NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsAsesmen Sumatif II Semester Gazal Kelas 7
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar.
Susunan dan rumusan sila-sila Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dari wacana tersebut dapat diketahui bahwa arti dari kata Pancasila adalah....
a)
Panca dasar
b)
Lima sila
c)
Lima dasar
d)
Sanskerta
2.
Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar.
Susunan dan rumusan sila-sila Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dari wacana tersebut dapat diketahui bahwa kata Pancasila berasal dari bahasa....
a)
Sanskerta
b)
Indonesia
c)
Inggris
d)
Latin
3.
Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar.
Susunan dan rumusan sila-sila Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dari wacana tersebut dapat diketahui bahwa rumusan sila-sila Pancasila yang benar tercantum dalam....
a)
UUD NRI Tahun 1945
b)
Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
c)
Piagam Jakarta
d)
Keputusan Presiden
4.
Nilai ketuhanan yang terkandung dalam sila pertama Pancasila yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa” memiliki makna yang dalam bagi bangsa Indonesia terkait dengan hubungan individu dengan hal yang dianggapnya memiliki kekuatan yang mulia, suci, agung, dan sakral. Nilai ketuhanan menjadi dasar adanya keyakinan dan keimanan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Berdasarkan wacana tersebut, makna sila pertama Pancasila adalah....
a)
Dasar adanya keyakinan dan keimanan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa.
b)
Memiliki kekuatan yang mulia, suci, agung, dan sakral
c)
Nilai ketuhanan
d)
Memiliki makna yang dalam bagi bangsa Indonesia
5.
Dalam Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah ditegaskan bahwa Negara Republik Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa sehingga menggambarkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius.
Hal ini dibuktikan dengan adanya enam agama yang diakui negara Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu serta kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Melalui sila pertama Pancasila, negara memberikan jaminan kepada setiap penduduknya untuk memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing.
Berdasarkan pasal 29 ayat (1) pada wacana tersebut dapat disimpulkan bahwa negara Indonesia berdasar atas....
a)
Hukum
b)
Ketuhanan Yang Maha Esa
c)
Kerajaan
d)
Demokrasi
6.
Dalam Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah ditegaskan bahwa Negara Republik Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa sehingga menggambarkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius.
Hal ini dibuktikan dengan adanya enam agama yang diakui negara Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu serta kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Melalui sila pertama Pancasila, negara memberikan jaminan kepada setiap penduduknya untuk memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing.
Berdasarkan wacana tersebut dapat diketahui bahwa jumlah agama di Indonesia adalah....
a)
Empat
b)
Lima
c)
Enam
d)
Tujuh
7.
Nilai kemanusiaan terkandung dalam sila kedua Pancasila yakni “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Kemanusiaan berasal dari kata manusia yang berarti makhluk yang berakal budi, memiliki potensi pikir, rasa, karsa, keimanan, dan keyakinan. Manusia juga memiliki martabat yang tinggi bila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Adil merupakan suatu tindakan dan keputusan yang berdasar pada sesuatu yang tidak memihak dan benar secara moral. Beradab berarti berbudaya, segala bentuk tindakan dan keputusan harus sesuai dengan tata nilai yang berlaku di masyarakat.
Berikut ini pernyataan yang benar sesuai dengan wacana tersebut adalah....
a)
Kemanusiaan berasal dari kata manusia yang berarti makhluk yang berakal budi, tidak memiliki potensi pikir, rasa, karsa, keimanan, dan keyakinan.
b)
Manusia juga memiliki martabat yang rendah bila dibandingkan dengan makhluk lainnya.
c)
Adil merupakan suatu tindakan dan keputusan yang berdasar pada sesuatu yang memihak dan tidak benar secara moral.
d)
Beradab berarti berbudaya, segala bentuk tindakan dan keputusan harus sesuai dengan tata nilai yang berlaku di masyarakat.
8.
Sila Persatuan Indonesia menghendaki agar seluruh warga negara Indonesia dapat menjunjung tinggi nilai persatuan di tengah keberagaman yang ada untuk membina sikap nasionalisme sebagai warga negara Indonesia. Selain untuk menciptakan kerukunan hidup di tengah masyarakat, persatuan juga menjadi hal utama yang perlu diwujudkan dalam keseharian sebagai usaha mewujudkan cita-cita bersama bangsa Indonesia, yaitu kehidupan yang adil dan makmur.
Berdasarkan wacana tersebut, makna sila ketiga Pancasila adalah...
a)
Menjunjung rendah nilai persatuan
b)
Membina sikap nasionalisme
c)
Menciptakan kerukunan hidup
d)
Mewujudkan cita-cita bersama bangsa Indonesia
9.
Pada hakikatnya sila keempat bermakna bahwa sistem pemerintahan dalam penyelenggaraan negara harus sesuai hakikat rakyat. Artinya penyelenggaraan pemerintahan itu sendiri berlandaskan sistem dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan menempuh jalan musyawarah mufakat melalui perantara lembaga perwakilan rakyat. Negara Indonesia adalah negara demokrasi yang menganut sistem demokrasi berdasarkan Pancasila.
Makna sila keempat Pancasila pada wacana tersebut adalah....
a)
Sistem pemerintahan harus sesuai hakikat rakyat
b)
Penyelenggaraan pemerintahan berlandaskan partai politik
c)
Negara Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi liberal
d)
Pemerintahan berlandaskan sistem dari presiden, oleh presiden, dan untuk presiden
10.
Gambar berikut ini adalah contoh penerapan sila ke....
a)
Dua
b)
Tiga
c)
Empat
d)
Lima
11.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!
1) Tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain.
2) Menjalani ibadah sesuai agama masing-masing.
3) Menjaga kerukunan antar umat beragama.
4) Ikut beribadah dengan teman yang berbeda agama.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, penerapan sila pertama Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat ditunjukkan oleh nomor....
a)
1, 2, 3, dan 4
b)
1, 2, dan 3
c)
1, 2, dan 4
d)
1, 3, dan 4
12.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Memiliki sikap peduli, simpati, dan empati terhadap sesama.
2) Mengakui bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sederajat.
3) Memilih teman dalam pergaulan.
4) Menjadi relawan kemanusiaan.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, penerapan sila kedua Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat ditunjukkan oleh nomor....
a)
1, 2, 3, dan 4
b)
1, 2, dan 3
c)
1, 2, dan 4
d)
1, 3, dan 4
13.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Mengembangkan sikap persaudaraan antar sesama manusia.
2) Berteman dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, dan antargolongan.
3) Saling menghargai antar sesama warga negara.
4) Memiliki rasa cinta tanah air.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, penerapan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat ditunjukkan oleh nomor....
a)
1, 2, 3, dan 4
b)
1, 2, dan 3
c)
1, 2, dan 4
d)
1, 3, dan 4
14.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan dengan teman.
2) Menghargai pendapat orang lain.
3) Ikut serta dalam pemilihan ketua OSIS atau ketua kelas.
4) Membiasakan antre.
Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut, penerapan sila keempat Pancasila dalam kehidupan ditunjukkan oleh nomor....
a)
1, 2, 3, dan 4
b)
1, 2, dan 3
c)
1, 2, dan 4
d)
1, 3, dan 4
15.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Membiasakan antre.
2) Memberikan bantuan kepada orang yang kesusahan.
3) Mengadakan kegiatan bakti sosial.
4) Bersikap adil dengan teman saat bermain.
Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut, penerapan sila kelima Pancasila dalam kehidupan ditunjukkan oleh nomor....
a)
1, 2, ,3, dan 4
b)
1, 2, dan 3
c)
1, 2, dan 4
d)
1, 3, dan 4
16.
Berikut ini yang bukan merupakan penerapan sila pertama Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah....
a)
Bangsa Indonesia melaksanakan perintah agama dengan kepercayaan masing-masing masyarakat dengan tetap mempertahankan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b)
Bangsa Indonesia tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa kepada orang lain.
c)
Negara telah menjamin kebebasan beragama dan berkepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa setiap warga negaranya.
d)
Bangsa Indonesia merupakan bagian dari kemanusiaan yang secara universal menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menjalin persaudaraan berdasarkan nilai-nilai keadilan dan keadaban.
17.
Berikut ini merupakan contoh penerapan sila kedua Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kecuali....
a)
Bangsa Indonesia merupakan bagian dari kemanusiaan yang secara universal menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menjalin persaudaraan berdasarkan nilai-nilai keadilan dan keadaban.
b)
Persatuan Indonesia merupakan sikap kebangsaan yang saling menghormati perbedaan dan keberagaman masyarakat dan bangsa Indonesia.
c)
Bangsa Indonesia senantiasa mengembangkan sikap saling tenggang rasa tepa salira.
d)
Bangsa Indonesia mengakui dan memperlakukan kesederajatan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
18.
Contoh penerapan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah....
a)
Bangsa Indonesia tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa kepada orang lain.
b)
Bangsa Indonesia mengakui dan memperlakukan kesederajatan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
c)
Bangsa Indonesia mampu menempatkan persatuan, kesatuan serta kepentingan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
d)
Negara Indonesia memiliki tujuan untuk memakmurkan rakyat sehingga penyelenggaraan negara berlandaskan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
19.
Berikut ini yang bukan merupakan contoh penerapan sila keempat Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah....
a)
Negara Indonesia memiliki tujuan untuk memakmurkan rakyat sehingga penyelenggaraan negara berlandaskan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
b)
Negara Indonesia menjunjung tinggi prinsip permusyawaratan dalam lembaga perwakilan rakyat.
c)
Bangsa Indonesia wajib menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai dengan proses musyawarah mufakat.
d)
Bangsa Indonesia bersungguh-sungguh untuk menciptakan keadilan dalam menjamin hak warga negara Indonesia.
20.
Contoh penerapan sila kelima dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah....
a)
Negara Indonesia memiliki tujuan untuk memajukan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
b)
Bangsa Indonesia wajib menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai dengan proses musyawarah mufakat.
c)
Bangsa Indonesia mampu menempatkan persatuan, kesatuan serta kepentingan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
d)
Bangsa Indonesia mengakui dan memperlakukan kesederajatan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Reset
