rumah. Kebaikan hati Ali ini membuat ibunya merasa sangat bangga dan terharu. Ketika ibunya sembuh, ia mendoakan agar Ali selalu mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.
Apa yang dilakukan Ali ketika ibunya sakit?
Pergi bermain dengan teman-temannya
Membantu ibunya dengan melakukan pekerjaan rumah sehari-hari
Mengabaikan ibunya dan bermain game
Meminta ibunya untuk tetap melakukan pekerjaan rumah
Usman adalah anak yang sangat menghormati gurunya. Setiap kali masuk kelas, ia selalu memberi salam kepada gurunya. Ketika guru sedang mengajar, Usman selalu memperhatikan dengan serius dan mencatat setiap hal penting yang disampaikan. Suatu hari, saat pelajaran berlangsung, seorang temannya terus berbicara dan mengganggu kelas. Usman dengan sopan menegur temannya dan berkata, "Mari kita dengarkan guru dengan baik, ini adalah bagian dari adab dan menghargai ilmu." Ucapannya itu membuat temannya sadar dan mulai memperhatikan pelajaran. Guru Usman merasa sangat bangga memiliki murid sepertinya.
Bagaimana cara Usman menghormati gurunya di kelas?
Mengabaikan pelajaran dan bermain dengan temannya
Memberi salam dan memperhatikan pelajaran dengan serius
Mengganggu teman-temannya selama pelajaran berlangsung
Tidak datang ke kelas saat guru mengajar
Ibrahim selalu diajarkan oleh orang tuanya untuk memiliki adab yang baik kepada semua orang, termasuk teman-temannya. Di sekolah, ia selalu berbicara dengan lembut dan sopan kepada teman-temannya. Ketika ada seorang teman yang tidak punya bekal, Ibrahim dengan senang hati berbagi makanannya. Suatu kali, saat temannya mengalami masalah dalam memahami pelajaran, Ibrahim dengan sabar mengajarinya. Ketika temannya tersebut berhasil mengerti, ia berkata, "Terima kasih, Ibrahim. Kamu teman yang sangat baik." Ibrahim tersenyum dan menjawab, "Kita harus saling membantu, itulah yang diajarkan dalam Islam."
Apa yang dilakukan Ibrahim ketika temannya tidak memahami pelajaran?
Membiarkannya dan pergi bermain sendiri
Mengajarinya dengan sabar sampai temannya mengerti
Menertawakan temannya yang tidak paham
Mengeluh karena harus mengajarinya
Umar adalah anak yang selalu berusaha menjaga adab saat belajar. Setiap kali berada di kelas, Umar akan duduk dengan tenang dan fokus mendengarkan pelajaran. Di rumah pun, Umar selalu mencari tempat yang tenang untuk belajar, jauh dari gangguan televisi atau gadget. Suatu hari, Umar melihat beberapa temannya belajar sambil bermain game. Umar mengingatkan mereka, "Belajar itu harus sungguh-sungguh dan khusyuk, supaya ilmu yang kita dapatkan bisa bermanfaat." Kata-kata Umar membuat teman-temannya sadar dan akhirnya mereka mematikan gadget mereka dan mulai belajar dengan serius.
Apa yang dilakukan Umar untuk menjaga adab saat belajar?
Belajar sambil bermain game
Belajar di tempat yang tenang dan fokus pada pelajaran
Mengganggu teman-temannya yang sedang belajar
Belajar sambil menonton televisi
Yusuf selalu semangat dalam menghafal hadits-hadits Nabi Muhammad ﷺ. Setiap pagi, sebelum berangkat sekolah, ia akan mengulang hafalannya di depan ayahnya. Suatu kali, Yusuf dan teman-temannya di sekolah diajak untuk mengikuti lomba hafalan hadits. Yusuf sangat bersemangat dan berlatih lebih keras dari biasanya. Ia sering mengajak teman-temannya untuk menghafal bersama di taman sekolah. Ketika lomba tiba, Yusuf berhasil menjadi juara pertama. Teman-temannya ikut senang dan bangga karena Yusuf juga membantu mereka dalam menghafal hadits.
Bagaimana Yusuf mempersiapkan diri untuk lomba hafalan hadits?
Mengabaikan latihan dan bermain sepanjang hari
Berlatih lebih keras dan mengajak teman-temannya menghafal bersama
Tidak mengikuti lomba karena merasa tidak mampu
Menghafal sendiri tanpa membantu teman-temannya
Ahmad selalu ingat untuk membaca bismillah sebelum makan dan minum. Setiap kali makan bersama keluarganya, Ahmad akan menunggu semua anggota keluarganya siap sebelum mulai makan. Ia juga selalu memastikan untuk makan dengan tangan kanan dan tidak terburu-buru. Suatu hari, saat makan bersama teman-temannya di sekolah, Ahmad melihat seorang temannya makan dengan tangan kiri. Dengan lembut, Ahmad mengingatkan, "Temanku, makanlah dengan tangan kanan, karena itu adalah sunnah Rasulullah ﷺ." Temannya kemudian mengikuti saran Ahmad dan berterima kasih atas pengingatnya.
Apa yang dilakukan Ahmad saat melihat temannya makan dengan tangan kiri?
Mengabaikannya dan melanjutkan makannya
Menertawakannya di depan teman-teman lainnya
Mengingatkan dengan lembut untuk makan dengan tangan kanan
Memarahinya dengan keras
Usman selalu menjaga adab dalam berbicara. Ia tahu bahwa berbicara harus dengan cara yang baik, tidak berteriak atau berkata kasar. Suatu hari, ketika sedang berkumpul dengan teman-temannya, ada yang mulai membicarakan keburukan teman lain. Usman dengan tegas mengatakan, "Kita harus menjaga lidah kita dari berbicara yang buruk tentang orang lain. Jika tidak ada hal baik yang bisa kita katakan, lebih baik diam." Kata-kata Usman tersebut membuat teman-temannya merasa tersadar dan mereka pun mengubah topik pembicaraan.
Apa yang dilakukan Usman ketika mendengar temannya membicarakan keburukan orang lain?
Ikut bergabung dalam pembicaraan tersebut
Mengingatkan teman-temannya untuk menjaga lidah dan berbicara hal yang baik
Mengabaikan dan membiarkan mereka berbicara buruk
Menertawakan keburukan orang lain bersama mereka
Hasan adalah anak yang sangat jujur dan taat pada ajaran Islam. Suatu hari, di sekolahnya diadakan ujian akhir semester. Ketika ujian berlangsung, Hasan melihat salah satu temannya, Ali, kesulitan menjawab soal. Temannya itu meminta bantuan Hasan untuk memberikan jawaban. Namun, Hasan dengan tegas menolak, "Maaf, Ali. Kita harus berusaha sendiri dan jujur dalam ujian. Ini adalah ujian kejujuran kita di hadapan Allah ﷻ." Meski Ali tampak kesal, Hasan tetap berpendirian bahwa jujur adalah prinsip yang harus dipegang teguh.
Setelah ujian selesai, guru mengumumkan bahwa ada beberapa siswa yang ketahuan mencontek dan akan mendapatkan hukuman. Hasan bersyukur ia tetap pada pendiriannya untuk tidak membantu Ali mencontek. Ketika Ali menyadari kesalahannya, ia meminta maaf kepada Hasan dan berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Hasan pun memaafkan Ali dan mengajaknya belajar bersama agar mereka bisa sukses tanpa harus berbuat curang.
Apa yang dilakukan Hasan ketika diminta oleh Ali untuk memberikan jawaban saat ujian?
Memberikan jawaban agar Ali tidak marah
Menolak memberikan jawaban karena ingin jujur
Membuat kesepakatan untuk saling membantu
Mengabaikan permintaan Ali tanpa berkata apa-apa
Yusuf dan Umar adalah sahabat baik yang selalu saling mengingatkan dalam kebaikan. Suatu hari, mereka bermain sepak bola di lapangan dekat rumah. Ketika sedang asyik bermain, mereka mendengar suara adzan berkumandang dari masjid terdekat. Yusuf segera berhenti bermain dan mengajak Umar untuk segera pulang dan bersiap pergi ke masjid. "Umar, mari kita pulang dan bersiap untuk shalat berjamaah di masjid. Rasulullah ﷺ mengajarkan kita untuk tidak menunda-nunda shalat," kata Yusuf. Umar mengangguk setuju dan mereka pun segera pulang.
Setibanya di rumah, Yusuf dan Umar cepat-cepat berwudhu dan bersiap pergi ke masjid bersama ayah mereka. Setelah shalat, ayah mereka memberikan nasihat, "Ingatlah, nak, shalat tepat waktu adalah kewajiban kita sebagai Muslim. Jangan sampai karena kesibukan atau permainan, kita melupakan kewajiban ini." Yusuf dan Umar pun berjanji untuk selalu mengutamakan shalat dalam segala aktivitas mereka.
Apa yang dilakukan Yusuf dan Umar ketika mendengar adzan berkumandang?
Melanjutkan bermain sepak bola sampai selesai
Segera pulang dan bersiap untuk shalat berjamaah di masjid
Berhenti bermain tapi tidak segera pulang
Menunda shalat sampai permainan selesai
Bagaimana cara Ali menunjukkan akhlak yang baik kepada tetangga barunya?Ali tinggal di sebuah kampung yang damai bersama keluarganya. Suatu hari, ada tetangganya yang baru pindah ke sebelah rumahnya. Tetangga baru tersebut adalah seorang nenek yang sudah tua dan tinggal sendirian. Melihat hal itu, Ali berinisiatif untuk membantu nenek tersebut mengangkat barang-barang dan menata rumahnya. Setiap sore, setelah pulang sekolah, Ali menyempatkan diri untuk mengunjungi nenek itu dan menanyakan apakah ada yang bisa ia bantu. Tindakan Ali ini membuat nenek tersebut merasa sangat terbantu dan senang.
Suatu ketika, nenek itu jatuh sakit. Ali tanpa ragu menawarkan bantuan kepada nenek itu untuk mengantar makanan dan membelikan obat di apotek terdekat. Ali juga meminta izin kepada orang tuanya untuk membantu merawat nenek itu selama sakit. Kedua orang tua Ali bangga dengan tindakan anak mereka dan menyarankan Ali agar terus menjaga hubungan baik dengan tetangga. Nenek itu merasa sangat berterima kasih atas perhatian dan kebaikan Ali, dan mendoakan agar Ali selalu diberi kemudahan dalam hidup.
Bagaimana cara Ali menunjukkan akhlak yang baik kepada tetangga barunya?
Mengabaikan keberadaan nenek itu karena sibuk sekolah
Membantu nenek mengangkat barang-barang dan mengunjungi nenek setiap sore
Menunggu nenek itu meminta bantuan terlebih dahulu
Hanya mengunjungi nenek ketika disuruh orang tuanya
Ahmad dan Hasan selalu menjaga kebersihan di kelas mereka. Setiap hari Jumat, sekolah mereka mengadakan gotong-royong membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Ahmad dan Hasan selalu menjadi yang paling semangat dalam membersihkan kelas. Mereka memimpin teman-temannya untuk membersihkan meja, menyapu lantai, dan merapikan buku-buku di perpustakaan kelas. "Kebersihan adalah bagian dari iman," kata Ahmad kepada teman-temannya, mengingatkan mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan.
Ketika melihat ada teman yang malas ikut serta, Hasan dengan ramah mengajaknya untuk ikut, "Ayo, mari kita jaga kelas kita tetap bersih. Kalau semuanya bersih, belajar juga akan lebih nyaman." Ajakan Hasan membuat teman-temannya merasa termotivasi dan ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih. Guru mereka memberikan pujian kepada Ahmad dan Hasan karena semangat dan kepedulian mereka terhadap kebersihan.
Apa yang dilakukan Ahmad dan Hasan saat gotong-royong di sekolah?
Duduk-duduk saja sambil melihat teman-teman bekerja
Memimpin teman-temannya untuk membersihkan kelas dan lingkungan sekolah
Menunggu instruksi guru tanpa melakukan apapun
Hanya membersihkan meja mereka sendiri tanpa peduli pada yang lain
Muhammad dan Yusuf selalu diajarkan oleh orang tua mereka untuk menjaga kebersihan rumah. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Muhammad akan memastikan tempat tidurnya rapi dan kamarnya bersih. Yusuf, adiknya, selalu membantu ibu mereka menyapu dan merapikan ruang tamu. Ketika ada tamu yang datang berkunjung, ibu mereka selalu memuji betapa bersih dan rapi rumah mereka. "Inilah hasil kerja keras kalian, menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama," kata ibu mereka.
Suatu hari, saat libur sekolah, mereka melihat halaman depan rumah kotor karena daun-daun yang berguguran. Tanpa diminta, Muhammad dan Yusuf segera mengambil sapu dan membersihkan halaman. Setelah itu, mereka menyiram tanaman di depan rumah. Ayah mereka yang melihat hal itu merasa bangga dan berkata, "Anak-anak yang menjaga kebersihan rumah seperti ini akan membawa keberkahan dalam hidupnya."
Bagaimana cara Muhammad dan Yusuf menjaga kebersihan rumah mereka?
Mengabaikan kebersihan karena dianggap tugas ibu
Membersihkan kamar, menyapu ruang tamu, dan halaman rumah tanpa diminta
Hanya menjaga kebersihan ketika ada tamu datang
Meminta bantuan tetangga untuk membersihkan rumah
Ali dan Hasan adalah dua sahabat yang sangat menghormati guru mereka di sekolah. Suatu hari, ketika guru mereka, Ustadz Sholeh, menjelaskan materi baru di kelas, Ali dan Hasan memperhatikan dengan seksama. Mereka duduk di depan kelas, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan tidak berbicara satu sama lain. Saat Ustadz Sholeh menjelaskan tentang pentingnya adab dalam belajar, Ali dengan hormat mengangkat tangan dan bertanya jika ada hal yang tidak ia pahami. Hasan juga menunjukkan perhatian dengan membuat catatan dari penjelasan Ustadz Sholeh.
Setelah pelajaran selesai, Ali dan Hasan mendekati Ustadz Sholeh untuk mengucapkan terima kasih atas penjelasannya. "Terima kasih, Ustadz, atas pelajaran yang bermanfaat hari ini. Kami akan berusaha mempraktikannya di rumah," kata Ali dengan sopan. Hasan menambahkan, "Kami sangat menghargai usaha Ustadz dalam mengajarkan kami. Semoga kami bisa lebih baik lagi." Ustadz Sholeh tersenyum dan merasa senang melihat sikap hormat dan adab yang baik dari siswa-siswanya.
Ketika ujian tiba, Ali dan Hasan juga menunjukkan adab yang sama dengan mematuhi aturan yang ditetapkan. Mereka menghindari mencontek dan memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya. Sikap hormat mereka terhadap guru dan tata tertib ujian mendapat pujian dari Ustadz Sholeh. Ali dan Hasan merasa bangga karena sikap mereka membuahkan hasil yang positif dan membuat mereka menjadi contoh baik bagi teman-temannya.
Apa yang dilakukan Ali dan Hasan untuk menunjukkan adab yang baik kepada guru mereka?
Mengabaikan penjelasan guru dan berbicara dengan teman selama pelajaran
Menunda belajar sampai menjelang ujian
Hanya membuat catatan tanpa mendengarkan penjelasan guru
Mendengarkan dengan seksama, bertanya jika tidak paham, dan mengucapkan terima kasih setelah pelajaran
