wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengertian Antropologi dan Pokok Bahasan Antropologi

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Manakah pernyataan di bawah ini yang benar tentang Antropologi

a)

Ilmu yang mempelajari manusia serta kebudayaannya

b)

salah satu ilmu yang fokus perhatiannya pada interaksi yang terjadi pada manusia

c)

suatu cabang ilmu pengetahuan yang membuat manusia bisa mengetahui jenis-jenis tanah dan batuan

d)

ilmu yang mempelajari alam dan dunia sekitarnya

2.

Franz Boas adalah salah seorang peletak dasar antropologi modern. Dia terkenal dengan beberapa teorinya antara lain...

a)

Penulisan Etnografis, teori fungsionalisme dalam budaya

b)

Relativisme Budaya, menolak rasisme ilmiah, mengenalkan metode penelitian lapangan

c)

Mengembangkan etos kebudayaan, merumuskan pola-pola kebudayaan seperti apollonian, schizopherania, dyonisian

d)

merumuskan bahwa ilmu antropologi memusatkan perhatian pada 5 masalah mengenai makhluk manusia

3.

Malinowski adalah salah seorang peletak dasar antropologi modern. Dia terkenal dengan beberapa teorinya antara lain...

a)

Penulisan Etnografis, teori fungsionalisme dalam budaya

b)

Relativisme Budaya, menolak rasisme ilmiah, mengenalkan metode penelitian lapangan

c)

Mengembangkan etos kebudayaan, merumuskan pola-pola kebudayaan seperti apollonian, schizopherania, dyonisian

d)

merumuskan bahwa ilmu antropologi memusatkan perhatian pada 5 masalah mengenai makhluk manusia

4.

Koentjaraningrat adalah salah seorang peletak dasar antropologi di Indonesia. Dia terkenal dengan beberapa teorinya antara lain...

a)

Penulisan Etnografis, teori fungsionalisme dalam budaya

b)

Relativisme Budaya, menolak rasisme ilmiah, mengenalkan metode penelitian lapangan

c)

Mengembangkan etos kebudayaan, merumuskan pola-pola kebudayaan seperti apollonian, schizopherania, dyonisian

d)

merumuskan bahwa ilmu antropologi memusatkan perhatian pada 5 masalah mengenai makhluk manusia

5.

Ruth Benedict adalah salah seorang peletak dasar antropologi modern. Dia terkenal dengan beberapa teorinya antara lain...

a)

Penulisan Etnografis, teori fungsionalisme dalam budaya

b)

Relativisme Budaya, menolak rasisme ilmiah, mengenalkan metode penelitian lapangan

c)

Mengembangkan etos kebudayaan, merumuskan pola-pola kebudayaan seperti apollonian, schizopherania, dyonisian

d)

merumuskan bahwa ilmu antropologi memusatkan perhatian pada 5 masalah mengenai makhluk manusia

6.

Para antropolog sangat tertarik pada fenomena tentang manusia baik manusia itu hidup atau mati, tradisional atau modern, minat pada perbedaan aspek yang melekat pada manusia termasuk warna kulit, kehidupan keluarga, pernikahan, sistem politik dan sebagainya. Pernyataan ini menunjukkan salah satu karakteristik ilmu antropologi yaitu...

a)

obyek kajian antropologi

b)

Pendekatan atau Prinsip dasar antropologi

c)

Penekanan pada pandangan informan

d)

Penelitian etnografi

7.

Antropologi mencoba mempelajari dan menjelaskan keyakinan, praktik atau institusi sekelompok orang dalam konteksnya sendiri. Pada dasarnya sebuah kebudayaan tidak dapat dinilai secara baik atau buruk dari kaca mata orang luar. Pernyataan di atas merupakan pengertian dari salah satu pendekatan antropologi yaitu...

a)

Holistik

b)

Etos Kebudayaan

c)

Relativisme Budaya

d)

Evolusi Kebudayaan

8.

Sebuah penelitian yang memadukan beberapa teknik seperti diskusi kelompok, observasi partisipan, wawancara mendalam dengan informan kunci, disebut penelitian...

a)

penelitian laboratorium

b)

studi kasus

c)

survey

d)

penelitian etnografi

9.

Antropos dan Logos adalah 2 suku kata dari bahasa Yunani yang digabungkan menjadi satu kalimat Antropologi. Kata Antropos berarti...

a)

ilmu

b)

manusia

c)

kebijaksanaan

d)

kehidupan

10.

Kebudayaan dengan kepribadian yang dinamis, agresif, suka bersaing, suka berkelahi, congkak, gemar membual, dan sering mabuk-mabukan, adalah ciri dari salah satu pola kebudayaan yaitu...

a)

Dionysian

b)

Apollonian

c)

Schizophernian

d)

Relativisme kebudayaan