wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Teks Anekdot Kelas X

Total questions: 35

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan disebut?

a)

argumentasi

b)

narasi

c)

anekdot

d)

eksposisi

e)

eksplanasi

2.

Pada umumnya teks anekdot berfungsi untuk menyampaikan?

a)

kritik dan saran

b)

sindiran dan kritikan

c)

sindiran dan saran

d)

fakta dan opini

e)

opini dan saran

3.

Di bawah ini merupakan struktur teks anekdot, kecuali?

a)

orientasi

b)

reaksi

c)

koda

d)

abstraksi

e)

aksi

4.

Kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban disebut kalimat ?

a)

imperatif

b)

retoris

c)

deklaratif

d)

informatif

e)

persuasif

5.

Salah satu contoh kata penghubung yang menyatakan hubungan waktu adalah

a)

sedangkan

b)

kemudian

c)

atau

d)

walaupun

e)

tetapi

6.

Di bawah ini merupakan salah satu contoh kata kerja aksi, kecuali?

a)

menulis

b)

membaca

c)

berjalan

d)

berlari

e)

berpikir

7.

Di bawah ini merupakan kaidah kebahasaan teks anekdot, kecuali?

a)

kalimat retoris

b)

kalimat perintah

c)

kalimat seru

d)

kalimat masa lalu

e)

kalimat berita

8.

"Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!"

Kalimat tersebut merupakan contoh kalimat?

a)

retoris

b)

berita

c)

perintah

d)

aksi

e)

tanya

9.

Perbedaan teks anekdot dan humor terletak pada?

a)

struktur teks

b)

isi

c)

fungsi

d)

kaidah

e)

unsur

10.

Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. Berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...

a)

Pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi

b)

Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot

c)

Besok ramai-ramai mereka berdemo

d)

Mengapa semua terjadi?

e)

Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah

11.

Bagian yang tidak boleh dihilangkan dari cerita teks anekdot adalah ...

a)

Kelucuan dan nilai didiknya

b)

Pelaku dan alurnya

c)

Panjang cerita dan bagusnya

d)

Gaya bercerita

e)

Model tulisannya

12.

Bacalah kalimat berikut!


Suatu hari Jarwo dan Jono tengah asyik mengobrol di warung kopi. Mereka berdua mengobrol tentang perilaku berkendara motor di Indonesia.


Kata yang termasuk kata kerja aksi adalah ...

a)

Suatu hari

b)

Asyik

c)

Mengobrol

d)

Warung kopi

e)

Berkendara

13.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Budi

b)

Sopir

c)

Seseorang

d)

Mobil

e)

Orang sial

14.

Odah : "Mas Onyod! Hati-hati, jangan kebut-kebutan ah! sering-sering direm, Mas! Aku takut nih, Mas ngebut banget!"


Dalam penggalan teks anekdot tersebut, terdapat kaidah kebahasaan yaitu ...

a)

Menggunakan waktu lampau

b)

Menggunakan pertanyaan retorik

c)

Menggunakan kata kerja pasif

d)

Menggunakan kata kerja aktif

e)

Menggunakan kalimat perintah

15.

Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.


Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...

a)

Sedangkan

b)

Lalu

c)

Tetapi

d)

Dan

e)

Kemudian

16.

salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk?

a)

mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya

b)

menghibur pembacanya

c)

menghilangkan stress

d)

refreshing dari berbagai kegiatan

e)

menambah pengalaman

17.

Ciri-Ciri Teks Anekdot, kecuali . . .

a)

Bersifat humor, menyindir, dan lelucon.

b)

Secara umum menceritakan hewan dan manusia.

c)

Berdasarkan kejadian yang sebenarnya, terkadang juga berasal dari imajinasi.

d)

Merupakan sebuah dongeng.

e)

Memiliki tujuan tertentu atau bertujuan mengkritik.

18.

Perhatikan teks berikut.

Pejabat bertanya kepada Nyamuk, “Muk, mengapa kau selalu berdengung?” “Iya, lebih baik saya mendengung seperti ini daripada saya mengobral janji sebelum pemilu?” jawab Nyamuk.

 

Pesan yang paling tepat adalah…

a)

a. Jangan suka mengobral janji

b)

b. Pilihlah wakil rakyat

c)

c. Jadilah seorang pejabat

d)

d. Berpartisipasilah dalam pemilu

e)

e. Menyukseskan jalannya pemilu

19.

Pada umumnya, teks anekdot berfungsi untuk menyampaikan…

a)

a.     kritik dan saran

b)

b. sindiran dan kritik

c)

c. sindiran dan saran

d)

d. fakta dan opini

e)

e. opini dan saran

20.

Perhatikan teks berikut.

Seorang pejabat daerah yang mencalonkan diri untuk ikut pilkada memasuki kantor sebuah surat kabar dan langsung marah-marah.

“Berita tentang saya yang kalian tulis semuanya tidak sesuai dengan kenyataan!” katanya setengah berteriak.

“Tenang dulu, Pak!” jawab pimpinan redaksi surat kabar tersebut.

“Tenang bagaimana?”

“Kalau kami menulis tentang Bapak sesuai dengan kenyataan yang ada, pasti Bapak tidak akan terpilih sebagai kepala daerah, melainkan malah dipanggil KPK,” kata pimpinan redaksi dengan kalem.

Simpulan isi anekdot tersebut adalah…

a)

a. Pihak surat kabar meminta maaf telah menuliskan berita bohong tentang si pejabat.

b)

b. Pihak surat kabar menuliskan berita bohong untuk menjatuhkan nama baik si pejabat.

c)

c. pihak surat kabar menuliskan kabar palsu untuk melindungi nama baik si pejabat.

d)

d. pihak surat kabar tidak bertanggung jawab dengan isi berita mengenai si pejabat.

e)

e. pihak surat kabar tiak menuliskan isi berita sesuai dengan permintaan si pejabat.

21.

Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.

Budi      : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)

Polisi    : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)

Budi      : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)

Polisi    : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)

Budi      : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)

Polisi    : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)

Budi      : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)

Polisi    : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)

Budi akhirnya pasrah tak berdaya.

 

 

Unsur humor yang terdapat dalam teks anekdot di atas adalah…

a)

a. maling kabur dan tidak bisa ditangkap lagi

b)

b. CCTV merekam aksi maling yang mencuri motor

c)

c. polisi tidak mengurus maling, tetapi malah menangkap pelapor

d)

d. polisi menganggap maling motor sesuatu yang biasa saja

e)

e. pelapor tidak melaporkan kasusnya ke pengadilan

22.

Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.

Budi      : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)

Polisi    : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)

Budi      : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)

Polisi    : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)

Budi      : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)

Polisi    : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)

Budi      : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)

Polisi    : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)

Budi akhirnya pasrah tak berdaya.

 

 

Pola penyajian teks anekdot di atas menggunakan pola...

a)

a. dialog

b)

b. monolog

c)

c. narasi

d)

d. deskripsi

e)

e. prolog

23.

Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.

Budi      : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)

Polisi    : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)

Budi      : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)

Polisi    : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)

Budi      : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)

Polisi    : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)

Budi      : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)

Polisi    : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)

Budi akhirnya pasrah tak berdaya.

 

 

Dialog yang memiliki konjungsi ditunjukkan oleh nomor...

a)

a. 1 dan 2

b)

b. 3 dan 4

c)

c. 5 dan 6

d)

d. 7 dan 8

e)

e. 1 dan 3

24.

Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.

Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?

Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”

Sumber: Koleksi Putu Widjaya, Kompas Online – Senin, 9 Desember 1996

Amanat yang tersirat dalam teks anekdot di atas adalah…

a)

a. rajinlah bekerja

b)

b. tinggalkan sifat malas

c)

c. seharusnya kita malu dengan negara lain

d)

d. kita harus mengasah pikiran kita agar menjadi negara yang maju

e)

e. kita harus rajin bekerja dan belajar dari negara lain

25.

Bagian orientasi pada teks anekdot berisi tentang ...

a)

bagian yang memperlihatkan tanggapan atau respons dari suatu masalah

b)

bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama

c)

bagian akhir teks yang memberikan simpulan

d)

bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita/latar belakang cerita

e)

bagian yang menunjukkan penyelesaian masalah

26.

Perbedaan anekdot dengan cerpen terletak pada ...

a)

kelucuannya

b)

pelakunya

c)

alurnya

d)

bentuknya

e)

temanya

27.

Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

1. Bu guru pun tersenyum

2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.

a)

1-2-3-4-5-6

b)

2-4-5-3-6-1

c)

2-4-3-5-1-6

d)

1-2-4-5-3-6

e)

3-2-1-4-5-6

28.

Teks anekdot biasanya berisi ...

a)

humor dan lelucon berdasarkan khayalan penulis

b)

sebuah permasalahan yang diakhiri dengan persetujuan atau kesepakatan.

c)

humor bersifat menghibur tanpa berisi kritik atau pun saran.

d)

saran yang disampaikan melalui cerita lucu.

e)

kritik sosial mengenai kehidupan sehari-hari.

29.

Bagian terjadinya masalah atau hal unik dalam struktur teks anekdot disebut.....

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

koda

d)

evaluasi

e)

Definisi

30.

Sindiran dalam teks anekdot dapat diungkapkan dengan antonim. Pasangan kata di bawah ini yang merupakan antonim, kecuali....

a)

Benar – Salah

b)

Kaya – Miskin

c)

Gagal - Sukses

d)

Rajin – Malas

e)

Target – Sasaran

31.

Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...

a)

Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata

b)

Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila

c)

Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis

d)

Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut

e)

Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan

32.

Perhatikan teks anekdot berikut!

Seorang tua tengah menggembalakan keledainya di padang rumput, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan beberapa tentara musuh. “Cepat larinya,” teriak si Tua itu si keledai, “Jangan sampai mereka menangkap kita.” Tetapi si keledai tetap kalem berjalan. “Katakan,” ujar si keledai, “Jika jatuh ke tangan musuh apa aku harus membawa beban dobel?” “Kukira tidak,” jawab si Tua. “Lalu apa peduliku dengan siapa yang akan ku layani? Toh bebanku sama saja.” Si Tua pun berlari meninggalkan keledai.

Konjungsi antar kalimat yang digunakan pada teks tersebut adalah….

a)
Tetapi
b)

tiba-tiba

c)

lalu

d)

jika

33.

Menyampaikan kritikan secara tidak langsung dengan cara menyindir, tetapi dapat membangkitkan tawa merupakan ... teks anekdot.

a)

pengertian

b)

ciri-ciri

c)

tujuan

d)

kaidah kebahasaan

e)

karakteristik

34.

Cermati ciri-ciri teks anekdot berikut!

1. Berupa teks yang berisi pengetahuan

2. Menampilkan tokoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau juga orang penting

3. Menggunakan bahasa yang baku

4. Terselip kritik atau pesan

Ciri-ciri teks anekdot secara umum terdapat pada nomor ...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

1 dan 3

e)

2 dan 4

35.

Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….

a)

Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.

b)

Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.

c)

Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.

d)

Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga