NEW
Font size
WorksheetsKuis TKP - Profesionalisme
Total questions: 14
Worksheet time: 11mins
Rano, seorang pemuda yang dikenal bijaksana dan disegani di desa Ubud, baru saja terpilih sebagai ketua karang taruna. Pemilihan ini berlangsung penuh semangat, dan seluruh anggota karang taruna sepakat bahwa Rano adalah sosok yang tepat untuk memimpin. Ia dikenal tidak hanya karena kearifan dan sikap tanggung jawabnya, tetapi juga karena kemampuannya untuk memimpin dan menginspirasi pemuda-pemudi di desanya. Setelah resmi menjabat sebagai ketua, Rano segera dihadapkan pada tugas pertamanya yaitu menyusun kepengurusan baru dalam waktu sebulan. Tugas ini tidak mudah, mengingat pentingnya memilih orang-orang yang tidak hanya kompeten tetapi juga bisa bekerja sama dengan baik untuk mencapai visi karang taruna ke depannya. Rano paham bahwa kepengurusan yang solid adalah kunci keberhasilan berbagai program yang akan dijalankan....
meminta arahan dari ketua sebelumnya, kemudian mendiskusikan dengan anggota secara terbuka
menyusun kepengurusan bersama dengan teman-teman dekatnya karena sudah saling terbiasa bersama-sama
membebaskan kepada siapa pun yang berminat menjadi pengurus untuk bergabung pada periode kepengurusan tahun ini
memberikan kesempatan secara terbuka, kemudian melalui aklamasi memilih pengurus lainnya sesuai dengan kemampuan masing-masing
memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota yang hendak mencalonkan diri, kemudian pemilihan dilakukan secara musyawarah mufakat
Andi adalah seorang karyawan yang berdedikasi, bertugas melayani keperluan masyarakat di Kantor Kelurahan Martapura. Setiap hari, ia selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada warga yang datang. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan cepat tanggap dalam menyelesaikan berbagai keperluan administrasi. Namun, suatu hari, Andi dihadapkan pada situasi yang sulit dan mendesak. Siang itu, ketika sedang di tempat kerja, Andi menerima kabar dari istrinya bahwa anak bungsu mereka tiba-tiba jatuh sakit. Tubuh si kecil demam tinggi, wajahnya pucat, dan kondisinya terus memburuk. Istrinya memintanya segera membawa anak mereka ke rumah sakit. Sebagai seorang ayah, hati Andi sangat khawatir dan ia ingin segera pergi ke rumah sakit untuk memastikan anaknya mendapatkan perawatan. Namun, di saat yang bersamaan, Andi juga tahu bahwa di kantor Kelurahan Martapura, ada tugas penting yang harus diselesaikan hari itu juga. Apa yang sebaiknya Andi lakukan ?
Mengerjakan satu per satu tugas yang harus diselesaikan pada hari itu sebisanya, sekalipun hati tidak tenang.
Memilih tugas kantor yang dapat ia bawa pulang dan menyelesaikannya di rumah
Memilih pekerjaan yang harus ia selesaikan pada hari itu dan yang dapat diteruskan keesokan hari, lalu menuntaskanya.
Meminta pertolongan keluarga dekat untuk mengawasi anak dan meminta bantuan kolega untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan.
Mengerjakan tugas secepat mungkin agar dapat segera pulang dan mengantar anak ke rumah sakit.
Kantor Anda sering mengadakan rapat divisi maupun rapat besar perusahaan, yang diharapkan menjadi momen penting untuk membahas perkembangan, kendala, dan rencana strategi kerja. Namun, kenyataannya banyak rekan Anda yang menyepelekan rapat divisi. Beberapa di antaranya datang terlambat, ada yang tidak mempersiapkan materi, bahkan ada yang sering absen dengan alasan sibuk. Sikap Anda biasanya…
Berusaha datang tepat waktu dan tidak pernah terlambat meskipun bukan yang paling awal
Berusaha datang tepat waktu sebelum atasan tiba di tempat dan acara belum dimulai.
Berusaha hadir setelah semua peserta rapat hadir namun belum terlambat, karena saya harus menyiapkan materi rapat terlebih dahulu
Berusaha datang paling awal dengan persiapan yang matang dan siap untuk mengikuti jalannya rapat
Berusaha mempersiapkan materi dengan baik dan datang tepat waktu
Anda telah lama bekerja di perusahaan ini, merasa nyaman dan memiliki banyak kenangan di dalamnya. Sejak pertama kali bergabung, Anda telah melalui berbagai tantangan dan pengalaman berharga yang membuat Anda berkembang, baik secara profesional maupun pribadi. Meskipun gaji yang Anda terima memang cukup kecil dibandingkan dengan standar industri, kenyamanan lingkungan kerja dan hubungan baik dengan rekan-rekan membuat Anda enggan untuk berpindah. Namun, tiba-tiba orang tua Anda menyarankan agar Anda berpindah tempat kerja. Mereka mengkhawatirkan kondisi keuangan Anda dan merasa bahwa dengan berpindah ke perusahaan lain, Anda bisa mendapatkan gaji yang lebih baik dan lebih banyak peluang untuk berkembang. Mendengar saran ini, Anda merasa bingung dan terjebak dalam dilema.
Meminta pertimbangan atasan Anda bagaimana solusi terbaiknya
Meminta saran dari teman-teman Anda bagaimana baiknya Anda
Tetap bekerja seperti biasa dan memberikan pengertian kepada orang tua A
Menolak secara halus saran orang tua dan bekerja seperti biasanya karena Anda merasa nyaman bekerja di perusahaan tersebut
Menuruti saran orang tua dan mencari pekerjaan lain yang lebih besar pendapatannya karena demi kebutuhan pendidikan anak Anda agar lebih baik
Anda adalah seorang pekerja kantoran yang terbiasa dengan rutinitas sehari-hari di depan layar komputer, mengerjakan laporan, rapat, dan hal-hal administratif lainnya. Dinamika pekerjaan Anda lebih banyak berputar di dalam kantor, dan jarang sekali ada kesempatan untuk mengikuti dinas ke lapangan. Namun, suatu hari, atasan Anda memanggil Anda ke ruangannya untuk sebuah percakapan yang tak terduga. Dengan suara tenang, atasan Anda menjelaskan bahwa perusahaan membutuhkan seseorang untuk melakukan penelitian lapangan di sebuah wilayah terpencil. Wilayah ini berada cukup jauh dari pusat kota, dengan akses terbatas dan fasilitas yang sederhana. Mendengar penjelasan itu, Anda terkejut karena selama ini Anda lebih akrab dengan pekerjaan yang bersifat administratif. Tugas di lapangan bukanlah hal yang pernah Anda bayangkan, apalagi di wilayah yang terpencil. Yang akan anda lakukan adalah....
Biasa saja ditugaskan dimana saja dan tidak perlu mempersiapkan apa-apa
Menghubungi dan meminta bantuan orang yang mengenali wilayah tersebut untuk mendapat informasi bagaiamana karakter letak geografis, budaya dan kebiasaan masyarakat sekitar.
Mendatangi tempat tersebut untuk mempersiapkan diri
Bertanya pada teman yang pernah melakukan penelitian di tempat tersebut untuk mengambil pengalaman dan mendapatkan nasihatnya.
Mencari informasi tentang wilayah tersebut dari berbagai sumber baik internet maupun orang lain
Sebagai seorang asisten pribadi direktur di sebuah perusahaan internasional, Anda terbiasa dengan tanggung jawab yang tinggi dan jadwal yang padat. Setiap hari Anda harus memastikan semua urusan direktur berjalan lancar, mulai dari mengatur jadwal rapat, mengelola dokumen penting, hingga menjadi penghubung antara direktur dan rekan-rekan bisnis lainnya. Namun, hari itu berbeda. Hari itu adalah hari libur yang telah Anda nantikan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas kerja yang melelahkan. Pagi itu, ketika sedang bersantai dan menikmati waktu luang, tiba-tiba ponsel Anda berbunyi. Ternyata, pesan dari atasan masuk, meminta Anda untuk segera melakukan sebuah tugas mendesak. Direktur meminta Anda untuk menyiapkan dan mengirimkan beberapa dokumen penting. Anda Akan…
Mengerjakan tugas tersebut dengan baik
Tetap mengerjakan tugas tersebut karena hal tersebut sudah menjadi bagian dari tanggung jawab Anda
Meminta teman untuk menggantikan pekerjaan tersebut karena Anda sedang libur dan tidak memungkinkan untuk menyiapkan dokumen
Meminta kepada atasan untuk memberikan dispensasi karena sebagai asisten Anda juga butuh liburan agar bisa kembali segar dan produktif pada saat bekerja
Melaksanakan tugas dengan sedikit terpaksa dan berusaha menyiapkan dokumen yang dibutuhkan
Setiap akhir tahun, perusahaan Anda memiliki tradisi untuk membuat laporan tahunan yang merangkum seluruh pencapaian, target, serta evaluasi kerja dari setiap divisi. Laporan ini sangat penting karena menjadi dasar penilaian kinerja individu maupun tim, dan juga menjadi acuan untuk perencanaan tahun berikutnya. Anda pun sudah familiar dengan proses ini, namun kali ini situasinya berbeda. Menjelang akhir tahun, Anda menyadari bahwa Anda belum sempat mengerjakan laporan tahunan pekerjaan Anda. Kesibukan proyek yang mendesak selama beberapa bulan terakhir membuat waktu Anda tersita untuk berbagai tugas prioritas lainnya. Tumpukan pekerjaan sehari-hari dan berbagai rapat yang tak terhindarkan membuat Anda terus menunda-nunda laporan tahunan tersebut. Sekarang, penilaian kinerja sudah di depan mata, dan Anda mulai merasa tekanan karena laporan tahunan belum juga tersentuh. Dalam situasi ini. Anda akan…
Meminta penundaan penilaian karena tidak mau mengerjakan laporan dengan tergesa-gesa
Meminta rekan kerja untuk mengerjakan laporan kerja Anda karena Anda menyelesaikan tugas lain yang penting.
Segera mengerjakan laporan walaupun waktunya sudah sangat terbatas
Mengambil laporan teman Anda dan memodifikasinya agar bisa di kumpulkan tepat waktu
Menggunakan laporan tahun lalu yang mirip dan mengubahnya sedikit yang penting laporan tahunan Anda selesai dan bisa fokus dalam pekerjaan
Anda adalah seorang pegawai di sebuah perusahaan swasta yang beroperasi dalam industri yang kompetitif. Setiap hari, Anda datang ke kantor dengan daftar tugas yang sepertinya tak ada habisnya. Dari menyelesaikan laporan, menghadiri rapat, hingga menangani proyek-proyek penting, beban pekerjaan yang Anda hadapi terasa jauh lebih berat dibandingkan rekan-rekan kerja Anda. Sering kali, saat jam kantor berakhir, Anda masih harus melanjutkan pekerjaan di rumah, sementara yang lain tampaknya bisa menyelesaikan tugas mereka tepat waktu dan pulang tanpa beban. Perasaan ini semakin menguat ketika Anda melihat bagaimana rekan kerja sepertinya memiliki lebih banyak waktu untuk bersosialisasi atau beristirahat, sementara Anda terus diburu tenggat waktu. Tugas-tugas yang diberikan kepada Anda sering kali bersifat mendesak dan memerlukan perhatian penuh, membuat Anda harus berfokus pada banyak hal sekaligus. Untuk itu Anda akan…
Meminta atasan untuk menugaskan pegawai lain untuk membantu Anda menyelesaikan tugas-tugas penting
Meminta cuti ketika Anda merasa butuh istirahat
Mengerjakan semua tugas dengan sesuai standar
Meminta atasan untuk meninjau beban kerja Anda
Mengerjakan semua tugas dengan penuh semangat dan semaksimal mungkin
Kantor tempat Anda bekerja memiliki banyak karyawan dengan latar belakang, pengalaman, dan karakter yang berbeda-beda. Setiap hari, Anda berinteraksi dengan berbagai macam orang, ada yang penuh semangat, ada yang tenang, ada pula yang blak-blakan. Seperti di lingkungan kerja lainnya, Anda tentu memiliki rekan-rekan yang Anda sukai dan merasa nyaman bekerja sama. Namun, ada juga rekan kerja yang karakternya tidak sesuai dengan Anda, bahkan terkadang membuat suasana kerja kurang menyenangkan. Anda akan…
Menyapanya saat diperlukan saja dan mencoba memahami perbedaan karakter tersebut
mempertimbangkan untuk berbicara dengan rekan kerja tersebut secara langsung, dengan cara yang sopan dan terbuka
Mencoba bersikap tenang dan Anda lebih memilih untuk menjaga jarak dan meminimalkan interaksi yang tidak perlu dan fokus pada pekerja
Mempertimbangkan untuk mendiskusikan masalah tersebut dengan atasan dan mencari solusi agar suasana kerja tetap kondusif.
Anda tahu bahwa tidak semua orang akan selalu cocok dengan Anda, dan itu adalah bagian dari dinamika kehidupan kerja
Pada suatu pagi di kantor, yang merupakan kawasan bebas asap rokok, Anda sedang menyelesaikan pekerjaan ketika tiba-tiba seorang tamu datang mencari atasan Anda. Tamu tersebut tampak menunggu di ruang tunggu yang nyaman, sambil menunggu atasan Anda selesai dengan rapat. Namun, tidak lama kemudian, Anda mencium bau asap rokok yang menyebar di area tersebut. Ternyata, tamu tersebut mulai merokok dengan santai, meskipun sudah jelas ada tanda larangan merokok di seluruh area kantor. Beberapa menit kemudian, seorang satpam yang bertugas melihat kejadian itu mencoba mendekati tamu tersebut. Ia menegur dengan halus, mengingatkan bahwa kantor ini adalah kawasan bebas asap rokok dan meminta agar rokoknya segera dipadamkan. Sayangnya, reaksi tamu tersebut tidak seperti yang diharapkan. Ia langsung marah dan merasa tersinggung atas teguran tersebut. Suaranya meninggi, dan ia mulai membantah peraturan yang ada, mengatakan bahwa ia hanya ingin menunggu dengan nyaman dan merokok. Satpam tetap tenang dan mencoba menjelaskan kembali bahwa peraturan ini berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali, termasuk tamu. Beberapa pegawai lain yang berada di sekitar ruang tunggu mulai memperhatikan situasi, tetapi suasana tetap terkendali berkat sikap profesional satpam. Anda, yang menyaksikan kejadian tersebut, merasa prihatin dengan sikap tamu itu. Sebagai bagian dari perusahaan yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan kenyamanan bersama, Anda akan…
Meminta maaf bila satpam terkesan kurang sopan kemudian menawarkan minuman agar tamu tersebut bisa tenang
Mengajaknya mengobrol santai dan menemani tersebut tamu merokok
Memberikan permen dan juga minumnan sebagai gantinya agar tamu tersebut nyaman
Ikut mengingatkan bahwa dilarang merokok ditempat tersebut
Diam saja, tetap fokus melanjutkan pekerjaan saya
Maya, seorang guru yang berdedikasi di sekolahnya, sudah lama merencanakan untuk mengambil cuti minggu depan. Ia merasa butuh waktu untuk istirahat dan berkumpul dengan keluarganya setelah beberapa bulan penuh dengan tugas mengajar dan kegiatan sekolah. Surat cuti pun sudah ia ajukan jauh-jauh hari, dan rencana liburan sudah tersusun rapi. Namun, pada suatu sore di ruang guru, Kepala Sekolah memanggil Maya untuk membahas sesuatu. Dengan ramah, Kepala Sekolah mengingatkan bahwa ada beberapa tugas penting yang harus diselesaikan sebelum akhir bulan ini. Tugas-tugas tersebut termasuk pembuatan laporan evaluasi siswa dan penyelesaian program pembelajaran untuk semester berikutnya, yang semuanya membutuhkan perhatian dan komitmen penuh Maya. Apa yang harus saya lakukan jika saya sebagai Maya..
Sambil cuti Maya juga menyelesaikan tugas, dan Maya harus menjaga agar tidak terlalu tertekan.
Maya perlu segera mengidentifikasi tugas-tugas yang paling mendesak dan berfokus menyelesaikan tugas yang harus diselesaikan sebelum dan sesudah cuti.
Maya dapat membuat jadwal harian yang terperinci untuk beberapa hari sebelum cuti, sehingga ia dapat menyelesaikan tugas-tugas tersebut tepat waktu
Maya juga berencana untuk meminta bantuan rekan kerja dalam hal-hal yang bisa didelegasikan
Maya bisa mendiskusikan dengan Kepala Sekolah tentang prioritas utama yang harus diselesaikan sebelum cuti.
Pagi itu, Anda bangun seperti biasa dan mulai bersiap untuk berangkat ke kantor. Setelah mengenakan pakaian rapi dan mengambil tas kerja, Anda membuka pintu dan melihat langit yang mendung. Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur tanpa henti. Anda mempercepat langkah menuju kendaraan, berharap masih bisa tiba di kantor tepat waktu.Namun, ketika keluar dari komplek perumahan, Anda mendapati jalanan utama sudah mulai tergenang air. Ketinggian air yang terus naik membuat jalanan di depan terlihat seperti sungai kecil. Sejumlah kendaraan yang melintas terlihat terhenti karena mesin mogok, sementara yang lain mencoba memutar arah mencari jalur alternatif. Di saat yang sama, Anda merasakan kegelisahan mulai muncul. Banjir ini bukan hanya memperlambat perjalanan, tapi juga mungkin membuat Anda terlambat ke kantor. Maka Anda akan…
Anda bisa mempertimbangkan untuk menunda keberangkatan dan menunggu situasi lebih aman
Mencari jalan alternatif yang tidak terkena banjir meskipun mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk sampai ke kantor.
Biasa saja dan tetap tenang dalam menghadapi kendala lalu Segera mempertimbangkan semua opsi dengan cepat dan rasional
Anda bisa segera memulai bekerja dari rumah sembari menunggu kondisi di luar membaik dan memberi kabar kepada atasan atau tim tentang situasi yang Anda hadapi
Anda bisa memilih untuk menunggu di rumah atau di tempat yang aman sampai air mulai surut. Menempuh perjalanan dalam kondisi banjir bisa berisiko, jadi lebih baik menunggu jika tidak ada rute yang aman.
Hari ini kantor sedang sangat sibuk, dan seorang pelanggan datang dengan permintaan untuk menyelesaikan urusannya secepat mungkin. Pelanggan tersebut terlihat terburu-buru dan ingin semuanya selesai dengan cepat. Sementara itu, rekan kerja Anda yang biasanya menangani urusan ini terlihat sangat kelelahan dan meminta waktu untuk beristirahat. Di sisi lain, Anda juga masih memiliki tugas yang belum selesai, tetapi Anda tahu bahwa jika tidak ada yang menangani pelanggan ini, masalah bisa semakin rumit. Dalam kondisi seperti ini, sikap apa yang sebaiknya Anda ambil?
Menyelesaikan tugas Anda sampai selesai, baru kemudian membantu teman yang kelelahan
Melayani pelanggan dengan tenang dan sabar, meskipun itu bukan tugas utama Anda
Melapor ke atasan untuk meminta petunjuk terkait siapa yang sebaiknya menangani pelanggan ini
Melanjutkan tugas teman yang kelelahan agar kantor tidak terbengkalai dan pelayanan tetap berjalan
Menggantikan teman Anda dengan segera mengurus kepentingan pelanggan tersebut, sementara ia beristirahat
Anda adalah seorang pegawai di sebuah perusahaan swasta. Pada suatu hari, Anda dan rekan kerja sudah berencana untuk makan siang di luar kantor saat jam istirahat, karena ingin melepas penat setelah pagi yang penuh pekerjaan. Saat jam istirahat hampir tiba, tiba-tiba atasan Anda memanggil Anda ke ruangannya. Ia meminta tolong kepada Anda untuk menangani seorang klien yang sangat penting, yang akan datang tepat di jam istirahat. Situasi ini membuat Anda berada dalam dilema: di satu sisi, Anda ingin menikmati waktu istirahat yang sudah direncanakan bersama rekan kerja, namun di sisi lain, Anda juga memahami pentingnya kebutuhan perusahaan untuk melayani klien besar dengan baik. Apa yang akan Anda lakukan?
Meminta izin kepada atasan dengan sopan dan tetap pergi makan siang dengan rekan kerja karena jam istirahat adalah hak setiap pegawai
Menerima permintaan atasan, tetapi meminta izin untuk pergi setelah klien selesai ditangani
Meminta atasan Anda untuk menelpon apabila klien telah datang dan berharap rekan kerja yang lain bisa menangani klien tersebut
Menerima permintaan atasan dan melayani klien penting tersebut dengan baik, meskipun harus mengorbankan waktu istirahat Anda
Meminta izin kepada atasan karena sudah memiliki rencana dengan rekan kerja dan meminta bantuan kepada teman untuk menangani klien tersebut sampai Anda kembali setelah jam istirahat
