WorksheetsPRETEST BAB II MENEPATI JANJI DAN MENSYUKURI NIKMAT
Total questions: 35
Worksheet time: 26mins
Apa yang merupakan tiga pokok ajaran (rukun) dalam Agama Islam?
Akidah, Syariah, dan Sains.
Akidah, Politik, dan Ekonomi.
Akidah, Syariah, dan Akhlak.
Akidah, Seni, dan Kebudayaan.
Akidah, Teknologi, dan Sosial.
Apa yang menyatukan Akidah, Syariah, dan Akhlak dalam Dinul Islam?
Mereka semua memiliki tujuan politik.
Mereka semua mengabaikan perbedaan antara manusia.
Mereka semua berasal dari sumber yang sama.
Mereka semua tidak terkait satu sama lain.
Apa peran Akidah dalam hubungannya dengan Syariah dan Akhlak dalam Dinul Islam?
Akidah menghasilkan Akhlak.
Akidah tidak memiliki peran dalam Dinul Islam
Akidah dan Syariah tidak terkait satu sama lain.
Akidah menjadi pondasi penting untuk terbangunnya syariah dan akhlak yang benar
Akidah selalu membahas tentang surga dan neraka
Dalam penjelasan Nabi, ada berapa cabang keimanan itu?
71
62
63
61
73
Salah satu cabang keimanan yang TIDAK dibahas dalam buku adalah ...
Memenuhi Janji
Menyingkirkan batu dari jalan
Mensyukuri Nikmat
Memelihara Lisan
Menutupi Aib Orang Lain
Salah satu bukti berimannnya seseorang adalah memenuhi janji, dan ia menjadi bagian dari akhlak terpuji yang seharusnya menghiasi pribadi setiap orang beriman. Adapun padanan kata Janji dalam bahasa Arab adalah ‘aqad’ Menurut bahasa, akad berarti ...
jejak
ikatan
sinar
kekuatan
lurus
dan penuhilah janji, karena janji itu pasti ..... (Q.S. al-Isrā’/17: 34).
Lengkapilah terjemahan ayat di atas
diminta pertanggung–jawabannya.
membawa kebaikan
akan ada hikmahnya
berlalu begitu saja
disertai oleh catatan
Apa yang menjadi hasil/buah dari seseorang yang selalu menepati janjinya?
Orang tersebut tidak pernah dicari oleh siapapun.
Orang tersebut tidak mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
Orang tersebut tidak memiliki jiwa amanah.
Orang tersebut mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
Orang tersebut hanya mendapatkan keuntungan materi di dunia.
Apa yang menjadi salah satu tanda orang munafik?
Tidak memiliki reputasi yang baik
Tidak memiliki kemampuan untuk mengembalikan reputasi yang hancur.
Tidak mampu mengakses dunia komunikasi dengan mudah.
Tidak amanah akan janji yang sudah diikrarkan.
Menggunakan komunikasi sebagai alat untuk mengelabui orang lain.
Apa yang disampaikan oleh (Q.S. al-A’rāf/7: 172) tentang manusia dalam alam ruh/rahim?
Manusia dalam alam ruh/rahim telah melakukan dosa dan keburukan.
Manusia dalam alam ruh/rahim telah melakukan banyak kebaikan.
Manusia dalam alam ruh/rahim telah menyampaikan janji setia untuk bertauhid.
Manusia dalam alam ruh/rahim tidak memiliki fitrah.
Manusia dalam alam ruh/rahim tidak memiliki kesadaran.
Apa yang menjadi konsekuensi jika seseorang tidak menepati janji-janji kepada sesama manusia?
Reputasi dan nama baik akan menjadi lebih baik.
Kepercayaan orang lain terhadapnya akan meningkat.
Sulit untuk menumbuhkan kepercayaan jika janji tidak ditepati.
Orang lain tidak akan peduli jika janji tidak ditepati.
Islam tidak memiliki pandangan terkait dengan menepati janji-janji.
Sebutkan contoh janji yang tidak boleh ditepati menurut Islam!
Janji pernikahan
Janji dalam perdagangan
Janji yang sesuai dengan Kitabullah
Janji yang dibuat dengan sehat akal
Janji yang bertentangan dengan syariat Islam
Bentuk keridhaan atau pengakuan terhadap rahmat Allah Swt. dengan setulus hati. Makna lainnya adalah pujian atau pengakuan terhadap segala nikmat Allah Swt. yang dibuktikan dengan kerendahan hati dan ketulusan menerimanya yang diwujudkan melalui ucapan, sikap, dan perilaku. adalah makna dari ...
Kufur
Sabar
Syukur
Amanah
Nikmat
Perilaku tidak mesyukuri nikmat dikenal dengan ...
Kufur
Munafik
Fasik
Musyrik
Khianat
Pemberian, anugerah, kebaikan, dan kesenangan yang diberikan manusia, baik berupa rezeki, harta, keluarga, maupun segala kesenangan yang lain, disebut ...
niqmah
nikmat
fitnah
maunah
karamah
Bagaimana cara mensyukuri nikmat sesuai dengan tuntunan agama?
Menggunakan nikmat-nikmat itu sesuai dengan tujuan nafsu dan syahwat.
Berterima kasih kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah dianugerahkan.
Menyimpan nikmat-nikmat tersebut tanpa menggunakannya.
Menggunakan nikmat-nikmat itu sesuai dengan keinginan nafsu.
Tidak peduli dengan nikmat-nikmat yang dianugerahkan oleh Allah.
Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah-kisah umat terdahulu?
Diingatkan agar menjadi umat yang kufur nikmat.
Diingatkan agar hanya memahami nikmat berupa harta benda dan uang.
Diingatkan agar tidak mensyukuri nikmat hidup sehat dan keluarga bahagia.
Diingatkan agar hanya menghargai nikmat yang berhubungan dengan shalat.
Diingatkan agar menyadari bahwa banyak jenis nikmat yang dianugerahkan oleh Allah Swt.
Apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan pribadi yang bersyukur?
Melakukan pengakuan dan kepuasan hati atas segala nikmat.
Melakukan pengakuan dan kepuasan hati, tanpa melibatkan lisan.
Hanya mengucapkan pujian dengan lisan tanpa pengakuan dalam hati.
Hanya menggunakan anggota badan untuk mengucapkan pujian.
Menggunakan lisan, hati, dan anggota badan untuk bersyukur.
Menurut Imam al-Ghazali, apa yang menyusun wujud syukur yang benar?
Ilmu, hal/keadaan, dan amal.
Lisan dan hati
Pengucapan hamdalah
Ilmu, lisan, dan kekayaan harta.
Iman dan Islam
Apa keuntungan menjadi pribadi yang bersyukur?
Kebahagiaan, produktivitas, dan optimisme.
Keratapan emosi, kegagalan, dan nyinyiran pada pihak lain.
Penyesalan, kesulitan mencari solusi, dan menyalahkan pihak lain.
Pertentangan, keraguan, dan kegelapan emosi.
Kepesimisan, kerumitan, dan ketidakbahagiaan.
Apa yang dapat kita simpulkan dari (Q.S. Ibrahīm/14: 7) terkait dengan curahan rahmat dan nikmat Allah kepada makhluk-Nya?
Curahan rahmat dan nikmat Allah tidak pernah berhenti kepada siapa pun.
Curahan rahmat dan nikmat Allah hanya diberikan kepada orang-orang beriman.
Curahan rahmat dan nikmat Allah bisa berhenti kepada mereka yang berbuat aniaya, lalim, dan ingkar kepada Allah.
Curahan rahmat dan nikmat Allah hanya diberikan kepada orang-orang kafir.
Curahan rahmat dan nikmat Allah hanya diberikan kepada hamba yang bersyukur.
Apa yang dapat kita simpulkan tentang pentingnya penggunaan lisan yang bijak?
Penggunaan lisan yang tidak terjaga hanya menyebabkan masalah kecil.
Penggunaan lisan yang tertata dapat mencegah pertengkaran.
Lisan dapat menciptakan kedamaian dan kesejukan, tetapi juga konflik dan pertengkaran.
Lisan tidak memiliki peran dalam hubungan antarmanusia.
Penggunaan lisan yang tidak tertata hanya berdampak negatif pada hubungan antar keluarga.
Apa yang seharusnya kita lakukan terkait dengan situasi dunia yang semakin kompleks?
Berhenti belajar dan tidak menuntut ilmu lagi.
Sibuk dengan berita dan informasi negatif tentang kondisi dunia.
Menjauhi pelbagai macam berita dan informasi negatif.
Tidak perlu menjaga lidah dan lisan karena tidak memiliki pengaruh signifikan.
Mengabaikan kondisi dunia yang semakin mengkhawatirkan.
Apa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. terkait dengan menjaga lisan?
Rasulullah Saw. mendorong penggunaan lisan tanpa memperhatikan akhirat.
Rasulullah Saw. mengajarkan agar menggunakan lisan secara sembarangan.
Rasulullah Saw. mengingatkan agar menggunakan lisan dengan baik untuk selamat dunia dan akhirat.
Rasulullah Saw. mengabaikan pentingnya penggunaan lisan dalam Islam.
Rasulullah Saw. menganggap penggunaan lisan tidak memiliki pengaruh pada keselamatan manusia.
Apa yang dimaksud dengan fitnah?
Fitnah adalah perkataan bohong yang disebarkan tanpa maksud menjelekkan orang.
Fitnah adalah komunikasi yang bertujuan memberikan stigma positif terhadap seseorang.
Fitnah adalah komunikasi yang berdasarkan fakta yang benar dan dapat mempengaruhi penghormatan seseorang.
Fitnah adalah komunikasi yang bertujuan memberikan stigma negatif berdasarkan fakta palsu yang dapat mempengaruhi penghormatan seseorang.
Fitnah adalah komunikasi yang tidak memiliki dampak pada reputasi seseorang.
Apa yang dimaksud dengan buhtan?
Tindakan membicarakan atau menyebarkan tuduhan palsu atau fitnah terhadap seseorang.
Tindakan memberikan pujian kepada seseorang.
Tindakan menjaga reputasi seseorang.
Tindakan berbicara dengan jujur tentang seseorang
Tindakan membicarakan kebaikan seseorang yang tidak hadir.
Apa perbedaan antara ghibah dan buhtan?
Ghibah adalah tindakan memberikan pujian kepada seseorang, sedangkan buhtan adalah tindakan menjaga reputasi seseorang.
Ghibah adalah tindakan berbicara dengan jujur tentang seseorang, sedangkan buhtan adalah tindakan membicarakan kebaikan seseorang yang tidak hadir.
Ghibah adalah tindakan membicarakan kebaikan seseorang yang tidak hadir, sedangkan buhtan adalah tindakan membicarakan atau menyebarkan tuduhan palsu atau fitnah terhadap seseorang.
Ghibah adalah tindakan menjaga reputasi seseorang, sedangkan buhtan adalah tindakan memberikan pujian kepada seseorang.
Ghibah adalah tindakan tulus dan jujur tentang seseorang, sedangkan buhtan adalah tindakan merusak reputasi seseorang dengan tuduhan palsu.
Apa yang harus dihindari dalam penggunaan lisan berdasarkan petunjuk Islam?
Berkata bohong.
Berkata berlebihan.
Berkata kasar.
Berkata dusta atau palsu.
Semua jawaban di atas.
Apa yang dimaksud dengan Aib Dzahir dalam pembagian aib dalam Islam?
Aib yang tidak terlihat dan disembunyikan.
Aib yang nampak dan dapat diketahui secara lahir.
Aib yang hanya dapat diketahui jika diperhatikan betul-betul.
Aib yang tidak mempengaruhi barang-barang perdagangan.
Aib yang terkait dengan barang-barang mebel.
Apa yang menjadi salah satu dampak negatif dari penyalahgunaan teknologi ketika tidak dihiasi dengan akhlak yang baik?
Kemudahan dalam berkomunikasi.
Peningkatan produktivitas.
Penurunan rivalitas dan persaingan.
Penurunan martabat dan nama baik tokoh berpengaruh.
Apa yang dapat dijadikan pembelajaran dari penyalahgunaan media sosial (medsos)?
Penyalahgunaan medsos tidak pernah terjadi.
Tokoh berpengaruh selalu dapat menjaga nama baiknya di medsos.
Pentingnya memandu norma agama dan aturan moral dalam penggunaan teknologi.
Rivalitas dan persinggungan kepentingan tidak pernah terjadi di medsos.
Media internet selalu digunakan dengan positif.
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat, Maha Penyayang (Q.S. al-Hujurāt/49: 12).
Apa yang dilarang dalam ayat yang disebutkan?
Mencari-cari kesalahan orang lain.
Memakan daging saudara yang sudah meninggal.
Mengecek tindakan orang lain.
Membuat prasangka baik terhadap orang lain.
Menjauhi prasangka baik.
Apa yang diumpamakan bagi orang yang gemar bergunjing dalam ayat tersebut?
Orang yang gemar bergunjing adalah orang yang bijaksana.
Orang yang gemar bergunjing adalah orang yang berperilaku baik.
Orang yang gemar bergunjing adalah orang yang memakan daging saudara yang sudah meninggal.
Orang yang gemar bergunjing adalah orang yang mendapat pujian
Orang yang gemar bergunjing adalah orang yang dihormati.
Apa pesan utama yang ingin disampaikan oleh ayat tersebut?
Mencari kesalahan orang lain adalah tindakan positif.
Prasangka buruk selalu benar.
Membicarakan orang lain tanpa alasan yang baik adalah dilarang.
Bergunjing adalah tindakan yang baik.
Memakan daging saudara yang sudah meninggal adalah hal yang wajar.
Apa yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw. bagi orang yang menutupi aib saudaranya di dunia?
Surga di dunia.
Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat.
Kekayaan dan kejayaan.
Kebahagiaan sejati.
Kekuasaan yang besar.
