Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem Pengapian Konvensional

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa prinsip kerja dari sistem pengapian konvensional?

a)

Sistem pengapian konvensional menggunakan baterai untuk menghasilkan tenaga listrik.

b)

Sistem pengapian konvensional tidak memerlukan busi untuk menghasilkan percikan api.

c)

Sistem pengapian konvensional menghasilkan percikan api melalui koil pengapian dan busi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar.

d)

Sistem pengapian konvensional mengandalkan sensor suhu untuk mengatur pembakaran.

2.

Sebutkan komponen utama dari sistem pengapian!

a)

Pompa bahan bakar

b)

Baterai, Koil pengapian, Distributor, Busi, Kabel pengapian

c)

Filter udara

d)

Radiator

3.

Apa saja jenis-jenis sistem pengapian yang ada?

a)

Sistem Pengapian Gas

b)

Sistem Pengapian Manual

c)

Sistem Pengapian Konvensional, Sistem Pengapian Elektronik, Sistem Pengapian Tanpa Pengapian, Sistem Pengapian Berbasis Busur.

d)

Sistem Pengapian Hybrid

4.

Bagaimana cara merawat sistem pengapian agar tetap optimal?

a)

Periksa dan ganti busi, kabel, dan koil pengapian secara rutin.

b)

Bersihkan filter udara setiap bulan.

c)

Periksa tekanan ban secara berkala.

d)

Ganti oli mesin setiap 5000 km.

5.

Sebutkan masalah umum yang sering terjadi pada sistem pengapian!

a)

Busi tidak ada, koil pengapian tidak terpasang, kabel pengapian terputus, masalah pada sistem transmisi.

b)

Busi bersih, koil pengapian tidak ada masalah, kabel pengapian terhubung, sistem rem berfungsi normal.

c)

Busi baru, koil pengapian berfungsi, kabel pengapian terpasang, sistem pendingin bekerja dengan baik.

d)

Busi aus, koil pengapian rusak, kabel pengapian putus, masalah pada sistem bahan bakar.

6.

Apa fungsi dari busi dalam sistem pengapian?

a)

Menjaga tekanan oli dalam sistem pengapian.

b)

Mengatur suhu mesin agar tetap stabil.

c)

Fungsi busi dalam sistem pengapian adalah untuk menghasilkan percikan api yang membakar campuran udara dan bahan bakar.

d)

Membantu mengalirkan bahan bakar ke mesin.

7.

Jelaskan peran koil pengapian dalam sistem ini!

a)

Koil pengapian menghasilkan tenaga listrik untuk menggerakkan mesin.

b)

Koil pengapian berfungsi untuk mengatur suhu mesin.

c)

Koil pengapian menyimpan energi untuk digunakan saat mesin mati.

d)

Koil pengapian mengubah tegangan rendah menjadi tegangan tinggi untuk memicu percikan api di busi.

8.

Apa yang dimaksud dengan sistem pengapian elektronik?

a)

Sistem pengapian elektronik adalah sistem yang menggunakan komponen elektronik untuk mengatur pengapian pada mesin.

b)

Sistem pengapian elektronik adalah sistem yang tidak memerlukan komponen elektronik sama sekali.

c)

Sistem pengapian elektronik adalah sistem yang menggunakan bahan bakar untuk mengatur pengapian.

d)

Sistem pengapian elektronik adalah sistem yang hanya menggunakan mekanisme manual untuk pengapian.

9.

Sebutkan perbedaan antara sistem pengapian konvensional dan sistem pengapian modern!

a)

Perbedaan utama adalah sistem konvensional menggunakan distributor, sedangkan sistem modern menggunakan teknologi sensor dan modul kontrol.

b)

Sistem modern tidak memerlukan sumber daya listrik.

c)

Sistem konvensional lebih efisien daripada sistem modern.

d)

Sistem konvensional menggunakan teknologi sensor dan modul kontrol.

10.

Apa dampak dari busi yang kotor terhadap kinerja mesin?

a)

Busi yang kotor membuat mesin lebih bertenaga.

b)

Busi yang kotor meningkatkan efisiensi pembakaran.

c)

Busi yang kotor mengurangi efisiensi pembakaran, menurunkan kinerja mesin.

d)

Busi yang kotor tidak berpengaruh pada kinerja mesin.

11.

Jelaskan bagaimana cara memeriksa kondisi koil pengapian!

a)

Lepaskan koil, ukur resistansi dengan multimeter, dan periksa kondisi fisik.

b)

Ganti koil dengan yang baru

c)

Bersihkan koil dengan cairan pembersih

d)

Cek tegangan dengan osiloskop

12.

Apa yang harus dilakukan jika mesin sulit dinyalakan?

a)

Cek tekanan ban, oli mesin, dan rem.

b)

Periksa bahan bakar, aki, dan sistem pengapian.

c)

Ganti oli mesin setiap bulan.

d)

Bersihkan interior mobil secara rutin.

13.

Sebutkan tanda-tanda bahwa sistem pengapian mengalami masalah!

a)

Konsumsi bahan bakar meningkat drastis

b)

Lampu indikator menyala

c)

Mesin bergetar saat idle

d)

Mesin sulit dinyalakan, suara mesin tidak stabil, mesin mati mendadak, bau bensin menyengat.

14.

Apa fungsi dari distributor dalam sistem pengapian?

a)

Menyimpan bahan bakar untuk mesin.

b)

Mengatur kecepatan mesin kendaraan.

c)

Mendistribusikan arus listrik ke busi secara bergantian.

d)

Mengontrol suhu mesin saat beroperasi.

15.

Jelaskan bagaimana sistem pengapian mempengaruhi efisiensi bahan bakar!

a)

Sistem pengapian yang buruk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

b)

Sistem pengapian tidak berpengaruh pada pembakaran bahan bakar.

c)

Sistem pengapian hanya mempengaruhi kecepatan kendaraan.

d)

Sistem pengapian yang efisien meningkatkan pembakaran bahan bakar, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

16.

Apa yang dimaksud dengan pengapian awal dan pengapian terlambat?

a)

Pengapian awal terjadi saat mesin mati, sedangkan pengapian terlambat saat mesin hidup.

b)

Pengapian awal dan terlambat tidak berpengaruh pada performa mesin.

c)

Pengapian awal adalah saat busi tidak berfungsi, sedangkan pengapian terlambat adalah saat busi terlalu panas.

d)

Pengapian awal adalah saat busi memicu pembakaran lebih awal, sedangkan pengapian terlambat adalah saat busi memicu pembakaran lebih lambat.

17.

Sebutkan langkah-langkah dalam melakukan perawatan sistem pengapian!

a)

1. Memeriksa dan membersihkan busi, 2. Memeriksa kabel pengapian, 3. Memeriksa koil pengapian, 4. Memeriksa distributor, 5. Memastikan daya yang cukup, 6. Mengganti komponen yang rusak.

b)

Mengganti oli mesin

c)

Memeriksa tekanan ban

d)

Membersihkan filter udara

18.

Apa yang menyebabkan busi cepat aus?

a)

Kualitas busi yang buruk

b)

Penggunaan bahan bakar premium

c)

Suhu mesin yang terlalu rendah

d)

Campuran bahan bakar yang tidak tepat dan pengapian yang tidak stabil.

19.

Jelaskan pentingnya pengaturan celah busi!

a)

Pengaturan celah busi hanya penting untuk mobil balap.

b)

Celah busi harus selalu lebih besar untuk performa maksimal.

c)

Pengaturan celah busi tidak berpengaruh pada mesin.

d)

Pengaturan celah busi penting untuk efisiensi pembakaran dan performa mesin.

20.

Apa yang harus diperhatikan saat mengganti komponen sistem pengapian?

a)

Tidak perlu mengikuti petunjuk pabrikan.

b)

Hanya gunakan komponen dari merek yang berbeda.

c)

Ganti semua komponen tanpa memeriksa kondisi.

d)

Periksa kompatibilitas dan kondisi komponen serta ikuti petunjuk pabrikan.