wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PKK Xl AKL

Total questions: 15

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Dalam penentuan titik impas  perlu diketahui terlebih dulu hal-hal dibawah ini agar titik impas dapat ditentukan dengan tepat. Yang bukan faktor dalam penentuan titik impas adalah......

a)

Tingkat laba yang ingin dicapai dalam suatu periode

b)

Kapasitas produksi yang tersedia, atau yang mungkin dapat ditingkatkan.

c)

Besarnya biaya yang harus dikeluarkan, mencakup biaya tetap maupun biaya variabel.

d)

Kerugian yang harus ditanggung

2.

Sebelum memproduksi suatu produk, seorang wirausahawan terlebih dulu merencanakan seberapa besar laba yang diinginkan dan ketika menjalankan usaha tentunya akan mengeluarkan biaya produksi. Hal tersebut dikarenakan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap harga jual dan begitu pula sebaliknya, sehingga dengan penentuan titik impas (Break Event Point) tersebut dapat diketahui jumlah barang dan harga yang pada penjualan. Suatu keadaan dimana dalam suatu kegiatan usaha, seorang wirausahawan tidak mendapat untung maupun rugi/ impas (penghasilan = total biaya) adalah......

a)

Laba

b)

Titik impas

c)

Rugi

d)

Keuntungan

3.

Berdasarkan sifat perlindungan terhadap lingkungan, kemasan dibagi menjadi 3 macam yaitu Kemasan hermetis, Kemasan tahan cahaya, dan Kemasan suhu tinggi. Yang dimaksud dengan kemasan hermetis adalah ..........

a)

Wadah yang tidak bersifat transparan, misalnya kemasan logam, kertas, dan foil. Kemasan ini cocok untuk bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta makanan yang difermentasi.

b)

Kemasan yang digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan, sterilisasi, atau pasteurisasi.

c)

Wadah yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, misalnya kaleng dan botol gelas.

d)

Wadah yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik.

4.

Cara-cara pengemasan berhubungan erat dengan kondisi produk yang dikemas serta cara transportasinya. Pada prinsipnya pengemas harus memberikan kondisi yang sesuai dan berperan sebagai pelindung bagi kemungkinan perubahan keadaan yang dapat mempengaruhi kualitas isi kemasan maupun bahan kemasan itu sendiri. Kemasan dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal. Di antara kemasan yang tergolong dari frekuensi pemakaian adalah......

a)

Kemasan Primer

b)

Kemasan fleksibel

c)

Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip)

d)

Kemasan tahan cahaya

5.

Dengan adanya persyaratan yang harus dipenuhi kemasan tersebut maka wirausahawan makanan memiliki dasar pertimbangan dalam memilih bahan baku kemasan, desain kemasan dan jenis kemasan. Dalam rangka memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut maka kemasan harus memiliki beberapa sifat. Sifat tidak bereaksi dan menyebabkan reaksi kimia) sehingga dapat mempertahankan warna, aroma, dan cita rasa produk yang dikemas di sebut......

a)

Permeabel terhadap udara

b)

Bersifat non toksik dan inert

c)

Kedap air

d)

Kuat dan tidak mudah bocor

6.

Kegiatan penempatan produksi ke dalam wadah dengan segala jenis material lainnya yang dilakukan oleh produsen untuk disampaikan kepada konsumen

a)

Produksi

b)

Distribusi

c)

Kemasan

d)

Pemasaran

7.

Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT. Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan (strengths), peluang (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Analisis ini didahului oleh proses identiikasi faktor eksternal dan internal. Di bawah ini yang bukan manfaat dari analisa SWOT?

a)

Untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan usaha sebagai alat penyusun strategi.

b)

Memaksimalkan kekuatan dan peluang tetapi secara bersamaan dapat menimbulkan kelemahan dan ancaman.

c)

Menentukan strategi pengembangan usaha dalam jangka panjang sehingga arah tujuan dapat dicapai dengan jelas dan dapat dilakukan pengambilan keputusan secara cepat

d)

Mewawancarai pengusaha dengan menggunakan kuisioner

8.

Seseorang yang akan memulai usaha makanan olahan lele sebaiknya membuat perencanaan yang disusun dalam sebuah proposal. Isi proposal meliputi penjelasan tentang seperti yang disebutkan di bawah ini kecuali.......

a)

Visi dan misi

b)

Tujuan dan maksud

c)

Strategi pasar

d)

Keuntungan yang diperoleh

9.

Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha makanan olahan lele adalah menentukan.......

a)

Segmentasi pasar

b)

Harga jual

c)

Lokasi usaha

d)

Ide usaha

10.

Jiwa kewirausahaan bukan merupakan kemampuan yang sudah jadi, artinya seorang wirausahawan membutuhkan proses dan waktu agar jiwa kewirausahaan sungguh sungguh tertanam dalam dirinya. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk membina kewirausahaan adalah kecuali........

a)

Membuat program kerja (perencanaan) yang jelas dan tepat

b)

Mengadakan pengorganisasian (pengaturan) dan pengawasan yang ketat terhadap faktor-faktor produksi.

c)

Memberi sanksi karyawan

d)

Memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai terhadap para karyawan agar mereka mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

11.

Faktor produksi kewirausahaan adalah faktor produksi yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam menentukan faktor-faktor produksi. Faktor produksi kewirausahaan sangat diperlukan dalam mengendalikan dan mengelola usaha makanan internasional. Seorang wirausahawan harus memiliki keahlian sebagai berikut, kecuali......

a)

Keahlian memimpin (managerial skill)

b)

Keahlian teknologi (technological skill)

c)

Keahlian organisasi (organization skill)

d)

Keahlian pemasaran

12.

Faktor produksi modal adalah setiap benda atau alat yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa ataupun dapat digunakan dalam proses produksi. Barang-barang modal yang dapat digunakan beberapa kali proses produksi seperti warung, alat memasak, dan kendaraan di sebut modal......

a)

Modal tetap

b)

Modal lancar

c)

Modal nyata

d)

Modal perorangan

13.

Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan isik berupa keterampilan dan merupakan tenaga kerja pelaksana. Sedangkan tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus sebelum memasuki dunia kerja misalnya chef (ahli masak) di sebut.......

a)

Tenaga kerja terdidik

b)

Tenaga kerja rohani

c)

Tenaga kerja tidak terdidik

d)

Tenaga kerja terlatih

14.

Suatu produksi tidak akan berjalan tanpa adanya faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi adalah setiap benda atau jasa yang digunakan untuk menciptakan, menghasilkan, atau meningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa. Faktor faktor produksi merupakan sumber daya ekonomi yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa. Dibawah ini yang bukan termasuk faktor produksi adalah......

a)

faktor produksi alam

b)

faktor produksi tenaga kerja

c)

faktor produksi alam modal

d)

faktor produksi buatan

15.

Banyaknya jenis makanan olahan hewani tentu saja akan membuat wirausahaan pemula akan bingung untuk menentukan jenis makanan yang akan dibuat. Sebelum memulai usaha makanan olahan hewani, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya kecuali,....

a)

Tentukan jenis makanan olahan hewani yang akan dibuat

b)

Mengolah makanan dengan tepat

c)

Harga lebih murah

d)

Gunakan bumbu yang tepat