Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Ak PBS ke-1

Total questions: 10

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

faktor pendorong tumbuhnya perbankan syariah di Indonesia

a)
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk keuangan syariah.
b)
Meningkatnya minat investasi di pasar saham.
c)
Penurunan suku bunga bank konvensional.
d)
Peningkatan jumlah bank asing di Indonesia.
2.

Ketika perbankan syariah pertama kali hadir di Indonesia, belum ada standar akuntansi yang khusus mengatur transaksi-transaksi yang unik dalam sistem perbankan ini. Sebagai solusi sementara, bank-bank syariah mengadopsi standar akuntansi yang merupakan standar akuntansi untuk perbankan konvensional.

a)
Bank-bank syariah menggunakan standar akuntansi internasional.
b)
Bank-bank syariah tidak memerlukan standar akuntansi.
c)
Bank-bank syariah mengembangkan standar akuntansi baru.
d)
Bank-bank syariah mengadopsi standar akuntansi perbankan konvensional.
3.

Tidak adanya alternatif standar akuntansi sebelum PSAK 59 menjadikan PSAK 31 satu-satunya standar akuntansi yang tersedia dan digunakan bank syariah. Penggunaan PSAK 31  menimbulkan masalah. masalah apa itu?

a)
Masalah yang timbul adalah ketidakcukupan PSAK 31 dalam menangani transaksi keuangan syariah secara tepat.
b)

PSAK 31 tepat digunakan oleh seluruh bank .

c)
PSAK 31 tidak memiliki dampak pada laporan keuangan.
d)
PSAK 31 sepenuhnya memenuhi kebutuhan bank syariah.
4.

Sebagai respons terhadap kebutuhan, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mengeluarkan PSAK 59 pada tahun 2002. PSAK 59 ini secara khusus dirancang untuk mengatur akuntansi perbankan syariah. apa hal yang menjadi psak 59 menjadi standar perbankan syariah

a)
PSAK 59 hanya berlaku untuk lembaga keuangan non-syariah.
b)
PSAK 59 mengatur akuntansi perbankan syariah sesuai dengan prinsip syariah Islam.
c)
PSAK 59 tidak memiliki hubungan dengan prinsip syariah Islam.
d)
PSAK 59 mengatur akuntansi konvensional untuk bank umum.
5.

Salah satu isi dari PSAK 59 adalah Memberikan pedoman tentang kapan suatu transaksi harus diakui dalam laporan keuangan, seperti saat terjadi pertukaran sumber daya ekonomi. apa yang di maksud pernyataan ini?

a)

Pengakuan

b)

Pengukuran

c)

Penyajian

d)

Pengungkapan

6.
  1. Bank dapat bertindak baik sebagai pemilik dana maupun

pengelola dana. Apabila bank bertindak sebagai pemililk dana, maka dana yang disalurkan disebut?

a)

Murabahah

b)

Mudharabah

c)

Salam

d)

Istisnha

7.

Perbedaan Murabahah yang ada di neraca sisi aktiva dan passiva adalah?

a)
Aktiva mencerminkan kewajiban dari pembiayaan, sedangkan passiva mencerminkan aset yang dibiayai.
b)
Aktiva dan passiva tidak memiliki hubungan dengan pembiayaan.
c)
Aktiva mencerminkan aset yang dibiayai, sedangkan passiva mencerminkan kewajiban dari pembiayaan.
d)
Aktiva dan passiva keduanya mencerminkan aset yang sama dalam neraca.
8.

KDPPLK Syariah pertama kali disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) pada 27 Juni 2007 dan berlaku hingga saat ini. adapun fokusnya adalah

a)

Menyediakan kerangka konseptual yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah

b)
Penyusunan laporan pajak untuk perusahaan non-syariah.
c)
Pengelolaan dana investasi konvensional.
d)
Penyusunan laporan keuangan berdasarkan standar internasional.
9.

Pengertian transaksi syariah yang dimaksud dalam kerangka dasar ini adalah transaksi yang dilakukan berdasarkan prinsip syariah. adapun asas transaksi syariah adalah

a)
Asas transaksi syariah adalah kerugian, ketidakadilan, dan ketidakpastian.
b)
Asas transaksi syariah adalah kehalalan, keadilan, dan tidak merugikan.
c)
Asas transaksi syariah adalah kebebasan penuh, persaingan, dan eksploitasi.
d)
Asas transaksi syariah adalah keuntungan maksimal, spekulasi, dan ketidakpastian.
10.

Perbedaan asumsi dasar akrual dan kas pada kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah

a)
Akrual mencatat transaksi saat uang diterima, sedangkan kas mencatat saat terjadi.
b)
Akrual mencatat semua transaksi tanpa mempertimbangkan waktu, sedangkan kas tidak mencatat transaksi sama sekali.
c)
Akrual mencatat transaksi saat terjadi, sedangkan kas mencatat saat uang diterima atau dibayarkan.
d)
Akrual dan kas mencatat transaksi pada waktu yang sama.