Font size
WorksheetsQuiz Multi Paradigm
Total questions: 30
Worksheet time: 18mins
Apa yang dimaksud dengan "multi-paradigm science" menurut Dedy N. Hidayat?
Ilmu yang berfokus pada satu paradigma
Pendekatan ilmiah yang menggunakan lebih dari satu paradigma
Ilmu yang hanya menggunakan metode kuantitatif
Ilmu yang mengabaikan metode kualitatif
Apa yang menjadi kesulitan utama bagi peneliti dalam metodologi multi-paradigm?
Kurangnya data yang valid
Kesulitan memahami objek penelitian
Ketidakjelasan paradigma dan posisi metodologi
Kekurangan sumber daya penelitian
Seorang peneliti bebas memilih kajian perspektifnya
Salah
Benar
Dalam penelitian kuantitatif penemuan suatu kebenaran adalah yang lebih penting
salah
benar
Metodologi adalah teknik riset atau alat untuk melakukan pengumpulan data
Benar
Salah
Filosofi dari sebuah proses riset yang mencakup asumsi dan nilai-nilai yang menjadi dasar pemikiran penelitian atau kriteria yang digunakan peneliti untuk menafsirkan data dan mencapai kesimpulan
metode
metodologi
paradigma
perspektif
Crotty (1994) mengelompokkan teori-teori sosial ke dalam empat kelompok, yaitu positivism, critical inquiry, feminism dan (a)
Dedy N Hidayat, merujuk Guba dan Lincoln (1994) membagi paradigma Komunikasi menjadi 3, yaitu: (jawaban lebih dari satu)
Paradigma Klasik
Paradigma Konstruktivis
Paradigma Kritis
Paradigma Positivistik
Paradigma Postpositivistik
Dimensi ini menyangkut asumsi mengenai hubungan antara peneliti dan yang diteliti dalam proses untuk memperoleh pengetahuan mengetahui objek yang diteliti
Epistemologis
Ontologis
Metodologis
Aksiologis
Dimensi ini berkaitan dengan asumsi mengenai objek atau realitas sosial yang diteliti
Epistemologis
Ontologis
Metodologis
Aksiologis
Dimensi ini berisi asumsi-asumsi mengenai bagaimana cara memperoleh pengetahuan mengenai suatu objek pengetahuan
Epistemologis
Ontologis
Metodologis
Aksiologis
Dimensi ini berkaitan dengan posisi value judgements, etika dan pilihan moral peneliti dalam suatu penelitian
Epistemologis
Ontologis
Metodologis
Aksiologis
Pada paradigma klasik peneliti menyatukan nilai-nilai subjektif. Nilai, etika dan moral adalah satu kesatuan pada pendekatan ini.
Benar
Salah
Peneliti dari paradigma klasik harus menempatkan diri sebagai value free researcher
Benar
Salah
Penelitian paradigma klasik berangkat dari assumis adanya suatu realitas sosial yang (a)
Peneliti harus menjaga jarak dengan objek yang diteliti.
Paradigma Klasik
Paradigma Kritis
Paradigma Konstruktivis
Semua penelitian dalam paradigma klasik merupakan penelitian kuantitatif
Benar
Salah
Peneliti (a) cenderung melihat realitas sosial sebagai wujud statis, yang telah jadi, dan bisa damait pada satu titik tertentu
Peneliti (a) cenderung berasumsi bahwa realitas sosial selalu berubah, dan merupakan hasil konstruksi sosial yang berlangsung antara para pelaku dan institusi sosial
participant observer merupakan metode pengumpulan data pada penelitian (a)
Pada paradigma (a) nilai, etika dan pilihan moral merupakan bagian tidak terpisahkan dari penelitian. Peneliti pada paradigma tersebut menempatkan diri sebagai transformative intellectual
Kombinasi penelitian kuantitatif dan kualitatif dapat dilakukan jika,
berpijak pada paradigma yang sama
berpijak pada paradigma yang berbeda
memiliki data yang sama
memiliki data yang berbeda
Bagaimana seorang peneliti konstruktivis menangani data dalam penelitian?
Dengan menggunakan pengukuran statistik
Dengan menguji hipotesis melalui eksperimen
Dengan berusaha merefleksikan pemahaman subjek
Dengan menjaga jarak dari subjek penelitian
Menurut artikel, apa peran dari aksiologi dalam suatu paradigma?
Mengukur validitas hasil penelitian
Mengidentifikasi hubungan antara peneliti dan objek
Mempertimbangkan nilai dan etika dalam penelitian
Menentukan metode pengumpulan data
Menurut Dedy N. Hidayat, apa kelemahan utama peneliti yang tidak memahami paradigma yang mereka gunakan?
Kesulitan dalam menganalisis data
Kesulitan menentukan posisi metodologi
Tidak mampu melakukan penelitian kuantitatif
Terlalu subjektif dalam penelitiannya
Triangulasi digunakan dalam pendekatan multi-paradigm untuk menyederhanakan analisis data
salah
benar
Peneliti paradigma kritis memandang realitas sosial sebagai realitas virtual yang terbentuk oleh kekuatan sosial
Benar
Salah
Dalam penelitian kuantitatif, validitas internal dicapai melalui apa?
Pengamatan langsung
Pengujian hipotesis yang ketat
Pendekatan kualitatif
Observasi partisipatif
Menurut artikel, penelitian sosial dapat menggunakan pendekatan multi-paradigm untuk apa?
Menjaga netralitas peneliti
Memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif
Mempercepat proses penelitian
Menurunkan biaya penelitian
Metodologi penelitian yang berpijak pada paradigma kritis bertujuan untuk apa?
Menguji hipotesis yang terstruktur
Melakukan perubahan sosial
Menjelaskan pola-pola sosial
Memprediksi fenomena sosial
