Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Materi Pelatihan dan Asesmen

Total questions: 67

Worksheet time: 3hrs 11mins

Name
Class
Date
1.

Menyiapkan proses validasi

4 lines
2.

Memberikan kontribusi dalam proses validasi

4 lines
3.

Memberikan kontribusi untuk hasil validasi

4 lines
4.

Lembar Instruksi Kerja_1

4 lines
5.

Informasi Umum

4 lines
6.

Soal Praktik

4 lines
7.

Penilaian Praktik

4 lines
8.

Lembar Instruksi Kerja_2

4 lines
9.

Informasi Umum

4 lines
10.

Soal Praktik

4 lines
11.

Penilaian Praktik

4 lines
12.

Lembar Instruksi Kerja_3

4 lines
13.

Informasi Umum

4 lines
14.

Soal Praktik

4 lines
15.

Penilaian Praktik

4 lines
16.

Kamus Istilah

4 lines
17.

Referensi

4 lines
18.

Unit Kompetensi

4 lines
19.

Daftar Nama Penyusun

4 lines
20.

Apa yang dimaksud dengan SKKNI?

4 lines
21.

Apa itu SOP dalam konteks pekerjaan?

4 lines
22.

Apa yang dimaksud dengan TUK?

4 lines
23.

Apa yang dimaksud dengan KUK?

4 lines
24.

Sebutkan komponen yang terdapat dalam modul pelatihan!

4 lines
25.

Apa saja ketentuan panduan penggunaan modul?

4 lines
26.

Apa yang dapat dijadikan referensi bagi para master asesor?

4 lines
27.

Apa saja proses pembelajaran yang dapat disampaikan?

4 lines
28.

Apa yang dapat menjadi bahan dan gagasan untuk dikembangkan oleh master asesor?

4 lines
29.

Bagaimana evaluasi pencapaian kompetensi peserta dapat dilaksanakan?

4 lines
30.

Apa yang dimaksud dengan referensi dalam penyusunan buku panduan pelatihan?

4 lines
31.

Apa yang dimaksud dengan lampiran dalam buku panduan pelatihan?

4 lines
32.

Apa capaian unit kompetensi dalam memberikan kontribusi dalam validasi asesmen?

4 lines
33.

Apa yang harus dikonfirmasi dan didiskusikan dengan orang yang relevan?

4 lines
34.

Apa yang dihasilkan dari dokumen persiapan proses validasi?

4 lines
35.

Apa saja aspek yang perlu dijelaskan dalam validasi?

4 lines
36.

Apa yang harus dianalisis dan disepakati dalam acuan pembanding untuk asesmen?

4 lines
37.

Apa yang harus diidentifikasi dan disepakati dalam dokumen terkait proses validasi?

4 lines
38.

Apa yang dimaksud dengan partisipasi aktif dalam sesi dan kegiatan?

4 lines
39.

Mendemonstrasikan partisipasi aktif dalam sesi dan kegiatan validasi dengan menggunakan keterampilan komunikasi yang sesuai dengan jelas.

4 lines
40.

Merekam hasil partisipasi dalam sesi dan hasil kegiatan berupa temuan hasil validasi sesuai dengan prinsip asemen dan aturan bukti.

4 lines
41.

Melakukan tinjauan, perbandingan dan evaluasi sesuai dengan prinsip asesmen dan aturan bukti secara logis dan jelas.

4 lines
42.

Memeriksa semua dokumen yang digunakan dalam proses validasi keakuratan dan keterkinian versinya dengan jelas.

4 lines
43.

Tinjauan, perbandingan dan evaluasi dilakukan evaluasi keputusan asesmen berdasarkan bukti-bukti dengan jelas dan logis.

4 lines
44.

Semua dokumen yang digunakan dalam proses validasi diperiksa keakuratan dan keterkinian versi.

4 lines
45.

Mendiskusikan, menganalisis dan menyepakati bersama temuan validasi untuk mendukung perbaikan kualitas asesmen dengan jelas.

4 lines
46.

Mendiskusikan, menyepakati dan mencatat rekomendasi-rekomendasi untuk meningkatkan praktik asesmen.

4 lines
47.

Perubahan terhadap praktik pelaksanaan asesmen yang timbul akibat kegiatan validasi dan sesuai dengan peran serta tanggung jawab dalam melakukan asesmen, diimplementasikan.

4 lines
48.

Asesmen berbasis kompetensi perlu memastikan proses asesmen berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

4 lines
49.

Apa pengertian validasi dalam proses asesmen?

4 lines
50.

Mengapa memberikan kontribusi dalam validasi asesmen sangat penting?

4 lines
51.

Dimana proses validasi dapat dilakukan?

4 lines
52.

Kapan memberikan kontribusi dalam validasi asesmen dilakukan?

4 lines
53.

Siapa saja yang terlibat dalam memberikan kontribusi dalam validasi asesmen?

4 lines
54.

Bagaimana langkah-langkah untuk memberikan validasi dalam asesmen?

4 lines
55.

Pengertian validasi adalah sebuah proses yang melibatkan asesor yang bekerja sama untuk meninjau, membandingkan dan mengevaluasi proses asesmen dan hasil asesmen terkait dengan unit kompetensi atau unit-unit kompetensi yang dijadikan acuan dalam melaksanakan asesmen. Hal ini meliput validasi metode/ perangkat asesmen, bukti yang dikumpulkan menggunakan metode asesmen/ perangkat, dan interpretasi bukti untuk membuat keputusan asesmen. Validasi asesmen yang merupakan proses kolaborasi, memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang terdiri dari: Keterampilan merencanakan untuk dapat memberikan kontribusi yang efektif pada kegiatan asesmen dalam jangka waktu yang disepakati.

4 lines
56.

Aspek kritis (penting) validasi adalah aktivitas-aktivitas yang memastikan bahwa validasi melalui mengkaji, membandingkan dan mengevaluasi menghasil temuan sesuai dengan prinsip asesmen dan aturan bukti. Pada saat validasi asesemen, hal-hal penting yang harus divalidasi adalah: Proses asesmen, Metode dan perangkat asesmen, Bukti-bukti yang dikumpulkan, Keputusan asesmen.

4 lines
57.

Validasi sebelum asesmen, perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan jika terjadi kekurangan atau ketidaksesuaian terhadap perangkat dan metode asesmen. Fokus validasi yang dilaksanakan sebelum asesmen mencakup: Validasi rencana asesmen, Validasi perangkat asesmen, Validasi interpretasi unit/unit-unit kompetensi yang akan diases, Validasi penetapan bukti-bukti yang diperlukan.

4 lines
58.

Validasi saat asesmen fokus pada:

a)

Validasi kinerja asesor saat melaksanakan asesmen.

b)

Validasi proses asesmen pada melaksanaan asesmen.

59.

Kegiatan validasi setelah asesmen fokus pada:

a)

Validasi efektivitas perangkat asesmen dan proses asesmen

b)

Validasi standar kinerja yang telah dicapai

c)

Validasi bukti-bukti yang dikumpulkan

d)

Validasi akurasi dan konsistensi keputusan asesmen

60.

Tujuan dan fokus validasi adalah memastikan kualitas dari sistem dan proses asesmen pada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dimana berfokus untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan proses asesmen mematuhi standar kompetensi, pedoman BNSP, standar operasional prosedur pada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) serta auditor internal maupun eksternal.

4 lines
61.

Apa tujuan dan fokus validasi yang meliputi bagian dari proses penjaminan mutu organisasi?

4 lines
62.

Sebutkan beberapa konteks validasi yang dapat dilakukan!

4 lines
63.

Apa saja pendekatan validasi yang dapat dilakukan?

4 lines
64.

Sebutkan kemungkinan konteks validasi yang dipilih!

4 lines
65.

Siapa saja pihak yang relevan yang harus ada dalam proses validasi?

a)

Asesor lain yang terlibat dalam pelaksanaan validasi

b)

Lead asesor

c)

Manajer, supervisor

d)

Ahli di bidangnya, termasuk ahli K3 dan ahli bahasa

e)

Spesialis bidang literasi dan numerasi

66.

Apa yang digunakan sebagai acuan pembanding dalam proses validasi?

a)

Skema sertifikasi

b)

Standar kompetensi

c)

Standar industri

d)

Dokumen lain

67.

Apa yang perlu dilakukan pada saat proses memberikan kontribusi pada validasi asesmen?

4 lines