NEW
Font size
WorksheetsListrik Arus Bolak Balik
Total questions: 15
Worksheet time: 51mins
Sebuah sumber AC memiliki persamaan kuat arus I = 10 sin (2π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Sumber AC tersebut dirangkaikan dengan sebuah resistor 4 Ω. Tentukanlah nilai tegangan maksimumnya...
Vm = 10 Volt
Vm = 12,5 Volt
Vm = 20 Volt
Vm = 30 Volt
Vm = 40 Volt
Sebuah sumber AC memiliki persamaan kuat arus I = 10 sin (2π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Tentukanlah nilai kuat arusnya saat t = ⅙ sekon ...
5√2 A
10√2 A
5√3 A
10√3 A
15 A
Sebuah sumber AC memiliki persamaan kuat arus I = 10 sin (2π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Sumber AC tersebut dirangkaikan dengan sebuah resistor 2 Ω. Tentukanlah nilai tegangannya saat t = 0,125 sekon ...
5 √2 V
5 √3 V
10 V
10 √2 V
10 √3 V
Sebuah sumber AC memiliki persamaan kuat arus I = 20 sin (¼π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Sumber AC tersebut dirangkaikan dengan sebuah resistor 10 Ω. Tentukanlah nilai tegangannya saat t = 1 sekon ...
50 √2 V
50 √3 V
100 V
100 √2 V
100 √3 V
Sebuah sumber AC memiliki persamaan kuat arus I = 4√2 sin (¼π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Sumber AC tersebut dirangkaikan dengan sebuah resistor 5 Ω. Tentukanlah nilai tegangan efektifnya ...
5 √2 V
10 V
10 √2 V
20 V
20√2 V
Sebuah sumber AC memiliki persamaan tegangan V = 50√2 sin (⅙π t) dengan I dalam ampere dan t dalam sekon. Sumber AC tersebut dirangkaikan dengan sebuah resistor 25 Ω. Tentukanlah nilai kuat arus efektifnya ...
0,5 A
0,5 √2 A
2 A
2 √2 A
5 A
Pada suatu rangkaian RLC Seri, diketahui R = 10 Ω, Induktansi (L) = 2 . 10-2 H dan Kapasitor (C) = 5 . 10-4 F terhubung ke sumber tegangan dengan frekuensi 62,5/π Hz. Besar hambatan pada induktor (XL) adalah ...
2,0 Ω
2,5 Ω
3,0 Ω
3,5 Ω
4,0 Ω
Pada suatu rangkaian RLC Seri, diketahui R = 10 Ω, Induktansi (L) = 2 . 10-2 H dan Kapasitor (C) = 5 . 10-4 F terhubung ke sumber tegangan dengan frekuensi 62,5/π Hz. Besar hambatan pada Kapasitor (XC) adalah ...
12 Ω
14 Ω
16 Ω
18 Ω
20 Ω
Pada suatu rangkaian RLC Seri, diketahui R = 10 Ω, Induktansi (L) = 2 . 10-2 H dan Kapasitor (C) = 5 . 10-4 F terhubung ke sumber tegangan dengan frekuensi 62,5/π Hz. Besar hambatan total (Z) pada rangkaian tersebut sebesar ...
12,8 Ω
14,8 Ω
16,8 Ω
18,8 Ω
20,8 Ω
Sebuah rangkaian AC induktif murni memiliki persamaan tegangan sebagai fungsi waktu sebagai berikut : V = 100 sin (⅙πt + 90⁰). Besar tegangan saat t = 1 sekon adalah ....
50 √2 Volt
50 √3 Volt
100 Volt
100 √2 Volt
100 √3 Volt
Pada suatu rangkaian RLC Seri, diketahui VR = 40 volt, VL = 60 volt dan VC = 30 volt terhubung ke sumber tegangan arus bolak-balik. Besar tegangan total pada rangkaian tersebut adalah ...
30 Volt
40 Volt
50 Volt
50 √2 Volt
100 Volt
Sebuah kapasitor dengan kapasitas 2μF dihubungkan dengan sumber AC yang memiliki frekuensi 100/π Hz. Besar reaktansi kapasitif pada kapasitor tersebut adalah ...
1,000 Ω
2.000 Ω
2.500 Ω
4.000 Ω
4.500 Ω
Sebuah sumber arus bolak balik dengan frekuensi 55 Hz dihubungkan dengan sebuah induktor. Jika besar induktansi induktor adalah 1/10π H, maka besar reaktansi induktifnya adalah ...
11 Ω
22 Ω
33 Ω
44 Ω
55 Ω
Perhatikan grafik tegangan AC terhadap waktu dari sebuah tampilan layar osiloskop berikut.
Jika skala vertikal menunjukkan tegangan dengan skala 10 volt/skala, sedangkan skala horizontal menunjukkan waktu dengan skala 20 ms/skala, maka persamaan tegangan tersebut adalah ...
V = 30 sin (14,3π t)
V = 30 sin (16,3π t)
V = 30 sin (18,3π t)
V = 30 sin (20,3π t)
V = 30 sin (22,3π t)
Perhatikan grafik tegangan AC terhadap waktu dari sebuah tampilan layar osiloskop berikut.
Jika skala vertikal menunjukkan tegangan dengan skala 25 volt/skala, sedangkan skala horizontal menunjukkan waktu dengan skala 5 ms/skala, maka persamaan tegangan tersebut adalah ...
V = 100 sin (22,2π t)
V = 100 sin (33,3π t)
V = 100 sin (44,4π t)
V = 100 sin (55,5π t)
V = 100 sin (66,6π t)
