WorksheetsUnsur Instrinsik dan Majas
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Salah satu tokoh yang ada di dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
Putri Candra Galuh
Putri Candra Kirana
Patih Gajahmada
Prabu Siliwangi
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Sifat atau watak dari Putri Candra Kirana adalah ....
suka menabung, pekerja keras, rendah hati
sombong, iri, dan ingin menang sendiri
cantik, rajin, suka menolong dan baik hati
keras, pandai, licik
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh utama di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh pembantu atau pendukung di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Anto dan adiknya sedang berjalan-jalan di taman. Mereka menemukan dompet yang terjatuh. Di dalam dompet tersebut terdapat tanda pengenal. Ternyata, dompet tersebut milik Pak Budi, tetangga mereka. Anto dan adiknya segera mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya.
Sifat Anto pada cerita tersebut adalah ....
Jujur
Sombong
Iri hati
Suka berbohong
Saat menuliskan pendapat mengenai suatu cerita, kita harus menggunakan kalimat yang ....
berantakan
tidak teratur
terpadu
sopan dan santun
Di sebuah hutan, ada seekor kelinci yang terkenal mampu berlari sangat cepat. Namun, sayang, kemampuannya itu membuat dia menjadi sombong. Pada suatu hari, kura-kura, keong dan bekicot sedang bercakap-cakap. Tiba-tiba, kelinci datang menghampiri mereka dengan berlari sangat cepat. Debu yang beterbangan membuat tiga hewan tersebut batuk-batuk.
Latar tempat dari penggalan cerita di atas adalah ....
di dalam rumah
di sekolah
di sungai
di hutan
Di sebuah hutan, terdapat seekor serigala yang sedang lapar. Saat mencari makan, ia menemukan sarang burung puyuh. Di dalamnya terdapat 3 butir telur. "Hmm, telur ini sungguh lezat. Aku akan memakannya!" Gumam serigala. Setelah selesai, serigala itu pun pergi. Tak lama kemudian, burung puyuh kembali ke sarangnya dan kaget bahwa telurnya menghilang. Burung puyuh pun menangis sedih. Setelah itu, burung puyuh menceritakan kejadian tersebut kepada kancil.
Dari penggalan cerita diatas, yang termasuk tokoh antagonis adalah ....
serigala
burung puyuh
telur puyuh
kancil
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita "Malin Kundang" adalah ....
persahabatan yang kuat dibangun dengan ketulusan
kita sebagai anak harus menghormati orang yang lebih tua dari kita
jangan suka mencuri
jangan sombong
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
taman
laut
sungai
Ayah menangis terharu melihat buah hatinya menang perlombaan.
Metafora
Simile
Personifikasi
PIlihlah kalimat yang mengandung majas metafora!
Burung-burung pun bernyanyi menghibur hatiku.
Mereka akan segera diadili di meja hijau.
Manakah yang merupakan majas personifikasi?
Alam menangis ketika manusia merusaknya.
Hujan turun membuatku menangis tersedu-sedu.
Apakah kalimat berikut ini menggunakan majas personifikasi?
Rumput itu menari saat tertiup angin.
Benar
Salah
Aku sudah menjelaskan hal itu kepadanya higga mulutku berbusa, tetapi dia masih saja tidak mengerti.
Kalimat di atas termasuk majas?
Hiperbola
Personifikasi
Dia punya sejuta seratus ribu cara untuk menipu orang lain.
kalimat di atas termasuk dalam majas?
Hiperbola
Personifikasi
Jadilah anak yang rendah hati, meskipun pintar dan banyak teman.
sombong
baik
keras kepala
Akan kudaki seribu gunung, untuk menaklukan hatimu.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Berikut ini majas personifikasi kecuali ...
Daun kelapa bergoyang tertiup angin
pena itu menari di atas kertas
Ombak itu saling berkejar-kejaran di laut
Aku ingin menggapai cita-citaku setinggi langit
Menjadi pembicaraan orang lain merupakan makna dari istilah....
Buah hati
Buah tangan
Buah bibir
Kabar angin
