wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BAB 5 KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA BARAT

Total questions: 25

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Imperialisme kuno yaitu penguasaan daerah atau bangsa lain dalam rangka mendapatkan kekayaan berupa emas, perak, dan rempah-rempah dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya, tidak terlepas dari penerapan aliran merkantilisme di Eropa. Pernyataan di bawah ini yang tidak tepat terkait paham tersebut adalah....

a)

Berkembang pada abad ke 15 sampai ke 17 di Eropa

b)

Mula-mula hanya berfokus pada logam mulia seperti emas dan perak

c)

Berfokus pada peningkatan ekspor dan sedapat mungkin mencegah impor

d)

Menekankan pihak swasta sebagai pelaku perekonomian

e)

Pada awalnya negara-negara Eropa berupaya saling memonopoli perdagangan

2.

Jatuhnya Konstatinopel pada tahun 1453 merupakan faktor....kolonialisme-imperialisme bangsa Barat

a)

Tambahan

b)

Penghambat

c)

Pendorong

d)

Pencetus

e)

Utama

3.

Salah satu pelajaran penting dari jatuhnya Konstatinopel dan di dapatkannya rute baru mendapatkan rempah-rempah setelahnya adalah....

a)

Hasrat untuk mencapai ambisi tertentu membuat orang menghalalkan segala cara

b)

Bagi bangsa Barat, rempah-rempah lebih penting dari pada perang

c)

Situasi terdesak membuat orang menjadi kreatif dan inovatif

d)

Perang bukanlah jalan untuk mencapai perdamaian

e)

Lebih baik menguasai bangsa lain daripada dikuasi

4.

Masa ketika orang-orang Eropa (Portugis dan kemudian Spanyol) melakukan perjalanan ke wilayah Timur antara tahun 1450 sampai tahun 1650 dikenal dengan sebutan era....

a)

Kolonialisme-imperialisme

b)

Reconquista

c)

Discovery

d)

Penjelajahan samudra

e)

Revolusi

5.

Salah satu peristiwa penting dan menentukan dalam sejarah kolonialisme dan imperialisme Barat adalah penemuan Tanjung Harapan. Tanjung yang terletak di Afrika Selatan ini ditemukan oleh seorang pelaut Portugis yang bernama....

a)

Dom Henry

b)

Bartolomeus Diaz

c)

Vasco de Gama

d)

Pedro Alvares Cabral

e)

Sebastian del Cano

6.

Informasi penting dari penemuan Tanjung Harapan adalah....

a)

Para pelaut bisa mencapai Asia (India) dan Afrika melalui laut dengan mengintari tanjung bebatuan tersebut

b)

Jarak antara Portugis dan India ternyata sangat dekat

c)

Penemuan Tanjung tersebut memupus harapan portugis untuk menguasai kembali Konstatinopel

d)

Penemuan Tanjung tersebut menghambat akses bangsa-bangsa Eropa lain menuju Asia

e)

Berlabuhnya Portugis di tanjung tersebut memberi harapan ekonomis bagi bangsa-bangsa Afrika

7.

1.       Perhatikan data di bawah ini!

(1)    Alih pengetahuan

(2)    Idealisme pribadi

(3)    Kartografi

(4)    Kompas

(5)    Karavel

(6)    Rasa keinguntahuan yang tinggi

(7)    Informasi penjelajah sebelumnya

Dari data di atas, faktor pendukung Penjelajah Samudra yang terkait dengan inovasi ditunjukkan pada nomor....

a)

1-2-3

b)

2-3-4

c)

3-4-5

d)

4-5-6

e)

5-6-7

8.

Bangsa barat yang pertama kali berlabuh di Nusantara dan kemudian melakukan kegiatan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku adalah....

a)

Belanda

b)

Spanyol

c)

Inggris

d)

Portugis

e)

Prancis

9.

Arsitek utama ekspansi Portugis ke Asia serta orang Eropa pertama yang memulai kolonisasi Eropa selama berabad-abad atas Nusantara adalah....

a)

Raja John II

b)

Alfonso de Albuquerque

c)

Com Henry

d)

Vasco de Gama

e)

Christoper Colombus

10.

Kedatangan Portugis ke Nusantara membuat kerajaan-kerajaan Islam merasa terancam. Kerajaan Islam pertama di Nusantara yang dikuasi portugis adalah kerajaan....

a)

Malaka

b)

Mataram

c)

Makasar

d)

Ternate

e)

Banten

11.

Keterangan di bawah ini yang tidak tepat terkait dengan kondisi sosial-politik budaya di Maluku sebelum kedatangan Portugis adalah....

a)

Ternate dan Tidore saling bersaing merebut pengaruh

b)

Bangsa Arab dan Cina sudah lama berada di Maluku

c)

Ternate dan Tidore berhubungan dagang dengan Makasar

d)

Agama islam sudah dianut oleh sebagian penduduk Maluku

e)

Tidak dikenal adanya monopoli perdagangan rempah-rempah

12.

Pernyataan di bawah ini yang bukan tujuan dari dibentuknya VOC adalah...

a)

Menghindari persaingan yang tidak sehat antara para pedagang Belanda

b)

Memperkuat Belanda dalam persaingan dagang dengan bangsa Eropa lain

c)

Mendapatkan monopoli perdagangan baik komoditas untuk ekspor maupun impor

d)

Membangun persatuan para pedagang untuk membentuk negara koloni

e)

Membantu pemerintah Belanda yang sedang terlibat perang dengan Spanyol

13.

VOC disebut sebagai negara dalam negara karena diberikan hak oktroi oleh pemerintah Belanda. Di bawah ini yang BUKAN merupakan isi dari hak oktroi adalah ...

a)

Melakukan monopoli perdagangan

b)

Membentuk angkatan perang sendiri

c)

Mengangkat bupati sebagai pegawai kolonial

d)

Mencetak mata uang sendiri

e)

Melakukan peperangan

14.

Imperialisme kuno yang dipelopori oleh Portugis dan Spanyol mempunyai semboyan...

a)

L'etat cest Moi

b)

Gold, Glory, Gospel

c)

The Wealth of Nation

d)

Liberte, Egalite, Fraternite

e)

Laisez Faire laizes Passer

15.

Pasca-VOC, Prancis yang saat itu menguasai Belanda mengurus Daendels sebagai guberbur jenderal yang baru. Tugas utama Daendels adalah...

a)

membangun Jalan Raya Pos

b)

mendirikan benteng di bagian utara Jawa

c)

membangun pabrik senjata

d)

mendirikan pusat pelatihan militer dengan merekrut banyak pemuda pribumi

e)

mempertahankan Jawa dari serbuan Inggris

16.

Jenis tanaman yang menjadi fokus van den Bosch dalam sistem Tanam Paksa adalah...

a)

tanaman rempah-rempah

b)

tanaman dengan masa tanam yang singkat

c)

tanaman yang opaling kuat dari serangan hama

d)

tanaman keras

e)

tanaman ekspor

17.

Tujuan utama penerapan sistem Tanam Paksa di bawah Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch adalah...

a)

menyelamatkan negara Belanda dari krisis ekonomi

b)

memenuhi permintaan pasar Eropa

c)

membiayai berbagai perang yang terjadi di Indonesia

d)

membiasakan petani untuk menanam tanaman-tanaman ekspor

e)

membiayai perang melawan Prancis

18.

Apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku...

a)

Pelayaran yang bertujuan mengawasi proses jual beli rempah-rempah dengan pedagang lain

b)

Pelayaran yang bertujuan memfasilitasi proses jual beli rempah-rempah dengan pedagang dari Negara lain

c)

Pelayaran yang bertujuan untuk menciptkan sistem keamanan dan kenyamanan dari para pedagang

d)

Pelayaran yang bertujuan menimpun rempah-rempah dari para pedagang yang melewati perairan Maluku

e)

Pelayaran yang bertujuan untuk memusnahkan kelebihan rempah-rempah

19.

Pelaksanaankebijakan Pintu Trebuka di Indonesia tidak terlepas dari perubahan peta politik di Belanda pada pertengahan abad ke 19 yaitu....

a)

Kemenangan partai Liberal pada Pemilu Parlemen

b)

Lepasnya Belanda dari penjajahan Prancis

c)

Masuknya gagasan-gagasan liberal dari Inggris

d)

Adanya desakan dari kaum humanis Belanda

e)

Ratu Belanda menganut paham Liberal

20.

Praktik eksploitasid alam penerapan kebijakan Pintu Terbuka membuat kaum humanis bersuara lebih lantang. Itulah kemudian melahirkan Politi Etis. Pernyataan berikut yang tidak tepat terkait pelaksanaan Politik Etis adalah....

a)

Dipelopori oleh kaum humanis Belanda

b)

Bertujuan menyejahterakan rakyat di tanah jajahan

c)

Dalam praktiknya menjadi sarana eksploitasi baru oleh Belanda

d)

Pelaksanaanya tidak diawasi oleh pemerintah Belanda

e)

Pelaksanannya mencrminkan tujuan awalnya

21.

Nama tokoh yang membuat kebijakan kolonial berupa Kerja Paksa atau Rodi selama rentang tahun 1808-1811 yaitu (a)  

22.

Graaf Johannes van den Bosch adalah seorang tokoh Belanda yang berkuasa selama 1825-1870. Tokoh tersebut menerapkan kebijakan kolonial yang disebut (a)  

23.

Tanaman yang wajib di tanam oleh masyarakat pribumi di Priangan/Banten selama masa VOC hingga masa van den Bosch adalah (a)  

24.

Salah satu kebijakan VOC berupa penebangan dan pembakaran kelebihan jumlah tanaman agar produksinya tidak berlebihan sehingga harga tetap dapat dipertahankan disebut....

a)

Monopoli

b)

pelayaran hongi

c)

ekstirpasi

d)

contingenten

e)

hak octroi

25.

Politik etis adalah kebijakan kolonial yang bertujuan membalas budi akibat banyaknya penderitaan yang dirasakan masyarakat Hindia-Belanda. Di antara salah satu isinya adalah keinginan memajukan pendidikan yang disebut program (a)