Worksheetsquis 2
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa yang dimaksud dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)?
Proses untuk mengelola sumber daya manusia dalam pemerintahan
Sistem yang dirancang untuk mengamankan informasi sensitif negara
Proses terstruktur yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai atas pencapaian tujuan organisasi pemerintah
Sistem yang digunakan untuk mengaudit proyek-proyek pemerintah
Apa prinsip dasar dari audit intern dalam pemerintahan Indonesia?
Meningkatkan pendapatan negara
Memberikan jaminan yang independen atas efektivitas tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian
Menyediakan laporan keuangan
Memperbaiki sistem informasi negara
Langkah pertama dalam pelaporan hasil pengawasan adalah
Menyiapkan rencana tindak lanjut
Mengidentifikasi temuan audit
Membuat laporan keuangan
Melakukan pemeriksaan fisik lapangan
Salah satu sikap profesional yang harus dimiliki oleh auditor internal adalah:
Bertindak secara independen dan objektif
Mengutamakan kepentingan pribadi dalam pengawasan
Menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi
Mengabaikan etika dalam pengambilan keputusan
Standar komunikasi dalam audit intern mengharuskan auditor untuk:
Menyimpan informasi audit untuk diri sendiri
Hanya berkomunikasi dengan atasan langsung
Menyediakan laporan secara lisan tanpa dokumentasi
Mengomunikasikan hasil audit dengan cara yang jelas dan efektif
Apa tujuan utama dari pemberantasan tindak pidana korupsi di sektor publik?
Menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi
Mengurangi beban administrasi pemerintahan
Meningkatkan reputasi pemerintah di mata internasional
Mempercepat proses pengambilan keputusan dalam pemerintahan
Apa yang menjadi tanggung jawab utama dalam pengelolaan fungsi audit internal?
Mengatur anggaran negara
Menilai efektivitas pengendalian intern dan manajemen risiko
Mengelola proyek infrastruktur
Melakukan analisis data keuangan
Komponen utama dalam pengendalian internal menurut SPIP adalah:
Lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan
Perencanaan anggaran, pengawasan keuangan, dan pelaporan hasil
Pengelolaan sumber daya manusia dan penyusunan laporan audit
Pemantauan kinerja dan penilaian dampak lingkungan
Salah satu tujuan utama manajemen risiko di sektor publik adalah:
Menghindari semua risiko yang mungkin terjadi
Meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dalam mencapai tujuan organisasi
Memastikan pengeluaran anggaran pemerintah lebih rendah
Mempercepat proses audit
Standar pelaksanaan audit intern yang berlaku di Indonesia mengacu pada:
Standar Internasional untuk Praktik Profesional Audit Internal
Standar akuntansi keuangan internasional
Standar Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah
Standar Kinerja Pemerintah Daerah
Prinsip dasar dalam kerangka konseptual pengawasan intern pemerintah Indonesia adalah:
Menyusun anggaran pemerintah
Mengutamakan keuntungan
Fokus pada pengendalian fisik aset
Transparansi dan akuntabilitas
Dalam pelaksanaan prosedur tindak lanjut hasil pengawasan, auditor harus:
Menyusun kembali laporan keuangan
Menyerahkan hasil audit ke tim yang berbeda
Memastikan bahwa temuan telah ditindaklanjuti secara efektif
Menyimpan temuan audit tanpa tindak lanjut
Laporan hasil pengawasan yang baik harus mencakup:
Temuan, rekomendasi, dan respons dari pihak yang diaudit
Hanya rekomendasi perbaikan
Temuan tanpa detail rekomendasi
Rencana keuangan dari instansi terkait
Kode etik auditor intern mengharuskan auditor untuk:
Bertindak dengan integritas dan objektivitas
Mengutamakan hubungan personal dengan klien
Melakukan audit hanya berdasarkan permintaan
Menyimpan informasi audit untuk keuntungan pribadi
Pedoman perilaku yang harus dipatuhi oleh auditor intern mencakup:
Menjaga rahasia perusahaan untuk keuntungan pribad
Bersikap adil, independen, dan obyektif
Menyelesaikan audit dalam waktu singkat tanpa peduli kualitas
Menerima gratifikasi selama audit berjalan
