wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penguat Non-Inverting dan Inverting

Total questions: 30

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan penguat non-inverting?

a)

Penguat yang membalik fasa sinyal input

b)

Penguat yang tidak membalik fasa sinyal input

c)

Penguat yang mengurangi sinyal input

d)

Penguat yang hanya menguatkan sinyal AC

2.

Pada penguat non-inverting, bagaimana fasa keluaran dibandingkan dengan fasa input?

a)

Dibalik 180 derajat

b)

Sama dengan input (0 derajat)

c)

Digeser 90 derajat

d)

Tidak ada hubungan fasa

3.

Berapa besar penguatan tegangan (gain) dari penguat non-inverting?

a)

1 + (R2/R1)

b)

R2/R1

c)

(R1+R2)/R1

d)

(R1+R2)/R2

4.

Pada rangkaian penguat non-inverting, resistor R1 dan R2 berfungsi untuk:

a)

Menentukan gain

b)

Mengurangi noise

c)

Mengatur fasa sinyal

d)

Menyediakan arus bias untuk op-amp

5.

Penguatan tegangan (voltage gain) pada penguat non-inverting akan selalu:

a)

Lebih kecil dari 1

b)

Sama dengan 1

c)

Lebih besar dari 1

d)

Lebih besar atau sama dengan 1

6.

Jika R1 = 10 kΩ dan R2 = 40 kΩ, berapakah penguatan tegangan pada penguat non-inverting?

a)

2

b)

4

c)

5

d)

6

7.

Apa perbedaan utama antara penguat inverting dan penguat non-inverting?

a)

Penguat non-inverting membalik fasa sinyal

b)

Penguat non-inverting menghasilkan output dengan fasa yang sama dengan input

c)

Penguat non-inverting hanya digunakan untuk sinyal AC

d)

Penguat non-inverting menghasilkan gain negatif

8.

Apa peran input positif (+) pada op-amp dalam penguat non-inverting?

a)

Sebagai titik referensi ground

b)

Untuk menerima sinyal input

c)

Untuk mengurangi penguatan

d)

Untuk membalik sinyal input

9.

Jika tegangan input sebesar 0,5V diterapkan pada penguat non-inverting dengan gain 5, berapakah tegangan outputnya?

a)

0,1V

b)

2,5V

c)

3,5V

d)

10V

10.

Penguat non-inverting lebih sering digunakan dibanding penguat inverting karena:

a)

Output selalu negatif

b)

Tidak ada pembalikan fasa dan gain selalu lebih dari 1

c)

Dapat mengurangi noise pada sinyal

d)

Output dapat mencapai tegangan negatif tinggi

11.

Apa yang dimaksud dengan penguat inverting?

a)

Penguat yang membalik fasa sinyal input

b)

Penguat yang tidak membalik fasa sinyal input

c)

Penguat yang mengurangi sinyal input

d)

Penguat yang hanya menguatkan sinyal AC

12.

Pada penguat inverting, bagaimana fasa keluaran dibandingkan dengan fasa input?

a)

Sama dengan input (0 derajat)

b)

Dibalik 180 derajat

c)

Digeser 90 derajat

d)

Tidak ada hubungan fasa

13.

Berapa besar penguatan tegangan (gain) dari penguat inverting?

a)

1 + (R2/R1)

b)

R2/R1

c)

-R2/R1

d)

-1 + (R2/R1)

14.

Pada penguat inverting, sinyal input diterapkan pada terminal:

a)

Positif (+)

b)

Negatif (-)

c)

Ground

d)

Output

15.

Penguatan tegangan (voltage gain) pada penguat inverting akan selalu:

a)

Lebih besar dari 1

b)

Positif

c)

Negatif

d)

Sama dengan 0

16.

Jika R1 = 10 kΩ dan R2 = 50 kΩ, berapakah penguatan tegangan pada penguat inverting?

a)

-5

b)

5

c)

-4

d)

6

17.

Dalam penguat inverting, resistor R1 dan R2 berfungsi untuk:

4 lines
18.

nguatan tegangan pada penguat inverting?

a)

-5

b)

5

c)

-4

d)

6

19.

Dalam penguat inverting, resistor R1 dan R2 berfungsi untuk:

a)

Menentukan gain

b)

Mengatur fasa sinyal

c)

Mengatur arus input

d)

Mengurangi noise

20.

Jika tegangan input sebesar 1V diterapkan pada penguat inverting dengan gain -10, berapakah tegangan outputnya?

a)

-1V

b)

-10V

c)

10V

d)

0,1V

21.

Apa yang dimaksud dengan penguat voltage follower?

a)

Penguat yang membalik sinyal input

b)

Penguat dengan gain lebih besar dari 1

c)

Penguat yang memiliki gain 1 dan output mengikuti input

d)

Penguat yang hanya digunakan untuk sinyal AC

22.

Berapa besar penguatan (gain) pada penguat voltage follower?

a)

0

b)

1

c)

-1

d)

Lebih dari 1

23.

Apa fungsi utama dari penguat voltage follower?

a)

Untuk menguatkan sinyal tegangan

b)

Untuk membalikkan sinyal

c)

Sebagai buffer antara rangkaian dengan impedansi berbeda

d)

Untuk meningkatkan arus output

24.

Pada penguat voltage follower, bagaimana tegangan keluaran dibandingkan dengan tegangan input?

a)

Dibalik 180 derajat

b)

Sama dengan input

c)

Lebih kecil dari input

d)

Lebih besar dari input

25.

Pada penguat voltage follower, sinyal input dihubungkan ke:

a)

Input inverting (-)

b)

Input non-inverting (+)

c)

Ground

d)

Output

26.

Apa peran voltage follower dalam rangkaian elektronik?

a)

Menguatkan arus tanpa mengubah tegangan

b)

Mengurangi tegangan input

c)

Memisahkan dua rangkaian dengan impedansi berbeda

d)

Menghilangkan noise pada sinyal input

27.

Mengapa voltage follower sering digunakan sebagai buffer?

a)

Karena meningkatkan tegangan

b)

Karena mengurangi arus

c)

Karena memiliki impedansi input tinggi dan impedansi output rendah

d)

Karena membalikkan fasa sinyal input

28.

Jika tegangan input sebesar 5V diterapkan pada penguat voltage follower, berapakah tegangan output yang diharapkan?

a)

0V

b)

2,5V

c)

5V

d)

10V

29.

Dalam rangkaian voltage follower, apakah keuntungan utama menggunakan op-amp dengan penguatan 1?

a)

Membalikkan sinyal input

b)

Mengurangi konsumsi daya

c)

Meningkatkan stabilitas tegangan tanpa mengubah amplitudo

d)

Memperbesar sinyal input

30.

Apa yang terjadi jika sebuah voltage follower dihubungkan antara sumber tegangan dengan beban berimpedansi rendah?

a)

Tegangan output akan lebih besar dari input

b)

Tegangan output akan sama dengan input tanpa kehilangan arus

c)

Tegangan output akan turun drastis

d)

Tegangan input akan dibalik