WorksheetsTUGAS BDR KELAS XII MIPA
Total questions: 35
Worksheet time: 35mins
Rahman dan Adi sedang belajar tentang hukum bacaan Al-Qur'an. Mereka menemukan ayat yang berbunyi: وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ. Apabila mim mati bertemu dengan huruf wau pada ayat di atas, maka hukum bacaannya adalah:
Idgham mimi
Ikhfa syafawi
Idgham bigunnah
Izhar syafawi
Idgham bilagunnah
Dimas dan Ratna sedang berdiskusi tentang keterkaitan antara berpikir kritis dengan ciri orang yang berakal (ulil Albab). Mereka merujuk pada pesan Qs, Ali Imron ayat 190 - 191. Apa pendapatmu?
Berbuat dan mengumpulkan amal sholih sebanyak-banyaknya untuk kehidupan pasca kematian, supaya memperoleh kehidupan yang baik di dunia dan sukses di akhirat.
Mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya untuk bekal masa depan.
Bekerja keras supaya memperoleh kehidupan yang layak dan sejahtera di dunia.
Melanjutkan pendidikan ke Perguruan tinggi untuk menggapai cita-cita dan memperoleh pekerjaan serta karir yang bagus.
Melakukan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi supaya tidak ketinggalan oleh negara lain.
Hai Nisa, Dewi, dan Laila! Apa arti yang tepat pada potongan ayat QS. Ali Imran ayat 190?
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ adalah....
sesungguhnya dalam pergantian siang dan malam
sesungguhnya dalam penciptaan manusia
sesungguhnya dalam penciptaan alam semesta
sesugguhnya dalam penciptaan langit dan bumi
dalam pergantian siang dan malam
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّار
Arif, Lina, dan Dian sedang berdiskusi tentang kandungan ayat tersebut. Apa yang mereka temukan?
Ikhtiar dan Raja'
Berikir demokratis
berfikir dan berzikir
Tawakkal dan sabar
Berpikir kritis
Hai Siti, Indah, dan Dewi! Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasul menyebutkan ciri orang yang cerdas yang ditunjukkan oleh pernyataan…
Orang yang rajin beribadah kepada Allah pada siang dan malam
Orang yang menyimpan harapan kosong dan berangan-angan
Orang yang mampu menguasai ilmu pengetahuan
Orang yang senantiasa berintrospeksi diri dan menyiapkan bekal untuk hari akhir
Orang yang mengikuti hawa nafsunya
Hai Adi, Susi, dan Siti! Mari kita belajar hukum tajwid yang benar. Pada ayat di atas, bagaimana seharusnya kita membaca huruf (mim fathahtain bertemu dengan huruf wau tasydid fathah)? Pilihlah jawaban yang tepat!
Izhar
Idgham bilagunnah
Idgham bigunnah
Ikhfa
iklab
Fabi ma rahmatin minallahi lintalahum walau kuntafazzan ghalizal qalbi lanfazzu min hawlika
Hey Siti, Arif, and Nisa! What do you think the essence of the verse QS. Ali Imran ayat 159 is all about?
Speak the truth even if it's bitter
Prohibition against helping the wicked
Encouragement to consult each other
Encouragement to be gentle and kind
Encouragement to help the weak
Sari, Arif, dan Agung sedang berdiskusi tentang sifat-sifat Nabi yang diajarkan dalam Al-Quran, khususnya dalam surat Ali Imran 159. Mereka menemukan istilah "Gholidol Qolbi". Apa sih arti dari istilah tersebut? Mari kita cari tahu!
berhati tidak pemaaf
berhati kasar
berlaku lembut
berhati dengki
berhati mengeluh
Hey Rizky, let's dive into the meaning of the following verse!
وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ
What does it imply?
Jika kita pemurah, maka orang akan memuji kita
Jika kita pemaaf, kita akan memiliki banyak teman
Jika kita keras dan kasar, orang akan menjauh
Jika kita baik, banyak orang akan mendekati kita
Jika kita pintar, kesuksesan akan menghampiri kita di masa depan
Rizky, Siti, and Nisa are discussing how Ajaran Islam allows its followers to express themselves and share their opinions, but with certain conditions. What do you think those conditions are?
Tidak melanggar hak asasi manusia
Harus sesuai norma
Sejalan dengan peraturan yang ada
Tidak bertentangan dengan aturan agama
Tidak bertentangan dengan nurani
Agung dan Nur sedang berdiskusi tentang karakter yang harus dihindari dalam musyawarah. Mereka penasaran, apa makna kata “Fadhon” yang artinya…
Keras
Kasar
Lemah
Lembut
Rahmat
Di antara pernyataan di bawah ini manakah yang termasuk ciri orang yang mengimplementasikan Q.S Al-Imran (3): 159 dan hadist terkait? Mari kita lihat bersama!
1. Arif selalu bersikap lemah lembut jika hendak menyampaikan pendapatnya.
2. Rizal sangat menghargai pendapat orang lain, bahkan yang berbeda sekalipun.
3. Joko menumbuhkan perasaan negatif dan prasangka buruk dengan orang yang berbeda pendapat dengan dia.
4. Arif bersikeras mempertahankan pendapat pribadi karena yakin yang paling benar.
5. Rizal menerima keputusan musyawarah dengan ikhlas, tanpa rasa keberatan.
6. Joko bersikap diskriminatif terhadap pihak yang berlainan paham.
1, 2, 3
4, 5, 6
2, 3, 4
2, 4, 6
1, 2, 5
Rizky, Yuni, dan Adi sedang berdiskusi tentang motto yang tepat yang harus menjadi acuan orang cerdas sesuai dengan hadits Nabi Muhammad Saw yang diriwatkan oleh imam Turmudzi. Mereka ingin tahu, mana di antara pilihan berikut yang paling sesuai?
Buku itu gudangnya ilmu, membaca adalah kuncinya
Belajar sepanjang hayat
Dengan ilmu hidup menjadi mudah
Tiada hari tanpa belajar
Berfikir sebelum bertindak
Agus dan Ina sedang berdiskusi tentang aspek tarbiyah (pendidikan) dari isi kandungan QS, Ali Imron ayat 190-191. Mereka bertanya, yang tidak termasuk dalam aspek tersebut adalah..
Dalam belajar tidak diperbolehkan memikirkan Dzat Allah, karena manusia mempunyai keterbatasan dalam hal tersebut dan dikhawatirkan akan terjerumus dalam berpikir yang tidak sesuai.
Dalam menghadapi semua masalah harus dengan lemah lembut melalui jalur musyawarah untuk mufakat, tidak boleh dengan kasar dan perilaku yang keras.
Jika seseorang memiliki renungan, ia memiliki pelajaran dalam segala perkara.
Hendaknya manusia mempercayai bahwa semua penciptaan Allah tidak ada yang sia-sia.
Akal manusia hendaknya digunakan untuk memikirkan, menganalisa, dan menafsirkan segala ciptaan Allah.
Titi dan Joko sedang berdiskusi tentang manfaat berpikir kritis. Salah satu manfaat yang mereka temukan adalah....
Membaca dan menganalisa gejala alam untuk mengantisipasi terjadinya bencana
Senantiasa bersyukur kepada Allah atas anugerah akal sehat
Senantiasa berpikir jauh kedepan dan makin termotivasi untuk menjadi orang yang visioner
Melakukan kajian –kajian terhadap ayat Al-quran secara lebih mendalam bersama pakar di bidang masing- masing
Semakin bersemangat untuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan diakhirat,dengan meningkatkat amal sholih dan meninggalkan kemaksiatan
Wawan dan Ina sedang belajar tentang hukum bacaan. Mereka bertanya-tanya, hukum bacaan yang tepat pada kata إِنَّ adalah.... Apa jawabannya?
mad thabi'i
mad badal
gunnah
idgam bigunnah
idgam bilagunnah
Rani dan Wahyu sedang berdiskusi tentang ciri-ciri seorang ulil albab. Mereka bertanya-tanya, berikut yang termasuk ciri-ciri seorang ulil albab adalah....
takut kepada adzab Allah
semangat belajar dari kitab suci dan sejarah
mendermakan sebagian harta yang dimiliki
senantiasa berfikir dan berzikir
rajin beribadah dan bekerja
Hai Surya dan Nur! Mari kita lihat potongan ayat berikut:
وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ
Apa yang bisa kita pelajari dari ayat ini?
kalau kita baik, maka akan didekati banyak orang
kalau kita keras lagi kasar maka akan ditinggalkan orang
kalau kita pemurah maka akan disanjung orang
kalau kita pintar makan akan sukses dikemudian hari
kalau engjau pelit maka akan dijauhi orang
Hai Titi, Dedi, dan Faisal! Perhatikan potongan ayat berikut!
.....الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ
Sambungan ayat yang tepat pada potongan ayat tersebut adalah....
فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ
وَيَتَفَكَّرُونَ
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا
سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ
Hey Nisa and Ratna! Dalam potongan ayat وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ, apa sih perintah yang terkandung di dalamnya?
perintah untuk bersedekah
perintah untuk berbuat baik
perintah untuk bermusyawarah
perintah untuk shalat
perintah untuk belajar dengan sungguh-sungguh
Rudi dan Nur sedang berdiskusi tentang keterkaitan antara berpikir kritis dengan ciri orang yang berakal (ulil Albab). Mereka merujuk pada pesan Qs, Ali Imron ayat 190 - 191. Apa pendapatmu?
Berbuat dan mengumpulkan amal sholih sebanyak-banyaknya untuk kehidupan pasca kematian, supaya memperoleh kehidupan yang baik di dunia dan sukses di akhirat.
Mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya untuk bekal masa depan.
Bekerja keras supaya memperoleh kehidupan yang layak dan sejahtera di dunia.
Melanjutkan pendidikan ke Perguruan tinggi untuk menggapai cita-cita dan memperoleh pekerjaan serta karir yang bagus.
Melakukan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi supaya tidak ketinggalan oleh negara lain.
Hey Dedi, can you find the right interpretation of the verse from QS. Ali Imran ayat 190?
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ adalah....
sesungguhnya dalam pergantian siang dan malam
sesungguhnya dalam penciptaan manusia
sesungguhnya dalam penciptaan alam semesta
sesugguhnya dalam penciptaan langit dan bumi
dalam pergantian siang dan malam
Hai Dewi dan Tiara! Yuk, kita cari tahu bersama-sama, mana saja yang termasuk asbabun nuzul dari Q.S Al-Imran (3): 190-191 berdasarkan pilihan di bawah ini!
Tentang orang quraisy mendatangi nabi agar Muhammad agar berdoa dan menjadikan bukit safa menjadi emas
Kaum quraisy berusaha mempengaruhi nabi Muhammad dengan menawarkan harta kekayaan dan menikahi wanita mana saja dengan syarat menyembah tuhan mereka selama setahun
Menurut riwayat ibnu abas bahwa setelah perang badar rasulullah meminta pendapat tentang para tawanan perang badar yang terjadi adanya perbedaan pendapat antara abu bakar dan umar bin khatab
Ayat ini turun karena adanya permasalahan sa’ad bin abi waqash saat dirinya memeluk islam dan ibunya tidak setuju hingga tidak mau makan dan minum selama tiga hari, lalu sa’ad menemui nabi Muhammad lalu turunlah ayat ini
Bahwa ada segolongan manusia yang menyembah jin kemudian jin itu memeluk islam namun sebagian yang lain masih menyembah jin
Joko dan Siti sedang berdiskusi tentang hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Mereka ingin tahu ciri orang yang cerdas yang ditunjukkan oleh pernyataan…
Orang yang rajin beribadah kepada Allah pada siang dan malam
Orang yang menyimpan harapan kosong dan berangan-angan
Orang yang mampu menguasai ilmu pengetahuan
Orang yang senantiasa berintrospeksi diri dan menyiapkan bekal untuk hari akhir
Orang yang mengikuti hawa nafsunya
Halo Nur, Heri, dan Rizky! Mari kita pikirkan bersama. Apabila mim mati bertemu dengan huruf wau pada ayat diatas, maka hukum bacaannya adalah:
Idgham mimi
Ikhfa syafawi
Idgham bigunnah
Izhar syafawi
Idgham bilagunnah
Fabi ma rahmatin minallahi lintalahum walau kuntafazzan ghalizal qalbi lanfazzu min hawlik
Wahyu dan Rudi sedang berdiskusi tentang kandungan potongan QS. Ali Imran ayat 159 tersebut. Apa yang mereka temukan?
katakan yang benar walaupun pahit
larangan menolong orang jahat
anjuran bermusyawarah
anjuran untuk berlemah lembut
anjuran menolong orang lemah
Rina dan Siti sedang belajar hukum bacaan. Mereka bertanya, hukum bacaan dari kalimat مِنْ حَوْلِكَ adalah?
idzhar syafawi
idgam bigunnah
idzhar halqi
idzhar wajib
idga bilagunnah
Hey Nisa, Adi, and Agung! Yuk, kita bahas tentang aspek tarbiyah (pendidikan) dari isi kandungan QS, Ali Imron ayat 190-191. Yang mana sih yang tidak termasuk di dalamnya?
Dalam belajar tidak diperbolehkan memikirkan Dzat Allah, karena manusia mempunyai keterbatasan dalam hal tersebut dan dikhawatirkan akan terjerumus dalam berpikir yang tidak sesuai.
Dalam menghadapi semua masalah harus dengan lemah lembut melalui jalur musyawarah untuk mufakat, tidak boleh dengan kasar dan perilaku yang keras.
Jika seseorang memiliki renungan, ia memiliki pelajaran dalam segala perkara.
Hendaknya manusia mempercayai bahwa semua penciptaan Allah tidak ada yang sia-sia.
Akal manusia hendaknya digunakan untuk memikirkan, menganalisa, dan menafsirkan segala ciptaan Allah.
Nita dan Susi sedang berdiskusi tentang bagaimana orang yang berfikir cerdas akan menganggap bahwa hidup di dunia adalah...
Merupakan penjelajahan
Mengarungi samudra luas
Mencari kekayaan sebanyak-banyaknya
Musafir yang berteduh dibawah pohon, lalu meninggalkannya
Ulil albab adalah orang yang senantiasa menggunakan akalnya dalam kondisi apapun, dan didasari dengan... Mari kita lihat apa yang dipilih oleh Adi, Dewi, dan Rizky!
Ambisi
Semangat
Dzikrullah
Rasa ragu
Teman-teman, Titi, Ratna, dan Nur sedang berdiskusi tentang ciri-ciri orang yang akan bahagia. Di bawah ini, mana yang bukan merupakan ciri-ciri orang yang akan bahagia?
berfikir positif
dalam urusan dunia, selalu melihat ke bawah
dalam urusan akhirat, selalu melihat ke atas
mudah bersyukur
iri terhadap kejayaan seseorang
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi di mana musyawarah menjadi kunci untuk mencapai kesepakatan. Seperti yang diajarkan dalam ajaran Islam, bermusyawarah dengan baik dan benar adalah modal dasar untuk memelihara dan mengembangkan nilai-nilai tersebut. Mari kita lihat bagaimana Sri, Angga, dan Adi berinteraksi dalam musyawarah. Berikut ini yang termasuk contoh perilaku mengutamakan musyawarah, adalah ….
hanya mau mendengarkan pendapat orang yang dekat
mengabaikan argumentasi yang dipaparkan lawan bicara
bersikukuh dengan pendapat sendiri sekalipun tidak benar
suka menghargai pendapat orang dalam musyawarah
memilih melakukan voting dalam setiap keputusan
Dalam konteks ajaran Islam, pentingnya musyawarah dapat dilihat dari banyaknya ayat yang mendorong umat untuk saling berdiskusi. Rani, Laila, dan Susi seringkali berkumpul untuk membahas berbagai masalah. Salah satu manfaat musyawarah yang mereka temukan adalah...
menyelesaikan masalah dengan cepat tanpa diskusi
mendapatkan keputusan yang lebih baik melalui pertimbangan bersama
menghindari pendapat orang lain yang berbeda
menyebarkan kebingungan di antara anggota kelompok
membuat keputusan sepihak tanpa melibatkan orang lain
Perhatikan potongan ayat berikut: وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ. Dedi, Adi, dan Agung sedang berdiskusi. Apa sambungan ayat yang tepat setelah potongan tersebut?
قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ
قَالُوا نَحْنُ أَحْسَنُ مِنْهُمْ
قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُؤْمِنُونَ
قَالُوا نَحْنُ أَكْثَرُ مِنْهُمْ
قَالُوا نَحْنُ نَفْهَمُ أَكْثَرُ مِنْهُمْ
Halo teman-teman! Saat kita membaca Al-Qur'an, ada hukum bacaan yang sangat penting untuk diperhatikan. Nah, hukum bacaan yang tepat pada kata مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ itu apa ya? Mari kita cari tahu bersama!
mad thabi'i
gunnah
idgam bigunnah
izhar
idgam bilagunnah
