WorksheetsSoal Pilihan Ganda Inventory UTS
Total questions: 17
Worksheet time: 9mins
Sistem pengendalian inventaris yang bertujuan untuk meminimalkan total biaya dengan mempertimbangkan biaya penyimpanan, pemesanan, dan kekurangan adalah:
Just-in-Time (JIT)
Jumlah Pesanan Ekonomis (EOQ)
Perencanaan Kebutuhan Material (MRP)
Analisis ABC
Stok pengaman disimpan oleh perusahaan untuk:
Meningkatkan penjualan
Mengurangi biaya penyimpanan
Antisipasi permintaan dan ketidakpastian waktu pengiriman
Mengurangi waktu pengiriman
Lead time adalah waktu yang dibutuhkan antara:
Memesan barang dan pengiriman kepada pelanggan
Melakukan pemesanan dan menerima barang
Memproduksi barang dan mengirimkan ke gudang
Melakukan pemesanan dan pembayaran
Konsep yang menekankan pentingnya mengurangi jumlah inventaris yang dipegang dalam proses produksi dengan hanya memesan dan memproduksi apa yang dibutuhkan pada waktu yang tepat disebut:
Jumlah Produksi Ekonomi (EPQ)
Manufaktur Lean
Just-in-Time (JIT)
Inventaris yang Dikelola Vendor (VMI)
Berdasarkan prinsip manajemen bahan baku, perputaran inventaris mengukur pada:
Frekuensi pemesanan bahan baku
Efisiensi dalam manajemen inventaris
Waktu yang diperlukan untuk menjual inventaris yang ada
Biaya pemesanan dalam setahun
Titik di mana pesanan baru harus ditempatkan untuk menghindari kekurangan disebut:
Waktu Tunggu
Stok Keamanan
Jumlah Pesanan Ekonomi (EOQ)
Titik Pemesanan Ulang
Dalam analisis ABC, barang yang dikategorikan sebagai 'A' adalah:
Barang dengan nilai tinggi dan volume rendah
Barang dengan nilai rendah dan volume tinggi
Barang dengan nilai tinggi dan volume tinggi
Barang dengan nilai rendah dan volume rendah
Rumus EOQ digunakan untuk:
Mengurangi biaya produksi
Menentukan jumlah pesanan yang optimal
Menambah waktu tunggu
Mengurangi biaya pengiriman
Metode penilaian persediaan yang mengasumsikan bahwa barang yang pertama kali dibeli adalah yang pertama kali dijual disebut:
First In, First Out (FIFO)
Last In, First Out (LIFO)
Weighted Average Cost
Identifikasi Spesifik
Faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan jumlah safety stock adalah:
Biaya pemesanan
Waktu tunggu
Biaya penyimpanan
Permintaan yang tidak pasti
Sistem inventaris di mana dilakukan penghitungan secara manual untuk mencocokan jumlah actual dengan database disebut:
Sistem Inventaris Periode
Sistem Tinjauan Berkelanjutan
Stock of name
Sistem Penghitungan Siklus
Kondisi di mana sebuah perusahaan tidak memiliki stok yang tersedia untuk dijual kepada pelanggan disebut:
Overstock
Stockout
Backorder
Overstocking
Apa yang termasuk dalam biaya penyimpanan?
Biaya pemesanan barang
Biaya tenaga kerja untuk memesan barang
Biaya penyimpanan barang di gudang
Biaya pengiriman barang kepada pelanggan
Dalam sistem pengendalian inventaris menggunakan Sistem Tinjauan Berkala, pesanan dibuat:
Setiap kali stok mencapai titik pemesanan ulang
Setelah periode tertentu, terlepas dari jumlah stok
Setiap kali stok berada di bawah stok keamanan
Setiap kali waktu tunggu berubah
Dalam klasifikasi inventaris berdasarkan nilai dan frekuensi penggunaan, barang dengan frekuensi penggunaan tinggi tetapi nilai rendah biasanya diklasifikasikan sebagai:
Barang Kategori A
Barang Kategori B
Barang Kategori C
Barang Kategori D
Jika waktu tunggu meningkat, apa yang terjadi pada titik pemesanan ulang?
Titik pemesanan ulang menurun
Titik pemesanan ulang meningkat
Titik pemesanan ulang tetap sama
Titik pemesanan ulang tidak relevan
Proses meninjau inventaris secara berkala untuk menentukan kapan harus memesan ulang barang disebut:
Tinjauan Keamanan
Tinjauan Stok
Tinjauan Periode
