wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Literasi 01

Total questions: 10

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

1. Topik: Pemahaman Bacaan

 

Perhatikan ilustrasi berikut!

Budi melihat bahwa salah satu syarat dalam tugas esai tentang tindak korupsi adalah berciri esai persuasif. Untuk memenuhi syarat tersebut, Budi menyisipkan infografik berikut ke dalam esainya.

 

 

Siapa sasaran pembaca esai Budi?

 

a)
  1. Penduduk desa

b)
  1. Perangkat desa

c)
  1. Aktivis antikorupsi

d)
  1. Aparat penegak hukum

e)
  1. Peneliti pemerintahan desa

2.

Topik: Pemahaman Bacaan

 

Perhatikan ilustrasi berikut!

 

Agus, seorang murid kelas 12, sedang memikirkan jurusan kuliah yang tepat. Karena tidak tahu apa saja yang harus dipertimbangkannya, dia melakukan pencarian informasi di internet dan menemukan artikel berikut.

 

Tips  Memilih Jurusan Kuliah

(1) Perhatikan  Hobi

Ketika sedang melakukan hobi, kamu sangat terfokus dan merasakan kesenangan dari kegiatan yang sedang kamu lakukan. Artinya, kegiatan hobimu merupakan ekspresi minat dan bakat yang kamu miliki tapi mungkin belum kamu sadari. Oleh sebab itu, perhatikan jenis hobimu. Jurusan kuliah yang tepat adalah jurusan yang mengembangkan minat dan bakatmu yang sejati.

 

(2) Dengarkan Orang Terdekat

Orang bisa saja keliru atau tidak lengkap dalam menilai dirinya sendiri. Oleh sebab itu, kamu memerlukan masukan dari orang-orang terdekatmu. Mereka memiliki sudut pandang yang berbeda sehingga penilaian mereka atas dirimu barangkali belum atau bahkan tidak akan pernah terpikirkan olehmu. Pilihlah orang-orang dekat yang kamu percayai dan tanya mereka tentang kelebihan dan kekuranganmu.

 

(3) Ikuti Tes Minat dan Bakat

Tes minat dan bakat merupakan cara termudah mengetahui jurusan yang tepat untuk kamu. Tes ini dikembangkan dari hasil penelitian-penelitian psikologis. Kamu diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar aktivitas kesukaanmu dan masa depan impianmu. Selain itu, ada juga pertanyaan-pertanyaan yang mengevaluasi kemampuan deduktif, induktif, aritmatika, spasial, dan penalaran. Hasil tes ini akan memperlihatkan 10 rekomendasi jurusan kuliah yang tepat untuk kamu.

 

(4) Perhatikan Nilai Rapor

Laporan hasil pembelajaran di sekolah juga dapat menjadi bahan pertimbanganmu saat memilih jurusan kuliah. Perhatikan nilai-nilaimu yang tinggi, sedang dan kurang. Ingat kembali faktor-faktor penyebab kamu mendapatkan nilai-nilai tersebut. Perenungan ini akan mengungkapkan besar kecilnya minatmu terhadap mata-mata pelajaran tertentu.

 

(5) Survei Lapangan Pekerjaan

Pada akhirnya, lulusan universitas diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bukan hanya bagi sang lulusan sendiri tapi juga bagi masyarakat luas. Melakukan survei lapangan pekerjaan dapat membantumu memperkecil jumlah pilihan jurusan kuliah sehingga proses pertimbanganmu menjadi lebih mudah. Memilih jurusan kuliah yang tidak berprospek perkembangan ekonomi di masa depan tentunya hanya akan menjadi usaha menjaring angin.

 

Jika Agus hanya ingin menjalankan tips yang berlandasan ilmiah, ia seharusnya menjalankan tips nomor ….

 

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

3.

Topik: Pemahaman Bacaan

 

 

Perhatikan ilustrasi berikut!

Agus menjalankan semua tips yang ia baca dari artikel “Tips Memilih Jurusan Kuliah.” Saat menjalani tes minat dan bakat, tiba-tiba muncul rasa ingin tahu dalam diri Agus. Ia ingin tahu cara kerja tes tersebut. Dalam beberapa hari berikutnya, Agus pun menggunakan waktu-waktu luangnya untuk mencari dan mempelajari banyak tulisan perihal tes minat dan bakat. Salah satunya adalah sebagai berikut.

 

Enam Model Kepribadian Holland

Tes minat dan bakat juga dapat dilandaskan pada Teori Pemilihan Karir yang dikembangkan oleh John Holland, seorang profesor psikologi dari Universitas Johns Hopkins. Dalam teorinya, Holland merumuskan enam model kepribadian.

 

Kepribadian Realistis

Orang-orang yang berkepribadian realistis suka terlibat dalam kegiatan-kegiatan fisik. Mereka lebih suka bekerja dengan benda-benda mati ketimbang dengan ide-ide abstrak atau orang-orang. Orang-orang dalam kelompok kepribadian ini umumnya lebih mudah belajar melalui praktik daripada melalui paparan yang teoritis.

 

Kepribadian Investigatif

Orang-orang dalam kelompok kepribadian investigatif cenderung menyukai kegiatan-kegiatan yang mengandalkan kekuatan pikiran. Mereka suka melakukan observasi, menganalisis, mengevaluasi, dan memecahkan masalah, khususnya masalah rumit yang bersifat ilmiah. Mereka lebih suka berkutat dalam alam pikiran daripada menjalani kegiatan sosial.

 

Kepribadian Artistik

Orang yang berkepribadian artistik selalu mencari kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas dan orisinal. Hal tersebut membuat mereka sulit mematuhi suatu peraturan atau konvensi. Estetika menjadi keutamaan mereka dan hal tersebut diekspresikan dalam kegiatan-kegiatan kesenian yang kreatif dan imajinatif.

 

Kepribadian Sosial

Kepribadian ini dimiliki oleh orang-orang yang menikmati bekerja dengan orang lain. Mereka suka membantu, melatih, mengajar, dan merawat orang lain. Ketika menghadapi kesulitan, mereka akan mengajak orang lain untuk berdiskusi dan memutuskan solusi bersama. Orang-orang dalam kelompok ini umumnya tidak dapat menikmati pekerjaan fisik dengan benda-benda mati.

 

Kepribadian Pengusaha

Orang-orang yang berkepribadian usahawan suka bekerja dengan orang lain dalam rangka mencapai suatu tujuan atau sasaran tertentu. Mereka suka berada di posisi pemimpin atau pengatur strategi. Mereka cakap dalam mengatur, mengarahkan, dan memengaruhi orang lain supaya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efisien.

 

Kepribadian Konvensional

Orang dalam kelompok kepribadian konvensional cenderung menikmati bekerja dengan data. Ia lebih memerhatikan rincian-rincian daripada orang-orang pada umumnya. Ia juga lebih menyukai struktur yang baku dan jelas serta sulit menghadapi situasi-situasi yang bersifat ambigu.

 

Apa model kepribadian yang tepat untuk mendeskripsikan Agus jika kamu sedang menilai Agus?

a)
  1. Realistis dan Sosial

b)
  1. Sosial dan Pengusaha

c)
  1. Investigatif dan Artistik

d)
  1. Pengusaha dan Konvensional

e)
  1. Konvensional dan Investigatif

4.

Topik:  Kesesuaian Pernyataan

 

 

Perhatikan ilustrasi berikut!

Agus memutuskan untuk berkuliah di jurusan Psikologi. Keputusannya itu dibuat saat ia menyadari kalau ia senang mempelajari perihal kepribadian dan lega karena dapat menghindari matematika, momoknya selama ini.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh mata kuliah program studi Psikologi yang wajib dijalani oleh mahasiswa jurusan Psikologi:

  • Antropologi Psikologi

  • Sosiologi

  • Sejarah dan Aliran Psikologi

  • Biopsikologi

  • Filsafat Ilmu dan Logika

  • Perilaku dan Proses Mental

  • Filsafat Manusia

  • Statistika Psikologi

  • Teori Perkembangan

  • Teori Kepribadian

  • Dasar-dasar Metode Penelitian

  • Psikometri

  • Kognisi Sosial

 

 

Berdasarkan contoh-contoh mata kuliah tersebut, apa yang membuat keputusan Agus dapat dikatakan tidak tepat?

a)
  1. Beberapa mata kuliah di jurusan psikologi menuntut sikap investigatif sekaligus sosial.

b)
  1. Mahasiswa psikologi wajib mempelajari bidang-bidang ilmu yang baru bagi Agus.

c)
  1. Ia memiliki asumsi yang keliru tentang perkuliahan di jurusan psikologi.

d)
  1. Kemampuan matematika Agus di bawah standar.

e)
  1. Psikologi tidak hanya mempelajari kepribadian.

5.

Topik: Pemahaman Bacaan

  

Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!

Bahaya Mengonsumsi Hamburger

 

Hamburger merupakan salah satu makanan asal Kota Hamburg, Jerman, yang memiliki rasa yang enak, daging juicy yang gurih, dan berbagai macam isian yang lezat. Sayangnya, makanan yang memperoleh gelar junk food ini dipercaya memiliki efek buruk pada kesehatan jika dikonsumsi sering dan berlebih. Sebagian besar orang mengaitkannya dengan “penggagal diet”, “penambah berat badan”, atau “makanan berkalori tinggi”. Selain meningkatkan berat badan, hamburger juga memberikan dampak lain bagi tubuh menurut Lisa Moskovitz, ahli gizi sekaligus CEO dari New York Nutrition Group.

 

Saat seseorang memakan hamburger berukuran besar, tugas yang dilakukan oleh tubuh menjadi lebih berat dari biasanya. Selain mencerna dan mengubah sisa kalori menjadi lemak, tubuh akan mengalami peningkatan gula darah 10 menit setelah hamburger itu dimakan. Kandungan natrium (garam) dan fruktosa (gula) yang tinggi dalam hamburger memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan berlemak. Hal ini terjadi sekitar 20 menit setelah gigitan pertama sehingga setangkup hamburger seringkali terasa tak cukup. Lalu, sekitar 30 menit kemudian, ginjal bekerja ekstra menyingkirkan lebihan natrium dalam tubuh dan jantung bekerja keras memompa darah ke pembuluh darah.

 

Karena energi tubuh sudah digunakan untuk mencerna sebuah hamburger, tak heran bila seporsi hamburger, yang mengandung sekitar 540 kalori, hanya bisa membuat seseorang merasa kenyang selama 40 menit hingga 1 jam. Setelah itu, pemakan hamburger akan merasa lapar kembali dan menginginkan makanan lain yang bisa membuatnya kenyang lebih lama.

 

Meskipun kecepatan metabolisme orang bervariasi, tubuh tetap membutuhkan waktu selama 2-3 hari untuk dapat mengolah dengan tuntas semua zat yang terkandung dalam seporsi hamburger berukuran besar. Oleh sebab itu, tak salah jika hamburger berada di urutan atas dalam daftar junk food yang tinggi kalori, kaya lemak, sulit mengenyangkan, dan berat diolah.

 

Pernyataan mana yang benar menurut informasi dari teks tersebut?

a)
  1. Setiap orang yang memakan hamburger dapat merasakan gula darahnya naik.

b)
  1. Jantung dan ginjal merupakan bagian tubuh yang membutuhkan energi terbanyak.

c)
  1. Jantung harus bekerja ekstra karena menyingkirkan lebihan natrium dalam tubuh.

d)
  1. Memakan hamburger yang besar membuat organ-organ tubuh tertentu bekerja lebih keras dan lama.

e)
  1. Tubuh manusia dapat menyerap semua nutrisi yang ada di dalam hamburger dengan baik dan cepat kurang dari satu jam.

6.

Bravo, Netta!

 

'Apa yang kau lihat, Netta?” Tepukan bahu itu mengagetkan Netta. Dia menolehkan kepala dan melihat sebaris gigi putih berjajar menyunggingkan senyum.

“Oma, mengejutkan saja,” balasnya sambil mengalihkan pandangan ke laut lepas. Ia tak mau Oma mengetahui kekhawatiran yang ia rasakan. Oma selalu bisa membaca jalan pikirannya. Netta menghela napas panjang. Angin laut menari-narikan rambutnya yang panjang tergerai.

“Netta, perhatikan burung itu,” ucap Oma sambil menunjuk burung gannet yang sedang mengamati target ikan di bawah laut.  Kemudian, ia terbang cepat, menyelipkan kedua sayapnya hingga lurus, dan menukik tajam ke dalam laut. Kami menunggu hingga burung itu kembali melesat ke udara. Kemudian, burung itu berkumpul dengan koloninya. Menarik diamati ketika hati sedang menari, tapi Netta sedang kacau. Bahkan, sekumpulan burung gannet bulu berwarna putih dengan ujung sayap berwarna hitam, paruh berwarna kebiru-biruan muda dan mata berwarna biru muda pun tak membuat Netta terpikat.

“Kau tahu, Netta. Burung gannet hanya mau makan ikan sarden yang berada di laut dalam. Tentunya ia butuh perjuangan untuk mencapainya. Apa ia malas menyelam hingga kedalaman sepuluh meter? Tidak kan? Kau lihat bagaimana ia terjun  ke dalam laut, tentunya dengan kecepatan penuh dan ia tetap melakukannya,” Oma melirik Netta yang masih memainkan beberapa helai rambutnya.

“Setiap makhluk punya keistimewaan. Tuhan telah merancang dengan sebaik-baiknya, tinggal kita mampu atau tidak memanfaatkannya,” itu lagi yang dibahas Oma. Andai saja hidup itu semudah burung yang memang ditakdirkan bisa terbang.

“Netta, coba ingat lagi. Kau sudah sejauh ini melangkah, meninggalkan negerimu untuk meraih cita-citamu. Jangan patah arang di tengah jalan, Sayang,” Oma memang bukan saudaraku, hanya orang tua asuh selama aku kuliah di Benua Eropa ini. Ya, sudah dua kali presentasinya ditolak Prof. Smith. Materi itu sudah ia kerjakan selama dua bulan dengan hasil riset yang nggak kacangan.

“Oma, aku harus bagaimana?” akhirnya Netta buka suara.

“Oma tahu sendiri. Netta bolak-balik cari data, melakukan beberapa percobaan, bahkan sudah uji coba. Netta nggak tahu salahnya di mana?” tangis Netta pecah. Bulir-bulir itu pun menderas, bahunya berguncang hebat. Oma pun menyandarkan kepala Netta ke bahunya.

“Jalan tak selamanya lurus dan mulus. Kadang ada tikungan, jalan menurun, berlubang, atau ada beberapa kerikil. Namun, ketika belum sampai tujuan bukankah para pengemudi masih melajukan kendaraannya hingga ke lokasi yang dituju?” kata Oma menenangkan Netta.

“Netta, pelajari sekali lagi. Lihat catatan Prof. Smith, revisi, dan hadapi dia. Yakinlah pada kemampuan dan proses yang sudah kau lakukan,” Oma menggandeng Netta pulang. Beberapa burung gannet masih beradu di udara dan kembali melakukan atraksi rudalnya. Mereka tak pernah berhenti melakukannya berulang-ulang.

 

Penulis: Diah Erna

 

“Beberapa burung gannet masih beradu di udara dan kembali melakukan atraksi rudalnya.”

 

Apa maksud penulis menggunakan pernyataan tersebut?

a)
  1. Mengajak kita untuk menyukai dan melestarikan burung gannet sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

b)
  1. Memberitahu bahwa burung gannet sebagai ciptaan Tuhan yang memiliki warna yang indah.

c)
  1. Memberitahukan bahwa burung gamet pandai menyelam dan gigih dalam mencari mangsa.

d)
  1. Agar kita belajar dari burung gannet yang berusaha maksimal dalam mendapatkan mangsanya.

e)
  1. Burung gannet lambang keindahan pantai dan keagungan dari ciptaan Tuhan

7.

Bahaya Berkendara Sebelum Waktunya

 

 Sore ini adalah jadwal latihan olahraga basket di sekolah. Tapi gara-gara aku ketiduran setelah pulang sekolah, aku jadi hampir terlambat untuk mengikuti latihan basket tersebut.

“Ayah, ayo antarkan aku ke sekolah. Aku sudah hampir terlambat,” desakku kepada ayah yang sedang memperbaiki kipas angin.

“Aduh, ayah lagi sibuk, nih. Jalan kaki aja seperti biasa,” jawab ayah sambil tak lepas dengan obengnya.

“Tapi aku hampir terlambat. Mana bisa jalan kaki,” desakku lagi. Tiba-tiba aku ingat sesuatu.

“Aku saja yang bawa sepeda motor sendiri ke sekolah ya, Yah. Aku kan sudah bisa karena diajari oleh Abang Rudi,” ucapku sambil membujuk ayah. Ayah menghentikan kegiatannya sejenak, lalu tampak berpikir.

“Ayolah, Yah. Aku akan hati-hati. Lagian jarak ke sekolah gak terlalu jauh kok,” bujukku lagi.

“Iya, deh. Tapi harus janji untuk berhati-hati, ya,” nasihat ayah yang langsung aku sambut dengan lompatan sukacita.

“Yes!!”

Aku mengendarai sepeda motor dengan perasaan senang. Heru pasti akan iri melihatku membawa kendaraan sendiri hari ini. Dan, Malika pasti akan kagum melihatku jago mengemudi sepeda motor. Mendadak hatiku berbunga-bunga. Tanpa bisa ditahan, senyumku mulai merekah. Ya, aku nyaris seperti orang gila yang tersenyum-senyum sendiri di sepanjang jalan.

Lalu, tiba-tiba …

Tetttt!!!!

Entah darimana sebuah mobil tiba-tiba datang dari arah depan. Apa aku yang memang tidak melihat sebelumnya karena asyik mengkhayal dalam perjalanan atau memang mobil itu adalah mobil siluman yang datang dan pergi secara tiba-tiba.

Ah, entahlah. Tapi yang pasti, pikiranku jadi kacau dan konsentrasiku pecah. Sepertinya kondisi kejiwaanku tidak siap menghadapi peristiwa ini sehingga otak kecilku tidak tahu harus memerintahkan apa untuk menjadi sebuah tindakan penyelamatan.

Yang aku tahu, setang sepeda motor sudah berbelok ke kiri saja.

Gubrak!!!

Aduh!!!

Ya, Tuhan. Aku bersama sepeda motorku terjun ke sebuah selokan. Sekilas aku melihat setang sepeda motor bengkok, kaki tidak dapat digerakkan, dan banyak orang mulai berdatangan. Aku pingsan. Setelah itu?

Aku berjanji tidak akan mengendarai sepeda motor lagi sebelum usiaku matang.

 

Mengapa tokoh aku hampir terlambat mengikuti latihan basket?

a)
  1. Belajar naik motor bersama Bang Rudi.

b)
  1. Bermain dengan Heru sepulang sekolah.

c)
  1. Terjadi insiden motornya masuk selokan.

d)
  1. Membantu ayahnya terlebih dahulu.

e)
  1. Lelap tertidur setelah pulang sekolah.

8.

TRADISI UNIK WANITA SUKU KAREN

 

Saat berkunjung ke bagian utara Thailand, salah satu tempat yang tak boleh dilewatkan adalah desa tempat tinggal suku Karen. Di Thailand, ada beberapa desa wisata yang dapat dikunjungi untuk bertemu dan berinteraksi dengan suku Karen, salah satunya di Baan Tong Luang di Chiang Mai, Thailand.  Meskipun terkenal di Thailand, suku Karen sebenarnya bukan penduduk asli Thailand. Suku Karen merupakan suku yang mengungsi dari negara Myanmar, mereka mengungsi ke Thailand karena penindasan yang dilakukan rezim militer yang berkuasa di Myanmar. Tentara-tentara pemerintah Myanmar menangkap orang-orang suku Karen, menembak mati sebagian dari mereka, membumihanguskan rumah-rumah mereka, dan memaksa mereka untuk menjadi pekerja. Hal-hal itulah yang menyebabkan lebih dari 2.000 suku Karen meninggalkan desa asal mereka dan mengungsi ke negara terdekat, yaitu Thailand.

 

Karen menjadi salah satu suku yang diincar para wisatawan karena tradisi uniknya. Para wanita suku Karen diwajibkan memanjangkan leher menggunakan gelang logam berwarna keemasan yang terbuat dari kuningan. Selain dikenakan di leher, gelang tersebut juga dikenakan di kaki dan pergelangan tangan. Gelang-gelang ini berfungsi untuk membentuk leher, kaki, dan pergelangan tangan mereka agar terlihat lebih panjang seperti burung phoenix. Hal itu didasari oleh kebudayaan turun-temurun serta kepercayaan bahwa wanita suku Karen berasal dari seekor burung phoenix yang berpasangan dengan naga (nenek moyang para pria suku Karen). Anggapan-anggapan inilah yang membuat suku Karen yakin bahwa wanita akan semakin cantik jika memiliki leher yang semakin panjang.

 

Selain karena adat dan tradisi, fungsi lain gelang-gelang itu adalah sebagai pelindung karena dahulu mereka tinggal di pegunungan dan sering terlibat kontak dengan binatang buas, seperti harimau dan beruang. Pada umumnya, binatang buas tersebut menyerang manusia pada bagian leher dan tenggorokan. Oleh karena itu, kaum hawa suku Karen mengenakan gelang-gelang tersebut pada leher mereka.

 

Gelang tersebut mulai dipakaikan pada perempuan suku Karen sejak mereka berusia 5 tahun. Awalnya, hanya 2-3 tumpuk gelang, kemudian setiap 2-3 tahun sekali tumpukan gelang akan ditambah sampai mereka mencapai usia 19 tahun. Setelah itu, gelang-gelang tadi digantikan dengan gelang logam yang terbuat dari 1 besi lonjor panjang yang dibentuk melingkar atau dililitkan ke leher mereka. Berat gelang logam di leher wanita dewasa mencapai 5 kg dan gelang kaki di bawah lutut beratnya masing-masing 1 kg. Berarti, setiap hari mereka membawa beban 7 kg. Gelang itu dapat dilepas, tetapi proses pelepasannya tidak mudah dan hanya dilakukan pada saat menikah, melahirkan, dan meninggal dunia. Kebanyakan wanita suku Karen meninggal pada usia 40-50 tahun. Hal itu diduga karena besi-besi yang membebani tulang leher merusak susunan tulang pada organ tubuh lainnya. Meskipun demikian, wanita suku Karen tetap mempertahankan kebiasaan memakai gelang karena sudah menjadi adat istiadat dan kepercayaan yang turun-temurun. 

 

Miranda Santoso, Evlin. 2018. “Pesona Budaya Karen di Thailand”. Makalah, Foreign Case Study.

 

Penggunaan gelang-gelang pada suku Karen sudah diatur oleh adat sedemikian rupa.

Tentukan pernyataan yang tepat di bawah ini! Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban

a)
  1. Pria dan wanita di suku Karen diwajibkan memanjangkan leher menggunakan tumpukan kawat yang terbuat dari kuningan.

b)
  1. Wanita suku Karen setiap hari membawa beban 7 kg di tubuhnya dan sekitar 72% bebannya berada di leher mereka.

c)
  1. Wanita suku Karen yang berusia 30 tahun wajib mengenakan gelang leher seberat 5 kg.

d)
  1. Wanita suku Karen memilih salah satu momen saat melepas gelang lehernya, yaitu saat menikah, melahirkan, atau meninggal dunia.

e)
  1. Pada saat usia 19 tahun, proses penambahan beban di leher sudah berhenti dan boleh dilepas dengan persetujuan ketua adat

9.

Persahabatan Itu Indah

 

Dialog Drama

Dina    : Win, besok pagi kan libur sekolah... kamu ada waktu nggak untuk nemenin aku ke rumah             tanteku?

Winda : Besok? Aku belum tahu ya ... emangnya kamu ada perlu apa ke rumah tante kamu?

Dina    : Aku disuruh ibuku nganterin barang titipan tanteku.

Winda : Emangnya barang apa?

Dina    : Aku belum tahu. Entah apa barangnya. Gimana, kamu besok bisa apa nggak?

Winda sebenarnya ada acara sendiri, namun dia sulit menolak permintaan Dina.

Winda : Ya sudah deh, besok aku anterin kamu. Jam berapa besok? Aku ke rumah kamu atau kamu         yang ke rumahku?

Dina    : Terserah kamu deh, jam 8 atau jam 9 gitu ... kalau kamu mau mending kamu aja yang ke rumah aku.

Winda : Ya sudah, besok jam 08.30 aku ke rumah kamu, terus kita langsung ke rumah tante kamu.

Keesokan harinya Winda dan Dina berangkat menuju rumah tante si Dina yang jaraknya sekitar 20 km dari rumah Dina. Pas di tengah-tengah jalan, motor yang dikendarai Dina bannya bocor, dan tidak ada tempat penambalan ban di sekitar situ.

Dhussss... bunyi ban motor Dina

Dina    : Aduh ... gimana nih, bannya bocor? Kayaknya pecah nih ban!

Winda : Gimana ya ... nggak ada bengkel tambal ban lagi di sini.

Mereka bedua pun mendorong motor tersebut sambil keringat membasahi tubuh mereka. Setelah hampir 30 menit mendorong motor, tiba-tiba ada sebuah mobil box yang menghampiri mereka. Pengendara mobil box itu menawarkan jasa pengangkutan motor hingga ke bengkel tedekat kepada Dina.

Sopir mobil box : Kenapa Non? Bannya bocor ya?

Dina    : Iya. Bisa minta tolong angkutin motor aku sampai bengkel nggak?

Sopir mobil box: Bisa saja, tapi kasih ongkos 100 ribu ya?

Dina    : Kok mahal amat, Bang? 50 ribu ya?

Sopir mobil box itu menolak, alhasil Dina dan Winda harus meneruskan mendorong motor mereka.

Sopir mobil box : Murah amat, Non! ... Ya sudah kalau nggak mau.

Setelah mendorong motor selama 45 menit, tiba-tiba ada salah seorang sahabat Winda, yaitu Astrid yang kebetulan lewat di jalan itu. Astrid bersama adiknya bernama Hesti.

Astrid  : Stop.. stop, Hes...!

Hesti    : Kenapa Kak? Ada apa?

Astrid  : Itu kayaknya Winda deh... Win... Win...!

Winda : Eh, itu Astrid...!

Astrid  : Motor kamu bocor bannya? Kasihan sekali... kamu mau ke mana nih?

Winda : Nih, aku mau nganterin Dina ke rumah tantenya. Nggak tahu nih, bengkel kayaknya masih             jauh... aku udah capek banget dorong motor dari tadi. Astrid berusaha memberi pertolongan             kepada sahabatnya itu, namun dia juga tidak bisa berbuat banyak karena di sekitar itu        memang cukup sepi.

Astrid  : Aduh ... gimana ya ... ok, gini aja ... kalian kan sudah capek banget nih. Sekarang biar aku           yang dorong motor kamu, terus kamu bawa motor aku sambil ngikutin dari belakang.

Winda : Emang kamu nggak kecapean entar? Berat lo dorong motor ini....!

Astrid  : Ya tentu saja kau bakal capek, makanya kita gantian gitu...

Motor tersebut didorong oleh mereka berempat secara bergantian hingga akhirnya mereka tiba di salah satu bengkel tambal ban.

Di mana sajakah latar tempat terjadinya peristiwa di dalam drama tersebut? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban

a)

Suatu tempat

b)

Jalan

c)

Bengkel motor

d)

Rumah tante

e)

Rumah Dina

10.

Literasi, Jiwa Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah proses pembelajaran seseorang dalam memahami suatu kondisi atau gejala pada kehidupan nyata. Pembelajaran berarti tahapan seseorang untuk dapat mengerti perihal kajian yang dipelajari. Mempelajari adalah keadaan seseorang melakukan kegiatan membaca dan menulis.

Membaca artinya menggunakan mata untuk melihat objek dan otak untuk menginterpretasi objek serta mengambil makna suatu objek, sedangkan menulis artinya menggunakan otak sebagai alat berpikir dalam menuangkan gagasan melalui tangan berupa tulisan-tulisan yang memiliki ilmu atau makna akan peristiwa. Jadi, membaca dan menulis merupakan awal terciptanya suatu pendidikan.

Membaca tidak hanya sekedar melihat susunan alfabet di atas lembar putih tetapi jauh lebih dari itu, yakni memahami isi tulisan bahkan mampu mengkritisi bahasan tulisan yang telah dibaca. Membaca adalah unsur pertama dan utama dalam menyerap beraneka ragam ilmu dari manapun. Tanpa membaca tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang pandai dan cerdas. Albert Einstein adalah seorang yang genius dan ia memeroleh dengan cara membaca.

Menulis tak sebatas menumpahkan tinta pada bidang datar, melainkan merangkai alfabet satu demi satu sehingga terbentuk suatu tulisan yang menampilkan ide penulis dalam menyampaikan isi bahasan pada pembaca. Menulis merupakan unsur pertama dan utama dalam memaparkan rangkaian alfabet hingga berbentuk suatu tulisan untuk dipahami dan dikritisi oleh pembaca.

Selain itu, menulis juga merupakan kegiatan menuangkan segala macam gagasan yang dapat dijadikan pedoman dan acuan terhadap pendidikan untuk menambah ilmu. Raden Ajeng Kartini, yang merupakan seorang penulis tersohor di masanya, selalu menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan hingga mampu mengubah pandangan orang Belanda terhadap kaum pribumi saat itu.

Membaca bukan saja melihat, tetapi juga menerka dan mengkritisi tulisan yang tidak sesuai dengan pola pikir kita terhadap bahasan yang disajikan penulis. Menulis tak hanya menggoreskan ujung pena pada kertas, melainkan mengubah pola pandang kita terhadap pemikiran yang disampaikan penulis mengenai suatu kajian.

Membaca dan menulis itu ibarat dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan dan saling mengungguli, sebab keduanya harus berjalan berdampingan agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa setiap insan.

Literasi atau kegiatan membaca dan menulis ini memiliki kedudukan penting dalam dunia pendidikan. Tanpa kehadiran keduanya, dunia pendidikan itu ibarat ruang hampa tanpa isian dan tak bermanfaat bagi keberlangsungan hidup manusia. Literasi memegang peran kunci pada dunia pendidikan yakni, sebagai fondasi yang memberikan kekuatan dalam membangun dan membentuk dunia pendidikan bagi semua orang.

Tak berhenti di situ, literasi juga merupakan tulang punggung pendidikan, sebab hanya dengan literasi semua orang dapat mengenyam pendidikan walau tak harus berada di bangku sekolah dan karenanya tercipta manusia pandai dan cerdas. Oleh sebab itu, sangat penting membudayakan kegiatan literasi yaitu baca dan tulis dalam kehidupan masyarakat untuk membangun dunia pendidikan bagi seluruh manusia.

Indonesia sebagai salah satu negara yang mengedepankan pendidikan, ternyata mengalami kendala berupa penurunan tingkat literasi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya nilai serap kemampuan akademik dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh menurunnya minat baca dan tulis pelajar.

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan terhadap sepuluh siswa-siswi di desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur dengan dua latar belakang lembaga pendidikan berbeda (SD dan MI), ternyata hanya dua siswa yang melakukan kegiatan literasi, baik di sekolah maupun di rumah. Sangat miris jika melihat cermin literasi yang berlangsung selama ini, namun itulah bukti kegiatan literasi yang ada di dunia pendidikan Indonesia saat ini.

Melihat kenyataan bahwa kemampuan literasi di Indonesia masih jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan negara lain di dunia, apa yang dapat kamu lakukan untuk kegiatan literasi? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban

a)

Mengingatkan saja kepada para pelajar untuk membudayakan literasi sekolah agar sekolah tidak ketinggalan dalam lomba kebahasaan.

b)

Literasi harus digalakkan dengan serius /kuat agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa manusia.

c)

Mendatangkan penulis buku-buku bacaan umum agar siswa /masyarakat membeli buku yang diperlukan.

d)

Membudayakan literasi baca tulis tidak harus di bangku sekolah tetapi dilakukan oleh siapa saja, di mana saja dan kapan saja untuk menciptakan manusia pandai dan cerdas.