WorksheetsQUIZ BAB 2 XI AKL
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan) berbasis akrual?
a)
Standar akuntansi yang mencatat pendapatan saat kas diterima.
b)
Standar akuntansi yang mencatat beban dan aset pada saat kas diterima.
c)
Standar akuntansi yang mengakui pendapatan, beban, aset, utang, dan ekuitas pada saat terjadinya transaksi.
d)
Standar akuntansi yang mencatat utang pada saat kas diterima.
e)
Standar akuntansi yang hanya mencatat belanja pemerintah.
2.
Apa perbedaan utama antara SAP berbasis kas menuju akrual dengan SAP berbasis akrual penuh?
a)
SAP berbasis kas menuju akrual hanya mencatat utang dan kas.
b)
SAP berbasis akrual penuh mengakui semua transaksi keuangan saat terjadi, sementara SAP berbasis kas menuju akrual hanya mencatat belanja dan pendapatan saat kas diterima atau dibayarkan.
c)
SAP berbasis akrual penuh hanya mencatat pendapatan.
d)
SAP berbasis kas menuju akrual mencatat semua transaksi keuangan.
e)
SAP berbasis kas menuju akrual hanya mencatat utang dan ekuitas.
3.
Sebutkan tiga komponen utama yang termasuk dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah!
a)
Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Laporan Perubahan Ekuitas
b)
Neraca, Laporan Arus Kas, dan Laporan Operasional
c)
Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Laporan Arus Kas
d)
Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, dan Laporan Realisasi Anggaran
e)
Neraca, Laporan Arus Kas, dan Laporan Realisasi Ekuitas
4.
Apa fungsi dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dalam pelaporan keuangan pemerintah?
a)
Menyajikan informasi tentang perubahan kas dan setara kas.
b)
Menyajikan sumber, alokasi, dan pemakaian sumber daya keuangan.
c)
Menyajikan kebijakan akuntansi yang digunakan pemerintah.
d)
Menyajikan rincian nilai aset pemerintah.
e)
Menyajikan kinerja ekonomi pemerintah daerah.
5.
Jelaskan pengertian dari Laporan Arus Kas dan sebutkan dua aktivitas yang termasuk dalam laporan ini!
a)
Laporan yang menyajikan pendapatan pemerintah daerah; aktivitas operasional dan finansial.
b)
Laporan yang menyajikan perubahan kas selama periode akuntansi; aktivitas investasi dan pendanaan.
c)
Laporan yang menyajikan kinerja keuangan; aktivitas operasional dan ekuitas.
d)
Laporan yang menyajikan arus aset; aktivitas investasi dan realisasi.
e)
Laporan yang menyajikan saldo keuangan; aktivitas utang dan ekuitas.
6.
Apa saja yang harus diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan menurut SAP berbasis akrual?
a)
Kebijakan akuntansi, rincian pos dalam Laporan Realisasi Anggaran, dan informasi tambahan.
b)
Kebijakan utang, aset lancar, dan kewajiban jangka panjang.
c)
Informasi pendapatan, laba, dan ekuitas.
d)
Kebijakan akuntansi, informasi pendapatan, dan laporan operasional.
e)
Informasi laba, kebijakan anggaran, dan rincian kas.
7.
Apa yang dimaksud dengan konsep dasar akuntansi dalam konteks pemerintah daerah?
a)
Prosedur untuk mengukur keuntungan daerah.
b)
Prinsip pencatatan aset-aset pemerintah pusat.
c)
Prinsip dan prosedur mencatat, menggolongkan, dan melaporkan transaksi keuangan daerah.
d)
Teknik dalam menentukan belanja daerah.
e)
Metode untuk menghitung pendapatan daerah.
8.
Sebutkan dua manfaat utama dari penerapan akuntansi berbasis akrual di sektor publik!
a)
Menyediakan informasi pajak, meningkatkan penilaian utang.
b)
Meningkatkan penerimaan kas dan efisiensi fiskal.
c)
Menyediakan informasi lengkap tentang aset, kewajiban, dan memungkinkan penilaian kinerja keuangan.
d)
Mengurangi kewajiban dan memperbesar ekuitas.
e)
Mengoptimalkan belanja dan meningkatkan pendapatan.
9.
Apa yang dimaksud dengan 'Entitas Pelaporan' dalam kerangka SAP?
a)
Unit pemerintah pusat yang menyusun laporan belanja.
b)
Entitas pemerintah yang menyajikan laporan keuangan bertujuan umum sesuai peraturan.
c)
Unit pemerintah yang mengelola aset dan utang jangka panjang.
d)
Bagian dari kementerian keuangan yang mengelola pelaporan dana.
e)
Organisasi yang mengatur kebijakan keuangan daerah.
10.
Jelaskan perbedaan antara Laporan Operasional dan Laporan Realisasi Anggaran dalam SAP berbasis akrual!
a)
Laporan Operasional menampilkan kas masuk, Laporan Realisasi menampilkan utang.
b)
Laporan Operasional menunjukkan pendapatan, Laporan Realisasi menunjukkan ekuitas.
c)
Laporan Operasional menunjukkan sumber daya ekonomi untuk ekuitas, sedangkan Laporan Realisasi menunjukkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya.
d)
Laporan Operasional menunjukkan belanja, Laporan Realisasi menunjukkan keuntungan.
e)
Laporan Operasional mencatat utang, Laporan Realisasi mencatat belanja.
11.
Mengapa penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL)?
a)
Untuk menghitung pendapatan bersih daerah.
b)
Untuk memberikan informasi tentang perubahan kas daerah.
c)
Untuk menyajikan informasi kenaikan atau penurunan Saldo Anggaran Lebih selama periode tertentu.
d)
Untuk mengukur ekuitas daerah pada akhir tahun.
e)
Untuk mengetahui jumlah utang daerah yang tersisa.
12.
Apa yang dimaksud dengan 'ekuitas' dalam laporan keuangan pemerintah daerah?
a)
Aset total pemerintah yang tersisa setelah pengeluaran.
b)
Kewajiban pemerintah yang belum dibayar.
c)
Selisih antara aset dan kewajiban pemerintah.
d)
Jumlah uang kas yang dimiliki pemerintah daerah.
e)
Pendapatan pemerintah daerah yang belum terealisasi.
13.
Sebutkan unsur-unsur yang dicakup oleh neraca dalam laporan keuangan pemerintah daerah!
a)
Pendapatan, beban, dan aset.
b)
Aset, kewajiban, dan ekuitas.
c)
Belanja, kas, dan ekuitas.
d)
Realisasi anggaran, aset, dan ekuitas.
e)
Kewajiban, pendapatan, dan saldo kas.
14.
Bagaimana peran laporan keuangan dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah?
a)
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan tentang peningkatan laba.
b)
Menyajikan informasi pengelolaan sumber daya, kinerja, posisi keuangan, dan arus kas.
c)
Menganalisis tingkat pendapatan daerah untuk tahun berikutnya.
d)
Menyediakan data untuk alokasi anggaran baru.
e)
Menghitung keuntungan dan kerugian daerah.
15.
Jelaskan pentingnya penggunaan kode rekening dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah!
a)
Menyederhanakan pencatatan transaksi kas.
b)
Memudahkan pemerintah pusat mengaudit belanja.
c)
Memungkinkan perlakuan akuntansi yang seragam dan mempermudah konsolidasi.
d)
Meningkatkan jumlah aset pemerintah daerah.
e)
Mengoptimalkan penerimaan pajak.
100 %
