Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS Biologi 12

Total questions: 25

Worksheet time: 51mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menyebabkan terjadinya denaturasi pada enzim sehingga tidak dapat lagi menjalankan fungsinya sebagai katalis?

a)

Penurunan suhu hingga mencapai titik beku.

b)

Penambahan substrat yang berlebihan.

c)

Perubahan struktur tiga dimensi enzim akibat suhu tinggi atau perubahan pH ekstrem.

d)

Penggunaan enzim yang berulang kali tanpa adanya kofaktor.

e)

Konsentrasi enzim yang terlalu rendah di dalam sel.

2.

Salah satu enzim penting adalah amilase yang berfungsi untuk ...

a)

Memecah protein menjadi peptida dan asam amino.

b)

Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

c)

Memecah karbohidrat seperti pati menjadi gula sederhana seperti maltosa dan glukosa.

d)

Mengubah asam nukleat menjadi nukleotida.

e)

Mengurai asam amino menjadi molekul yang lebih kecil.

3.

Pada suhu di bawah suhu optimal, aktivitas enzim akan ...

a)

Meningkat drastis dan menjadi lebih efisien.

b)

Tetap stabil dan tidak terpengaruh oleh perubahan suhu.

c)

Menurun karena molekul enzim dan substrat bergerak lebih lambat sehingga jarang bertemu.

d)

Menghilang sepenuhnya karena enzim akan terurai menjadi asam amino.

e)

Menjadi terlalu cepat sehingga mengurangi stabilitas produk reaksi.

4.

Apakah yang dimaksud dengan sifat spesifik enzim tersebut?

a)

Enzim dapat digunakan dalam berbagai reaksi kimia tanpa seleksi substrat.

b)

Enzim berfungsi pada semua jenis molekul tanpa ada pengecualian.

c)

Enzim hanya berfungsi dalam sel eukariotik dan bukan dalam sel prokariotik.

d)

Enzim dapat mempengaruhi kecepatan reaksi dan produk yang terbentuk sekaligus.

e)

Setiap enzim hanya dapat berinteraksi dengan satu jenis substrat sesuai dengan bentuk situs aktifnya.

5.

Salah satu kofaktor penting dalam tubuh manusia adalah ion logam seperti Mg²⁺. Peran dari kofaktor ini adalah ...

a)

Mengubah bentuk enzim secara permanen agar dapat berfungsi lebih baik.

b)

Mengaktifkan enzim dengan mengubah konformasi situs aktif.

c)

Menyediakan energi bagi enzim untuk memulai reaksi kimia.

d)

Menurunkan suhu lingkungan agar enzim bekerja lebih baik.

e)

Menghambat pengikatan enzim dan substrat untuk mencegah overaktivitas.

6.

Apa yang terjadi jika konsentrasi substrat terus meningkat di atas titik jenuh enzim?

a)

Aktivitas enzim akan terus meningkat seiring peningkatan substrat tanpa batas.

b)

Aktivitas enzim akan berhenti karena substrat menumpuk.

c)

Enzim akan berubah menjadi substrat karena adanya kelebihan molekul.

d)

Enzim akan bekerja dengan kecepatan konstan karena semua enzim sudah berikatan dengan substrat.

e)

Enzim akan menjadi tidak stabil dan terurai menjadi protein.

7.

Inhibitor non-kompetitif menghambat aktivitas enzim dengan cara ...

a)
berikatan pada situs aktif enzim
b)
meningkatkan afinitas substrat
c)
berikatan pada situs allosterik enzim
d)
mengubah struktur enzim secara permanen
8.

Inhibitor non-kompetitif menghambat aktivitas enzim dengan cara ...

a)

Berikatan langsung pada situs aktif sehingga mencegah substrat berikatan.

b)

Berikatan pada bagian enzim selain situs aktif sehingga mengubah bentuk enzim.

c)

Berkompetisi dengan substrat untuk mendapatkan situs aktif enzim.

d)

Meningkatkan suhu reaksi hingga enzim tidak aktif.

e)

Mengikat substrat dan mencegahnya berinteraksi dengan enzim.

9.

Fungsi utama dari enzim protease adalah ...

a)

Mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

b)

Memecah protein menjadi peptida dan asam amino.

c)

Memecah karbohidrat menjadi glukosa.

d)

Menguraikan asam nukleat menjadi nukleotida.

e)

Mempersingkat rantai polimer menjadi monomer.

10.

Mengapa enzim katalase sangat penting bagi tubuh?

a)

Katalase membantu mempercepat pembentukan energi ATP.

b)

Katalase memecah lemak dalam tubuh untuk menghasilkan energi.

c)

Katalase mengubah asam amino menjadi protein baru.

d)

Katalase berfungsi untuk mempercepat penguraian karbohidrat menjadi glukosa.

e)

Katalase mencegah penumpukan radikal bebas dengan menguraikan zat beracun hidrogen peroksida.

11.

Jika enzim bekerja pada kondisi suhu yang terlalu tinggi, maka yang akan terjadi adalah ...

a)

Aktivitas enzim akan semakin meningkat seiring dengan peningkatan suhu.

b)

Enzim menjadi lebih stabil dan kinerjanya meningkat.

c)

Terjadi denaturasi, di mana enzim kehilangan struktur tiga dimensinya dan tidak dapat bekerja.

d)

Enzim akan berubah bentuk dan beradaptasi dengan suhu tersebut.

e)

Enzim akan berfungsi lebih efisien dalam mempercepat reaksi kimia.

12.

Jika sebuah enzim berikatan dengan substrat namun tidak dapat mengubahnya menjadi produk, apa yang kemungkinan terjadi?

a)

Substrat tidak cocok dengan situs aktif enzim sehingga reaksi tidak berjalan.

b)

Substrat tersebut adalah inhibitor enzim.

c)

Enzim sedang beristirahat dan tidak bekerja.

d)

Enzim kehilangan struktur sehingga tidak bisa mengubah substrat.

e)

Konsentrasi produk lebih tinggi daripada substrat.

13.

Salah satu contoh koenzim adalah ...

a)

Fe²⁺

b)

NAD+

c)

Cl⁻

d)

CO₂

e)

H₂O

14.

Mengapa aktivitas enzim menurun drastis pada pH 3?

a)

Enzim menjadi lebih aktif pada pH asam, tetapi terlalu banyak substrat.

b)

Substrat menjadi tidak stabil pada pH rendah, sehingga tidak bisa berikatan dengan enzim.

c)

pH rendah menyebabkan suhu meningkat yang menghambat kerja enzim.

d)

Kofaktor enzim terurai sehingga enzim tidak bisa bekerja.

e)

Situs aktif enzim rusak akibat perubahan pH yang ekstrem, sehingga tidak bisa mengikat substrat.

15.

Enzim utama yang berperan dalam tahap awal glikolisis adalah ...

a)

Lipase

b)

Pepsin

c)

Hexokinase

d)

Amilase

e)

Urease

16.

Apakah perbedaan utama antara inhibitor kompetitif dan non-kompetitif?

a)

Inhibitor kompetitif bersaing dengan substrat untuk situs aktif, sedangkan non-kompetitif berikatan di lokasi lain pada enzim.

b)

Inhibitor kompetitif berikatan dengan substrat, sedangkan non-kompetitif berikatan dengan produk.

c)

Inhibitor non-kompetitif selalu bersifat sementara, sedangkan kompetitif bersifat permanen.

d)

Inhibitor kompetitif meningkatkan aktivitas enzim, sedangkan non-kompetitif menguranginya.

e)

Inhibitor kompetitif hanya berfungsi pada suhu tinggi, sedangkan non-kompetitif pada suhu rendah.

17.

Fungsi utama ion logam adalah ...

a)

Meningkatkan suhu reaksi agar lebih cepat.

b)

Menstabilkan struktur enzim dan substrat.

c)

Menyediakan energi langsung untuk enzim.

d)

Menghambat aktivitas enzim lain yang tidak diperlukan.

e)

Memperbesar ukuran substrat untuk mempercepat reaksi.

18.

Bagaimana cara kerja pengaturan allosterik pada enzim?

a)

Mengubah struktur substrat agar lebih cocok dengan enzim.

b)

Mempercepat laju reaksi dengan memanipulasi energi aktivasi.

c)

Menambahkan substrat baru yang lebih sesuai dengan enzim.

d)

Menghilangkan enzim yang tidak diperlukan dalam tubuh.

e)

Mengubah konformasi enzim sehingga meningkatkan atau mengurangi aktivitas katalitik.

19.

Apa produk akhir dari reaksi yang dikatalis oleh lipase?

a)

Glukosa dan air

b)

Asam amino dan peptida

c)

Asam lemak dan gliserol

d)

Urea dan amonia

e)

Karbohidrat sederhana dan air

20.

Bagaimana pengaruh pH lingkungan yang sangat asam terhadap enzim yang biasanya bekerja pada pH netral?

a)

Enzim akan bekerja lebih cepat dan lebih efisien.

b)

Enzim akan menjadi lebih stabil pada pH asam.

c)

Enzim akan meningkatkan laju reaksi dengan beradaptasi terhadap pH asam.

d)

Enzim akan mengalami perubahan struktur sehingga tidak aktif.

e)

Enzim akan mengubah fungsi menjadi katalis lain.

21.

Apa dampak dari penghambatan enzim ini terhadap sel?

a)

Sel akan mengalami pembelahan lebih cepat.

b)

Sel tidak dapat melakukan respirasi sehingga terjadi kekurangan energi.

c)

Sel akan mengalami dehidrasi karena hilangnya ion.

d)

Sel menjadi kebal terhadap zat kimia beracun lainnya.

e)

Sel akan mengalami peningkatan produksi ATP.

22.

Namun, struktur ini dapat terganggu oleh ...

a)

Konsentrasi substrat yang terlalu tinggi.

b)

Suhu yang sesuai dengan suhu tubuh manusia.

c)

Perubahan pH atau suhu yang drastis, menyebabkan denaturasi enzim.

d)

Penambahan kofaktor pada enzim.

e)

Peningkatan konsentrasi produk reaksi.

23.

Fungsi utama dari enzim DNA polimerase dalam replikasi DNA adalah ...

a)

Memecah DNA menjadi asam amino.

b)

Menyintesis rantai DNA baru dengan menambahkan nukleotida pada untai DNA yang sedang disalin.

c)

Memperbaiki kerusakan DNA.

d)

Mengurai DNA menjadi nukleotida bebas.

e)

Menggabungkan fragmen protein menjadi DNA.

24.

Apa yang terjadi jika enzim katalase tidak berfungsi dengan baik dalam tubuh?

a)

Penumpukan karbohidrat dalam sel.

b)

Terjadi gangguan dalam pembentukan ATP.

c)

Peningkatan kadar asam amino dalam tubuh.

d)

Penumpukan hidrogen peroksida yang bersifat toksik bagi sel.

e)

Penurunan kadar glukosa darah.

25.

Apakah peran utama inhibitor dalam regulasi enzim?

a)

Mempercepat laju reaksi agar lebih efisien.

b)

Mengontrol aktivitas enzim untuk mencegah over produksi produk.

c)

Meningkatkan konsentrasi substrat.

d)

Mengubah produk menjadi lebih stabil.

e)

Menghilangkan enzim yang sudah tidak diperlukan.