wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Seleksi Kepala Sekolah SMP Inovatif 2024

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan langkah-langkah berikut ini!

1. Wawancara

2. Pemilihan informasi yang relevan

3. Analisis karakteristik atau konteks sekolah

4. Merumuskan misi sekolah

5. Merumuskan visi sekolah

Urutan langkah yang tepat dalam penyusunan Visi dan Misi sekolah adalah …

a)

a.1-2-3-4-5

b)

b.1-2-3-5-4

c)

c.2-1-3-5-4

d)

d.2-1-5-4-3

2.

Perhatikan langkah-langkah berikut ini !

1. Merumuskan Alur Tujuan Pembelajaran

2. Menguraikan Capaian Pembelajaran

3. Menentukan Tujuan Pembelajaran

4. Menentukan Metode Pembelajaran

5. Memahami isi Capaian Pembelajaran

6. Menentukan Rencana Asesmen

Urutan yang benar dalam menyusun perencanaan pembelajaran adalah …

a)

a.5-2-1-3-6-4

b)

b.5-2-3-1-6-4

c)

c.5-3-6-1-2-4

d)

d.5-3-1-6-2-4

3.

Perhatikan pernyataan di bawah ini !

1. Siswa memeriksa, menguji dan melakukan penilaian terhadap keabsahan sumber-sumber sejarah dan kebenaran laporan suatu peristiwa sejarah melalui berbagai metode.

2. Siswa mampu melakukan penelitian sejarah lokal dan sejarah nasional (peristiwa atau tokoh lokal dan nasional) dengan menerapkan langkah-langkah mencari sumber (heuristik), kritik dan seleksi sumber (verifikasi), analisa dan sintesa sumber (interpretasi), dan penulisan sejarah (historiografi).

3. Siswa selalu kritis terhadap informasi yang diterima dengan cara menguji otentisitas dan kredibilitas suatu peristiwa lampau sehingga dapat membandingkan dengan kehidupan masa kini dan membuat proyeksi masa depan.

Tahapan perencanaan yang sesuai dengan metode Backward Design adalah …

a)

a.3-2-1

b)

b.3-1-2

c)

c.1-2-3

d)

d.1-3-2

4.

Untuk memberikan wawasan dan gambaran yang kontekstual mengenai peran murid SMP Merdeka Belajar pada masa yang akan datang, Pak Herlambang bekerja sama dengan sebuah partai politik dalam mengadakan projek pembelajaran berbasis pelayanan masyarakat.

Apakah yang dilakukan oleh Pak Herlambang tersebut tepat ?

a)

a.Tepat, karena pembelajaran dengan paradigma baru mendorong murid untuk belajar secara kontekstual.

b)

b.Tidak tepat, Pak Herlambang seharusnya dapat memilih komunitas lain yang netral untuk berkolaborasi dalam pembelajaran.

c)

c.Tepat, karena sekolah merdeka untuk melibatkan pihak manapun dalam menyelenggarakan pembelajaran.

d)

d.Tidak tepat, karena kegiatan tersebut lebih cocok diterapkan pada murid SMA/SMK.

5.

Salah satu prinsip asesmen bahwa asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik, sebagai umpan balik bagi pendidik, peserta didik, dan orangtua/wali siswa dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya. Adapun penerapan yang tepat tentang asesmen dalam pembelajaran tergambar sebagai berikut…

a)

a.Pendidik menentukan ketercapaian pembelajaran dan menyampaikan kepada peserta didik sehingga mereka memahami target yang perlu dicapai.

b)

b.Pendidik merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada tujuan yang akan dicapai dan memberikan umpan balik agar peserta didik dapat menentukan langkah untuk perbaikan berikutnya.

c)

c.Pendidik menyediakan alokasi waktu yang cukup agar asesmen menjadi proses pembelajaran dan bukan hanya untuk kepentingan menilai.

d)

d.Pendidik menggunakan tehnik asesmen yang beragam sesuai dengan fungsi dan tujuan asesmen. Hasil dari asesmen formatif digunakan untuk umpan balik pembelajaran, sementara hasil dari asesmen sumatif digunakan untuk memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran.

6.

Perhatikan beberapa tahapan berikut ini !

1. Mengidentifikasi tingkat kesiapan sekolah

2. Membentuk tim fasilitator projek

3. Menyusun modul projek

4. Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu

5. Merancang strategi pelaporan projek

Urutan tahapan yang benar dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah…

a)

a.4-3-2-1-5

b)

b.2-1-4-3-5

c)

c.1-2-4-3-5

d)

d.1-2-3-4-5

7.

Tujuan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah ...

a)

a.Untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang moderat dan penguasaan kompetensi abad 21.

b)

b.Penguatan identitas khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia dan moderasi beragama dengan kompetensi dalam konteks perkembangan Abad 21.

c)

c.Sebagai acuan utama untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik.

d)

d.Agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai- nilai Pancasila.

8.

Konsep yang benar tentang Sekolah Ramah Anak adalah …

a)

a.Sekolah yang menjamin kesempatan setiap peserta didik untuk menikmati hak mereka dalam pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan disabilitas, gender, suku bangsa, agama dan latar belakang orangtuanya.

b)

b.Sekolah yang menjamin keselamatan setiap peserta didik untuk menikmati hak mereka dalam pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan disabilitas, gender, suku bangsa, agama dan latar belakang kelas sosialnya.

c)

c.Sekolah yang menjamin keamanan setiap peserta didik untuk menikmati hak mereka dalam pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan disabilitas, gender, suku bangsa, agama dan latar belakang ekonominya.

d)

d.Sekolah yang menjamin kesetaraan setiap peserta didik untuk menikmati hak mereka dalam pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan disabilitas, gender, suku bangsa, agama dan latar belakang masyarakatnya.

9.

9. Perhatikan langkah-langkah berikut ini !

1. Penetapan SK Sekolah Ramah Anak

2. Deklarasi Sekolah Ramah Anak

3. Kesediaan Sekolah sebagai Sebagai Sekolah Ramah Anak

4. Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

5. Pemasangan Papan Sekolah Ramah Anak

Urutan ...

a)

a. 4-2-3-1-5

b)

b. 4-2-1-3-5

c)

c. 4-3-1-2-5

d)

d. 4-3-2-1-5

10.

Prinsip-prinsip pembentukan dan pengembangan Sekolah Ramah Anak adalah sebagai berikut, kecuali

a)

a.Kepentingan terbaik bagi anak

b)

b.Menghargai hasil karya anak

c)

c.Non-Diskriminasi

d)

d.Hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan

11.

Perhatikan pernyataan berikut ini !

1. Kebijakan ramah anak

2. Proses belajar yang berorientasi pada capaian pembelajaran

3. Proses belajar yang ramah anak

4. Pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak dan SRA

5. Proses belajar yang berorientasi pada prestasi akademik

6. Sarana dan prasarana ramah anak

7. Partisipasi anak

8. Partisipasi orangtua, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, stakeholder lainnya

Yang termasuk indikator penerapan SRA adal

a)

a.1,2,3,4,5,6

b)

b.1,2,3,5,6,7

c)

c.1,3,4,5,6,7

d)

d1,3,4,6,7,8

12.

Dasar hukum pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan adalah …

a)

a.Permendikbbudristek Nomor 45 Tahun 2023

b)

b.Permendikbbudristek Nomor 46 Tahun 2023

c)

c.Permendikbbudristek Nomor 55 Tahun 2023

d)

d.Permendikbbudristek Nomor 56Tahun 2023

13.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berkomitmen penuh untuk menghapus 'tiga dosa besar' di dunia pendidikan. Yang dimaksud tiga dosa di dunia pendidikan adalah …

a)

a.Intoleransi, Perundungan, dan Kekerasan Seksual.

b)

b.Intoleransi, Perundungan dan Kekerasan Verbal.

c)

c.Diskriminasi, Intoleransi dan Kekerasan Fisik.

d)

d.Diskriminasi, Intoleransi dan Kekerasan Psikologis.

14.

Pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut, kecuali

a)

a.Edukasi

b)

b.Evaluasi

c)

c.Penyediaan sarana dan prasarana

d)

dPenguatan Tata Kelola

15.

Satuan pendidikan menyusun tata-tertib dan program kerja pencegahan dan penangan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, hal tersebut merupakan langkah …

a)

a.Edukasi

b)

b.Evaluasi

c)

c.Penyediaan Sarana dan Prasarana

d)

d.Penguatan Tata Kelola

16.

Pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara …

a)

a.Edukasi

b)

b.Evaluasi

c)

c.Penyediaan Sarana dan Prasarana

d)

d.Penguatan Tata Kelola

17.

Berikut adalah ketentuan-ketentuan tentang unsur keanggotaan dalam penyusunan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan pendidikan …

a)

a.Pendidik, Komite/Orangtua siswa, Tokoh Masyarakat.

b)

b.Pendidik, Komite/Orangtua siswa, Tenaga Kependidikan.

c)

c.Kepala Sekolah, Pendidik, Siswa

d)

d.Kepala Sekolah, Pendidik, Tenaga Kependidikan.

18.

Platform Merdeka Mengajar adalah …

a)

a.Platform teknologi yang disediakan untuk guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

b)

b.Platform teknologi yang disediakan untuk guru, siswa dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

c)

c.Platform teknologi yang disediakan untuk guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

d)

d.Platform teknologi yang disediakan untuk guru, kepala sekolah dan komite pembelajaran dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

19.

Tujuan pembentukan Platform Merdeka Mengajar adalah sebagai berikut, kecuali

a)

a.Disediakan untuk menunjang Implementasi Kurikulum Merdeka.

b)

b.Agar dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka.

c)

c.Disediakan untuk menunjang pengembangan profesionalisme guru dan kepala sekolah dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

d)

d.Disediakan bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

20.

Perhatikan data fitur berikut ini !

1. Video Inspirasi.

2. Pelatihan Mandiri.

3. Asesmen Formatif

4. Bukti Karya Saya.

5. Asesmen Sumatif

6. Asesmen Murid.

7. Perangkat Ajar.

Yang termasuk fitur dalam Platform Merdeka Mengajar yang dapat dimanfaatkan pengajar adalah …

a)

a.1,2,3,4,5

b)

b.1,2,3,6,7

c)

c.1,2,4,6,7

d)

d.1,2,5,6,7

21.

Kebijakan Merdeka Belajar pada episode 1 adalah sebagai berikut, kecuali

a)

a.Menghapus Ujian Nasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

b)

b.Menghapus Ujian Sekolah Berstandar Nasional

c)

c.Mengganti Ujian Nasional menjadi Asesmen Nasional

d)

d.Penerimaan Peserta Didik Baru Berbasis Zonasi

22.

Rapor Pendidikan Indonesia adalah kebijakan Merdeka Belajar episode yang ke …

a)

a.16

b)

b.17

c)

c.18

d)

d.19

23.

Akun belajar.id dapat mengakses ke berbagai aplikasi untuk mendukung aktivitas belajar, antara lain …

a)

a.Google Meet, Rapor Pendidikan, Merdeka Mengajar, Google Drive, Google Classroom, Chromebook, Dashboard Management System, Google Form, Google Docs, SIMPKB, Google Sheet, TanyaBOS dan Rumah Belajar.

b)

b.Google Meet, Rapor Pendidikan, Merdeka Mengajar, Google Drive, Google Classroom, Chromebook, Google Slide, Google Form, Google Docs, SIMPKB, SIM e-Learning, TanyaBOS dan Rumah Belajar.

c)

c.Google Meet, Rapor Pendidikan, Merdeka Mengajar, Google Drive, Google Classroom, Chromebook, Google Slide, Google Form, Google Docs, SIMPKB, Google Sheet, TanyaBOS dan Rumah Belajar.

d)

d.Google Meet, Rapor Pendidikan, Merdeka Mengajar, Google Drive, Google Classroom, Chromebook, Google Translate, Google Form, Google Docs, SIMPKB, Google Sheet, TanyaBOS dan Rumah Belajar.

24.

Penyelenggaraan Pendidikan Khas Kejogjaan selaras dengan kebijakan pemerintah DIY yang tertuang pada Perda DIY tentang Pengelolaan Pendidikan Berbasis Budaya yaitu …

a)

a.Perda No 5 tahun 2011

b)

b.Perda No 6 tahun 2011

c)

c.Perda No 7 tahun 2011

d)

d.Perda No 8 tahun 2011

25.

Pendidikan Khas Kejogjaan diinisiasi pertama kali oleh …

a)

a.Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY.

b)

b.Gubernur DIY dan Dewan Pendidikan DIY.

c)

c.Gubernur DIY dan Dinas Dikpora DIY.

d)

d.Dewan Pendidikan DIY dan Dinas Dikpora DIY.

26.

Dari pernyataan di bawah ini manakah yang tidak benar tentang Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan …

a)

a.Dilaksanakan di semua jenjang pendidikan dari PAUD hingga Perguruan Tinggi di wilayah DIY.

b)

b.Dilaksanakan secara serentak di Tahun 2024.

c)

c.Terintegrasi dengan Mata Pelajaran Bahasa Jawa dan Seni Budaya.

d)

d.Berdiri sendiri sebagai sebuah Mata Pelajaran.

27.

Konsep yang benar tentang Asesmen Nasional adalah …

a)

a.Program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar

b)

b.Program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan menengah.

c)

c.Program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

d)

d.Program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada semua jenjang.

28.

Asesmen Nasional meliputi instrumen di bawah ini, kecuali

a)

a.Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

b)

b.Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan dan kebiasaan yang mencerminkan karakter warga sekolah.

c)

c.Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah.

d)

d.Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid.

29.

Dasar Hukum yang mengatur pelaksanaan Asesmen Nasional adalah …

a)

a.Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 15 tahun 2021.

b)

b.Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 16 tahun 2021.

c)

c.Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 17 tahun 2021.

d)

d.Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 18 tahun 2021.

30.

Peserta pada pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2023 adalah …

a)

a.Siswa kelas V, VIII dan XI

b)

b.Siswa kelas V, VIII, XI dan Guru

c)

c.Siswa kelas V, VIII, IX, Guru dan Kepala Sekolah

d)

d.Seluruh Siswa, Guru dan Kepala Sekolah

31.

Manakah pernyataan di bawah ini yang tidak benar …

a)

a.Survei Lingkungan Belajar merupakan salah satu penilaian terhadap satuan pendidikan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran.

b)

b.Survey Lingkungan Belajar adalah intrumen evaluasi yang harus diisi oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru hingga siswa.

c)

c.Survei Lingkungan Belajar merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar episode 1.

d)

d.Survei Lingkungan Belajar merupakan salah satu penilaian untuk menyelesaikan kesenjangan kualitas pembelajaran antar satuan pendidikan.

32.

Pernyataan yang benar tentang literasi adalah …

a)

a.Kemampuan dan keteramplan individu dalam membaca, menulis dan memahami isi sebuah teks.

b)

b.Kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

c)

c.Kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

d)

d.Kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

33.

Berikut ini termasuk ke dalam Literasi Dasar adalah …

a)

a.Literasi Baca Tulis,Lietrasi Numerasi, Literasi Sains, Lieterasi Digital, Literasi Finansial, Literasi Media.

b)

b.Literasi Baca Tulis,Lietrasi Numerasi, Literasi Sains, Lieterasi Digital, Literasi Finansial, Literasi Hukum.

c)

c.Literasi Baca Tulis,Lietrasi Numerasi, Literasi Sains, Lieterasi Digital, Literasi Finansial, Literasi Sosial.

d)

d.Literasi Baca Tulis,Lietrasi Numerasi, Literasi Sains, Lieterasi Digital, Literasi Finansial, Literasi Budaya dan Kewargaan.

34.

Kemampuan numerasi didefinisikan sebagai …

a)

a.Kemampuan untuk mengakses, menggunakan, dan menafsirkan serta menghubungkan info matematika serta saran, untuk terlibat serta menangani kebutuhan matematika dari berbagai situasi di masa depan.

b)

b.Kemampuan untuk menggunakan matematika dasar untuk memecahkan masalah sehari-hari.

c)

c.Kemampuan membaca dan menafsirkan simbol-simbol matematika untuk memecahkan permasalahan sehari-hari.

d)

d.Kemampuan untuk mengakses, menafsirkan dan menggunakan angka-angka untuk memenuhi dan memecahkan masalah sehari-hari.

35.

Berikut ini adalah manfaat mempelajari literasi dan numerasi bagi siswa, kecuali

a)

a.Mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pertimbangan yang logis.

b)

b.Mampu membaca cepat, dan mengintepretasikan angka-angka sebagai informasi yang sangat dibutuhkan untuk memecahkan masalah sehari-hari.

c)

c.Membentuk dan menguatkan sumber daya manusia yang mampu mengelola kekayaan sumber daya alam hingga mampu bersaing.

d)

d.Peserta didik memiliki pengetahuan dan kecakapan dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan kegiatan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

36.

Indikator yang menunjukkan kemampuan literasi dan numerasi adalah …

a)

a.Kemampuan komunikasi, kemampuan refleksi, kemampuan penalaran dan argumentasi, kemampuan matematisasi, kemampuan memilih strategi untuk memecahkan masalah, kemampuan menggunakan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis, kemampuan menggunakan alat-alat matematika.

b)

b.Kemampuan komunikasi, kemampuan diskusi, kemampuan penalaran dan argumentasi, kemampuan matematisasi, kemampuan memilih strategi untuk memecahkan masalah, kemampuan menggunakan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis, kemampuan menggunakan rumus dasar matematika.

c)

c.Kemampuan komunikasi, kemampuan representasi, kemampuan penalaran dan argumentasi, kemampuan matematisasi, kemampuan memilih strategi untuk memecahkan masalah, kemampuan menggunakan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis, kemampuan menggunakan alat-alat matematika.

d)

d.Kemampuan komunikasi, kemampuan representasi, kemampuan penalaran dan argumentasi, kemampuan matematisasi, kemampuan memilih strategi untuk memecahkan masalah, kemampuan menggunakan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis, kemampuan menggunakan rumus dasar matematika.

37.

Perhatikan kegiatan-kegiatan berikut ini !

1. Memperkenalkan kebiasaan membaca sejak dini.

2. Menggunakan teknologi dalam pembelajaran.

3. Mendorong diskusi dan refleksi.

4. Membuat lingkungan belajar yang kondusif.

5. Mewajibkan semua siswa membaca setiap hari

6. Menggunakan buku pelajaran wajib dalam pembelajaran

Yang termasuk cara meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi pada siswa adalah …

a)

a.1,2,3,4

b)

b.1,2,4,5

c)

c.1,3,4,5

d)

d.1,2,5,6

38.

Pendidikan Inklusi adalah …

a)

a.Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki kelainan fisik dan mental untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

b)

b.Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki kelainan fisik dan mental serta memiliki potensi kecerdasan tertentu untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

c)

c.Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, atau memiliki potensi kecerdasan tertentu untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

d)

d.Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, atau memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

39.

Menurut Undang– Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menunjukkan bahwa negara memberikan jaminan sepenuhnya kepada semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam memperoleh kesempatan dan layanan pendidikan yang bermutu.

“warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual dan sosial berhak mendapatkan pendidikan” petikan kalimat tersebut tertuang dalam …

a)

a.UU No 20 Tahun 2003 Bab IV Pasal 5 ayat (1)

b)

b.UU No 20 Tahun 2003 Bab IV Pasal 5 ayat (2)

c)

c.UU No 20 Tahun 2003 Bab IV Pasal 6 ayat (1)

d)

d.UU No 20 Tahun 2003 Bab IV Pasal 6 ayat (2)

40.

Kebijakan pemerintah yang dalam hal ini adalah Kementerian Pendidikan yang mengatur tentang penyelenggaraan pendidikan inklusi adalah …

a)

a.Permendiknas No 69 Tahun 2009

b)

b.Permendiknas No 70 Tahun 2009

c)

c.Permendiknas No 71 Tahun 2009

d)

d.Permendiknas No 72 Tahun 2009

41.

Sebuah desain harus dapat mengakomodasi berbagai pilihan kenyamanan dan kebutuhan dalam penggunaannya. Hal tersebut merupakan prinsip desain universal pengembangan aksesibilitas sarana dan prasarana dalam layanan pendidikan inklusif yang ramah anak, yaitu …

a)

a.Prinsip informasi penggunaan yang jelas.

b)

b.Prinsip dapat digunakan oleh semua orang.

c)

c.Prinsip fleksibel dalam penggunaannya.

d)

d.Prinsip toleransi untuk kesalahan.

42.

Peserta Didik Berkebutuhan Khusus yang tidak mampu beradaptasi di kelas reguler karena kemampuan intelektualnya yang terbatas, maka peserta didik tersebut dapat mengikuti …

a)

a.pembelajaran home schooling.

b)

b.pembelajaran berkelompok.

c)

c.pembelajaran fleksibel.

d)

d.Program Pembelajaran Individual (PPI)

43.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan seri kebijakan Merdeka Belajar berupa Rapor Pendidikan Indonesia, yaitu seri yang ke …

a)

a.17

b)

b.18

c)

c.19

d)

d.20

44.

Dari pernyataan berikut ini manakah yang kurang tepat tentang Rapor Pendidikan Indonesia …

a)

a.Rapor Pendidikan adalah platform yang menyediakan data dan informasi tentang capaian satuan pendidikan terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

b)

b.Rapor Pendidikan adalah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan.

c)

c.Rapor Pendidikan adalah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya.

d)

d.Rapor Pendidikan adalah platform yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengidentifikasi, merefleksi, dan membenahi kualitas pendidikan Indonesia secara menyeluruh.

45.

Siapakah yang dapat mengakses informasi yang termuat pada Rapor Pendidikan Indonesia di sekolah …

a)

A.Kepala Sekoah.

b)

B.Tenaga Kependidikan.

c)

C.Guru.

d)

D.a,b dan c benar.

46.

Merumuskan bentuk kegiatan, merencanakan dan menghitung anggaran, dan mencantumkan anggaran pada RKAS adalah langkah pada Perencanaan Berbasis Data (PBD) pada …

a)

A.Identifikasi

b)

B. Refleksi

c)

C.Benahi

d)

D.Modifikasi

47.

Dari pernyataan di bawah ini manakah yang tidak tepat tentang Rencana Kerja Sekolah (RKS) …

a)

A.Pedoman kerja dalam pengembangan sekolah.

b)

B.Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah.

c)

C.Acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya yang diperlukan dalam mengembangkan sekolah.

d)

D.Acuan untuk menyusun RKJM dan RKT.

48.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) disusun oleh Tim Pengembang Sekolah untuk periode …

a)

A.2 tahun

b)

B.4 tahun

c)

C.6 tahun

d)

D.8 tahun

49.

Menurut Peraturan Dirjend GTK Nomor 7327/B. B1/HK.03.01/2023 kemampuan Kepala Sekolah untuk mengembangkan visi dan budaya belajar satuan pendidikan, menerapkan kepemimpinan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta mengelola sumber daya secara efektif, transparan, dan akuntabel merupakan pengertian dari ….

a)

A.Kompetensi Kepribadian

b)

B.Kompetensi Sosial

c)

C.Kompetensi Profesional

d)

D.Kompetensi Kepemimpinan Pembelajaran

50.

Menurut Peraturan Dirjend GTK Nomor 7327/B.B1/HK.03.01/2023, Model Kompetensi Kepala Sekolah dapat digunakan sebagai acuan untuk hal-hal sebagai berikut, kecuali:

a)

A.pengembangan jenjang karir Kepala Sekolah

b)

B.pengembangan instrumen pemetaan kompetensi Kepala Sekolah;

c)

C. pengembangan instrumen untuk penilaian kinerja Kepala Sekolah;

d)

D.pengembangan materi dan instrumen untuk pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi Kepala Sekolah;