NEW
Font size
WorksheetsPeran Wali Songo dalam Dakwah Islam
Total questions: 8
Worksheet time: 4mins
Islam diterima oleh masyarakat Nusantara tidak lepas dari peran para Wali Songo. Masyarakat pun menjadi lebih mudah menerima ajaran itu, karena Wali Songo menggunakan cara berdakwah yang baik, yaitu ….
menyapa penduduk lokal dengan santun dan memperlakukan mereka seperti layaknya saudara sendiri
mempersunting putri kerajaan dan tokoh masyarakat lokal untuk dijadikan istri para pedagang Islam atau para ulama
menjalin hubungan pedagang Gujarat dengan pedagang nusantara untuk saling mengenal dan bertukar agama
menggunakan jalur kekuasaannya sebagai ulama untuk meraih simpatik dari masyarakat
mempertemukan tradisi lokal dengan nilai-nilai Islam, sehingga ajaran Islam menjadi sederhana dan membumi
Perintah berdakwah kepada kerabat terdekat terlebih dahulu baru kemudian secara terang-terangan kepada penduduk Makkah lainnya terdapat dalam al-Quran pada surah….
an-Nahl ayat 125
al-Hijr ayat 94
al-Hijr ayat 95
asy-Syura' ayat 214
asy-Syura' ayat 215
Cermati Qs. Al-Hijr (15): 94-95 berikut!
فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ(94)إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ(95)
Kandungan makna ayat tersebut adalah ....
dalam berdakwah hendaknya menjauhi orang-orang musyrik yang mengejeknya
dalam berdakwah hendaknya mengutamakan orang-orang yang menyekutukan Allah
dalam berdakwah hendaklah menggunakan kata-kata yang sifatnya tidak menghina orang yang didakwahi
dalam berdakwah tidak perlu takut dengan hinaan orang yang tidak menerima dakwah
dalam berdakwah Allah selalu mengetahui siapa yang menerima dakwah dan siapa yang menolak
Perhatikan potongan ayat berikut!
... وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ...
Potongan ayat tersebut menjelaskan bahwa ....
dakwah dengan sopan santun, lemah lembut, tidak memaksa, dan bersifat persuasif
dakwah dilakukan dengan berargumentasi dalil-dalil yang kuat sebagai hujjah
dakwah dengan nasihat atau wejangan sehingga dapat menarik hati orang lain
dakwah dengan beradu argumen sampai lawannya dapat ditundukkan
dakwah harus dilakukan dengan bijaksana dan mengetahui dalil-dalil al-Qur'an
Perhatikan Hadis Riwayat Tirmidzi berikut! مَاكاَنَ رَسُوْلُ اللهِ صًلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْرُدُ سَرْدَكُمْ هَذَا وَلَكِنَّهُ كَانَ يَتَكَلَّمُ بِكَلَامٍ بَيْنَهُ فَصْلٌ يَحْفَضُهُ مَنْ جَلَسَ إلَيْهِ (رواه الترمذى) Cara dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw., pada hadis tersebut adalah…. Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Al Aswad] dari [Usamah bin Zaid] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari [Aisyah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah berbicara dengan terburu-buru seperti pembicaraan kalian ini, akan tetapi beliau berbicara dengan penjelasan yang terperinci dan dapat dihafal oleh orang yang duduk bersamanya." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan shahih, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Az Zuhri, [Yunus bin Yazid] juga telah meriwayatkan hadits ini dari [Az Zuhri]."
berdakwah secara sembunyi-sembunyi
berdakwah dengan tegas dan disiplin agar mudah dikerjakan oleh umatnya
berdakwah dengan tegas dan disiplin agar mudah dikerjakan oleh umatnya
berdakwah secara terang-terangan setelah mendapat perintah dari Allah Swt
berdakwah dengan tutur kata yang jelas sehingga dapat dihafal dengan mudah oleh orang di depannya
Perhatikan narasi berikut !
Ustad selalu berdakwah kepada kerabat terdekat lebih dahulu sebelum berdakwah kepada orang lain, dan mengutamakan keluarga sendiri untuk berubah ke arah kebaikan baru mengajak orang lain untuk berbuat baik.
Narasi di atas adalah sesuai dengan ayat yang berbunyi....
ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ- إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ - الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ - وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ - فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Perhatikan Qs. An-Nahl (16): 125 berikut!
ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Metode dalam tugas dakwah pada ayat tersebut adalah….
ceramah agama, praktik lapangan dan demonstrasi
lewat tulisan, melalui media massa dan media sosial
kebijaksanaan, nasihat yang baik dan argumentasi yang kuat
contoh yang baik, bahasa yang lembut dan menarik
solusi nyata terhadap masalah-masalah masyarakat
Perhatikan Qs. Al-Hijr (15): 94-96 berikut!
فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ(94)إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ(95)الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا ءَاخَرَ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ(96)
Isi kandungan ayat tersebut adalah….
Allah menjelaskan kepada semua umat manusia bahwa kebaktian itu bukanlah sekedar menghadapkan muka ke suatu arah tertentu baik ke arah timur maupun ke arah barat
Allah akan menguji kaum muslimin dengan berbagai ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan (bahan makanan). Dengan ujian ini kaum muslimin menjadi umat yang kuat mentalnya
Timbulnya kerusakan baik di darat maupun di laut adalah sebagai akibat dari perbuatan manusia sendiri. Karena merekalah yang ditugaskan Allah untuk mengurusi bumi ini.
Seorang mukmin sedang ditimpa kesulitan hidup, maka ia harus memahaminya sebagai bagian dari ujian Allah. Ia harus yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah sedang berniat untuk megangkat derajatnya melalui ujian itu
Perintah berpaling dan tidak menghiraukan segala macam tindak tanduk orang-orang musyrik yang memperolok-olok dan menghalangi syiar agama Allah.
