Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kedatangan Bangsa Asing di Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa pengaruh Portugis terhadap perdagangan rempah-rempah di Indonesia?

a)

Portugis memperkenalkan rempah-rempah baru ke Indonesia.

b)

Portugis hanya berdagang dengan penduduk lokal tanpa monopoli.

c)

Portugis tidak berpengaruh pada perdagangan rempah-rempah.

d)

Portugis menguasai jalur perdagangan rempah-rempah dan mendirikan monopoli di Indonesia.

2.

Sebutkan salah satu alasan kedatangan Belanda ke Indonesia!

a)

Mencari rempah-rempah yang berharga.

b)

Mencari sumber daya mineral lainnya

c)

Mendirikan koloni untuk pertanian

d)

Menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan lokal

3.

Apa itu VOC dan apa perannya di Indonesia?

a)

VOC adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan sejarah Indonesia.

b)

VOC adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada inovasi digital di Indonesia.

c)

VOC adalah organisasi lingkungan yang melindungi hutan di Indonesia.

d)

VOC adalah perusahaan dagang Belanda yang berperan penting dalam perdagangan rempah-rempah dan kolonialisasi di Indonesia.

4.

Bagaimana cara Belanda menguasai wilayah Indonesia?

a)

Melalui perdagangan rempah-rempah

b)

Dengan bantuan negara-negara Eropa lainnya

c)

Melalui misi kemanusiaan dan pendidikan

d)

Belanda menguasai wilayah Indonesia melalui ekspedisi militer, perjanjian politik, dan sistem tanam paksa.

5.

Sebutkan dua rempah-rempah yang sangat berharga bagi bangsa asing!

a)

Bawang Putih dan Merica

b)

Cengkeh dan Pala

c)

Kayu Manis dan Ketumbar

d)

Jahe dan Kunyit

6.

Apa dampak positif kedatangan Portugis di Indonesia?

a)

Penghancuran budaya lokal

b)

Penutupan jalur perdagangan lokal

c)

Pengenalan teknologi baru, pembukaan jalur perdagangan internasional, dan keragaman budaya.

d)

Peningkatan konflik antar suku

7.

Siapa yang memimpin VOC dalam ekspansi di Indonesia?

a)

Hendrick de Keyser

b)

Cornelis de Houtman

c)

Pieter van der Werff

d)

Jan Pieterszoon Coen

8.

Apa yang terjadi pada perdagangan rempah-rempah setelah kedatangan Belanda?

a)

Perdagangan rempah-rempah dikelola oleh pedagang lokal sepenuhnya.

b)

Belanda tidak berpengaruh pada perdagangan rempah-rempah.

c)

Perdagangan rempah-rempah menjadi terpusat dan terkontrol oleh Belanda melalui monopoli dan sistem tanam paksa.

d)

Perdagangan rempah-rempah meningkat pesat tanpa kontrol.

9.

Sebutkan satu contoh dampak negatif kolonialisasi Inggris di Indonesia!

a)

Peningkatan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

b)

Eksploitasi sumber daya alam yang merusak lingkungan.

c)

Pendidikan yang lebih baik bagi penduduk lokal.

d)

Pembangunan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

10.

Bagaimana kedatangan bangsa asing mempengaruhi budaya lokal?

a)

Kedatangan bangsa asing tidak berpengaruh pada budaya lokal.

b)

Kedatangan bangsa asing hanya menghapus budaya lokal.

c)

Kedatangan bangsa asing memperkaya dan mengubah budaya lokal melalui akulturasi dan pertukaran budaya.

d)

Kedatangan bangsa asing mengisolasi budaya lokal.

11.

Apa yang dimaksud dengan kolonialisasi?

a)

Kolonialisasi adalah proses dekolonisasi suatu wilayah.

b)

Kolonialisasi adalah pertukaran budaya antara negara.

c)

Kolonialisasi adalah pengembangan ekonomi lokal tanpa intervensi asing.

d)

Kolonialisasi adalah penguasaan suatu wilayah oleh negara lain.

12.

Sebutkan satu cara bangsa asing mempengaruhi sistem pemerintahan di Indonesia!

a)

Penerapan sistem kolonial oleh Belanda.

b)

Pemberian otonomi penuh kepada daerah-daerah di Indonesia.

c)

Pengaruh budaya lokal dalam pengambilan keputusan pemerintah.

d)

Penerapan sistem demokrasi langsung oleh Jepang.

13.

Apa yang dilakukan Inggris selama masa kolonialisasi di Indonesia?

a)

Inggris menghapus semua perjanjian dengan Belanda.

b)

Inggris membangun koloni permanen di seluruh Indonesia.

c)

Inggris menguasai wilayah tertentu, terlibat dalam perdagangan rempah-rempah, dan mengatur perjanjian batas wilayah dengan Belanda.

d)

Inggris hanya fokus pada eksplorasi tanpa perdagangan.

14.

Sebutkan satu alasan mengapa rempah-rempah sangat dicari oleh bangsa asing!

a)

Rempah-rempah memiliki nilai ekonomi tinggi dan digunakan dalam perdagangan.

b)

Rempah-rempah hanya digunakan untuk hiasan.

c)

Rempah-rempah tidak memiliki nilai jual.

d)

Rempah-rempah hanya ditemukan di satu negara.

15.

Apa dampak ekonomi dari kedatangan bangsa asing di Indonesia?

a)

Dampak ekonomi dari kedatangan bangsa asing di Indonesia termasuk eksploitasi sumber daya alam, perubahan sistem perdagangan, dan pembentukan infrastruktur.

b)

Pembangunan ekonomi yang merata di seluruh wilayah

c)

Peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal

d)

Pengurangan ketergantungan terhadap perdagangan luar negeri

16.

Bagaimana pengaruh kedatangan bangsa asing terhadap sistem pendidikan di Indonesia?

a)

Kedatangan bangsa asing tidak mempengaruhi sistem pendidikan.

b)

Kedatangan bangsa asing memperkenalkan sistem pendidikan baru yang lebih modern.

c)

Kedatangan bangsa asing hanya menghapus sistem pendidikan lokal.

d)

Kedatangan bangsa asing tidak berpengaruh pada akses pendidikan masyarakat.

17.

Sebutkan satu rempah yang menjadi komoditas utama dalam perdagangan internasional!

a)

Jahe

b)

Merica

c)

Cengkeh

d)

Kayu Manis

18.

Apa dampak negatif dari kolonialisasi terhadap masyarakat lokal di Indonesia?

a)

Peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

b)

Pengurangan akses terhadap sumber daya alam.

c)

Peningkatan keragaman budaya.

d)

Perbaikan infrastruktur yang merata.

19.

Apa yang menjadi tujuan utama kedatangan bangsa Spanyol di Indonesia?

a)

Mencari rempah-rempah dan kekayaan alam lainnya.

b)

Mendirikan koloni untuk pertanian.

c)

Menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan lokal.

d)

Menjelajahi wilayah tanpa tujuan ekonomi.

20.

Bagaimana cara Belanda mempertahankan kekuasaannya di Indonesia?

a)

Dengan membangun aliansi dengan kerajaan lokal.

b)

Melalui penggunaan kekuatan militer dan sistem pemerintahan kolonial.

c)

Dengan memberikan otonomi penuh kepada daerah-daerah.

d)

Dengan menghapus semua bentuk perlawanan dari masyarakat lokal.