WorksheetsBelajar AKM Kelas V
Total questions: 5
Worksheet time: 5mins
Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling membuatkan masakan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, dia aib dikarenakan telah kehilangan sebuah kakinya.
Kebiasaan tokoh belalang yang tergambar pada kutipan dongeng tersebut ialah ….
membagi makanan
Hidup menyendir
pemalu
Setiap malam berpesta
Ada sebuah kerajaan bernama Pasir Batang. Kerajaan tersebut dipimpin oleh raja yang bijaksana bernama Prabu Tapa Agung. Raja tersebut memiliki dua orang putri yang belum menikah, yaitu Putri Purbararang dan Putri Purbasari. Mereka memiliki sifat yang sangat berbeda. Putri Purbararang berperangai sangat buruk. Ia sangat sombong.mSedangkan Putri Purbasari sangat baik hati. Ia sangat lembut dan suka menolong. Purbasari juga memiliki paras yang sangat cantik jelita.
Tokoh antagonis dalam cerita di atas adalah . . . .
Prabu Tapa Agung
Putri Purbasari
Putri Purbarang
Penduduk Kerajaan
1. Di sebuah hutan hiduplah beberapa satwa yang hidup berdampingan secara damai, suatu ketika hutan tersebut kedatangan penghuni baru, ialah sang burung merak jantan.
Burung merak jantan itu mempunyai bulu yang sungguh indah. Keindahan bulu merak membuat para penghuni hutan takjub, para penghuni segera berkerumun untuk melihat lebih dekat keindahan sang merak jantan.
Mereka kagum akan keindahan bulu merak.
"Wah bulu ekor mu sungguh indah nan menawan merak!" ujar seekor kura-kura.
"Tentu saja mulai dari ujung kepala sampai ujung kuku kaki, semuanya cantik bukan? Selain itu aku juga sangat cerdas lho!" jawab burung merak.
"Hahahaha aku hanya kagum" kata kura-kura tersebut.
Cerita di atas termasuk jenis cerita . . . .
Fabel
Legenda
Miateri
Mite
Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat berdasarkan …..
Imajinasi atau karangan penulisnya
Kisah nyata yang telah terjadi pasti
Cerita misteri yang menakutkan
Mitos dan kejadian aneh di dunia
Si Lancang sudah mulai bosan dengan kehidupan yang serba kekurangan. Ia mengeluh. Tampak putus asa. Berkali-kali ibunya memberi nasihat kepada si Lancang agar anaknya tekun bekerja. “Sabarlah, Nak! Janganlah kamu terus-terusan mengeluh! Kita memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan putus asa dan jangan menyerah.” Begitu ibu si Lancang menasihati anak semata wayangnya itu.
Dikutip dari ”Si Lancang” dalam Kumpulan Cerita Rakyat, Citra Aji Parama, 2007)
Berikut ini yang bukan merupakan sifat Si Lancang adalah . . . .
suka mengeluh
Mudah putus asa
Tekun bekerja
tidak sabar
