wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Mekanisme Katup

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

yang bukan dari syarat dari kontrusi katup in (masuk) adalah

a)

diameter katup in lebih kecil dari katup ex

b)

diameter katup in lebih besar dari katup ex

c)

bagian dudukan dan ujung batang katup diperkeras untuk mengurangi / memperkecil keusan

d)

diameter daun katup masuk lebih besar daripada katup buang, dengan tujuan memperbaiki pengisian silinder

2.

fungsi dari pegas katup

a)

dudukan katup

b)

Untuk mengatur agar katup rapat dengan dudukannya dan Sebagai pegas pengembali

c)

Memindahkan panas dari katup ke kepala silinder

d)

Mengantar batang katup pada kepala silinder

3.

Bila pegas katup terlalu kuat apa yang terjadi

a)

keausan pada penggerak katup akan besar dan tuas-tuas katup bisa patah.

b)

Untuk mencegah minyak pelumas mengalir ke saluran masuk atau buang.

c)

katup akan bergetar, pada putaran tinggi katup tidak akan menutup rapat, melainkan akan melompat-lompat, sehingga daya motor berkurang.

d)

jawaban A.B.C benar semua

4.

fungsi dari seal klep adalah

a)

menjaga bahan bakar masuk ke selah selah batang katup

b)

Untuk mencegah minyak pelumas mengalir ke saluran masuk atau buang.

c)

menjaga kompresi

d)

menjaga agar hasil pembakaran tidak masuk ke selah selah katup

5.

fungsi utama celah katup bisa di setel

a)

agar tidak terdengar bunyi mengelitik

b)

agar daun katup tidak mudah aus

c)

jawaban A.B.C salah semua

d)

Agar supaya katup-katup dapat menutup dengan sempurna pada semua keadaan temperatur.

6.

apabila celah katup disetel terlalu renggang , apa yang terjadi

a)

Penggerak katup berisik (ada suara pukulan-pukulan) dan Bagian penggerak katup bisa patah ( pukulan dan kejutan )

b)

Katup tidak menutup dengan sempurna

c)

Ada kerugian gas baru / tenaga motor berkurang

d)

Katup-katup dapat terbakar karena tidak ada pemindahan panas pada daun katup.

7.

fungsi dari noken as (cam shaft)

a)

menggerakkan katup

b)

menggerakan rocker arm (temlar)

c)

meneruskan gaya putaran gear timming

d)

merubah gaya putaran gear timing menjadi gerak tekan tehadap rocker arm (temlar)

8.

fungsi dari rocker arm (temlar)

a)

meneruskan gerakan putaran noken as menjadi gerak tekanan terhadap katup

b)

meneruskan gaya putaran gear timming

c)

sebagai pengembali dari katup

d)

sebagai peredam katup

9.

sebutkan nama komponen tersebut

a)

gear timming

b)

noken as

c)

rocker arm

d)

liffter

10.

sebutkan jumlah noken as yang terdapat pada sistem mesin DOHC

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

11.

sebutkan jumlah noken as SOHC

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

12.

kepanjangan dari singkatan DOHC

a)

Single Overhead Chranshaft

b)

Double Over Camshaft

c)

Double Overhead Camshaft

d)

Double head Chain

13.

kepanjangan dari singkatan SOHC

a)

Single Overhead Camshaft

b)

Single Overhead Camshaftt

c)

Singler Overhead Camshaft

d)

Singer Overhead Camshaft

14.

sebutkan nama komponen sesuai gambar ini

a)

rocker arm (temlar)

b)

cranshaft (poros engkol)

c)

cam shaft (noken as)

d)

gear timming (gier sproket)

15.

sebutkan nama komponen sesuai gambar ini

a)

rocker arm (temlar)

b)

cranshaft (poros engkol)

c)

cam shaft (noken as)

d)

gear timming (gier sproket)

16.

Gambar disamping menunjukkan proses pekerjaan ...

a)

Mengencangkan baut klep

b)

Menyetel klep

c)

Melepas Feeler gauge

d)

Menutup dengan kunci L

17.

Nama komponen disamping adalah....

a)

katup

b)

piston

c)

blok

d)

mata bor

18.

Mekanisme katup terdapat pada komponen apa?

a)

Blok Silinder

b)

Mesin

c)

Kepala Silinder

d)

Silinder piston

19.

Berapakah perbandingan gear timing chain pada noken as dan poros engkol....

a)

5 : 1

b)

4 : 1

c)

3 : 1

d)

2 : 1

e)

1 : 1

20.

siklus mesin untuk mesin 4 langkah terdiri dari :

a)

2 langkah piston satu kali putaran poros engkol

b)

2 langkah piston dua kali putaran poros engkol

c)

4 langkah piston satu kali putaran poros engkol

d)

4 langkah piston dua kali putaran poros engkol

e)

4 langkah piston tiga kali putaran poros engkol