WorksheetsQUIZ AKBI-1
Total questions: 20
Worksheet time: 21mins
Perusahaan XYZ memproduksi produk Y. Data mengenai jumlah unit yang diproduksi dan total biaya produksi selama beberapa bulan dapat dilihat dalam tabel.
Dengan menggunakan metode titik tertinggi dan titik terendah, biaya variabel per unit adalah................
Rp 10.000
Rp 12.000
Rp 15.000
Rp 13.000
Jika diketahui bahwa biaya variabel per unit adalah Rp. 15.000, berapakah perkiraan biaya tetap apabila perusahaan memproduksi 1.500 unit pada bulan Februari dengan total biaya senilai Rp. 27.500.000?
Rp 5.000.000
Rp 7.500.000
Rp 10.000.000
Rp 12.500.000
Diketahui biaya tetap untuk memproduksi barang adalah Rp. 5.000.000 dan Biaya Variabelnya Rp. 15.000 per unit. Jika Perusahaan ABC merencanakan memproduksi 2.500 unit pada bulan Agustus. Berapakah perkiraan total biaya produksi?
Rp 37.500.000
Rp 40.000.000
Rp 42.500.000
Rp 45.000.000
Perusahaan XYZ memproduksi barang elektronik. Pada bulan September, perusahaan memiliki informasi biaya pada tabel berikut:
Pada bulan September, perusahaan memproduksi 1.000 unit barang. Berapakah total biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan?
Rp 200.000.000
Rp 250.000.000
Rp 310.000.000
Rp 360.000.000
Perusahaan Mebel Sentosa memproduksi furniture kayu berupa kursi, meja, lemari, dan sebagainya. Tabel di samping menunjukkan informasi terkait dengan biaya bahan baku yang digunakan oleh perusahaan saat melakukan produksi meja.
Dari informasi tersebut, berapa harga pokok bahan baku per unit yang digunakan untuk memproduksi meja?
Rp. 84.000
Rp. 96.000
Rp. 94.000
Rp. 80.000
Perusahaan A menerima pesanan khusus untuk memproduksi 1.000 unit produk dari sebuah klien. Tabel berikut adalah data biaya yang terkait dengan pesanan tersebut:
Berapakah total biaya produksi untuk pesanan tersebut?
Rp 35.000.000
Rp 45.000.000
Rp 55.000.000
Rp 55.000.000
Berapakah biaya non produksi dari pesanan tersebut?
Rp 6.000.000
Rp 8.000.000
Rp 10.000.000
Rp 12.000.000
Dengan menggunakan metode Full Costing, berapakah total harga pokok pesanan tersebut?
Rp 55.000.000
Rp 60.000.000
Rp 65.000.000
Rp 70.000.000
Dari informasi biaya yang dikeluarkan perusahaan tersebut, jika perusahaan menetapkan margin keuntungan sebesar 20% dari harga pokok pesanan, berapakah harga jual yang akan ditawarkan kepada klien?
Rp 66.000.000
Rp 68.000.000
Rp 78.000.000
Rp 75.000.000
Dari informasi biaya yang dikeluarkan perusahaan tersebut, perusahaan menetapkan margin keuntungan sebesar 20% dari harga pokok pesanan, jurnal penjualan yang harus dibuat perusahaan adalah..................................
Penjualan (D) Rp. 55.000.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 55.000.000
Kas/Piutang (D) Rp. 78.000.000
Persediaan Barang Jadi (K) Rp. 78.000.000
Kas/Piutang (D) Rp. 78.000.000
Penjualan (K) Rp. 78.000.000
Kas/Piutang (D) Rp. 65.000.000
Penjualan (K) Rp. 65.000.000
Berikut ini adalah data biaya produksi yang dikeluarkan oleh PT Bumigora untuk bulan April 2023.
Jurnal untuk mencatat penggunaan bahan baku laku atas informasi tersebut adalah......
Persediaan Bahan Baku (D) Rp. 1.000.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 1.000.000
Barang Dalam Proses (D) Rp. 1.000.000
Kas/Utang (K) Rp. 1.000.000
Barang Dalam Proses (D) Rp. 1.000.000
Persediaan Bahan Baku (K) Rp. 1.000.000
Pemakaian Bahan Baku (D) Rp. 1.000.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 1.000.000
Berdasarkan informasi biaya tersebut, jurnal distribusi gaji dan upah yang dibayarkan oleh perusahaan adalah....
Gaji & Upah (D) Rp. Rp. 4.100.000
Utang Gaji (K) Rp. 4.100.000
Gaji & Upah (D) Rp. Rp. 3.000.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 3.000.000
Barang Dalam Proses (D) Rp 3.500.000
Biaya Penjualan & Adm (D) Rp. 600.000
Utang Gaji (K) Rp 4.100.000
Barang Dalam Proses (D) Rp 3.000.000
BOP Sesungguhnya (D) Rp. 500.000
Biaya Penjualan & Adm (D) Rp. 600.000
Utang Gaji (K) Rp 4.100.000
Dari informasi biaya dalam tabel, apabila perusahaan menentukan bahwa tarif overhead pabrik dibebankan berdasarkan jam kerja mesin senilai Rp. 4.000 per jam. Buatlah jurnal terkait alokasi BOP yang dibebankan ke produk!
BDP - BOP (D) Rp. 800.000
BOP yang dibebankan (K) Rp. 800.000
BOP yang dibebankan (D) Rp. 800.000
Kas (K) Rp. 800.000
BOP yang dibebankan (D) Rp. 800.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 800.000
BOP yang sesungguhnya (D) Rp. 800.000
Barang Dalam Proses (K) Rp. 800.000
Dari informasi biaya dalam tabel, apabila perusahaan menentukan bahwa tarif overhead pabrik dibebankan berdasarkan jam kerja mesin senilai Rp. 4.000 per jam. Berapakah selisih BOP yang terjadi?
Rp. 400.000
Rp. 600.000
Rp. 100.000
Rp. 200.000
Berikut ini adalah informasi biaya produksi di Departemen 1 PT Mulia Mustika. Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, berapakah biaya produksi per satuan untuk Biaya Bahan Baku dari Produk Dalam Proses?
Rp. 15.000 per unit
Rp. 20.000 per unit
Rp. 56.000 per unit
Rp. 28.000 per unit
Berikut ini adalah informasi biaya produksi di Departemen 1 PT Mulia Mustika. Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, berapakah biaya produksi per satuan untuk Biaya Tenaga Kerja dari Produk Dalam Proses?
Rp. 15.000 per unit
Rp. 20.000 per unit
Rp. 10.000 per unit
Rp. 5.000 per unit
Berikut ini adalah informasi biaya produksi di Departemen 1 PT Mulia Mustika. Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, berapakah biaya produksi per satuan untuk Biaya Overhead Pabrik dari Produk Dalam Proses?
Rp. 15.000 per unit
Rp. 20.000 per unit
Rp. 10.000 per unit
Rp. 5.000 per unit
Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, berapakah biaya pokok produksi untuk 100 unit Produk Jadi?
Rp. 5.600.000
Rp. 3.500.000
Rp. 2.100.000
Rp. 2.800.000
Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, berapakah biaya pokok produksi untuk 100 unit Produk Dalam Proses?
Rp. 5.600.000
Rp. 3.500.000
Rp. 2.100.000
Rp. 2.800.000
Jika perusahaan menggunakan harga pokok proses dalam penentuan biaya produksinya, jurnal untuk mencatat produk dalam proses adalah......................................
Persediaan Produk Dalam Proses (D) Rp. 2.100.000
BDP-BBB (K) Rp. 1.000.000
BDP-BTK (K) Rp. 800.000
BDP-BOP (K) Rp. 300.000
Persediaan Produk Dalam Proses (D) 3.500.000
BDP-BBB (K) Rp. 2.000.000
BDP-BTK (K) Rp. 1.000.000
BDP-BOP (K) Rp. 500.000
Persediaan Produk Dalam Proses (D) Rp. 2.800.000
BDP-BBB (K) Rp. 1.500.000
BDP-BTK (K) Rp. 900.000
BDP-BOP (K) Rp. 400.000
BDP-BBB (D) Rp. 2.000.000
BDP-BTK (D) Rp. 1.000.000
BDP-BOP (D) Rp. 500.000
Persediaan Produk Dalam Proses (K) 3.500.000
