wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Binokuler Optometri BTH

Total questions: 18

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Visus Binokuler akan lebih baik apabila sekitar ...

a)

Satu baris Snellen

b)

Dua baris Snellen

c)

Satu setengah baris Snellen

d)

Dua setengah baris Snellen

e)

Semua jawaban benar

2.

Seseorang dengan penglihatan Tunggal (Binocular Single Vision) akan menghasilkan ...

a)

Field of good vision

b)

Stereopsis

c)

Blind spot

d)

Blind spot

e)

Fungsi makula yang baik

3.

Penglihatan binokuler tunggal akan terjadi apabila seperti dibawah ini, kecuali ...

a)

Visus mendekati sama

b)

Stereopsis

c)

Confusion

d)

Fiksasi bifovea

e)

Persepsi simultan

4.

Pencapaian fusi binokuler tercukupi ketika manusia berusia ...

a)

6 minggu

b)

2-3 tahun

c)

1 tahun

d)

2-3 minggu

e)

3-6 bulan

5.

Ketajaman ........................ yang baik tidak menjamin bahwa kedua mata akan bekerja sama dengan baik.

a)

Visual

b)

Monokuler

c)

Fusi

d)

Stereopsis

e)

Binokuler

6.

Terdapat 3 tahap tingkatan penglihatan binokuler yaitu ...

a)

Fusi - Persepsi Simultan – Stereopsis

b)

Persepsi simultan - Fusi - Stereopsis

c)

Fusi - Depth of Field - Stereopsis

d)

Fusi - Stereopsis - Depth of Field

e)

Persepsi Simultan - Stereopsis - Fusi

7.

.............................. terjadi ketika sinyal yang ditransmisikan dari kedua mata ke korteks visual dirasakan pada saat yang sama

a)

Fusi

b)

Penglihatan binokuler

c)

Stereopsis

d)

Persepsi simultan

e)

Penglihatan monokuler

8.

…………………………………. merupakan phenomena penglihatan binokuler, dimana telah terjadi pengekangan (inhibisi) informasi, sehingga sebagian atau keseluruhan informasi dari salah satu mata akan diabaikan oleh Cortex (Otak)

a)

Supresi

b)

Abnormal Retinal Correspondence

c)

Stereopsis

d)

Persepsi Simultan

e)

Diplopia

9.

Diplopia/penglihatan ganda yang terjadi apabila melihat dengan kedua mata dan menghilang bila salah satu mata ditutup disebut dengan …

a)

Diplopia primer

b)

Diplopia sekunder

c)

Diplopia monokuler

d)

Diplopia binokuler

e)

Diplopia parsial

10.

Pada pemeriksaan WFDT, apabila pasien menyatakan melihat adanya 5 lampu seperti diatas, maka diagnose binokuler dari hasil tersebut adalah …

a)

Eso-deviasi

b)

Uncrossing Diplopia

c)

Crossing Diplopia

d)

Diplopia Parsial

e)

Alternating Diplopia

11.

Pada pemeriksaan WFDT, apabila pasien menyatakan melihat adanya 5 lampu seperti diatas, maka diagnosa binokuler dari hasil tersebut adalah …

a)

Ekso-deviasi

b)

Uncrossing Diplopia

c)

Crossing Diplopia

d)

Diplopia parsial

e)

Alternating Diplopia

12.

Stereopsis terjadi karena kedua mata kita berlokasi dibagian depan kepala. Kedua mata terpisah satu sama lain di kepala sejauh …

a)

8 - 10 cm

b)

5 - 7 cm

c)

8 - 10 cm

d)

4 - 10 cm

e)

4 - 7 cm

13.

Secara klinis ukuran normal dari stereoacuity harus kurang dari atau sama di rentang …

a)

50 to 60 seconds of arc

b)

40 to 60 seconds of arc

c)

40 to 50 seconds of arc

d)

30 to 50 seconds of arc

e)

50 to 70 seconds of arc

14.

Didalam pemeriksaan binokuler menggunakan Schober chart, apabila yang terlihat oleh mata pasien sebagai berikut, maka kemungkinan diagnosanya adalah …

a)

Ekso-deviasi

b)

Eksophoria

c)

Esophoria

d)

Eksotropia

e)

Eso-deviasi

15.

Pada pemeriksaan Worth Four Dot Test, apabila mata kanan dan mata kiri  melihat secara bergantian maka diagnosanya adalah …

a)

Supresi OD

b)

Supresi OS

c)

Alternating

d)

Abnormal Retinal Correspondence

e)

Unfused

16.

Jenis heterophoria ditinjau dari arah deviasinya adalah ...

a)

Esotropia

b)

Cyclophoria

c)

Incyclophoria

d)

Esophoria

e)

Excyclophoria

17.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pasien heterophoria, tidak ditemukan penyimpangan maupun deviasi ke arah manapun, maka hasil penulisannya yaitu …

a)

NMD (No Margin Detected)

b)

NMD (No Moving Detected)

c)

NMD (No Movement Detected)

d)

NMD (No Mixtus Detected)

e)

NMD (No Movement Decreacted)

18.

Identifikasi secara obyektif untuk mengetahui ada tidaknya Heterotropia serta arah deviasinya adalah dengan pemeriksaan …

a)

Fiksasi Eksentrik

b)

Cover test

c)

Hirschberg test

d)

Maddox wing

e)

Maddox rod test