wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Dasar-Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan K3?

a)

K3 adalah Kesehatan dan Kebersihan

b)

K3 adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

c)

K3 adalah Kesehatan dan Kesejahteraan

d)

K3 adalah Kegiatan dan Keselamatan

2.

Sebutkan beberapa risiko kesehatan kerja yang umum!

a)

Kelelahan fisik

b)

Cedera fisik, Penyakit pernapasan, Gangguan mental, Paparan bahan kimia, Stres kerja

c)

Gangguan penglihatan

d)

Penyakit jantung

3.

Bagaimana cara menerapkan prosedur K3 di tempat kerja?

a)

Mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja

b)

Menerapkan prosedur K3 hanya saat ada inspeksi

c)

Fokus pada produktivitas tanpa memperhatikan K3

d)

Menerapkan prosedur K3 di tempat kerja dengan identifikasi bahaya, kebijakan K3, pelatihan, langkah pencegahan, pemantauan, dan budaya keselamatan.

4.

Apa saja jenis alat pelindung diri yang wajib digunakan?

a)

Topi biasa

b)

Helm, masker, kacamata pelindung, sarung tangan, sepatu keselamatan.

c)

Sandal jepit

d)

Baju kasual

5.

Mengapa pelatihan K3 penting bagi pekerja?

a)

Pelatihan K3 hanya untuk pekerja di sektor konstruksi.

b)

Pelatihan K3 hanya diperlukan untuk manajer.

c)

Pelatihan K3 penting untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja pekerja.

d)

Pelatihan K3 tidak berpengaruh pada produktivitas.

6.

Apa tujuan dari audit K3?

a)

Tujuan dari audit K3 adalah untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan K3.

b)

Menilai kinerja karyawan dalam pekerjaan sehari-hari.

c)

Mengurangi biaya operasional perusahaan.

d)

Meningkatkan produktivitas kerja tanpa memperhatikan keselamatan.

7.

Bagaimana cara berkomunikasi yang efektif di tempat kerja terkait K3?

a)

Gunakan jargon teknis yang sulit dipahami.

b)

Hindari komunikasi langsung dengan rekan kerja.

c)

Fokus hanya pada laporan tertulis tanpa diskusi.

d)

Gunakan bahasa yang jelas, adakan pelatihan, dorong umpan balik, gunakan berbagai saluran komunikasi, dan sediakan dokumentasi K3.

8.

Sebutkan beberapa peraturan undang-undang K3 yang harus dipatuhi!

a)

PP No. 45 Tahun 2010

b)

UU No. 2 Tahun 1985

c)

1) UU No. 1 Tahun 1970, 2) PP No. 50 Tahun 2012, 3) Permen Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018, 4) Permen Kesehatan No. 7 Tahun 2019

d)

Permen Kesehatan No. 10 Tahun 2020

9.

Apa saja prosedur kerja K3 yang harus diikuti dalam proyek konstruksi?

a)

Tidak melakukan pemeriksaan rutin terhadap alat

b)

Penggunaan alat berat tanpa pelatihan

c)

Identifikasi bahaya, penilaian risiko, penerapan langkah-langkah pengendalian, pelatihan keselamatan, penggunaan APD, pemantauan dan evaluasi.

d)

Mengabaikan prosedur keselamatan

10.

Jelaskan langkah-langkah dalam menerapkan sistem manajemen K3!

a)

1. Kebijakan K3, 2. Identifikasi risiko, 3. Rencana tindakan, 4. Pelatihan, 5. Implementasi, 6. Pemantauan, 7. Peningkatan.

b)

1. Anggaran K3, 2. Identifikasi risiko, 3. Rencana tindakan, 4. Pelatihan, 5. Implementasi, 6. Pemantauan, 7. Peningkatan.

c)

1. Pengadaan Alat K3, 2. Identifikasi risiko, 3. Rencana tindakan, 4. Pelatihan, 5. Implementasi, 6. Pemantauan, 7. Peningkatan.

d)

1. Evaluasi K3, 2. Identifikasi risiko, 3. Rencana tindakan, 4. Pelatihan, 5. Implementasi, 6. Pemantauan, 7. Peningkatan.

11.

Apa yang dimaksud dengan identifikasi bahaya dalam K3?

a)

Identifikasi bahaya adalah cara untuk meningkatkan produktivitas tanpa memperhatikan keselamatan.

b)

Identifikasi bahaya hanya dilakukan setelah kecelakaan terjadi.

c)

Identifikasi bahaya adalah proses mengabaikan risiko di tempat kerja.

d)

Identifikasi bahaya adalah proses mengenali dan mengevaluasi potensi bahaya di tempat kerja.

12.

Sebutkan manfaat dari penerapan K3 di perusahaan!

a)

Meningkatkan biaya operasional

b)

menciptakan lingkungan kerja yang aman.

c)

Mengurangi kepuasan karyawan

d)

Menciptakan lingkungan kerja yang berbahaya

13.

Bagaimana cara mengevaluasi risiko di tempat kerja?

a)

Identifikasi bahaya, analisis risiko, evaluasi risiko, pengembangan strategi, dan pemantauan.

b)

Mengabaikan bahaya yang ada

c)

Menerapkan strategi tanpa analisis

d)

Hanya melakukan pemantauan tanpa evaluasi

14.

Apa peran supervisor dalam penerapan K3?

a)

Supervisor tidak memiliki peran dalam penerapan K3.

b)

Supervisor hanya perlu melaporkan masalah K3 kepada manajemen.

c)

Supervisor hanya bertanggung jawab untuk mengawasi karyawan.

d)

Supervisor bertanggung jawab untuk memastikan penerapan K3 di tempat kerja.

15.

Sebutkan contoh tindakan darurat yang harus dilakukan dalam K3!

a)

Penyimpanan bahan berbahaya

b)

Pembuangan limbah sembarangan

c)

Contoh tindakan darurat: evakuasi, pertolongan pertama, pemadaman kebakaran.

d)

Penggunaan alat pelindung diri yang tidak sesuai