WorksheetsAlat Ukur dan Fungsinya
Total questions: 90
Worksheet time: 52mins
Apa itu jangka sorong dan fungsinya?
Jangka sorong adalah alat untuk mengukur suhu.
Jangka sorong adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur dimensi objek dengan akurasi tinggi.
Jangka sorong digunakan untuk mengukur berat objek.
Jangka sorong adalah alat untuk mengukur waktu.
Sebutkan bagian-bagian dari jangka sorong!
Bagian-bagian jangka sorong meliputi: skala utama, skala nonius, rahang tetap, rahang geser, dan pengukur kedalaman.
skala pengukur, jendela, dan penutup
kaca pembesar, penunjuk arah, dan pengukur suhu
penggaris, kompas, dan busur
Bagaimana cara menggunakan jangka sorong untuk mengukur panjang?
Baca skala tanpa menempatkan objek di antara rahang.
Gunakan jangka sorong hanya untuk mengukur diameter.
Tempatkan objek di atas meja dan ukur dengan penggaris.
Gunakan jangka sorong dengan menempatkan objek di antara rahang, lalu baca skala untuk mengukur panjang.
Apa yang dimaksud dengan multitester?
Multitester adalah alat pengukur listrik yang dapat mengukur tegangan, arus, dan resistansi.
Multitester adalah perangkat lunak untuk analisis data.
Multitester digunakan untuk mengukur kecepatan angin.
Multitester adalah alat untuk mengukur suhu dan kelembapan.
Sebutkan fungsi utama dari multitester!
Mengukur suhu dan kelembapan.
Mendeteksi kebocoran gas.
Menyalakan perangkat elektronik.
Mengukur tegangan, arus, dan resistansi.
Bagaimana cara mengukur tegangan menggunakan multitester?
Gunakan multitester pada mode arus, hubungkan probe, dan baca nilai pada layar.
Gunakan multitester pada mode tegangan, hubungkan probe, dan baca nilai pada layar.
Baca nilai tanpa menghubungkan probe ke sumber tegangan.
Hanya gunakan satu probe dan sentuhkan ke permukaan tanpa mode yang tepat.
Apa itu dial indikator dan fungsinya?
Dial indikator digunakan untuk mengukur tekanan udara.
Dial indikator adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur dimensi dan deviasi dengan akurasi tinggi.
Dial indikator adalah alat untuk mengukur suhu.
Dial indikator adalah alat untuk mengukur kecepatan angin.
Sebutkan kelebihan menggunakan dial indikator dibandingkan alat ukur lainnya!
Dial indikator lebih murah dibandingkan alat ukur lainnya.
Dial indikator tidak memerlukan kalibrasi.
Kelebihan menggunakan dial indikator adalah akurasi tinggi, kemudahan pembacaan, dan kemampuan mengukur deviasi kecil.
Dial indikator hanya dapat digunakan untuk mengukur panjang.
Bagaimana cara membaca hasil pengukuran pada dial indikator?
Baca angka yang ditunjukkan jarum pada dial indikator.
Baca angka yang ditunjukkan oleh layar digital.
Perhatikan warna jarum pada dial indikator.
Hitung selisih antara dua angka pada dial indikator.
Sebutkan langkah-langkah kalibrasi alat ukur!
1. Persiapan alat ukur dan standar kalibrasi; 2. Memastikan kondisi lingkungan yang stabil; 3. Melakukan pengukuran; 4. Mencatat hasil; 5. Membandingkan hasil; 6. Melakukan penyesuaian; 7. Mengulangi proses.
1. Mengabaikan alat ukur;
3. Mencatat hasil tanpa membandingkan.
2. Melakukan pengukuran tanpa standar;
Jangka sorong merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur
panjang dan lebar
diameter dalam dan kedalaman
diameter luar, diameter dalam dan kedalaman
jarak suatu benda
Pada gambar tersebut bagian apakah yang ditandai dengan angka 2
rahang luar
rahang kedalaman
inside jaws
outside jaws
sedangkan untuk angka 4 dan 5 adalah menunjukkan komponen
inside jaws dan outside jaws
depth bar dan kedalaman
main scale dan nonius scale
inchi dan centimeter
angka 8 menunjukkan bagian komponen
nonius scale
main scale
lock sliding
depth bar
berapakah hasil ukur gambar tersebut
3,7 cm
30,7 mm
37,30 mm
370 cm
1,16 cm
11,6 mm
9,6 mm
11,65 mm
berapakah hasil pengukuran tersebut
10,00 mm
10,5 mm
100,20 mm
10,2 cm
berapakah hasil pengukuran gambar tersebut
2,2 cm
22 cm
2,23 mm
22,30 mm
nah,,,kalau ini berapa hayo hasilnya
6,68 cm
68,60 mm
7,68 mm
6,66 mm
fungsinya untuk dapat mengetahui hasil pengukuran utama yang menggunakan skala ukuran dalam cm.
depth bar
inside jaws
main scale
nonius scale
Sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka disebut ....
Satuan
Besaran
Pengukuran
Nilai
Sebuah pipa berbentuk silinder berongga dengan diameter dalam 1,6 mm dan diameter luar 2,1 mm. Alat yang tepat untuk mengukur diameter dalam pipa tersebut adalah…
Mistar
Altimeter
Mikrometer
Jangka Sorong
Amperemeter
Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar. Besarnya hasil pengukuran adalah :
3,19 cm
3,14 cm
3,10 cm
3,04 cm
3,00 cm
Perhatikan daftar alat ukur berikut ini.
1. Mistar
2. Metlin
3. Mikrometer Sekrup
4. Neraca Ohauss
Alata ukur tersebut yang bukan merupakan alat ukur panjang adalah ....
4
3
2
1
Satuan baku yang digunakan untuk menyatakan panjang adalah...
m, kg, dan cm
m, cm, dan km
mL, gram, dan kg
kg, gram, dan ons
Hasil pengukuran diameter lingkaran tersebut adalah
1,66 cm
1,57 cm
1,53cm
1,55 cm
Rudi mengukur sebuah diameter sebuah koin. Hasil pengukuran Rudi adalah 2,34 cm. Manakah gambar berikut yang benar...
Perhatikan penjelasan berikut!
(1) Bagian utama terdiri atas rahang tetap dan rahang geser
(2) Skala pada rahang tetap disebut skala utama
(3) Skala pada rahang geser disebut skala nonius
(4) Ketelitian pengukurannya 0,01 cm
Berdasarkan penjelasan tersebut, alat ukur yang dimaksud adalah…
rollmeter
mikrometer sekrup
jangka sorong
penggaris
Neraca
Bagian jangka Sorong yang ditunjukan oleh nomor 6 adalah....
Rahang tetap
Rahang geser
Skala Utama
Skala Nonius
Pengunci
Nilai skala nonius yang terbaca pada alat berikut adalah ...
0,02 cm
0,03 cm
0,06 cm
0,07 cm
Nama komponen jangka sorong (6) beserta
fungsinya adalah....
Rahang dalam fungsinya mengukur tebal dan diameter luar benda.
Skala nonius inci fungsinya mengukur skala nonius (satuan inci)
Skala utama cm fungsinya mengukur skala utama (satuan cm)
Skala utama inci fungsinya mengukur skala utama (satuan inci)
Skala nonius 0,1 mm fungsinya mengukur skala nonius (satuan cm)
Hasil pengukuran yang terbaca pada gambar tersebut adalah.....
37,55 mm
32,55 mm
48,55 mm
48,5 mm
48,6 mm
Berdasarkan gambar tersebut, penyebab pengukuran pada gambar sebelah kiri tidak disarankan adalah.....
Benda tegak lurus dengan alat ukur
Benda terlalu dekat dengan skala pengukuran
Benda terlalu jauh dengan skala pengukuran
Benda seharusnya diukur dengan rahang atas
Benda posisi tidak tegak lurus terhadap alat ukur
Apa fungsi utama jangka sorong?
Fungsi utama jangka sorong adalah untuk mengukur dimensi objek dengan akurasi tinggi.
Untuk menandai titik pada permukaan objek.
Untuk mengukur suhu objek.
Untuk menghitung volume objek.
Bagaimana cara menggunakan jangka sorong untuk mengukur panjang?
Gunakan jangka sorong hanya untuk mengukur diameter.
Tempatkan objek di atas meja dan ukur dengan mata.
Ukur panjang dengan menggunakan penggaris biasa.
Gunakan jangka sorong dengan menempatkan objek di antara rahang, lalu baca skala utama dan vernier.
Apa yang dimaksud dengan skala utama pada jangka sorong?
Skala utama adalah bagian dari jangka sorong yang menunjukkan waktu.
Skala utama adalah skala tetap pada jangka sorong yang digunakan untuk mengukur panjang atau diameter objek.
Skala utama adalah skala yang dapat dipindahkan pada jangka sorong.
Skala utama digunakan untuk mengukur suhu objek.
Jelaskan cara membaca hasil pengukuran pada jangka sorong!
Hasil pengukuran pada jangka sorong dibaca dengan menjumlahkan nilai skala utama dan nilai skala nonius yang sejajar.
Hasil pengukuran pada jangka sorong hanya menggunakan skala utama.
Hasil pengukuran pada jangka sorong dibaca dari skala nonius saja.
Nilai skala nonius tidak perlu diperhatikan saat membaca jangka sorong.
Apa yang dimaksud dengan skala nonius pada jangka sorong?
Skala nonius adalah alat untuk mengukur suhu.
Skala nonius digunakan untuk menghitung waktu.
Skala nonius adalah skala tambahan pada jangka sorong yang meningkatkan ketelitian pengukuran.
Skala nonius adalah bagian dari jangka sorong yang menunjukkan warna.
Berdasarkan gambar tersebut, hasil pembacaan jangka sorong adalah....
20,6 mm
25,6 mm
26,6 mm
27,3 mm
27,6 mm
Jenis pengukuran pada gambar tersebut merupakan pengukuran.....
kedalaman benda kerja
diameter dalam benda kerja
diameter luar benda kerja
ketebalan benda kerja
Panjang benda kerja
Sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka disebut ....
Satuan
Besaran
Pengukuran
Nilai
Sebuah pipa berbentuk silinder berongga dengan diameter dalam 1,6 mm dan diameter luar 2,1 mm. Alat yang tepat untuk mengukur diameter dalam pipa tersebut adalah…
Mistar
Altimeter
Mikrometer
Jangka Sorong
Amperemeter
Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar. Besarnya hasil pengukuran adalah :
3,19 cm
3,14 cm
3,10 cm
3,04 cm
3,00 cm
Perhatikan daftar alat ukur berikut ini.
1. Mistar
2. Metlin
3. Mikrometer Sekrup
4. Neraca Ohauss
Alata ukur tersebut yang bukan merupakan alat ukur panjang adalah ....
4
3
2
1
Hasil pengukuran diameter lingkaran tersebut adalah
1,66 cm
1,57 cm
1,53cm
1,55 cm
Rudi mengukur sebuah diameter sebuah koin. Hasil pengukuran Rudi adalah 2,34 cm. Manakah gambar berikut yang benar...
Perhatikan penjelasan berikut!
(1) Bagian utama terdiri atas rahang tetap dan rahang geser
(2) Skala pada rahang tetap disebut skala utama
(3) Skala pada rahang geser disebut skala nonius
(4) Ketelitian pengukurannya 0,01 cm
Berdasarkan penjelasan tersebut, alat ukur yang dimaksud adalah…
rollmeter
mikrometer sekrup
jangka sorong
penggaris
Neraca
Bagian jangka Sorong yang ditunjukan oleh nomor 6 adalah....
Rahang tetap
Rahang geser
Skala Utama
Skala Nonius
Pengunci
Nilai skala nonius yang terbaca pada alat berikut adalah ...
0,02 cm
0,03 cm
0,06 cm
0,07 cm
Nama komponen jangka sorong (6) beserta
fungsinya adalah....
Rahang dalam fungsinya mengukur tebal dan diameter luar benda.
Skala nonius inci fungsinya mengukur skala nonius (satuan inci)
Skala utama cm fungsinya mengukur skala utama (satuan cm)
Skala utama inci fungsinya mengukur skala utama (satuan inci)
Skala nonius 0,1 mm fungsinya mengukur skala nonius (satuan cm)
Hasil pengukuran yang terbaca pada gambar tersebut adalah.....
37,55 mm
32,55 mm
48,55 mm
48,5 mm
48,6 mm
Berdasarkan gambar tersebut, penyebab pengukuran pada gambar sebelah kiri tidak disarankan adalah.....
Benda tegak lurus dengan alat ukur
Benda terlalu dekat dengan skala pengukuran
Benda terlalu jauh dengan skala pengukuran
Benda seharusnya diukur dengan rahang atas
Benda posisi tidak tegak lurus terhadap alat ukur
Apa fungsi utama jangka sorong?
Fungsi utama jangka sorong adalah untuk mengukur dimensi objek dengan akurasi tinggi.
Untuk menandai titik pada permukaan objek.
Untuk mengukur suhu objek.
Untuk menghitung volume objek.
Bagaimana cara menggunakan jangka sorong untuk mengukur panjang?
Gunakan jangka sorong hanya untuk mengukur diameter.
Tempatkan objek di atas meja dan ukur dengan mata.
Ukur panjang dengan menggunakan penggaris biasa.
Gunakan jangka sorong dengan menempatkan objek di antara rahang, lalu baca skala utama dan vernier.
Jelaskan cara membaca hasil pengukuran pada jangka sorong!
Hasil pengukuran pada jangka sorong dibaca dengan menjumlahkan nilai skala utama dan nilai skala nonius yang sejajar.
Hasil pengukuran pada jangka sorong hanya menggunakan skala utama.
Hasil pengukuran pada jangka sorong dibaca dari skala nonius saja.
Nilai skala nonius tidak perlu diperhatikan saat membaca jangka sorong.
Apa yang dimaksud dengan skala nonius pada jangka sorong?
Skala nonius adalah alat untuk mengukur suhu.
Skala nonius digunakan untuk menghitung waktu.
Skala nonius adalah skala tambahan pada jangka sorong yang meningkatkan ketelitian pengukuran.
Skala nonius adalah bagian dari jangka sorong yang menunjukkan warna.
Berdasarkan gambar tersebut, hasil pembacaan jangka sorong adalah....
20,6 mm
25,6 mm
26,6 mm
27,3 mm
27,6 mm
Jenis pengukuran pada gambar tersebut merupakan pengukuran.....
kedalaman benda kerja
diameter dalam benda kerja
diameter luar benda kerja
ketebalan benda kerja
Panjang benda kerja
Rudi mengukur sebuah diameter sebuah koin. Hasil pengukuran Rudi adalah 2,34 cm. Manakah gambar berikut yang benar...
Berapa hasil pengukuran benda tersebut?
1,55 cm
1,25 cm
1,05 cm
1,50 cm
Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar. Besarnya hasil pengukuran adalah ....
3,19 cm
3,14 cm
3,10 cm
3,04 cm
3,00 cm
Gambar berikut menampilkan hasil pengukuran mikrometer terhadap sebuah diameter bola logam kecil , maka nilai yang ditunjukkan adalah ....
8,12 mm
8,50 mm
8,52 mm
8,62 mm
9.12 mm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran diameter tabung menggunakan jangka sorong. Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
5,70 cm
5,75 cm
5,76 cm
5,86 cm
6,30 cm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran massa benda menggunakan neraca ohauss Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
440,5 gram
554 gram
540,4 gram
454 gram
445 gram
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran massa sebuah benda menggunakan neraca ohauss. Berdasarkan gambar tersebut hasil pengukuran yang benar adalah ….
353,7 gram
533,7 gram
537 gram
375,3 gram
534 gram
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran diameter tabung menggunakan jangka sorong. Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
43,5 mm
54,3 mm
45,3 mm
53,4 mm
43,4 mm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran diameter dalam tabung menggunakan jangka sorong. Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
67,2 mm
23,6 mm
36,2 mm
27,6 mm
32,6 mm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran kedalaman tabung menggunakan jangka sorong. Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
73,3 mm
37,3 mm
77,3 mm
33,7 mm
37,7 mm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran tebal buku menggunakan mikrometer sekrup. Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
5,40 mm
4,05
5,42 mm
5,44 mm
4,55 mm
Gambar tersebut menunjukkan hasil pengukuran tebal buku menggunakan mikrometer sekrup Berdasarkan gambar tersebut hasil yang benar adalah ….
3,70 mm
3,20 mm
20,3 mm
23,0 mm
3,52 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
10,80 mm
10,17 mm
9,80 mm
9,17 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
26, 47 mm
26, 55 mm
26, 50 mm
27, 55 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,8 mm
0,38 mm
2,8 mm
3,8 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,44 mm
0,35 mm
4,35 mm
4,30 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
20,40 mm
20, 31 mm
23,40 mm
23,31 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
30,25 mm
30,30 mm
31,25 mm
31,30 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
40,10 mm
40,45 mm
42,10 mm
43,10 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,10 mm
6,10 mm
6,12 mm
6,14 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
13,00 mm
13,02 mm
13,04 mm
15,00 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
15, 50 mm
15,52 mm
15,54 mm
15,40 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
23,64 mm
23,68 mm
24,64 mm
24,68 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
31,32 mm
31,34 mm
31,48 mm
32,34 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
36, 22 mm
36,21 mm
36,20 mm
35,22 mm
