WorksheetsKOMUNITAS BELAJAR SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN 3 TAHUN 2024
Total questions: 11
Worksheet time: 6mins
Frekuensi
Komunitas Belajar
Sekolah belum memiliki
komunitas belajar
Komunitas belajar dilakukan
sewaktu-waktu ketika dibutuhkan
(belum rutin)
Komunitas belajar sudah terjadwal rutin namun
belum dilakukan per minggu
Komunitas belajar rutin dilaksanakan dan
terjadwal minimal 1 jam per minggu.
Topik Pembahasan
Komunitas Belajar
Topik yang dibahas tidak
berkaitan dengan masalah
siswa, peningkatan
kompetensi guru, atau hal lain
tentang pembelajaran
Topik pembahasan terkait
informasi-informasi terkini seperti
kebijakan baru tentang pendidikan
Topik pembahasan terkait peningkatan
kompetensi guru lebih dominan dibandingkan
pembahasan terkait pembelajaran dan masalah
murid
Topik pembahasan terkait pembelajaran dan
tantangan murid lebih dominan dibandingkan
pembahasan terkait peningkatan kompetensi
guru
Nilai dan
Komitmen Bersama
Belum memiliki nilai dan
komitmen yang disepakati
bersama
Sudah memiliki nilai dan komitmen
bersama dan dijalankan oleh
sebagian kecil anggota komunitas
belajar
Nilai dan komitmen bersama sudah dijalankan
oleh sebagian besar anggota untuk menciptakan
nuansa belajar dan berbagi yang ramah dan
aman
Nilai dan Komitmen bersama sudah dijalankan
oleh seluruh anggota untuk menciptakan
nuansa belajar dan berbagi yang ramah dan
aman untuk semua
Peran Tim
Kecil/Tim
Penggerak
Komunitas Belajar
Belum terbentuk tim kecil/tim
penggerak komunitas belajar
atau sudah terbentuk, namun
belum memahami pentingnya
keberadaan komunitas belajar
-Tim kecil/tim penggerak sudah
terbentuk dan dapat
menjelaskan pentingnya
keberadaan komunitas belajar;
● Kegiatan komunitas belajar
dapat tertunda jika tim kecil/tim
penggerak komunitas
berhalangan hadir.
● Tim kecil/tim penggerak sudah terbentuk dan
dapat menjelaskan pentingnya keberadaan
komunitas belajar dan mampu mendorong
anggota untuk terlibat aktif di dalam
komunitas belajar;
● Tim kecil/tim penggerak menjadi fasilitator
saat pelaksanaan komunitas belajar serta
membantu pemecahan masalah di dalam
komunitas belajar.
● Kegiatan komunitas belajar dapat tertunda
jika tim kecil/tim penggerak komunitas
berhalangan hadir.
● Tim kecil/tim penggerak sudah terbentuk
dan dapat menjelaskan pentingnya
keberadaan komunitas belajar dan mampu
mendorong anggota untuk terlibat aktif di
dalam komunitas belajar;
● Tim kecil/tim penggerak menjadi fasilitator
saat pelaksanaan komunitas belajar serta
membantu pemecahan masalah di dalam
komunitas belajar.
● Komunitas belajar tetap berjalan meskipun
tim kecil/tim penggerak komunitas
berhalangan hadir
Kebutuhan
peningkatan
kompetensi di
dalam Komunitas
Belajar
Kebutuhan peningkatan
kompetensi belum dilakukan
Kebutuhan belajar dirancang sesuai
dengan topik yang sedang tren saat
ini
Kebutuhan belajar merupakan prioritas
berdasarkan analisis satu atau dua sumber data
seperti:
● Berdasarkan usulan/arahan kepala sekolah
● Berdasarkan arahan pengawas/dinas
pendidikan/pihak lain
● Rapor pendidikan
● Hasil survei, observasi, atau FGD anggota
● Hasil refleksi bersama berdasarkan
pengalaman mengajar guru
● Hasil Umpan balik dari siswa
● Kebutuhan belajar merupakan kebutuhan
prioritas dengan mempertimbangkan
kondisi satuan pendidikan dan kesenjangan
kinerja anggota yang disepakati
● Memanfaatkan data kebutuhan belajar
anggota dengan analisis data yang tersedia
seperti data rapor pendidikan, penilaian
kinerja atau mengumpulkan data dengan
metode survei, observasi, FGD anggota,
hasil refleksi bersama, serta hasil umpan
balik siswa.
Aktivitas Belajar di
dalam Komunitas
Belajar
Aktivitas belajar untuk
peningkatan kompetensi guru
belum dilakukan.
Aktivitas belajar dilakukan
berdasarkan pemaparan dari
narasumber.
Aktivitas pembelajaran sudah berfokus pada
penyelesaian masalah anggota komunitas
belajar (problem solving) dengan aktivitas
belajar seperti pemaparan materi dari
narasumber dan tugas individu/kelompok.
Aktivitas pembelajaran dilakukan dengan:
● Berfokus pada penyelesaian masalah
anggota (problem solving)
● Pembelajaran menggunakan beragam
aktivitas (refleksi, tugas individu/kelompok,
berbagi pengalaman/praktik baik, bina
suasana, dll)
Implementasi dari
Peningkatan
Kompetensi di
Komunitas
Belum dilakukan implementasi
dari hasil peningkatan
kompetensi.
Terdapat rencana tindak lanjut dari
topik yang dibahas/didiskusikan
sebelumnya.
● Terdapat rencana tindak lanjut dari topik
yang dibahas/didiskusikan sebelumnya.
● Implementasi rencana tindak lanjut
dilakukan oleh sebagian kecil anggota.
● Terdapat rencana tindak lanjut dari topik
yang dibahas/didiskusikan sebelumnya
● Implementasi rencana tindak lanjut
dilakukan oleh mayoritas anggota
● Tersedianya mekanisme yang
mendukung anggota komunitas dalam
mengimplementasikan RTL (misalnya
saluran konsultasi, pendampingan,
sumber belajar, kebutuhan data dll)
Tahap 1 Siklus
Inkuiri: Refleksi
Awal
Refleksi awal belum dilakukan
di dalam komunitas belajar.
● Data yang digunakan sebagai
dasar kegiatan masih berupa
asumsi
● Hasil refleksi awal masih
cenderung berupa asumsi.
● Refleksi awal dilakukan dengan menggunakan
satu sumber data, seperti data rapor
pendidikan, rapor hasil belajar, hasil asesmen
formatif dan sumatif, hasil observasi guru di
kelas, atau data lain
● Hasil refleksi memberikan gambaran umum
terkait permasalahan pembelajaran yang
dihadapi murid
● Refleksi awal dilakukan dengan
menggunakan kombinasi lebih dari satu
sumber data, seperti data rapor
pendidikan, rapor hasil belajar, hasil
asesmen formatif dan sumatif, hasil
observasi guru di kelas, atau data lain
● Hasil refleksi memberikan gambaran
spesifik/detail terkait akar masalah dari
tantangan pembelajaran murid yang
dihadapi.
Tahap 2 Siklus
Inkuiri:
Perencanaan
Belum memiliki perencanaan
dari hasil refleksi awal.
Perencanaan disusun berdasarkan
kebutuhan guru untuk mengajar
seperti menyusunan sistematika
modul ajar, soal asesmen
pembelajaran, media
pembelajaran,
Pemanfaatan TIK, dan sebagainya.
Perencanaan disusun dengan mengombinasikan
antara kebutuhan guru untuk mengajar di kelas
dan kebutuhan murid sesuai tantangannya.
Perencanaan dibuat dengan berfokus pada
kebutuhan murid, seperti:
● Mengidentifikasi tujuan pembelajaran
yang diharapkan dapat dicapai oleh murid
● Menyusun strategi bagaimana
mengidentifikasi perkembangan belajar
murid saat proses pembelajaran
● Menyusun strategi pendampingan bagi
siswa yang tertinggal dalam pembelajaran
● Menyiapkan strategi pengayaan bagi siswa
yang sudah baik dalam capaian belajar
● Menyusun asesmen sesuai dengan
kebutuhan murid di kelas
Tahap 3 Siklus Inkuiri: Implementasi
Belum ada anggota komunitas
belajar yang melakukan
implementasi sesuai
perencanaan yang dibuat.
Sebagian kecil anggota komunitas
belajar melakukan implementasi
sesuai perencanaan yang dibuat.
Sebagian besar anggota komunitas belajar
melakukan implementasi sesuai perencanaan
yang dibuat.
● Sebagian besar anggota komunitas belajar
melakukan implementasi sesuai
perencanaan yang dibuat.
● Terdapat aktivitas saling mengamati dan
memberikan masukan dalam proses implementasi.
Tahap 4 Siklus
Inkuiri: Evaluasi
(Refleksi Akhir)
Refleksi akhir belum
dilakukan.
● Refleksi akhir sesekali dilakukan
dengan mengidentifikasi hal yang
sudah berjalan baik atau perlu
ditingkatkan dalam proses
implementasi.
● Refleksi akhir sering dilakukan dengan
mengidentifikasi hal yang sudah berjalan baik
atau perlu ditingkatkan dalam proses
implementasi
● Refleksi akhir dilakukan dengan
membandingkan data ketika refleksi awal dan
sesudah implementasi.
● Refleksi akhir selalu dilakukan dengan
mengidentifikasi hal yang sudah berjalan
baik atau perlu ditingkatkan dalam proses
implementasi
● Refleksi akhir dilakukan dengan
membandingkan data ketika refleksi awal
dan sesudah implementasi
● Refleksi akhir berfokus pada hasil
pembelajaran murid
