Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teks Anekdot

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Anekdot dalam penyampaiannya bisa dikreasikan melalui beberapa media dengan tujuan untuk menarik pembaca atau penonton. Berikut bentuk-bentuk penyampaian anekdot yaitu?

a)

Grafik, visual, komik

b)

Audiovisual, video, cinema

c)

Meme, poster, gambar

d)

Teks tertulis, audiovisual, grafik (gambar)

2.
  1. Sebagai pembeda dengan teks lainnya, tentunya teks anekdot memiliki ciri-cirinya tersendiri. Berikut yang yang bukan termasuk ciri-ciri teks anekdot yaitu?

a)

Bersifat humor atau lelucon

b)

Berisikan ungkapan dengan tujuan menjatuhkan

c)

Menyindir yang ditujukan untuk orang penting

d)

Bersifat menggelitik dengan tujuan menghibur

3.

Anekdot dapat disajikan dalam bentuk stand up comedy yang sering disampaikan oleh komika. Siapa itu komika?

a)

Orang yang menyindir masyarakat

b)

Orang yang berbicara didepan umum

c)

Orang yang menyajikan lawakan tunggal

d)

Orang yang bekerja sebagai penghibur

4.

Teks anekdot memiliki kaidah kebahasaan yang membuat teks tersebut dapat tersajikan dengan bahasa yang baik. Berikut yang tidak termasuk kaidah kebahasaan teks anekdot yaitu?

a)

Menggunakan kata keterangan tempat

b)

Menggunakan konjungsi temporal dan kausalitas

c)

Menggunakan kata kerja material

d)

Menggunakan kata keterangan waktu lampau

5.

Salah satu kaidah kebahasaan teks anekdot yaitu menggunakan pertanyaan retoris. berikut contoh dari pertanyaan retoris yaitu?

a)

Apakah hidup memang sekeras ini?

b)

Apakah kamu tidak belajar malam ini?

c)

Apakah kamu tidak merasa kehausan?

d)

Apakah kita bisa tidur 2 jam?

6.

"Suara kamu merdu sekali, sampai membuat seisi ruangan sakit kepala" berikut merupakan contoh majas (kata kiasan) berupa?

a)

Majas ironi

b)

Majas satire

c)

Majas sinisme

d)

Majas sarkasme

7.

Kamu sudah belajar menyajikan teks anekdot dalam bentuk komik, hal pertama apa yang kamu lakukan sebelum membuka komik anekdot?

a)

Menentukan gambar yang akan dibuat

b)

Mengubah cerita kedalam naskah komik

c)

Menentukan cerita yang akan dituangkan dalam komik

d)

Membuat sketsa gambar

8.

Berikut ini merupakan ciri-ciri teks anekdot, kecuali …

a)

lucu

b)

bersifat menyindir

c)

terselip kritikan

d)

membosankan

e)

membuat sebagian orang tersinggung

9.

Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk ..

a)

mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya.

b)

menghibur pembacanya.

c)

menghilangkan stress.

d)

refresing dari berbagai aktivitas.

e)

mengetahui kehidupan manusia sesungguhnya.

10.

Cara mengevaluasi teks anekdot biasanya dilihat dan aspek …

a)

isinya

b)

struktur teksnya

c)

unsur kebahasaannya

d)

makna tersirat

e)

makna tersurat

11.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah..

a)

Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.

b)

Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.

c)

Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.

d)

Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.

e)

Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.

12.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Yang bukan termasuk partisipan dalam teks anekdot di atas adalah ...

a)

Dosen

b)

Mahasiswa

c)

Ali

d)

Saudara Ahmad

e)

Ahmad

13.

Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...

a)

Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata

b)

Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila

c)

Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis

d)

Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut

e)

Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan

14.

2. Bacalah teks anekdot berikut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT : “Pak, sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung : “Sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT : “Di papan itu tertulis ‘Pemulung Dilarang Masuk’, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih, kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Makna tersirat yang terdapat pada teks anekdot diatas adalah ...........

a)

A. Masih banyak orang miskin di sekitar kita.

b)

B. Pemulung dilarang masuk!

c)

C. Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

D. Masih banyak orang buta huruf di sekitar kita.

e)

E. Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita.

15.

9. Bacalah kutipan teks anekdot berikut!

............

Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari kemana-mana tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya taduk sejengkal manusia.”

Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman ke seluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.”

Abstraksi yang tepat untuk kutipan teks anekdot di atasa adalah .........

a)

A. Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang.

b)

B. Tuan Abdul membuat sayembara perihal pencarian kambing.

c)

C. Akhirnya kambing itu ditemukan.

d)

D. Tuan malik tidak mencari kambing yang punya tanduk sejangkal manusia.

e)

E. Kemudian Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia

16.

11. Bacalah teks anekdot berikut!

(1) Pada puncak pengadilan korupsi politik, jaksa menuntut umum menyerang saksi. (2)“Apakah benar”, teriak jaksa, “bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?”

(3)Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan. (4)“Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” ulang pengacara.

(5)Saksi masih tidak menanggapi.

(6)Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”

(7)“Oh, maaf.” Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, “saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”

Penggunaan kata kerja aksi pada teks anekdot tersebut ditunjukkan pada nomor.......

a)

A. (6)

b)

B. (4)

c)

C. (1) dan (7)

d)

D. (2)

e)

E. (3)

17.

13. Perhatikan teks di bawah ini!

Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.

Enggar : “Roti apa aja yang ada bang ?”

Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”

Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”

Tukang Roti : “Yang ini coklat.”

Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Ini rasa strawberry dek.”

Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”

Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus ? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.”

Tukang Roti : *Hening*

Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.

Kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ..........

a)

A. Dari tadi

b)

B. Suatu hari

c)

C. Minggu lalu

d)

D. Kemarin

e)

E. Tidak lama kemudian

18.

19 . Bacalah kutipan teks berikut.

Seorang dokter muda masuk ke dalam ruang operasi di salah satu rumah sakit. Di ruang tersebut, ia mendapati seorang pasien berwajah pucat karena takut dioperasi.

Dokter bertanya kepada pasien, “Apa yang sedang Anda rasakan?”

Pasien menjawab, “Saya merasa sangat takut, Dok!”

Dokter berkata, “Apa yang Anda rasakan saat ini sama dengan apa yang sedang saya rasakan. Kita sama-sama baru masuk ke ruangan ini untuk yang pertama kalinya.”

Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek, Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012

Humor dalam anekdot tersebut terletak pada ….

a)

A. Rasa takut yang dialami oleh pasien.

b)

B. Rasa takut yang dialami oleh dokter.

c)

C. Dokter dan pasien sama-sama takut.

d)

D. Ruangan operasi yang menakutkan.

e)

E. Operasi akan segera berlangsung

19.

Makna tersirat pada gambar berikut adalah..

a)

Menyindir kepada anggota PMR yang tidak mau sekolah.

b)

Menyindir kepada anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja

c)

Menyindir seorang bapak yang selalu menasehati.

d)

Mengkritik anggota DPR yang sering bolos sekolah.

e)

Mengkritik anggota DPR yang tidak memerhatikan pelajar.

20.

Cermatilah  Teks Anekdot di bawah ini!

Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.

Budi : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”

Polisi: “Kamu kemalingan apa memang?”

Budi: “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”

Polisi: “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”

Budi: “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”

Polisi: “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”

Budi : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)

Polisi: “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”

Budi akhirnya pasrah tak berdaya.

Unsur humor yang terdapat dalam Teks Anekdot di atas adalah?

a)

Maling kabur dan tidak bisa ditangkap lagi.

b)

CCTV merekam aksi maling yang mencuri motor.

c)

Polisi tidak mengurus maling tapi malah menangkap pelapor.

d)

Polisi menganggap maling motor sesuatu yang biasa saja.

e)

Pelapor tidak melaporkan kasusnya ke pengadilan.

21.

Maksud dari gambar tersebut adalah...

a)

sindiran untuk para koruptor

b)

kritik orang berdasi

c)

cerita lucu orang miskin

d)

gambaran situasi terkini

22.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Budi

b)

Sopir

c)

Seseorang

d)

Mobil

e)

Orang sial

23.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...

a)

Andi kehilangan sepeda motor

b)

Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian

c)

Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan

d)

Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi

e)

Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati

24.

Lili dan Lulu adalah teman dekat, mereka sedang mengobrol sambil menunggu tukang bakso lewat. Untuk menghilangkan rasa jenuh, mereka memutuskan untuk bermain tebak-tebakkan. Orang pertama yang mendapat giliran adalah Lili. Lili bertanya pada Lulu, “Lu, kursi apa yang bisa membuat orang lupa ingatan?”. Lulu tidak langsung menjawab ia berpikir sejenak.


Penggalan teks anekdot tersebut masuk ke dalam struktur ...

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

25.

Gambar di samping merupakan....


a)

Lawakan tunggal

b)

Komik Strip

c)

Anekdot

d)

Komik Buku