WorksheetsPRE & POST TEST COSO ERM INTEGRATED WORKSHOP
Total questions: 25
Worksheet time: 16mins
Krisis keuangan dan moneter sering terjadi di dunia dan cenderung berulang. Hal ini terutama dikarenakan masalah fundamental:
Semua pernyataan salah
Penerapan “profit/revenue sharing”
Penggunaan emas sebagai cadangan dan backup alat bayar
Penggunaan sistem “fiat money”
Penyebab utama krisis keuangan Indonesia pada tahun 1998 yang merontokkan perbankan nasional adalah:
Lonjakan/kenaikan suku bunga abnormnal
Lonjakan/kenaikan kurs US$ abnormnal
Lonjakan/kenaikan harga BBM dunia
Kelangkaan valuta US$
"Climate change" yang sering terdengar, dapat dikategorikan sebagai:
Systemic risk
Credit risk
Market risk
Operational risk
Risk Management Framework menyatakan “implementasi manajemen risiko adalah untuk “melindungi & menciptakan nilai”. Ketika pernyataan ini dikaitkan dengan laporan keuangan, “melindungi & menciptakan nilai” lebih mengarah kepada komponen:
Arus kas dan likuditas bank
Liabilitas bank
Aset bank
Ekuitas bank
Dalam Risk Management Framework, Fungsi Manajemen Risiko adalah merupakan.
Supporting unit di dalam organisasi bank
Risk averse
Pengawas pengelolaan risiko
Kompas dan rem bagi pengembangan bisnis dan pencapaian rencana bisnis bank
Expected loss dikelola melalui sistem manajemen risiko yang handal. Salah satu model sistem manajemen risiko dimaksud adalah COSO’s ERM Framework. Output sistem manajemen risiko adalah.
Residual risk
Unexpected loss
Capital Adequacy Ratio
Risk monitoring
Terdapat beberapa model sistem penerapan manajemen risiko. Yang popular saat ini adalah Basel Accord, COSO ERM dan ISO 31000 Risk Management. Pilihlah pernyataan yang benar terkait ketiga risk management model ini:
Basel Accord diterbitkan oleh bank sentral G10 countries, ISO 31000 dikembangkan oleh Asosiasi profesi akuntan dan auditing, dan COSO ERM dikembangkan oleh International Organization for Standardization.
ISO 31000 dikembangkan oleh International Organization for Standardization, Basel Accord dikembangkan oleh Asosiasi profesi akuntan dan auditing, dan COSO ERM dikembangkan oleh bank sentral G10 countries
Basel Accord dikembangkan oleh Asosiasi profesi akuntan dan auditing, COSO ERM dikembangkan oleh International Organization for Standardization dan ISO 31000 dikembangkan oleh bank sentral G10 countries
Semua jawaban tidak benar
Basel Accord, COSO ERM dan ISO 31000 Risk Management memiliki fokus yang berbeda. Pilihlah pernyataan yang salah:
Basel Accord, COSO ERM dan ISO 31000 Risk Management bertujuan menyediakan kerangka kerja manajemen risiko untuk diterapkan pada entitas.
Basel Accord mencakup upaya meningkatkan kualitas implementasi manajemen risiko
ISO 31000 Risk Management fokus kepada penyediaan permodalan dan likuiditas yang ketat bagi entitas usaha
Salah satu orientasi COSO ERM adalah menyediakan standar tatakelola dan auditing aktivitas dan implementasi manajemen risiko
Backtesting membandingkan data kerugian posisi akibat pergerakan pasar pada laporan laba rugi harian vs pengukuran VaR harian berdasarkan 1 hari kepemilikan. Pengujian dan pengukuran ini dilakukan atas rentang waktu:
60 hari kerja
90 hari kerja
180 hari kerja
250 hari kerja
Resume prosedur backtesting disimpulkan ke dalam tiga zona. Green Zone, Yellow Zone & Red Zone. Makna dari setiap zona adalah:
Green Zone = pengukuran risk management tidak dapat dihandalkan dan perlu perbaikan fundamental;
Yellow Zone = pengukuran risk management dapat dihandalkan;
Red Zone = terdapat keraguan pada kehandalan pengukuran risk management dan perlu enhancement.
Green Zone = terdapat keraguan pada kehandalan pengukuran risk management dan perlu enhancement;
Yellow Zone = pengukuran risk management tidak dapat dihandalkan dan perlu perbaikan fundamental;
Red Zone = pengukuran risk management dapat dihandalkan.
Green Zone = pengukuran risk management dapat dihandalkan;
Yellow Zone = terdapat keraguan pada kehandalan pengukuran risk management dan perlu enhancement;
Red Zone = pengukuran risk management tidak dapat dihandalkan dan perlu perbaikan fundamental.
Green Zone = pengukuran risk management dapat dihandalkan ;
Yellow Zone = pengukuran risk management tidak dapat dihandalkan dan perlu perbaikan fundamental;
Red Zone = terdapat keraguan pada kehandalan pengukuran risk management dan perlu enhancement.
Jika dari proses market risk backtesting ditemukan 6 data penyimpangan (exceptions) dimana kerugian aktual yang diakui pada laporan laba rugi harian lebih besar dari pengukuran VaR, maka model VAR yang digunakan akan masuk ke dalam zona:
Grey zone
Green zone
Yellow zone
Red zone
Pilihlah pernyataan yang salah terkait syarat dasar yang perlu dimiliki oleh bank agar dapat melakukan market risk backtesting:
Implementasi VAR untuk mengukur risiko pasar
Ketersediaan database VAR dan laba rugi harian atas posisi risiko pasar
Implementasi stress testing
Implementasi metode standardized approach
Ruang lingkup credit risk backtesting adalah mengukur kehandalan sejumlah aspek, kecuali:
Probability of default
Stress testing Probability of default
Unexpected Loss
Credit impairment
Perhitungan statistik yang menguantifikasi kemungkinan kerugian atas suatu portofolio keuangan dalam batasan rentang waktu tertentu disebut:
Value at Risk
Probability of default
Liquidity coverage risk
Credit Rating atau Credit Risk
Cara mengukur PD (probability of default) suatu debtor memiliki adalah menggunakan pendekatan:
Impairment measurement
Credit rating transition matrix
Credit rating system
Semua jawaban benar
COSO ERM meminta entitas melihat risiko melalui pendekatan:
Individual view
Portofolio view
Holistic view
Composite view
Istilah yang menggambarkan nilai, keyakinan, pengetahuan, sikap dan pemahaman tentang risiko yang dianut oleh sekelompok orang dengan tujuan yang sama adalah:
Risk respond
Risk appetite
Risk culture
Risk measurement
Pilihlah pernyataan yang salah terkait inherent risk, expected loss dan unexpected loss:
Salah satu contoh inherent risk adalah pemalsuan tandatangan
Entitas harus menetapkan risk appetite dan risk tolerance atas inherent risk
Pengukuran likelihood and impact atas inherent risk menghasilkan expected loss
Expected loss yang tidak dikelola dengan baik akan menghasilkan unexpected loss.
Tata kelola dan budaya risiko; strategi & objective-setting; performance (risiko diidentifikasi, dinilai & diprioritisasi selaras dengan risk appetite & decides responds); review and revision; informasi & komunikasi, adalah komponen utama:
Basel Accord
COSO ERM
ISO 31000 Risk Management
Semua salah
Proses menyelidiki bencana keuangan masa lalu untuk mengungkap akar penyebabnya; menilai ketahanan bank mulai dari titik kegagalan dan menelusuri peristiwa yang mengarah ke krisis; investigasi mengungkap risiko dan kerentanan; menyoroti risiko yang mungkin tidak terdeteksi, adalah sebuah pendekatan yang disebut:
Internal measurement approach (IMA)
Stress testing
Reverse stress testing
Internal rating based approach (IRBA)
COSO’s ERM menetapkan, manajemen harus melihat dan menganalisa ……….:
individual risiko secara utuh
individual risiko secara independen
individual risiko dan korelasi antar individual risiko
individual risiko secara mandiri
Pernyataan yang salah terkait "Risk Appetite" adalah:
Jumlah risiko yang bersedia diterima oleh suatu entitas dalam upaya mencapai target
Risk appetite bersifat dinamis dan ditetapkan sebagai bagian dari rencana bisnis bank
Internal Auditor berperan besar memastikan Risk Appetite telah ditetapkan di dalam rencana bisnis bank
Satuan Kerja Manajemen Risiko harus menetapkan ukuran risk appetite secara permanen di dalam Kebijakan Manajemen Risiko
Pernyataan yang salah terkait dengan "Risk Tolerance" adalah:
Secara kuantitatif, “risk tolerance > risk appetite”
Secara kualitatif, “risk tolerance > risk appetite”
Secara kualitatif, “risk tolerance > risk capacity”
Secara kuantitatif, “risk capacity > risk tolerance”
Pernyataan yang salah terkait dengan "Risk Limit" adalah:
Secara kuantitatif, “risk tolerance > risk limit”
Secara kualitatif, “risk limit < risk appetite”
Secara kualitatif, “risk capacity > risk limit”
Secara kuantitatif, “risk tolerance < risk limit”
COSO ERM framework mencakup panduan mengenai respon manajemen entitas atas suatu risiko (“risk respond”). Pilihlah pernyataan yang salah terkait risk respond:
Tidak ada pernyataan yang salah (semua benar)
Respond atas high likelihood - low impact risk -> Share the risk
Respond atas low likelihood - low low impact risk -> Accept the risk
Respond atas high likelihood - high impact risk -> Mitigate & control the risk
