Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Layanan Farmasi Bab Larutan

Total questions: 50

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi kekurangan sediaan cair dibandingkan sediaan padat?

a)

Volume bentuk larutan lebih besar

b)

merupakan campuran homogen

c)

lebih mudah mengalir

d)

Dapat diberikan dalam bentuk larutan yang encer

e)

bentuk sediaan yang kurang bervariasi

2.

Manakah dari berikut ini yang TIDAK termasuk sediaan larutan?

a)

gargarisma

b)

elixir

c)

saturatio

d)

gel

e)

effervescent

3.

Apa yang dimaksud dengan sediaan liquid?

a)

sediaan berbentuk padat

b)

sediaan berbentuk cair

c)

sediaan berbentuk gas

d)

sediaan berbentuk semi padat

e)

sediaan berbentuk lilin

4.

Apa tujuan dari pembuatan sediaan obat dalam berbagai bentuk?

a)

  Hanya untuk memperindah tampilan obat

b)

Agar obat lebih mudah disimpan

c)

untuk menyesuaikan dengan kondisi pasien dan cara pemberian obat

d)

Agar obat lebih mahal harganya

e)

Agar obat lebih cepat habis

5.

Eliksir merupakan larutan oral yang mengandung...

a)

hanya air

b)

sukrosa dalam kadar tinggi

c)

etanol sebagai konsolven

d)

bahan pengental

e)

minyak sebagai pelarut

6.

Spiritus adalah larutan yang mengandung

a)

hanya air

b)

sukrosa

c)

etanol atau hidroalkohol

d)

gliserin

e)

minyak

7.

Tinctur adalah larutan yang mengandung etanol/hidroalkohol yang dibuat dari

a)

bahan sintetis saja

b)

bahan tumbuhan atau senyawa kimia

c)

hanya air

d)

minyak

e)

gliserin

8.

Air aromatik adalah larutan yang

a)

tidak berbau,sulit menguap

b)

berbau harum, mudah menguap

c)

berwarna gelap, berbau harum

d)

sangat kental, mudah menguap

e)

tidak larut dalam air, sulit menguap

9.

Larutan lewat jenuh mengandung zat terlarut...

a)

Lebih sedikit dari batas kelarutaan

b)

sama dengan batas kelarutan

c)

melebihi batas kelarutan

d)

tidak ada zat kelarutan

e)

hanya sedikit zat terlarut

10.

Pelarut yang umum digunakan untuk melarutkan boraks adalah...

a)

air

b)

gliserin

c)

spiritus

d)

eter

e)

minyak

11.

Larutan nose drops disebut juga dengan?

a)

obat cuci hidung

b)

obat tetes hidung

c)

obat semprot hidung

d)

obat tetes mulut

e)

obat semprot mulut

12.

Larutan collutorium disebut juga dengan?

a)

obat cuci mulut

b)

obat kumur

c)

obat oles bibir

d)

obat tetes mulut

e)

obat tetes bibir

13.

Bahan yang sering digunakan sebagai pelarut dalam larutan otik karena dapat melekat dengan baik pada jaringan telinga adalah...

a)

Alkohol

b)

minyak nabati

c)

gliserin dan propilen glikol

d)

air

e)

asam borat

14.

Berapa pH optimum untuk larutan otik adalah...

a)

Sangat asam (pH < 5)

b)

Sangat basa (pH > 7,3)

c)

Netral (pH = 7)

d)

Asam (pH 5-7,3)

e)

Basa lemah (pH 7,3-8)

15.

  Bahan aktif yang umum ditemukan dalam larutan otik adalah...

a)

  Hanya vitamin

b)

hanya mineral

c)

hanya antioksidan

d)

antibiotik, sulfonamida, anestetik lokal , dan lain lain

e)

hanya pelarut

16.

     Apa yang perlu diperhatikan saat membuat collunarium?

a)

hanya pH saja

b)

  Hanya isotonisitas saja

c)

pH dan isotonisitas

d)

  Warna dan bau

e)

  Ukuran wadah

17.

Cairan pembawa yang umum digunakan untuk guttae nasales adalah...

a)

minyak lemak

b)

minyak mineral

c)

air

d)

alkohol murni

e)

gliserin murni

18.

fungsi zat pensuspensi dalam guttae nasales adalah

a)

membuat larutan lebih kental

b)

membunuh bakteri

c)

memberikan rasa manis

d)

menjaga pH larutan

e)

membuat partikel obat terdispersi merata

19.

  Tanda khusus yang harus tertera pada etiket inhalations adalah...

a)

''gunakan dengan hati-hati''

b)

''jauhkan dari anak-anakk''

c)

''kocok dahulu''

d)

''simpan di lemari es''

e)

''hanya untuk penggunaan luar''

20.

pH yang ideal untuk collutorium adalah:

a)

Sangat asam (pH < 5)

b)

Netral (pH = 7)

c)

Agak basa (pH 7-9,5)

d)

Sangat basa (pH > 10)

e)

Tidak ada batasan pH khusus

21.

Gargarisma umumnya digunakan untuk

a)

Membersihkan gigi

b)

Mengobati infeksi tenggorokan

c)

Melembapkan bibir

d)

Menyegarkan napas

e)

Semua jawaban di atas salah

22.

Guttae oris harus digunakan dengan cara

a)

Dikencerkan dengan air lalu ditelan

b)

Dioleskan pada bibir

c)

Diteteskan langsung ke tenggorokan

d)

Dikencerkan dengan air lalu dikumur

e)

Dihirup melalui hidung

23.

Mengapa collutorium sebaiknya bereaksi basa

a)

Agar lebih enak rasanya

b)

Agar lebih efektif membunuh bakteri

c)

Agar dapat melarutkan mukus dan lendir

d)

Agar tidak merusak email gigi

e)

Semua jawaban benar

24.

Tujuan utama penggunaan obat kumur adalah

a)

Mencegah kerusakan gigi

b)

Mengobati sakit gigi

c)

Menjaga kebersihan mulut

d)

Semua jawaban di atas benar

e)

Hanya untuk menghilangkan bau mulut

25.

Litus oris biasanya memiliki konsistensi

a)

Sangat encer

b)

Agak Kental

c)

Padat

d)

Gas

e)

Bubuk

26.

Potiones adalah bentuk sediaan obat yang

a)

Hanya berupa larutan

b)

Hanya berupa emulsi

c)

Hanya berupa suspensi

d)

Dapat berupa larutan, emulsi, atau suspensi

e)

Hanya berupa serbuk

27.

Eliksir umumnya mengandung

a)

Hanya air

b)

Etanol sebagai pelarut utama

c)

Minyak sebagai pelarut utama

d)

Gliserin sebagai satu-satunya pelarut

e)

Hanya zat aktif obat

28.

Sirop simpleks mengandung

a)

Satu jenis obat

b)

Banyak jenis obat

c)

Sukrosa dalam jumlah tinggi

d)

Zat pewarna dan perasa

e)

Zat antimikroba dalam jumlah besar

29.

Netralisasi adalah proses pembuatan larutan oral dengan cara

a)

Mencampurkan asam dan basa hingga pH netral

b)

Mencampurkan zat padat dan cairan

c)

Mencampurkan dua cairan yang tidak saling larut

d)

Memanaskan larutan hingga mendidih

e)

Membekukan larutan

30.

Saturatio berbeda dengan netralisasi karena

a)

Tidak melibatkan reaksi asam-basa

b)

Gas yang terbentuk ditahan dalam wadah

c)

Hanya menggunakan zat basa

d)

Hanya menggunakan zat asam

e)

Tidak memerlukan air

31.

Potio effervescent adalah

a)

Jenis sirup khusus

b)

Jenis netralisasi

c)

Jenis saturatio dengan gas CO₂ yang jenuh

d)

Jenis emulsi

e)

Jenis suspensi

32.

Zat pengawet dalam sirop berfungsi untuk

a)

Meningkatkan rasa

b)

Mempercepat pelarutan

c)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme

d)

Memperlambat reaksi kimia

e)

Meningkatkan viskositas

33.

Tujuan utama penambahan zat pewarna dan perasa dalam larutan oral adalah

a)

Meningkatkan efektivitas obat

b)

Memperpanjang masa simpan

c)

Memperbaiki penampilan dan rasa

d)

Meningkatkan kelarutan obat

e)

Menurunkan pH larutan

34.

Apa yang dimaksud dengan kosolven?

a)

Zat yang menghambat pelarutan

b)

Zat yang membantu pelarutan

c)

Zat yang memberikan warna

d)

Zat yang memberikan rasa

e)

Zat yang menjaga pH

35.

Zat-zat yang mudah menguap pada saturatio sebaiknya dilarutkan ke dalam

a)

Bagian asam

b)

Bagian basa

c)

Sebagian ke bagian asam dan sebagian ke bagian basa

d)

Tidak perlu dilarutkan

e)

Dilarutkan dalam pelarut organic

36.

Garam dari asam yang sukar larut seperti Na-salisilat sebaiknya dilarutkan ke dalam

a)

Bagian asam

b)

Bagian basa

c)

Sebagian ke bagian asam dan sebagian ke bagian basa

d)

Tidak perlu dilarutkan

e)

Dilarutkan dalam pelarut organic

37.

Ephitema digunakan terutama untuk

a)

Mengobati penyakit dalam

b)

Mensterilkan alat medis

c)

Membersihkan luka

d)

Meredakan peradangan dan panas

e)

Meningkatkan suhu tubuh

38.

Cosolvensi adalah proses

a)

Menurunkan kelarutan suatu zat

b)

Meningkatkan kelarutan suatu zat dengan menambahkan pelarut lain

c)

Mengubah sifat fisik suatu zat

d)

Memisahkan zat-zat dalam campuran

e)

Mengendapkan suatu zat

39.

Proses salting out menyebabkan

a)

Peningkatan kelarutan suatu zat

b)

Penurunan kelarutan suatu zat

c)

Pembentukan kompleks

d)

Peningkatan viskositas larutan

e)

Penurunan titik beku larutan

40.

Proses salting in menyebabkan

a)

Peningkatan kelarutan suatu zat

b)

Penurunan kelarutan suatu zat

c)

Pembentukan kompleks

d)

Peningkatan viskositas larutan

e)

Penurunan titik beku larutan

41.

Faktor yang paling mempengaruhi kecepatan pelarutan adalah

a)

Volume pelarut, tekstur zat, suhu

b)

Tekanan, bau zat, ukuran partikel

c)

Ukuran partikel, suhu, pengadukan

d)

Warna zat, bentuk zat, tekanan

e)

Bau zat, ukuran partikel, suhu

42.

Persen b/v menunjukkan

a)

Jumlah gram zat dalam 100 gram larutan

b)

Jumlah gram zat dalam 100 mL larutan

c)

Jumlah mL zat dalam 100 mL larutan

d)

Jumlah mL zat dalam 100 gram larutan

e)

Jumlah mol zat dalam 1 liter larutan

43.

Zat yang tergolong "agak sukar larut" memiliki perbandingan jumlah bagian pelarut terhadap 1 bagian zat antara

a)

Kurang dari 1

b)

1-10

c)

30-100

d)

100-1000

e)

Lebih dari 10.000

44.

Untuk mempercepat pelarutan suatu zat, cara yang paling tepat adalah

a)

Memanaskan larutan

b)

Mengaduk larutan

c)

Menumbuk halus zat tersebut

d)

Pembentukan kompleks

e)

Semua jawaban benar

45.

Zat yang tergolong "mudah larut" memiliki perbandingan jumlah bagian pelarut terhadap 1 bagian zat antara

a)

Kurang dari 1

b)

1-10

c)

30-100

d)

100-1000

e)

Lebih dari 10.000

46.

Apabila untuk melarutkan 3 gram zat X dibutuhkan air sebanyak 60 mL, maka kelarutan zat X dinyatakan

a)

Sangat mudah larut

b)

Mudah larut

c)

Larut

d)

Agak sukar larut

e)

Sukar larut

47.

Hitunglah berapa % berat asetosal yang dibuat untuk melarutkan 5 gram asetosal dalam 15 mL air

a)

15 %b/v

b)

20 %v/b

c)

20 %b/v

d)

25 %v/b

e)

25 %b/v

48.

Berapa volume larutan gula 50% yang diambil untuk membuat larutan gula 20% sebanyak 1 liter

a)

100 mL

b)

200 mL

c)

400 mL

d)

600 mL

e)

800 mL

49.

Jika dalam parasetamol sirup volume 100 mL mengandung parasetamol 4 gram maka berapa kandungan parasetamol sekali minum menggunakan sendok teh (cth)

a)

100 mg

b)

200 mg

c)

400 mg

d)

600 mg

e)

800 mg

50.

Jika diketahui dosis parasetamol dalam sirup adalah 40mg/5mL maka berapa kandungan parasetamol dalam 1 botol sirup (volume 100mL) tersebut

a)

100 mg

b)

200 mg

c)

400 mg

d)

600 mg

e)

800 mg