WorksheetsLKPD Poros Propeller XI TKR
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Poros propeller (propeller shaft) atau juga sering kita menyebutnya (a) merupakan salah satu bagian dari sistem pemindah tenaga dan poros propeller ini terdapat pada tipe kendaraan (b) dan (c) dimana jarak antara mesin dengan roda penggerak berjauhan sehingga memerlukan komponen tambahan agar dapat meneruskan tenaga putar dari mesin ke (d)
fungsi dari poros propeller antara lain : • Untuk dapat meneruskan atau (a) dengan lembut • Untuk meneruskan tenaga atau memindahkan tenaga putar dari transmisi menuju ke differential pada saat kendaraan (b) • Dapat menyesuaikan terhadap perubahan jarak (c) ial ketika kendaraan berjalan pada jalan yang tidak rata.
Tipe-tipe poros propeller : Pada umunya poros propeller terdiri dari 2 tipe, yaitu (a) dan (b)
Pada poros propeller (a) , poros propeller ini memiliki (b) buah sambungan universal (universal joint).
Pada poros propeller (a) , poros propeller ini memiliki (b) buah sambungan universal (universal joint)
Universal join yang terdapat pada poros propeller harus dapat mengatasi segala kondisi untuk menyalurkan tenaga putar dari (a) ke (b) jika poros propeller sedang (c) tanpa mengalami (d) atau patah
Slip joint
Panjang dari poros propeller dapat (a) karena disebabkan adanya (b) atau posisi dari transmisi dan differential. Pada bagian ujung poros propeller yang terhubung pada output (c) i dihubungkan dengan alur-alur untuk pemasangan slip joint. Hal ini bertujuan agar panjang dari poros propeller dapat menyesuaikan dengan jarak antara output transmisi dengan differential.
