Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TES FORMATIF

Total questions: 5

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana konsep "Dalihan Na Tolu" dalam masyarakat Batak mencerminkan struktur sosial yang ada?

a)

Menekankan hierarki kekuasaan dalam masyarakat Batak dengan cara yang kaku.

b)

Menetapkan pembagian peran dalam keluarga berdasarkan status sosial ekonomi.

c)

Menjaga keseimbangan hubungan dalam masyarakat melalui nilai saling menghormati antar anggota keluarga.

d)

Mengatur sistem kasta dalam keluarga besar berdasarkan kepemilikan tanah.

2.

Upacara Mangongkal Holi dalam tradisi Batak tidak hanya bertujuan untuk memindahkan tulang leluhur, tetapi juga mencerminkan prinsip utama kearifan lokal. Prinsip apakah yang paling mendasari pelaksanaan upacara ini?

a)

Pemeliharaan hubungan spiritual antara generasi penerus dengan leluhur.

b)

Perpindahan status sosial dari satu generasi ke generasi berikutnya.

c)

Penyatuan antara hidup dan mati dalam satu upacara sakral.

d)

Pembagian warisan secara adil di antara anak-anak yang masih hidup.

3.

Tahlilan sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Jawa mencerminkan perpaduan antara tradisi lokal dan ajaran agama. Bagaimana tradisi ini mempengaruhi dinamika sosial masyarakat Jawa?

a)

Mendorong terjadinya stratifikasi sosial berbasis keagamaan.

b)

Memperkuat solidaritas sosial dengan mempertemukan masyarakat dalam doa bersama.

c)

Mengurangi peran pemimpin agama dalam proses ritual kematian.

d)

Meningkatkan hubungan perdagangan antar-keluarga melalui sumbangan dalam acara adat.

4.

Rumah adat Tongkonan dalam masyarakat Toraja tidak hanya menjadi tempat tinggal tetapi juga melambangkan status sosial keluarga. Berdasarkan hal ini, apa fungsi strategis Tongkonan dalam struktur sosial masyarakat Toraja?

a)

Sebagai pusat pemerintahan lokal yang mengatur hubungan antar keluarga.

b)

Simbol kekuasaan yang diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga bangsawan.

c)

Tempat pertemuan bagi komunitas luas untuk menentukan arah politik suku.

d)

Bangunan suci yang menjadi tempat ritual khusus untuk pernikahan dan pemakaman.

5.

Bagaimana simbolisasi dalam tradisi Sigale-gale pada masyarakat Batak memperkuat pandangan mereka tentang kehidupan dan kematian?

a)

Menunjukkan ketidakmampuan masyarakat Batak dalam menerima kematian anggota keluarga.

b)

Melambangkan kepercayaan bahwa roh orang yang meninggal akan bereinkarnasi menjadi anak baru.

c)

Mencerminkan upaya masyarakat Batak untuk terus menjaga kehadiran simbolis dari anggota keluarga yang sudah meninggal.

d)

Mengisyaratkan bahwa kehidupan baru hanya dapat dimulai setelah prosesi Sigale-gale selesai.