NEW
Font size
WorksheetsSumatif Puisi Rakyat dan Teks Naratif
Total questions: 35
Worksheet time: 50mins
Berikut yang termasuk ke dalam unsur gurindam adalah....
Terdiri dari 8-12 suku kata
Baris pertama adalah sampiran
Memiliki rima tidak beraturan
Baris kedua adalah jawaban
Sungguh indah pintu dipahat
Tampak langit sedang terbelah
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Allah
Puisi di atas menjelaskan ....
kehidupan petani
cara memelihara puyuh
kehidupan seseorang
pentingnya taat kepada Allah
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
2 – 3 – 1 – 4
1 – 3 – 2 – 4
4 – 2 – 1 – 3
4 – 3 – 2 – 1
Perhatikan pantun berikut!
Jalan-jalan ke pinggir pantai
Lihat bulan sedang purnama
............................................
.............................................
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah . . . .
Jawablah wahai ayah dan bunda
Siapa dia yang tinggi semampai
Sungguh indah pemandangan pantai
Minum teh bersama Bunda dan ayah
Jangan suka membeli tapai
Bisa-bisa sakit perutmu
Kalau ingin lekas pandai
Rajin belajar wajib hukumnya
Bacalah dengan cermat!
Pulang dari mengontrol sawah, aku diajak kakek jalan-jalan ke pasar yang dibuka seminggu sekali. Ditemani cahaya oranye matahari aku melihat berbagai jajanan di pasar sedangkan Kakek membeli berbagai keperluan sehari-hari. Aku selalu bingung untuk membeli kue serabi, martabak manis, atau kue pukis.
Latar waktu yang tergambar dalam kutipan teks naratif tersebut adalah ...
Hari Minggu
sore hari
malam hari
sehari
Ciri bagian resolusi pada alur cerita fantasi adalah...
Pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik
Berisi alur cerita yang kronologis dari awal sampai akhir
Hubungan sebab akibat sehingga muncul masalah hingga masalah memuncak
Berisi penyelesaian masalah dari konflik-konflik yang terjadi
Indah seringkali mengikuti Yusuf ke sekolah, sehingga aku tidak bisa menemuinya.
kalimat di atas merupakan kalimat...
kalimat langsung
kalimat tidak langsung
kalimat ejekan
kalimat pujian
Riski seringkali menggangu Indah, sehingga Indah sangat membenci Riski.
Tokoh Riski memiliki sifat....
antagonis
protagonis
tritagonis
figuran
Hari itu Aku dan Riko memanjat mangga, tiba-tiba aku terjatuh dari batang ranting yang kuinjak. Beberapa kakiku luka dan seketika itu Riko langsung membantuku untuk mengobati lukaku.
Tokoh Riko dalam penggalan cerita di atas memiliki watak..
antagonis
protagonis
tritagonis
tokoh utama
Yang merupakan ciri umum sebuah teks cerita fantasi di bawah ini adalah…
Fiksi, ide cerita bebas, mengandung imajinasi
Ilmiah, tokoh yang unik, latar lintas waktu
Berdasarkan fakta, tokoh unik, mengandung keajaiban
Faktual, mengandung misteri, tokoh unik
Pada suatu masa ada seekor kucing yang sangat awas dan sigap. Tikus-tikus takut memperlihatkan dirinya karena takut dimangsa oleh sang kucing, sehingga sang kucing harus mencari akal untuk menangkap mereka.
Suatu hari sang kucing naik ke atas rak. Ia menggantungkan diri dengan satu kakinya pada tali, dengan kepala menghadap ke bawah, seolah-olah telah mati. Saat tikus-tikus melihat posisi kucing seperti itu, mereka menyangka bahwa sang kucing telah melakukan kesalahan. Dengan hati-hati para tikus mengeluarkan kepalanya dari sarang dan mengendus-endus ke sana ke mari. Karena tidak terjadi apa-apa, mereka melompat ke luar dari sarang seraya menari-nari untuk merayakan kebebasan mereka.
Saat itulah sang kucing tiba-tiba melepaskan tali pegangan pada tali, dan sebelum tikus-tikus itu tersadar sang kucing telah menangkap tiga ekor tikus.
Bagian yang menceritakan kecerdasan tokoh kucing pada kutipan cerita tersebut adalah ….
Tokoh kucing mengendus-endus ingin memangsa tikus yang berkeliaran mencari makan.
Kucing dengan lincah dapat dapat menerkam tikus-tikus yang suka berkeliaran mencari tikus-tikus.
Kucing selalu siap siaga dengan cakarnya menerkam tikus-tikus yang berkeliaran mencari makan.
Kucing menggantungkan dirinya dengan satu kaki pada tali, dengan kepala ke bawah seolah olah dia telah mati
Hamdi menanyakan kapan sepatunya saya kembalikan. Ubahlah kalimat tersebut menjadi kalimat langsung!
Hamdi bertanya, "Kapan sepatuku akan kamu kembalikan?"
"Kapan sepatuku akan dia kembalikan". kata Hamdi.
Hamdi mengatakan, " kapan sepatuku dia kembalikan?
"Kapan sepatuku dikembalikan" tanyaku.
Kata Shafira, “Saya nanti sore akan ke rumah nenek.”
Ubahlah kalimat tersebut menjadi kalimat tidak langsung
Shafira mengatakan bahwa aku nanti sore akan ke rumah nenek.
Shafira berkata bahwa aku nanti sore akan ke rumah nenek.
Shafira mengatakan bahwa dia nanti sore akan ke rumah nenek.
Aku akan ke rumah nenek nanti sore, kata Shafira.
Alur maju dalam sebuah cerita berarti....
Cerita dimulai dari masa depan lalu kembali ke masa lalu
Cerita bergerak dari awal hingga akhir secara berurutan
Cerita dimulai dari masa depan lalu kembali ke masa lalu
Cerita bergerak dari masa lalu ke masa sekarang
Suatu pagi yang cerah, Sinta berangkat ke sekolah dengan penuh semangat. Di kelas, ia mendengarkan pelajaran dengan saksama dan mencatat setiap hal penting. Saat waktu istirahat tiba, ia bertemu dengan teman-temannya di kantin dan berbincang sambil makan bersama. Setelah pulang sekolah, Sinta belajar di rumah untuk persiapan ujian keesokan harinya. Malam harinya, ia tidur dengan perasaan lega karena sudah siap menghadapi ujian tersebut.
Berikut ini merupakan contoh dari alur....
Mundur
Maju
Campuran
Sorot Balik
Memiliki sajak a-b-a-b
Baris 1 dan 2 merupakan sampiran
Baris 3 dan 4 merupakan isi
Setiap bait terdiri dari 4 baris
Merupakan ciri - ciri dari....
Syair
Gurindam
Pantun
Puisi
Sate dibakar pakai arang
Duh, enaknya dimakan siang hari
Orang yang mudah membenci orang
Akan kembali pada diri sendiri
Pada teks di atas, yang tergolong sampiran adalah
baris 1 dan 3
baris 2 dan 4
baris 3 dan 4
baris 1 dan 2
Dengan ibu jangan durhaka
Supaya Allah tidak murka
Isi gurindam tersebut menyatakan bahwa ....
sikap durhaka itu tidak baik kepada siapapun
setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Allah
Allah tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Allah
Aduh-aduh si bunga 1 [...]
Daunnya lebat seperti 2 [...]
Aku sering mendengar 3 [...]
Abang punya sahabat 4 [...]
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
(1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru
(1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan
(1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang
Sungguh indah pulau Pinang,
banyak kolam juga taman.
Tempat yang pas untuk berenang,
melihat bunga yang tumbuh di taman.
Perbaikan atas kesalahan yang terdapat dalam kutipan pantun tersebut adalah ....
baris pertama dan kedua seharusnya menjadi sampiran
baris ketiga dan keempat seharusnya berupa isi pantun
rima akhir pantun tersebut seharusnya bersajak silang
nama kota di baris pertama seharusnya huruf kecil
Wahai ananda intan pilihan
Berterus terang janganlah segan
Apa yang benar engkau katakan
Apa yang salah engkau tunjukkan
Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, maka pernyataan yang benar adalah ….
baris pertama menggunakan kalimat ajakan
baris kedua menggunakan kalimat larangan
baris ketiga merupakan kalimat majemuk
baris keempat menggunakan pola hubungan cara
Kuletakkan tas ransel yang berat itu di atas sofa. Layar TV masih menyala ketika tubuhku bersandar di empuknya sofa. Pintu rumah masih terbuka ketika tanganku sibuk bermain tiktok. Kubiarkan perutku yang keroncongan karena bekal makanku tertinggal di dapur tadi pagi. Jadi teringat betapa tersiksanya aku di sekolah karena tidak bisa makan tadi siang.
Latar tempat yang tergambar dalam kutipan teks naratif tersebut, yaitu ...
dapur
sekolah
ruang tv
kamar
Kala itu mentari belum bangun dari peraduannya. Ayam-ayam jago pun belum melakukan tugasnya. Namun, Pak Raden telah keluar dari rumahnya. Pada saat, Pak Raden melangkahkan kaki menuju sawahnya, langkahnya terhenti oleh tangisan bayi yang memecah keheningan pagi itu. Dengan sangat ketakutan Pak Raden mencari sumber suara itu. Betapa terkejutnya Pak Raden melihat seorang bayi mungil tergeletak di bawah pohon beringin besar. “Bayi siapa ini?" ucap Pak Raden yang tersontak.
Latar waktu yang tergambar dalam teks naratif tersebut, yaitu ...
pagi hari
halaman rumah
sore hari
teras rumah
Pembukaan kaki Gunung Beser akan dilakukan dengan bergotong-royong. Bantuan tenaga dan dana besar dari pihak pabrik disambut masyarakat. Kejadian yang semakin langka itu ditandai dengan syukuran kampong yang dipimpin oleh pak bupati yang sengaja datang.
Tahapan alur yang tergambar dalam kutipan teks naratif tersebut, yaitu ...
orientasi
konflik
klimaks
resolusi
Arko terus menasihati si adik tapi tetap saja Niko yang keras kepala dan angkuh merasa bahwa dirinya paling kuat dan hebat hingga seluruh benda di dalam rumahnya diubah menjadi batu. Tapi ada satu benda yang belum ia ubah, yaitu cermin. Niko membacakan mantera kemudian berniat mengubah cermin menjadi batu ternyata terbalik ke arahnya. Mantera tersebut ternyata terpantul ke arah Niko.
Niko akhirnya berubah menjadi batu. Melihat keadaan kakaknya, Arko memberitahukan guru sihir kemudian meminta bantuannya untuk membebaskan sang kakak dari sihirnya sendiri. Namun guru sihir tidak bisa membantu karena mantera itu bersifat abadi. Mantra itu hanya bisa di ubah oleh orang yang memiliki cermin tersebut.
Amanat yang dapat kita ambil dari kutipan teks tersebut, yaitu ...
Kita harus hati - hati dalam bertindak.
Kita harus terus berjuang tanpa mengeluh.
Jangan lupa diri ketika kita mengetahui sedikit di dunia ini.
Kita tidak boleh sombong dan keras kepala.
Dua tahun kemudian, Farta telah sampai di galaksi Andromeda dan bertemu dengan Ozi. Ia akhirnya menemukan saudaranya di planet yang berbeda. Dipeluknya dengan erat saudara yang telah lama pergi itu. Rambutnya masih ikal meskipun tubuhnya telah jauh lebih tinggi dari ingatan terakhir Farta. Dengan mata yang berkaca-kaca, Farta terus memandangi Ozi seolah tidak percaya dapat kembali bertemu. Rasa khawatir yang selama bertahun-tahun dipendam untuk saudaranya itu akhirnya terjawab.
Penokohan tokoh Farta dalam kutipan teks naratif tersebut adalah ...
berambut ikal
tubuhnya tinggi
penuh kasih
cuek
Angin sepoi sepoi membelai lembut bumi dan seluruh isinya agar tertidur lelap.
Personifikasi
Asosiasi
Dengan semakin banyaknya swalayan modern di pedesaan, nasib warung kelontong bagaikan telur diujung tanduk.
Personifikasi
Asosiasi
Kebakaran subuh tadi melahap habis pemukiman padat penduduk
Personifikasi
Asosiasi
Mana berani aku menantangnya, pukulannya seperti samson.
Personifikasi
Asosiasi
"Aku dan dia ibarat langit dan bumi". Majas yang dipergunakan dalam kalimat itu adalah majas ...
asosiasi
metafora
hiperbola
personifikasi
Pasukan siluman serigala mulai menginjak Pulau Tana Modo, susul-menyusul bagai air. Tubuh mereka besar-besar dengan sorot mata tajam. Raut wajah mereka penuh dengan angkara murka dan kesombongan. Mereka tidak menyadari bahaya yang tengah mengepung. Sementara itu, emua binatang tetap tenang menunggu aba-aba Nagata.
Watak pasukan siluman serigala adalah....
