NEW
Font size
WorksheetsKuis K3 1
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Konsep dasar pengelolaan lingkungan kerja pada proyek konstruksi adalah...
Pengenalan, penilaian dan pengendalian lingkungan kerja
Pengenalan, pencegahan dan pengendalian lingkungan kerja
Pengenalan, penilaian dan pemutakhiran lingkungan kerja
Pengenalan, pencegahan dan pemutakhiran lingkungan kerja
Apa tujuan utama dari pengelolaan lingkungan kerja di proyek konstruksi?
Meningkatkan kecepatan penyelesaian proyek
Menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja serta meminimalkan dampak lingkungan
Mengurangi biaya proyek
Memastikan penggunaan bahan baku yang tepat
Manakah yang termasuk dalam tindakan pengelolaan limbah di proyek konstruksi?
Membakar limbah di lokasi
Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang limbah
Membuang limbah ke sungai terdekat
Mengabaikan limbah hingga proyek selesai
Yang bukan manfaat penilaian lingkungan kerja sebagai dasar untuk?
menyatakan kondisi lingkungan kerja
penerapan teknik pengendalian dan penanggulangan
perencanaan alat-alat penanggulangan
dasar untuk instalasi
Apa saja contoh faktor bahaya lingkungan di proyek konstruksi yang dapat memengaruhi kesehatan pekerja?
Waktu istirahat yang pendek
Peralatan yang rusak
Suhu, debu, kebisingan, dan bahan kimia berbahaya
Pengawasan proyek yang ketat
Program 5R adalah sebuah metode manajemen lingkungan kerja yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan efisien. Apa kepanjangan dari singkatan 5R secara runtut?
Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin
Rapi, Ringkas, Resik, Rajin, Rawat
Ringkas, Resik, Rapi, Rajin, Rawat
Rapi, Resik, Ringkas, Rawat, Rajin
Apa tujuan utama dari program penilaian lingkungan kerja pada proyek konstruksi?
Mengurangi anggaran proyek
Menyediakan laporan untuk pemerintah
Mempercepat proses konstruksi
Mengetahui kualitatif tingkat bahaya dari faktor bahaya lingkungan
Contoh fasilitas umum yang wajib ada di lingkungan proyek konstruksi adalah?
Toilet, tempat cuci tangan, dan tempat istirahat
Pencegahan kebakaran, gedung perkantoran, emergency exit
Tempat istirahat, toilet, tempat foya-foya
Area makan, taman bermain, tempat cuci tangan
Dalam proyek konstruksi, bagaimana Anda dapat meminimalkan risiko penyakit akibat paparan debu silika kristalin yang umum di lingkungan proyek?
Mengganti bahan bangunan dengan yang tidak menghasilkan debu
Menggunakan masker standar tanpa filter khusus
Menggunakan exhaust ventilation dan memastikan pekerja mengenakan respirator dengan filter HEPA
Memastikan pekerja beristirahat secara teratur
Salah satu dampak lingkungan dari proyek konstruksi adalah runoff (limpasan) air yang tercemar. Bagaimana strategi terbaik untuk mengurangi dampak ini?
Meningkatkan jumlah kendaraan di lokasi proyek
Membuat sistem drainase yang memadai, menanam vegetasi penahan, dan menggunakan kolam penampungan air hujan (retention ponds)
Memperbanyak area parkir di proyek
Membiarkan air hujan mengalir secara alami ke area terdekat
Dalam matriks RKL-RPL, apa kriteria utama yang digunakan untuk menentukan tindakan pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan pada proyek konstruksi?
Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk implementasi program
Banyaknya pekerja yang terlibat dalam proyek
Preferensi dari tim manajemen proyek
Jenis dampak, Sumber dampak, tujuan pengelolaan
Bagaimana program 5R berperan dalam mengurangi biaya operasional pada proyek konstruksi skala besar?
Dengan mengurangi waktu kerja para pekerja
Dengan mengurangi kualitas bahan baku yang digunakan
Dengan memperbanyak pekerja di lapangan
Dengan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, meminimalkan limbah, dan mendorong penggunaan ulang material
Faktor-faktor apa yang perlu dipertimbangkan dalam evaluasi risiko lingkungan untuk proyek konstruksi di daerah yang rawan banjir?
Hanya biaya pemulihan setelah banjir
Jumlah pekerja yang dapat dievakuasi
Waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan
Kemungkinan curah hujan ekstrem, lokasi proyek terhadap sistem drainase, dan perencanaan pengelolaan air hujan
Salah satu tujuan dari program pemantauan lingkungan dalam RKL-RPL adalah untuk mengukur efektivitas tindakan pengelolaan yang diterapkan. Metode pemantauan apa yang biasanya digunakan untuk mengukur dampak terhadap kualitas air di sekitar proyek konstruksi?
Pengamatan visual terhadap warna air
Mengukur volume air yang mengalir melalui area proyek
Menanyakan kepada penduduk setempat tentang perubahan kualitas air
Pengambilan sampel air secara berkala dan analisis parameter fisik, kimia, serta biologis air
Bagaimana pengelolaan limbah berbahaya (B3) di proyek konstruksi dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku?
Limbah B3 harus dibakar untuk mengurangi volume
Limbah B3 dapat ditimbun di lokasi proyek selama jangka waktu tertentu
Limbah B3 harus disimpan di tempat khusus, ditandai, dan dibuang melalui pihak yang memiliki izin pengelolaan limbah berbahaya
Limbah B3 dapat dibuang di tempat pembuangan umum setelah proyek selesai
