NEW
Font size
Worksheetssistem rem sepeda motor
Total questions: 50
Worksheet time: 5mins
Apa fungsi utama dari rem pada sepeda motor?
Mengurangi kecepatan atau menghentikan sepeda motor
Meningkatkan kecepatan
Membantu mengontrol arah motor
Meningkatkan daya tahan mesin
Rem mekanik pada sepeda motor umumnya bekerja dengan cara
Menggunakan sistem hidrolik
Memanfaatkan gesekan antara kampas rem dan drum rem
Memanfaatkan tekanan udara
Menggunakan sistem magnetik
Jenis rem mekanik yang paling umum digunakan pada sepeda motor adalah:
Rem tromol
Rem cakram
Rem hidrolik
Rem angin
Bagian dari rem tromol yang berfungsi untuk menciptakan gesekan dengan drum rem adalah
Kampas rem
Piston
kaliper
master silinder
Apa yang terjadi jika kampas rem pada rem tromol sudah habis?
Rem menjadi lebih sensitif
Rem akan berfungsi lebih baik
Rem tidak dapat menghentikan motor dengan baik
Rem akan mengeluarkan suara keras
Salah satu kelebihan rem mekanik dibandingkan rem hidrolik adalah
Lebih murah dan mudah dalam perawatan
Lebih kuat saat pengereman
Tidak memerlukan penggantian kampas rem
Mampu bekerja lebih cepat
Apa yang terjadi jika setelan rem tromol terlalu kendor?
Motor akan langsung berhenti mendadak
Rem akan terasa kurang responsif
Kampas rem akan cepat habis
Drum rem akan rusak
Bagian mana dari rem mekanik yang biasanya perlu disetel secara manual?
Master silinder
Pedal rem
Tuas rem dan kabel rem
Piston rem
Pada rem tromol, komponen yang bergerak saat pengendara menarik tuas rem adalah
kampas rem
pegas pengembali
tuas penggerak rem
kaliper
Apa yang dapat menyebabkan rem tromol tidak bekerja secara optimal?
. Kampas rem masih baru
Drum rem kotor atau aus
Kabel rem terlalu kencang
Pegas pengembali terlalu kuat
Untuk melakukan penyetelan rem tromol, alat yang dibutuhkan adalah
Kunci pas
Obeng
Tang
Palu
Kampas rem yang terlalu keras bisa menyebabkan
Pengereman lebih baik
Drum rem aus lebih cepat
Pengereman lebih halus
Kabel rem putus
Apa yang perlu dilakukan jika kampas rem mulai aus?
Mengencangkan kabel rem
Mengganti kampas rem
Membersihkan kampas rem
menyetel drum rem
Bagaimana cara mengetahui kampas rem tromol sudah aus?
Rem terasa lebih tajam
Pedal rem menjadi lebih ringan
Tidak ada efek pengereman
Terdengar suara gesekan saat pengereman
Apa fungsi dari pegas pengembali pada rem tromol?
Menyerap energi saat pengereman
Mengembalikan kampas rem ke posisi semula setelah pengereman
Meningkatkan gesekan pada drum rem
Membantu memompa minyak rem
Komponen utama yang terdapat pada sistem rem hidrolik cakram adalah
Kampas rem, kaliper, dan selang hidrolik
Kampas rem, kabel rem, dan tuas rem
Kampas rem, tromol, dan piringan cakram
Piringan cakram, tromol, dan pedal rem
Fungsi dari cairan rem (brake fluid) dalam sistem rem hidrolik adalah...
Meningkatkan kecepatan rem
Menghantarkan tekanan dari tuas rem ke kampas rem
Mengurangi panas saat pengereman
Melumasi komponen rem
Salah satu keuntungan dari rem cakram dibandingkan rem tromol adalah..
Lebih murah
Mampu bekerja lebih baik saat terkena air
Membutuhkan lebih sedikit perawatan
Lebih mudah digunakan pada kendaraan besar
Kaliper pada sistem rem hidrolik cakram berfungsi untuk…
Menahan panas rem
Menekan kampas rem ke piringan cakram
Menyimpan cairan rem
Mengatur sirkulasi udara
Ketika cairan rem dalam sistem hidrolik berkurang, kemungkinan besar disebabkan oleh...
Udara masuk ke dalam sistem
Kebocoran pada selang atau sambungan rem
Piston kaliper macet
Pemuaian kampas rem
Salah satu tanda bahwa rem hidrolik cakram perlu diservis adalah...
Rem berbunyi ketika ditekan
Rem menjadi terlalu keras
Minyak rem selalu penuh
Rem terasa lemah atau "blong"
Apabila kampas rem pada rem cakram mulai tipis, maka yang harus dilakukan adalah...
Menambah cairan rem
Mengganti kampas rem
Membersihkan piringan cakram
Menyetel kaliper
Brake fluid pada rem hidrolik sebaiknya diganti setiap..
3 bulan
6 bulan
1 tahun
2 tahun
Jika rem terasa keras saat ditekan, kemungkinan besar masalah terletak pada...
Cairan rem terlalu sedikit
Kampas rem terlalu tebal
Udara terperangkap di dalam sistem
Selang rem tersumbat
Jenis cairan rem yang biasa digunakan pada sistem rem hidrolik adalah...
DOT 1
DOT 2
DOT 3
semua jawaban benar
Komponen yang berfungsi menekan piston pada kaliper adalah...
kampas rem
cairan rem
cakram rem
tuas rem
Jika rem mengeluarkan suara berdecit saat digunakan, penyebabnya kemungkinan adalah...
Kaliper yang rusak
Piringan cakram tergores atau kampas rem sudah habis
Terlalu banyak cairan rem
Rem tidak dipasang dengan benar
Kelebihan rem hidrolik dibandingkan dengan rem mekanis adalah...
Pengereman lebih halus dan responsif
Lebih murah dan mudah dirawat
Tidak perlu sering diganti komponennya
Tidak perlu sering diganti komponennya
Proses penggantian minyak rem yang benar harus dilakukan dengan cara…
Menguras minyak lama dan mengisi yang baru tanpa udara di dalam sistem
Menambah minyak baru di atas minyak lama
Menambah air untuk melarutkan minyak rem
Mengganti kampas rem terlebih dahulu sebelum mengganti minyak
Komponen yang berfungsi untuk mengubah tekanan hidrolik menjadi gerakan mekanis dalam sistem rem hidrolik adalah.
Kampas rem
Piston kaliper
Selang rem
Reservoir minyak rem
perhatikan gambar no 1 adalah...
pin / clip
bolt
brake pad
brake pad clip
perhatikan gambar no 2 adalah
bolt
pin caliper
caliper
pin / clip
perhatikan gambar no 3 adalah
brake pad
brake pad clip
caliper brake
caliper bracket
perhatikan gambar no 5 adalah
brake pad
brake caliper
caliper bracket
adapter caliper
perhatikan gambar no 4 adalah
brake pad
brake caliper
piston
brake pad clip
perhatikan gambar no 6 adalah
brake caliper
bleeder screw
brake pad
caliper clip
perhatikan gambar no 7 adalah
bolt
pin
bleeding screw
dust boot
perhatikan gambar no 8 adalah
piston
piston seal
toner sil
piston core
perhatikan gambar no 9 adalah
piston seal
piston
toner seal
dust boot
perhatikan gambar no 10 adalah
seal piston
dust seal
dust boot
pengunci piston
Ketika pengendara melaporkan bahwa rem hidrolik sepeda motornya terasa terlalu lembek, apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendiagnosis masalah tersebut?
Mengganti minyak rem
Menguras minyak rem lama
Memeriksa sistem untuk kebocoran udara
Memeriksa piston pada kaliper
Setelah mengganti kampas rem, rem hidrolik terasa keras dan sulit ditekan. Apa penyebab yang paling mungkin dari masalah ini?
Minyak rem kotor
Master rem mengalami kerusakan
Piston di kaliper macet
Minyak rem berlebih di reservoir
Jika terjadi kebocoran minyak rem di sekitar master rem, apa langkah yang paling tepat untuk memastikan sumber kebocoran tersebut?
Mengganti seluruh sistem rem
Mengganti selang rem hidrolik
Memeriksa seal pada piston master rem
Menambah minyak rem
Jika rem terasa normal saat pertama kali ditekan, namun saat ditekan beberapa kali secara berurutan pedal rem menjadi keras dan tidak responsif, masalah apa yang mungkin terjadi?
Udara terjebak dalam sistem
Kaliper tidak bekerja dengan baik
Minyak rem terlalu banyak
Terjadi overheat pada sistem rem
Mengapa penting untuk menggunakan jenis minyak rem yang direkomendasikan oleh pabrikan dalam sistem rem hidrolik?
Mencegah kerusakan pada kampas rem
Minyak rem memiliki tingkat kompresi yang berbeda-beda
Menghindari korosi pada komponen sistem rem
Untuk meningkatkan respons rem
Rem tromol pada sepeda motor menggunakan prinsip gesekan antara dua komponen. Apa yang terjadi pada komponen tersebut jika rem digunakan secara terus menerus dalam waktu yang lama?
Kedua komponen akan saling menempel.
Gesekan antara komponen akan berkurang sehingga pengereman semakin efektif.
Gesekan antara komponen akan menyebabkan panas berlebih yang dapat mengurangi performa pengereman.
Gesekan antara komponen tidak mempengaruhi performa rem.
Mengapa pada beberapa sepeda motor rem tromol lebih sering ditempatkan di roda belakang dibandingkan roda depan?
Karena roda depan tidak memerlukan rem.
Karena pengereman di roda belakang lebih membutuhkan kekuatan rem tromol.
Karena distribusi beban pengereman pada roda belakang lebih rendah sehingga cocok menggunakan rem tromol.
Karena rem tromol hanya cocok untuk kecepatan rendah.
Dalam perawatan rem tromol, mengapa penting untuk membersihkan debu yang menumpuk di dalam tromol secara berkala?
Debu dapat meningkatkan gesekan dan membuat rem lebih pakem.
Debu dapat menghalangi mekanisme rem sehingga rem tidak berfungsi dengan baik.
Debu hanya mempengaruhi tampilan tromol, tidak pada kinerjanya.
Debu di dalam tromol tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan rutin.
Apa dampak dari penyesuaian yang salah pada penyetel rem tromol sepeda motor?
Rem akan menjadi lebih responsif.
Rem bisa terlalu keras atau terlalu lemah, menyebabkan pengereman tidak optimal.
Penyelarasan yang salah hanya berpengaruh pada kenyamanan berkendara, tidak pada keamanan.
Rem tromol akan tetap berfungsi normal, meskipun penyetelan tidak akurat.
Jika terjadi keausan pada kampas rem tromol, bagaimana pengaruhnya terhadap sistem pengereman?
Pengereman menjadi lebih kuat karena kampas lebih tipis.
Pengereman menjadi lebih lemah dan jarak pengereman bertambah.
Rem tromol akan berhenti bekerja secara tiba-tiba.
Keausan pada kampas rem tidak mempengaruhi performa pengereman.
