WorksheetsKuis Building block of Life
Total questions: 20
Worksheet time: 12mins
Protein merupakan polimer dari asam amino. Gugus fungsi yang ada di dalam asam amino adalah…
Yang menunjukkan pembentukan ikatan peptide pada protein yang benar adalah…
Struktur protein yang terbentuk karena gaya non kovalent sehingga membentuk rantai polipeptida yang menggulung seperti spiral atau lipatan kertas adalah …
Struktur tiga dimensi
Struktur kuartener
Struktur Tersier
Struktur Sekunder
Struktur Primer
Struktur protein yang disebabkan oleh ikatan-ikatan hydrogen dan berhubungan dengan bentuk tiga dimensi dari protein tersebut adalah …
Struktur tiga dimensi
Struktur kuartener
Struktur Tersier
Struktur Sekunder
Struktur Primer
Perhatikan klasifikasi protein berikut :
1. Protein Sederhana
2. Transport Protein
3. Lipoprotein
4. Enzime
Klasifikasi protein berdasarkan komposisinya…
1, 2 & 3
1 & 3
2 & 4
2 & 3
1 & 2
Pernyataan berikut yang tidak sesuai untuk reaksi hidrolisis protein adalah …
Disebabkan oleh pemanasan
Reaksi peruraian asam amino menjadi unsur-unsurnya
Menghasilkan asam amino bebas
Disebabkan oleh penambahan asam
Disebabkan kehadiran enzym
Tahapan pada penentuan kadar protein dengan metode semi mikro Kjeldahl secara berurutan adalah…
Destilasi, Destruksi, Titrasi
Persiapan Sampel, Destilasi, Destruksi
Destruksi, Destilasi, Titrasi
Destilasi, Titrasi, Destruksi
Persiapan Sampel, Destruksi, Destilasi
Senyawa yang terbentuk pada tahapan destruksi adalah…
Amonium Klorida
Amonium Sulfida
Amonium Tiosianat
Amonium Sulfat
Amonium Hidroksida
Pada tahap destruksi digunakan selenium sebagai katalisator, kelemahan selenium adalah …
Karena oksidasinya sangat cepat sehingga nitrogen justru mungkin ikut hilang
Menurunkan titik didih sehingga membutuhkan waktu lama
Memerlukan perlakuan awal terlebih dahulu
Tidak mengadakan perubahan dari valensi tinggi ke valensi rendah atau sebaliknya
Dibutuhkan dalam jumlah yang banyak sehingga tidak efisien
Tujuan tahapan destilasi pada penentuan protein metode semi mikro Kjeldahl adalah…
Mengoksidasi elemen Karbon sehinga menghasilkan CO dan CO2
Mengoksidasi elemen Hidrogen sehingga menghasilkan H2O
Memecah Amonium sulfat menjadi NH3
Menghasilkan Amonium sulfat
Menghasilkan Amonium sulfide
Senyawa yang terbentuk jika larutan penangkap pada tahapan destilasi adalah H3BO3 ...
Amonium klorida
Amonium Borak
Amonia
Amonium Sulfat
Amonium Hidroksida
Jika larutan penangkap yang digunakan pada tahap destilasi penentuan protein dengan metode semi mikro Kjeldahl adalah H3BO3 0,01 N, maka larutan penitrasinya adalah …
HCl 0,1 N
HNO3 0,1N
NaOH 0,1 N
H2SO4 0,1 N
H3BO3 0,1 N
Reaksi yang terjadi pada tahapan titrasi jika larutan penangkap yang digunakan HCl adalah…
NH4BO2 + HCl ® NH4Cl + HBO2
NH3 + HCl berlebih ® NH4Cl
NH3 + HBO2 ® NH4BO2
HCl sisa/berlebih + NaOH ® NaCl + H2O
NH4+ + NaOH ® H2O + NH3
Pada penentuan protein semi mikro Kjeldahl factor konversi untuk sampel anggur adalah…
6,25
5,95
5,70
5,46
5,15
Pada penentuan protein metode semi miro Kjeldahl sampel biscuit 0,5 gram, didapatkan selisih titrasi HCl 0,01N sampel dan blanko adalah 5 ml, kadar protein untuk sampel tersebut adalah…
0,14%
0,798%
1,4%
14%
79,8%
Pada penentuan protein metode semi mikro Kjeldahl untuk 1,4 gram sampel kedelai, titrasi sampel menggunakan HCl 0,01N adalah 11 ml diperoleh % N adalah 0,01%, maka volume titrasi blankonya adalah…
21 ml
12 ml
10 ml
5 ml
1 ml
Berikut ini merupakan urut – urutan langkah kerja penentuan protein metode semi mikro kjeldahl :
1. Memanaskan labu destruksi hingga larutan jernih kehijauan
2. Menitrasi larutan penangkap hasil destilasi
3. Menambahkan larutan H2SO4 pekat dan katalis
4. Menimbang sampel dan memasukkan ke labu destruksi
5. Menetralkan larutan sampel dengan NaOH
6. Mendestilasi larutan sampel hingga netral pada tetesan terakhir
Urut – Urutan langkah yang tepat adalah ...
4 – 3 – 5 – 1 – 6 – 2
4 – 3 – 1 – 5 – 6 – 2
4 – 1 – 3 – 5 – 6 – 2
4 – 1 – 6 – 5 – 3 – 2
2 – 4 – 3 – 1 – 5 – 6
Senyawa yang dihasilkan setelah penambahan formaldehida, pada analisa formol adalah
(a)
Pada penentuan protein titrasi formol dilakukan titrasi dua kali, tujuan titrasi yang pertama adalah untuk..
Untuk memblokade gugus amino sehingga tidak mengganggu proses titrasi
Untuk menghidrolisis protein dalam sampel menjadi asam amino
Untuk menetralkan gugus-gugus karboksilat pada asam amino
Untuk mempermudah hidrolisis protein
Sebagai pembanding antara larutan sampel dan larutan standar
Urut - urutan prosedur kerja analisis protein metode formol adalah ...
5 – 3 – 4 – 6 – 1 – 7 – 8 – 9 – 2
5 – 3 – 4 – 6 – 1 – 8 – 7 – 9 – 2
5 – 3 – 6 – 8 – 7 – 1 – 4 – 9 – 2
5 – 3 – 6 – 4 – 7 – 1 – 8 – 9 – 2
5 – 3 – 6 – 4 – 1 – 8 – 7 – 9 – 2
