Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH Teks Anekdot

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

Sumbangan Sukarela

  1. 1. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya.

  2. 2. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambah ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.

  3. 3. "Anaknya nggak sekolah, Pak?"

  4. "Tidak ada biaya, Bu, " jawab sang ayah.

  5. 4. "Lho, sekolah kan gratis, Pak."

  6. 5. "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."

  7. Peristiwa yang diceritakan dalam teks anekdot tersebut adalah....

a)

Seorang ayah bekerja keras untuk mencari nafkah.

b)

Seorang pelanggan memberikan sumbangan sukarela.

c)

Seorang anak putus sekolah karena tidak ada biaya.

d)

Seorang pelanggan tambal ban menawarkan sekolah gratis.

e)

Seorang anak ingin meneruskan usaha bengkel ayahnya.

2.

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

Sumbangan Sukarela

  1. 1. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya.

  2. 2. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambah ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.

  3. 3. "Anaknya nggak sekolah, Pak?"

  4. "Tidak ada biaya, Bu, " jawab sang ayah.

  5. 4. "Lho, sekolah kan gratis, Pak."

  6. 5. "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."

  7. Angka 1) teks anekdot tersebut merupakan struktur teks anekdot bagian....

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

3.

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

Sumbangan Sukarela

  1. 1. Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya.

  2. 2. Anak itu membantu ayahnya di bengkel tambah ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya pada sang ayah.

  3. 3. "Anaknya nggak sekolah, Pak?"

  4. "Tidak ada biaya, Bu, " jawab sang ayah.

  5. 4. "Lho, sekolah kan gratis, Pak."

  6. 5. "Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu. Akan tetapi, ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau tidak dibayar ya nggak bisa sekolah."

  7. Kalimat interogatif dalam anekdot tersebut adalah....

a)

Anak itu nembantu ayahnya di bengkel tambal ban.

b)

"Anaknya nggak sekolah, Pak?"

c)

"Tidak ada biaya, Bu," jawab sang ayah.

d)

""Lho, sekolah kan gratis, Pak"

e)

"Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dahulu."

4.

Kamu rajin sekali, pukul 07.30 baru sampai di sekolah.

Kalimat tersebut menggunakan majas....

a)

Sinisme

b)

Sarkasme

c)

Ironi

d)

Hiperbola

e)

Metanomia

5.

Buat apa kaya raya kalau pelit kepada orang yang membutuhkan?

Kalimat tersebut menggunakan majas....

a)

Ironi

b)

Sarkasme

c)

Sinisme

d)

Litotes

e)

Personifikasi

6.

Bagian yang menjelaskan mengenai pokok masalah utama dengan warna unik juga tidak biasa, bagian ini merupakan struktur....

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

7.

"Mengapa kasus korupsi di negara Anda cukup tinggi?" tanya seorang ilmuwan pertama kepada ilmuwan dari salah satu negara.

Penggalan anekdot tersebut merupakan struktur anekdot bagian....

a)

Reaksi

b)

Krisis

c)

Koda

d)

Abstraksi

e)

Orientasi

8.

Cermatilah penggalan teks anekdot berikut!

Suatu ketika, di rumah sakit terjadi percakapan ringan antara perokok dan peraat. Obrolan ringan tersebut memuat tentang pasien rumah sakit yang sebagian besar bukan perokok. Meraka berdiskusi tentang siapa yang meninggalan duluan? Perokok ataukah bukan perokok.

Struktur teks anekdot pada penggalan cerita di atas merupakan bagian....

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

krisis

d)

evaluasi

e)

koda

9.

Cermatilah penggalan teks anekdot berikut!

(1) Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. (2) "Seandainya keadaan keluargaku seperti ini, pasti kebahagiaan yang ada, tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya hampir tenggelam." (3) Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya denga bersusah payah. (4) Pikirannya kembali kepada keluarganya, "Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang?" (5) Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan ?"ujar si pelaut.

Kalimat retoris pada penggalan teks di atas terdapay pada nomor....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(3) dan (4)

e)

(4) dan (5)

10.

Cermatilah penggalan teks anekdot berikut!

(1) Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. (2) "Seandainya keadaan keluargaku seperti ini, pasti kebahagiaan yang ada, tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya hampir tenggelam." (3) Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya denga bersusah payah. (4) Pikirannya kembali kepada keluarganya, "Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang?" (5) Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan ?"ujar si pelaut.

Verba material yang terdapat pada penggalan di atas adalah....

a)

Melihat, keindahan

b)

melihat, menghadang

c)

membuang, kebahagiaan

d)

ketenagan, kebahagiaan

e)

menghadang, merasakan

11.

Struktur teks anekdot yang memunculkan hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada penulis atau orang yang diceritakan adalah (a)  

12.

Sindiran yang paling halus untuk mengungkapkan sindiran dengan menggunakan kata-kata yang bertentangan dengan fakta yang sebenarnya agar pihak-pihak yang tersindir tidak merasa tersinggung adalah majas (a)  

13.

Seni pertunjukan komedi yang dilakukan oleh satu penampil (one man show) disebut...

(a)  

14.

Kata yang berfungsi untuk menunjukkan suatu aktivitas atau perbuatan yang dilakukan oleh partisipan merupakan pengertian dari kaidah kebahasaan teks anekdot yaitu

(a)  

15.

Ketika mempresentasikan laakan tunggal, seorang komika harus memperhatikan artikulasi. Makna kata artikulasi adalah (a)  

16.

Cermati kalimat-kalimat berikut!

1) Bu guru pun tersenyum.

2) "Siapa yang bisa membuat perumpaan bagi penegak hukum di negeri kita?" tanya Bu guru di depan kelas.

3) Bu guru bertanya mengapa disebut hukum kantong kresek.

4) Tidak lama kemudian, seorang anak menjawab dengan lantang.

5) "Hukum kantong kresek Bu," kata anak itu.

6) "Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil, Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat."

Urutan kalimat sesuai struktur teks anekdot yamh tepat adalah....

a)

1)-2)-3)-4)-5)-6)

b)

1)-2)-4)-5)-3)-6)

c)

2)-4)-5)-3)-6)-1)

d)

2)-4)-5)-6)-3)-1)

e)

3)-2)-1)-4)-5)-6)

17.

Maksud infografis tersebut adalah...

a)

menyindir para orang tua yang tega dengan anaknya

b)

menyindir pihak tertentu yang tidak memperhatikan rakyat kecil

c)

menyindir pihak tertentu yang sering berpesta

d)

menyindir pihak tertentu yang menyalahgunakan anggran

e)

menyindir pihak tertentu yang tidak peka terhadap rakyat kecil

18.

Pihak yang dikritik sesuai dengan infografis tersebut adalah...

a)

presiden

b)

menteri

c)

gubernur

d)

bupati

e)

kepala desa/lurah

19.

Pesan atau amanat dari cerita yang tersaji pada comic strip tersebut adalah....

a)

jangan pernah berhenti belajar

b)

raihlah ilmu setinggi-tingginya

c)

sindiran kepada aparat penegak hukum

d)

muliakan guru yang telah mengajarimu

e)

semua orang bisa kebal hukum

20.

"Pak, kenapa maling ayam dihukun penjara 5 tahun, sedangkan koruptor yang mencuri uang sampai milyaran hanya dihukum kurang dari satu tahun? Apakah di Indonesia keadilan sudah tidak ada?

Kalimat yang dimiringkan di atas merupakan kebahasaan teks anekdot...

a)

Kalimat retoris

b)

Kalimat deklaratif

c)

kalimat imperatif

d)

kalimat langsung

e)

kalimat tidak langsung