wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FORMATIF 3 BAHASA INDONESIA

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1-4!

Legenda Batu Menangis

Dongeng ini berasal dari Kalimantan. Berkisah tentang seorang gadis yang cantik, namun perilakunya tak seelok rupanya. la merupakan anak dari seorang wanita yang merupakan ibu tunggal dan pekerja keras. Suatu saat, gadis itu diajak ibunda pergi ke pasar yang jaraknya jauh dari rumah. Mereka harus melewati desa-desa untuk mencapainya. Lagi-lagi, gadis itu sibuk memamerkan kecantikannya di depan masyarakat desa.

Parahnya, ia berlagak seperti majikan, sementara ia menganggap ibunda seperti pembantunya. Setiap kali ditanya warga, ia hanya membalas bahwa ibunda adalah pembantunya. Sekali, dua kali, ibunda masih tegar. Tapi, begitu gadisnya berbohong berkali-kali, hatinya sakit. Kerja keras dan keberadaannya seolah tak dianggap.

Sampai akhirnya, ibunda berhenti dan berdoa agar gadisnya diberi pelajaran. Gadis itu kemudian merasa aneh, kakinya kaku dan terkejut melihat kakinya berubah jadi batu. Rupanya ibunda mengutuknya. Baru separuh badan menjadi batu, gadis itu memohon ampun. Tapi, sudah terlambat. Sampai ia menangis-nangis, kutukan itu berlanjut. Hingga jadi batu pun, air mata sang gadis masih berlinang.

Sumber Teks: https://www.detik.com/bali/

Batu yang menangis dari legenda di atas pada mulanya adalah seorang, kecuali ....

a)

Ibu yang pekerja keras

b)

Gadis cantik yang menganggap ibunya sebagai pembantu

c)

Gadis yang memamerkan kecantikannya

d)

Gadis cantik yang tidak mengakui ibunya

2.

Bacalah teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1-4!

Legenda Batu Menangis

Dongeng ini berasal dari Kalimantan. Berkisah tentang seorang gadis yang cantik, namun perilakunya tak seelok rupanya. la merupakan anak dari seorang wanita yang merupakan ibu tunggal dan pekerja keras. Suatu saat, gadis itu diajak ibunda pergi ke pasar yang jaraknya jauh dari rumah. Mereka harus melewati desa-desa untuk mencapainya. Lagi-lagi, gadis itu sibuk memamerkan kecantikannya di depan masyarakat desa.

Parahnya, ia berlagak seperti majikan, sementara ia menganggap ibunda seperti pembantunya. Setiap kali ditanya warga, ia hanya membalas bahwa ibunda adalah pembantunya. Sekali, dua kali, ibunda masih tegar. Tapi, begitu gadisnya berbohong berkali-kali, hatinya sakit. Kerja keras dan keberadaannya seolah tak dianggap.

Sampai akhirnya, ibunda berhenti dan berdoa agar gadisnya diberi pelajaran. Gadis itu kemudian merasa aneh, kakinya kaku dan terkejut melihat kakinya berubah jadi batu. Rupanya ibunda mengutuknya. Baru separuh badan menjadi batu, gadis itu memohon ampun. Tapi, sudah terlambat. Sampai ia menangis-nangis, kutukan itu berlanjut. Hingga jadi batu pun, air mata sang gadis masih berlinang.

Sumber Teks: https://www.detik.com/bali/

Legenda Batu Menangis berasal dari wilayah ....

a)

Sulawesi

b)

Jawa

c)

Kalimantan

d)

Banten

3.

Bacalah teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1-4!

Legenda Batu Menangis

Dongeng ini berasal dari Kalimantan. Berkisah tentang seorang gadis yang cantik, namun perilakunya tak seelok rupanya. la merupakan anak dari seorang wanita yang merupakan ibu tunggal dan pekerja keras. Suatu saat, gadis itu diajak ibunda pergi ke pasar yang jaraknya jauh dari rumah. Mereka harus melewati desa-desa untuk mencapainya. Lagi-lagi, gadis itu sibuk memamerkan kecantikannya di depan masyarakat desa.

Parahnya, ia berlagak seperti majikan, sementara ia menganggap ibunda seperti pembantunya. Setiap kali ditanya warga, ia hanya membalas bahwa ibunda adalah pembantunya. Sekali, dua kali, ibunda masih tegar. Tapi, begitu gadisnya berbohong berkali-kali, hatinya sakit. Kerja keras dan keberadaannya seolah tak dianggap.

Sampai akhirnya, ibunda berhenti dan berdoa agar gadisnya diberi pelajaran. Gadis itu kemudian merasa aneh, kakinya kaku dan terkejut melihat kakinya berubah jadi batu. Rupanya ibunda mengutuknya. Baru separuh badan menjadi batu, gadis itu memohon ampun. Tapi, sudah terlambat. Sampai ia menangis-nangis, kutukan itu berlanjut. Hingga jadi batu pun, air mata sang gadis masih berlinang.

Sumber Teks: https://www.detik.com/bali/

Gadis tersebut dikutuk ibunya karena beberapa alasan berikut, kecuali .....

a)

Tidak mengakui ibunya

b)

Menganggap ibunya sebagai pembantu

c)

Bersikap ramah dengan orang yang bertemu di jalan

d)

Berlagak menjadi majikan dan ibunya dianggap sebagai pembantu

4.

Bacalah teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1-4!

Legenda Batu Menangis

Dongeng ini berasal dari Kalimantan. Berkisah tentang seorang gadis yang cantik, namun perilakunya tak seelok rupanya. la merupakan anak dari seorang wanita yang merupakan ibu tunggal dan pekerja keras. Suatu saat, gadis itu diajak ibunda pergi ke pasar yang jaraknya jauh dari rumah. Mereka harus melewati desa-desa untuk mencapainya. Lagi-lagi, gadis itu sibuk memamerkan kecantikannya di depan masyarakat desa.

Parahnya, ia berlagak seperti majikan, sementara ia menganggap ibunda seperti pembantunya. Setiap kali ditanya warga, ia hanya membalas bahwa ibunda adalah pembantunya. Sekali, dua kali, ibunda masih tegar. Tapi, begitu gadisnya berbohong berkali-kali, hatinya sakit. Kerja keras dan keberadaannya seolah tak dianggap.

Sampai akhirnya, ibunda berhenti dan berdoa agar gadisnya diberi pelajaran. Gadis itu kemudian merasa aneh, kakinya kaku dan terkejut melihat kakinya berubah jadi batu. Rupanya ibunda mengutuknya. Baru separuh badan menjadi batu, gadis itu memohon ampun. Tapi, sudah terlambat. Sampai ia menangis-nangis, kutukan itu berlanjut. Hingga jadi batu pun, air mata sang gadis masih berlinang.

Sumber Teks: https://www.detik.com/bali/

Hikmah yang dapat dipetik dari cerita tersebut adalah ....

a)

Harus berbakti pada kedua orang tua dan tidak melupakan semua jasa-jasanya

b)

Tidak boleh sombong dan harus selalu waspada

c)

Tidak boleh merendahkan orang lain

d)

Harus selalu optimis dalam segala situasi

5.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 5-7!

Kebersihan Lingkungan.

Lingkungan adalah milik kita bersama yang juga kita tinggali setiap hari (1). Maka dari itu, kita pula yang harus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit (2). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyebutkan bahwa jika lingkungan kotor, maka berbagai penyakit yang mungkin akan muncul diantaranya yaitu demam berdarah, diare, flu, batuk, dan sebagainya (3). Dalam pidatonya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyatakan, "Bapak, Ibu, Saudara, dan adik- adik semua, mari kita jaga lingkungan kita agar jangan sampai ada jentik-jentik nyamuk, jangan sampai ada air yang menggenang di wadah-wadah, agar kita bersama-sama dapat mencegah demam berdarah, (4). Tak hanya itu, Bapak Kepala Desa Kaliduit juga menyatakan, "Kita akan membuat program bersih-bersih lingkungan setiap hari minggu agar lingkungan kita bersih, terhindar dari penyakit maupun bencana alam dan banjir." (5)

Kalimat langsung pada paragraf di atas ditunjukkan oleh kalimat nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

6.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 5-7!

Kebersihan Lingkungan.

Lingkungan adalah milik kita bersama yang juga kita tinggali setiap hari (1). Maka dari itu, kita pula yang harus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit (2). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyebutkan bahwa jika lingkungan kotor, maka berbagai penyakit yang mungkin akan muncul diantaranya yaitu demam berdarah, diare, flu, batuk, dan sebagainya (3). Dalam pidatonya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyatakan, "Bapak, Ibu, Saudara, dan adik- adik semua, mari kita jaga lingkungan kita agar jangan sampai ada jentik-jentik nyamuk, jangan sampai ada air yang menggenang di wadah-wadah, agar kita bersama-sama dapat mencegah demam berdarah, (4). Tak hanya itu, Bapak Kepala Desa Kaliduit juga menyatakan, "Kita akan membuat program bersih-bersih lingkungan setiap hari minggu agar lingkungan kita bersih, terhindar dari penyakit maupun bencana alam dan banjir." (5)

Kalimat tidak langsung pada paragraf di atas ditunjukkan oleh kalimat nomor ....

a)

4

b)

3

c)

2

d)

1

7.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 5-7!

Kebersihan Lingkungan.

Lingkungan adalah milik kita bersama yang juga kita tinggali setiap hari (1). Maka dari itu, kita pula yang harus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit (2). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyebutkan bahwa jika lingkungan kotor, maka berbagai penyakit yang mungkin akan muncul diantaranya yaitu demam berdarah, diare, flu, batuk, dan sebagainya (3). Dalam pidatonya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyatakan, "Bapak, Ibu, Saudara, dan adik- adik semua, mari kita jaga lingkungan kita agar jangan sampai ada jentik-jentik nyamuk, jangan sampai ada air yang menggenang di wadah-wadah, agar kita bersama-sama dapat mencegah demam berdarah, (4). Tak hanya itu, Bapak Kepala Desa Kaliduit juga menyatakan, "Kita akan membuat program bersih-bersih lingkungan setiap hari minggu agar lingkungan kita bersih, terhindar dari penyakit maupun bencana alam dan banjir." (5)

Kalimat nomor 5 pada teks di atas merupakan kalimat ....

a)

tanya

b)

perintah

c)

langsung

d)

tidak langsung

8.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 8-11!

Pariwisata Kedung Jeruk

Kedung Jeruk merupakan pariwisata baru yang berlokasi di daerah Kulon Progo, Yogyakarta (1) Data Dinas Pariwisata Kulon Progo menyebutkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, kunjungan ke Kedung Jeruk mengalami penurunan sebesar 20% (2). Meskipun begitu, pasca pandemi jumlah wisatawan meningkat hampir 200% dari hari biasanya (3). Pengelola Kedung Jeruk, Pak Adnan, menyebutkan bahwa hal tersebut dimungkinkan. karena pasca pandemi, masyarakat telah suntuk berada di rumah (4). "Nah, jadi pasca pandemi itu, kemungkinan masyarakat mencari hiburan di berbagai tempat wisata, salah satunya ya di Kedung Jeruk ini sebagai wisata yang paling strategis di Kulon Progo menurut saya."(5)

Kalimat yang mengandung fakta pada paragraf di atas ditunjukkan oleh nomor ...

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

2 dan 3

d)

3 dan 4

9.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 8-11!

Pariwisata Kedung Jeruk

Kedung Jeruk merupakan pariwisata baru yang berlokasi di daerah Kulon Progo, Yogyakarta (1) Data Dinas Pariwisata Kulon Progo menyebutkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, kunjungan ke Kedung Jeruk mengalami penurunan sebesar 20% (2). Meskipun begitu, pasca pandemi jumlah wisatawan meningkat hampir 200% dari hari biasanya (3). Pengelola Kedung Jeruk, Pak Adnan, menyebutkan bahwa hal tersebut dimungkinkan. karena pasca pandemi, masyarakat telah suntuk berada di rumah (4). "Nah, jadi pasca pandemi itu, kemungkinan masyarakat mencari hiburan di berbagai tempat wisata, salah satunya ya di Kedung Jeruk ini sebagai wisata yang paling strategis di Kulon Progo menurut saya."(5)

Kalimat yang mengandung opini pada paragraf di atas ditunjukkan oleh nomor ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

10.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 8-11!

Pariwisata Kedung Jeruk

Kedung Jeruk merupakan pariwisata baru yang berlokasi di daerah Kulon Progo, Yogyakarta (1) Data Dinas Pariwisata Kulon Progo menyebutkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, kunjungan ke Kedung Jeruk mengalami penurunan sebesar 20% (2). Meskipun begitu, pasca pandemi jumlah wisatawan meningkat hampir 200% dari hari biasanya (3). Pengelola Kedung Jeruk, Pak Adnan, menyebutkan bahwa hal tersebut dimungkinkan. karena pasca pandemi, masyarakat telah suntuk berada di rumah (4). "Nah, jadi pasca pandemi itu, kemungkinan masyarakat mencari hiburan di berbagai tempat wisata, salah satunya ya di Kedung Jeruk ini sebagai wisata yang paling strategis di Kulon Progo menurut saya."(5)

Kalimat nomor 4 merupakan kalimat ....

a)

Tanya

b)

Sanggahan

c)

Langsung

d)

Tidak langsung

11.

Perhatikan teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 8-11!

Pariwisata Kedung Jeruk

Kedung Jeruk merupakan pariwisata baru yang berlokasi di daerah Kulon Progo, Yogyakarta (1) Data Dinas Pariwisata Kulon Progo menyebutkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, kunjungan ke Kedung Jeruk mengalami penurunan sebesar 20% (2). Meskipun begitu, pasca pandemi jumlah wisatawan meningkat hampir 200% dari hari biasanya (3). Pengelola Kedung Jeruk, Pak Adnan, menyebutkan bahwa hal tersebut dimungkinkan. karena pasca pandemi, masyarakat telah suntuk berada di rumah (4). "Nah, jadi pasca pandemi itu, kemungkinan masyarakat mencari hiburan di berbagai tempat wisata, salah satunya ya di Kedung Jeruk ini sebagai wisata yang paling strategis di Kulon Progo menurut saya."(5)

Kalimat nomor 5 merupakan kalimat ....

a)

Langsung

b)

Tidak langsung

c)

Perintah

d)

Tanya

12.

Perhatikan grafik berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 12-14!

Jumlah pengunjung terbanyak terdapat pada bulan ...

a)

Januari

b)

Februari

c)

Maret

d)

April

13.

Perbandingan jumlah pengunjung laki-laki dan perempuan dari bulan Januari hingga bulan April yaitu ....

a)

Selalu lebih banyak pengunjung laki-laki dibandingkan dengan pengunjung perempuan

b)

Selalu lebih banyak pengunjung perempuan dibandingkan dengan pengunjung laki-laki

c)

Kadang-kadang jumlah pengunjung laki-laki lebih sedikit daripada pengunjung perempuan

d)

Kadang-kadang jumlah pengunjung perempuan lebih sedikit daripada pengunjung laki-laki

14.

Simpulan yang didapatkan dari grafik di atas adalah ...

a)

Jumlah pengunjung perpustakaan mengalami fluktuasi dari bulan ke bulan

b)

Jumlah kunjungan terbanyak ada pada bulan Januari

c)

Jumlah pengunjung laki-laki lebih banyak daripada pengunjung perempuan pada setiap bulan

d)

Pengunjung perempuan setiap bulannya selalu lebih banyak daripada pengunjung laki-laki

15.

Berikut merupakan cuplikan laporan tentang kunjungan ke pasar tradisional yang tepat, kecuali ....

a)

Pasar tradisional menjual berbagai macam kebutuhan masyarakat, mulai dari makanan, minuman, bahan makanan pokok sayuran sembako, dan sebagainya.

b)

Pasar tradisional masih menjadi pilihan masyarakat Selain karena harganya yang murah, masyarakat bisa melakukan interaksi tawar menawar dengan pedagang.

c)

Pasar tradisional di Kecamatan Sukoharjo telah dirombak dengan sedemikian rupa, sehingga sudah tidak kumuh dan becek seperti dahulu

d)

Hai, namaku Vika. Aku suka berbelanja ke pasar tradisional. Aku bersama ibu berbelanja setiap hari minggu