Font size
WorksheetsTEKNIK PEMESINAN BUBUT & CNC & GAMTEK
Total questions: 63
Worksheet time: 40mins
gambar tersebut merupakan contoh pekerjaan teknik pembubutan...
ulir
muka
rata
alur
manakah yang merupakah pahat bubut rata
Handle pada gambar berikut berfungsi untuk...
mengatur gerak pemakanan otomatis
mengatur arah putaran spindle
tuas emergency
mengatur kecepatan spindle
Pada pekerjaan rata memanjang suatu benda kerja pada mesin bubut, eretan yang digunakan untuk menambah tebal pemakanan adalah…
eretan bawah
eretan atas
eretan melintang
eretan memanjang
Benda kerja mula-mula mempunyai ukuran D1= 40mm dibubut menjadi D2= 30mm, jumlah penyayatan yang dilakukan adalah 10 kali. Berapa kedalaman pemakanan pada setiap proses penyayatan…
1,5 mm
0.75 mm
0.5 mm
2 mm
ketentuan memasang pahat yang benar adalah kecuali
pahat dikencangkan kuat pada rumah pahat
memasang pahat pada sisi kanan rumah pahat
memasang pahat pada posisi setinggi center
memasanng pahat pada sisi kiri rumah pahat
bagian utama mesin bubut yang berfungsi menahan ujung benda kerja saat proses pembubutan agar tidak oleng adalah...
kepala lepas
eretan atas
kepala tetap
toolpost
Diameter suatu benda yang dibubut 24, 50 mm diinginkan 24,00 mm, dengan eretan lintang menggunakan pembagian langsung dengan ketelitian 0,02 mm, maka eretan lintang harus dimajukan … strip.
25
26
30
35
Terdapat ukuran ulir M 20 x 4, maksud dari ukuran tersebut adalah ….
Metris, diameter kecil 20 mm, pitch 4 mm
Metris, diameter besar 20 mm, kisar 4 mm
Metris, diameter kecil 20 mm, kisar 4 mm
Metris, diameter pitch 20 mm, kisar 4 mm
Berikut ini merupakan hasil pekerjaan dari mesin bubut:
1) poros lurus dan bertingkat
2) poros tirus dan beralur
3) poros berulir
4) bidang persegi
Jawaban yang benar adalah ….
1,2,3
1,3,4
1,2,4
2,3,4
Hasil bubut yang kasar dan tatalnya putus-putus disebabkan karena…..
posisi pahat diatas center
kecepatan putar terlalu tinggi
Pahat tumpul
posisi pahat dibawah center
Standardisasi dunia yang dimiliki Negara Indonesia adalah…
JIS
SNI
NNI
ANSI
DIN
Perbedaan ukuran antara kedua harga batas dimana ukuran atau jarak permukaan/batas geometri komponen harus terletak disebut…
Toleransi
Suaian
Nilai ukuran dasar
Nilai penyimpangan atas
Nilai maksimal
CAD 3D adalah singkatan dari…
Computer Aided Drawing 3 Dimention
Computer Aided Design 3 Dimention
Controlled Aided Drawing 3 Dimention
Controlled Aided Design 3 Dimention
Computer At Design 3 Dimention
Di bawah ini yang fungsi dari standardisasi gambar teknik mesin adalah… (jawaban lebih dari satu)
Memberikan kepastian
Menyeragamkan penafsiran
Memudahkan komunikasi teknik
Memudahkan kerjasama antar perusahaan
Menghambat proses produksi
Angka yang berada dalam toleransi dari ukuran 10±0,5 mm adalah… (jawaban lebih dari satu)
9 mm
9,8 mm
10 mm
10,2 mm
15 mm
Berikut merupakan pekerjaan yang dapat dibuat dengan menggunakan mesin bubut:
1) Bubut lurus dan bertingkat
2) Bubut tirus dan alur
3) Bubut Kartel dan bentuk
4) Bubut Muka dan bidang persegi
Jawaban yang benar adalah...
1, 2 dan 3
1, 2 dan 4
2, 3 dan 4
1, 3, dan 4
Satuan kecepatan putaran pada mesin bubut yaitu…
Putaran/detik
Putaran/menit
Meter/detik
Meter/menit
Berikut adalah bagian-bagian dari mesin bubut kecuali...
Kepala Tetap
Eretan
Pahat
Bed mesin
Perhatikan gambar berikut, nama alat bantu pembubutan tersebut adalah...
Steady Rest
Mal Ulir
Kunci Toolpost
Pelat pembawa
Setting pahat harus setinggi garis senter. Hal ini bertujuan agar...
Agar sudut potong pahat menjadi besar
Agar sudut potong pahat menjadi kecil
Pada pekerjaan facing, permukaan tersayat habis
Kehalusan permukaan tercapai
Perhatikan gambar berikut ini.
Nama bagian mesin bubut tersebut adalah...
Kepala tetap
Kepala lepas
Poros transportir
Eretan
Perhatikan gambar berikut, nama alat bantu pembubutan tersebut adalah...
Kunci chuck
Kunci toolpost
Kunci L
Kunci senter bor
Seberapa besar bergesernya pahat bubut (f) dalam satuan mm/putaran dikalikan seberapa besar putaran mesinnya (n) dalam satuan putaran merupakan pengertian dari
Kecepatan potong
Kecepatan putaran mesin bubut
Waktu Pemesinan Bubut Rata
Kecepatan Pemakanan
Dibawah ini bagian mesin bubut yang berfungsi untuk menempatkan senter bor dan mata bor yaitu...
Tebal atau tipisnya penyayatan ketika melakukan pembubutan rata ditentukan oleh eretan...
Memanjang
Melintang
Atas
Bawah
Perhatikan gambar berikut, nama alat bantu pembubutan tersebut adalah...
Kunci L
Kunci toolpost
Kunci chuck
Kunci eretan
Proyeksi yang menempatkan pandangan pada kwuadran I adalah....
Proyeksi Amerika
Proyeksi Eropa
Proyeksi ISO
Proyeksi aksonometri
Proyeksi depan
Hal yang terpenting dari gambar pandangan pandangan yanki harus dapat....
Dipahami
Dibaca
Digamba
Memeberikan informasi yang jelas
Memberikan pemikiran yang tepat
Gambar berikut ini adalah symbol dari proyeksi...
Proyeksi eropa
Proyeksi amerika
Proyeksi miring
Proyeksi aksonometri
Proyeksi ISO
Gambar pandangan depan dari gambar di atas adalah....
Pandangan depan dari gambar berikut ini adalah...
Pandangan atas dalam Proyeksi Amerika dari gambar berikut adalah...
Proyeksi yang menempatkan pandangan pada kwuadran III adalah....
Proyeksi Amerika
Proyeksi Eropa
Proyeksi ISO
Proyeksi aksonometri
Gambar pandangan yang muncul dari benda kerja berikut jika menggunakan proyeksi eropa adalah :
Kode untuk Memposisikan dengan pergerakan cepat (maks)..?
G0
G1
G2
G3
G4
Kode untuk Pergerakan lurus dengan kecepatan tertentu adalah …?
G0
G1
G2
G3
G4
Kode untuk Gerak melingkar searah jarum jam ..?
G0
G1
G2
G3
G4
Kode untuk Gerak melingkar berlawanan jarum jam …?
G0
G1
G2
G3
G4
Kode untuk Pemrograman dengan acuan koordinat absolut …?
X,Z
U,W
G93
G94
G95
Kode untuk Pemrograman dengan acuan koordinat incremental …?
X,Z
U,W
Y,Z
G93
G94
Kode untuk Putaran spindle searah jarum jam …?
M2
M3
M4
M5
M6
Kode untuk Putaran spindle berlawanan arah jarum jam …?
M4
M5
M6
M7
M8
Kode untuk Putaran spindle berhenti …?
M4
M5
M6
M8
M9
Kode untuk Semburan pendingin Aktif …?
M3
M4
M5
M6
M8
Kode untuk Semburan pendingin berhenti …?
M5
M6
M7
M8
M9
Kode untuk Akhir program …?
M5
M8
M9
M30
M52
Kode untuk menghidupkan udara bertekanan ... ?
M5
M6
M7
M8
M9
Program untuk pembuatan ulir secara siklus...?
G90
G91
G92
G93
G94
Kode pemrograman (absolut) untuk tahap finishing pada pembuatan benda kerja seperti gambar berikut, sesudah anda membuat kode program G1 X35 Z-30 F0.1 adalah .......
G3 X67 Z-36 R16
G2 X67 Z-36 R16
G2 X51 Z-36 R16
G2 X51 Z-36 I0 R16
G2 X35 Z-36 I0 R16
Kode pemrograman (absolut) pada pembuatan benda kerja seperti gambar berikut adalah .....
G1 X0 Z-35
G1 X30 Z25
G1 X25 Z-35
G1 X25 Z-30
G1 X25 Z30
Untuk membuat pemrograman R16 yang berakhir di diameter benda kerja 100 mm, maka program G yang digunakan adalah ...
G2 X100 Z-52 F0.1
G1 X100 Z-52 F0.1
G3 X100 Z-36 F0.1
G3 X100 Z-52 F0.1
G3 X100 Z-82 F0.
Apabila gerakan alat potong diinginkan dengan koordinat incremental, maka ditulis ......
G0 X...Z...
G1 U...W....
G0 U...W....F
G0 U...W....
G1 X...Z...F
Kemampuan alat potong menyayat bahan dengan aman pada proses CNC dan menghasilkan tatal dalam satuan panjang/waktu (meter/menit), merupakan pengertian dari ...
Kecepatan Potong (Cutting Speed - CS)
Kecepatan Putaran Mesin (Rotasi Permenit - Rpm)
Kecepatan Pemakanan (Feed - F)
Waktu Proses Pemesinan (Tm)
Kecepatan Keliling (Peripheral operating speed - POS)
Kecepatan pemakanan atau penyayatan pada proses CNC ditentukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor diantaranya, kecuali ...
kekerasan bahan
kedalaman penyayatan
kecepatan putaran mesin
bahan alat potong
ketajaman alat potong
Sebuah benda kerja dengan diameter tersebar 46 mm akan dibubut rata menjadi 40 mm dengan kedalaman sekali pemakanan (a) 1.5 mm sepanjang 74 mm, dengan jarak awal pahat 6 mm dan kecepatan pemakanan (F) yang digunakan 25 mm/menit. Berapakah waktu pemesinan yang diperlukan untuk melakukan proses pembubutan tersebut ….
3.0 menit
6.4 menit
3.2 menit
6.6 menit
3.3 menit
Akan dilakukan proses pembubutan rata denga menggunakan mesin CNC, diketahui (D) diameter terbesarnya 50 mm dan akan dijadikan (d) diameter 40 mm. Jika (a) kedalaman sekali pemakanannya 1 mm, maka berapa kali proses pembubutannya ...
2 kali
5 kali
7 kali
9 kali
10 kali
Seorang operator mesin CNC akan melakukan proses pembubutan rata, benda kerja yang semula (D) berdiameter 45 mm akan dijadikan (d) diameter 39 mm. Apabila akan dilakukan 2 kali proses pemakanan, berapakah (a) kedalaman pemakanan yang harus digunakan oleh operator tersebut ...
1 mm
1.5 mm
2 mm
2.5 mm
3 mm
Berapakah (d) diameter akhir setelah dilakukan proses pembubutan dengan mesin CNC dengan (D) diameter benda kerja awal 32 mm, (a) kedalaman sekali pemakanan 2 mm dan dilakukan 2 kali proses pemakanan ...
22 mm
24 mm
26 mm
28 mm
30 mm
Pemrogram (absolut) untuk pekerjaan finishing setelah program
G1 X30.
Z-25.
adalah...
G3 X40 Z-30. R5.;
G2 X50 Z-30. R5.;
G2 X40 Z30. R5.;
G3 X40 Z30. R5.;
G3 X40 Z-30. I5. K0.;
Pemrogram (incrimental) untuk pekerjaan finishing setelah program G1 X30
Z-25
adalah...
G2 X5. Z-5. R5.;
G2 U5. W-5. R5.;
G3 U5. W-5. R5.;
G2 U5. W5. R5.;
G3 X5. Z-5. R5.;
Pemrogram (absolut) untuk pekerjaan finishing setelah program G0 X40. Z0.; adalah....
G2 X50. Z-5. R5. F0.3;
G3 X60. Z-50. R5. F0.3;
G3 X50. Z-50. R5. F0.3;
G3 X50. Z-5. R5. F0.3;
G2 X50. Z-60. R5. F0.3;
kode program untuk pembubutan memanjang baik bubut lurus
maupun bubut tirus ....
G90
G91
G92
G94
G95
