Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan Masa Demokrasi Liberal di Indonesia?

a)

Masa Demokrasi Liberal adalah periode di Indonesia dari 1950 hingga 1959 yang ditandai dengan sistem demokrasi parlementer dan banyaknya partai politik.

b)

Masa Demokrasi Liberal adalah periode di Indonesia dari 1957 hingga 1965 yang ditandai dengan pemerintahan otoriter.

c)

Masa Demokrasi Liberal adalah sistem pemerintahan yang hanya melibatkan satu partai politik di Indonesia.

d)

Masa Demokrasi Liberal adalah periode di Indonesia yang berlangsung dari 1945 hingga 1960 dengan fokus pada ekonomi terpusat.

2.

Sebutkan jumlah provinsi yang ada di Indonesia pada Masa Demokrasi Liberal!

a)

8

b)

12

c)

5

d)

10

3.

Siapa yang menjadi kepala Negara pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia?

a)

Natsir

b)

Sutan Syahrir

c)

Moh. Hatta

d)

Ir. Soekarno

4.

Sebutkan partai politik besar yang ada pada masa demokrasi liberal!

a)

Partai Nasional Indonesia

b)

Masyumi

c)

NU

d)

Partai Sosialis Indonesia

5.

Apa yang dimaksud dengan sistem multi partai?

a)

Sistem multi partai adalah sistem di mana semua partai politik bersatu.

b)

Sistem multi partai adalah sistem politik yang tidak memiliki partai politik.

c)

Sistem multi partai hanya melibatkan dua partai politik.

d)

Sistem multi partai adalah sistem politik yang melibatkan lebih dari dua partai politik.

6.

Mengapa sistem multi partai penting dalam demokrasi liberal?

a)

Sistem multi partai menghambat pengambilan keputusan yang cepat.

b)

Sistem multi partai mengurangi stabilitas politik.

c)

Sistem multi partai memungkinkan representasi yang lebih luas dan mendorong partisipasi politik.

d)

Sistem multi partai hanya menguntungkan partai besar.

7.

Apa tanggung jawab perdana menteri dalam pemerintahan liberal?

a)

Mengatur hubungan luar negeri.

b)

Menjadi juru bicara presiden.

c)

Memimpin pemerintahan dan mengimplementasikan kebijakan.

d)

Mengawasi anggaran negara.

8.

Apa yang menjadi ciri khas dari demokrasi liberal?

a)

Partisipasi terbatas dan pemilihan tidak bebas

b)

Kekuasaan terpusat dan pengabaian hak individu

c)

Perlindungan hak asasi manusia dan pemisahan kekuasaan.

d)

Pemerintahan otoriter dan kontrol media

9.

Apa dampak dari penerapan demokrasi parlementer-liberal bagi masyarakat?

a)

Meningkatkan partisipasi politik dan hak asasi manusia, tetapi berpotensi menyebabkan polarisasi.

b)

Mendorong sentralisasi kekuasaan di tangan satu partai

c)

Mengurangi transparansi dalam pemerintahan

d)

Meningkatkan kekuasaan eksekutif tanpa batasan

10.

Berapa jumlah kabinet yang pernah memimpin Indonesia pada masa Demokrasi Liberal?

a)

Enam

b)

Tujuh

c)

Delapan

d)

Sembilan