wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

soal pengadimistrasi perkantoran 25-50 membeli bagian 1

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana proses decoding dalam penerimaan pesan

a)

mulai bekerja terhadap pesan itu berdasarkan persepsi, pemikiran dan pengalaman masa lalu

b)

menyimpan informasi, artinya saluran pembawa pesan tersebut mampu dimanfaatkan pada saat-saat diperlukan, tidak perlu harus langsung sebagaimana orang yang sedang berbicara

c)

menyampaikan materi pengajaran (isi pesan) seperti buku, film, video, slide dan komputer.

d)

sebagai perantara atau pembawa pesan atau informasi dari satu orang kepada orang lain.

2.

Jika dalam suatu tahun anggaran jumlah realisasi kegiatan pemeriksaan non PKPT mencapai 90 % dari total penugasan, mengindikasikan adanya kelemahan dalam

a)

Pengorganisasian

b)

Reviu intern

c)

Perencanaan

d)

Personalia

3.

Yang dimaksud dengan pendokumentasian dalam Standar Rinci dari Pedoman Standar Pengendalian Intern adalah

a)

Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat pada waktu yang tepat dan diklasifikasikan dengan benar

b)

Transaksi-transaksi harus diotorisasikan dan dilaksanakan oleh personil yang bertanggung jawab dengan benar

c)

Kegiatan pemberian otorisasi, pemrosesan, pencatatan, dan reviu harus dilaksanakan oleh personel yang berbeda

d)

Kejadian-kejadian yang terstruktur, menyeluruh, dan signifikan didokumentasikan dengan jelas dan dokumen tersebut harus tersedia pada saat diperlukan

4.

Rencana Kerja Pengadministrasi Perkantoran merupakan alat yang penting dalam manajemen kerja, karena membantu memastikan bahwa kegiatan kerja dilaksanakan dengan terorganisir dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Langkah apa yang biasanya dilakukan dalam menyusun Rencana Kerja Pengadministrasi Perkantoran?

a)

Akuisisi data, Penyelidikan kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi

b)

Pengumpulan data, analisis kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi

c)

Kumpulan data, Evaluasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi

d)

Penghimpunan data, Pemeriksaan kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi

5.

Dalam peran sebagai Pengadministrasi Perkantoran, proses perumusan persoalan dalam perencanaan dapat dianggap sebagai suatu proses yang terdiri dari empat fase yang saling terkait satu sama lain. Ini menunjukkan bahwa proses tersebut melibatkan langkahlangkah yang saling mendukung dan mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Tahapan penstrukturan persoalan yang benar adalah....

a)

Problem sensing - problem definition - problem specification - problem searching

b)

Problem sensing – problem definition- problem searching - problem specification

c)

Problem sensing - problem searching - problem definition - problem specification

d)

Problem specification – Problem sensing - problem searching - problem definition

6.

Suatu pedoman atau panduan Pengadministrasi Perkantoran yang digunakan untuk mengevaluasi efektivitas, dan proses evaluasi dilakukan berdasarkan prinsip tertentu. Pentingnya mengikuti suatu pedoman atau kerangka kerja yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang telah ditetapkan untuk memastikan bahwa proses evaluasi dilakukan secara obyektif dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Prinsip evaluasi Pengadministrasi Perkantoran adalah berdasarkan….

a)

fakta

b)

data

c)

anggota

d)

penilaian

7.

Dalam jabatan sebagai Pengadministrasi Perkantoran di instansi pemerintahan, fungsi perencanaan dijalankan melalui serangkaian kegiatan yang terorganisir dan terarah. Ini mencakup aktivitasaktivitas seperti pengumpulan data, analisis kebijakan, pengembangan strategi, serta perumusan rencana tindakan yang mendukung tujuan-tujuan pemerintah. Dengan demikian, perencanaan menjadi aspek penting dalam menjalankan tugas sebagai Pengadministrasi Perkantoran untuk mencapai hasil yang diinginkan. Fungsi perencanaan dalam instasi pemerintahan dilakukan dalam kegiatan ….

a)

Pemberian motivasi kepada pegawai

b)

menyusun struktur instansi pemerintahan

c)

menentukan pegawai pada sebuah jabatan tertentu

d)

menentukan target pencapaian yang harus diraih di instansi pemerintahan

8.

Prinsip-prinsip yang dipegang oleh Jabatan Pengadministrasi Perkantoran dalam sebuah instansi pemerintahan. Pertama, mereka menekankan pentingnya pembinaan pegawai dengan fokus pada pengembangan keahlian yang relevan dengan tugas mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka mengutamakan kompetensi dan keterampilan dalam melakukan tugasnya. Pentingnya mematuhi kode etik yang berlaku. Ini menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas mereka, para pegawai harus berperilaku sesuai dengan standar moral dan profesionalisme yang ditetapkan oleh kode etik profesi mereka dan pentingnya mematuhi peraturan perundang-undangan yang relevan. Asas pembinaan pegawai yang bekerja dengan mengutamakan keahlian berdasarkan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku adalah asas....

a)

Perlindungan hukum

b)

Profesionalitas

c)

Akuntabilitas

d)

Legalitas

9.

Sebagai Pengadministrasi Perkantoran, dalam konteks penyusunan ketentuan, pedoman, atau peraturan di instansi pemerintahan memainkan peran penting dalam pengaturan dan pengembangan. Dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang teratur, berkelanjutan, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, Pengadministrasi Perkantoran bertanggung jawab untuk memberikan masukan dan wawasan yang berharga kepada instansi pemerintah dalam penyusunan kebijakan dan regulasi yang relevan. Peran Pengadministrasi Perkantoran dalam penyusunan ketentuan, pedoman, atau peraturan di instansi pemerintahan sangat penting dalam memastikan dapat beroperasi dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan memberikan masukan teknis, mengembangkan standar, memfasilitasi dialog, dan memperjuangkan kepentingan, Pengadministrasi Perkantoran berkontribusi secara signifikan dalam pembentukan lingkungan yang teratur, berkelanjutan, dan berdaya saing. Dalam konteks penyusunan ketentuan atau pedoman atau lainnya di instansi pemerintahan, proses yang melibatkan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, dan pengumpulan data disebut sebagai?

a)

Evaluasi ketentuan atau pedoman atau peraturan

b)

Pembentukan ketentuan atau pedoman atau peraturan

c)

Pelaksanaan ketentuan atau pedoman atau peraturan

d)

Evaluasi ketentuan atau pedoman atau peraturan

10.

Penilaian kinerja Jabatan Fungsional Pengadministrasi Perkantoran adalah proses evaluasi yang dilakukan terhadap pegawai yang menempati jabatan tersebut. Tujuan dari penilaian kinerja ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap kualitas dan hasil kerja yang dilakukan oleh Pengadministrasi Perkantoran dalam konteks pekerjaan. Dengan demikian, penilaian ini bertujuan untuk memastikan bahwa pegawai tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta memberikan kontribusi yang maksimal. Penilaian kinerja Jabatan Fungsional Pengadministrasi Perkantoran bertujuan untuk…..

a)

Memastikan keadilan

b)

Meningkatkan transparansi

c)

Menjamin objektivitas

d)

Mengutamakan meritokrasi

11.

. Semua tahapan dan hasil penilaian prestasi kinerja Jabatan Fungsional Pengadministrasi Perkantoran haruslah dapat diakses dan dipahami oleh semua pihak yang terkait, termasuk oleh individu yang dinilai. Ini menciptakan lingkungan yang terbuka dan adil, di mana setiap orang memiliki pemahaman yang jelas tentang kriteria penilaian dan bagaimana keputusan penilaian dibuat. Pernyataan tersebut menegaskan prinsip…

a)

Objektif

b)

Terukur

c)

Transparan

d)

Partisipatif

12.

Penilaian kinerja jabatan fungsional Pengadministrasi Perkantoran yang dilakukan mengacu pada praktik menjalankan proses penilaian dengan kejelasan, integritas, dan pertanggungjawaban. Pernyataan tersebut menegaskan prinsip…

a)

Objektif

b)

Terukur

c)

Transparan

d)

Akuntabel

13.

Seorang Pengadministrasi Perkantoran, yang juga merupakan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), diharapkan untuk menjalankan tugas-tugasnya sesuai dengan prinsip-prinsip yang menjadi landasan profesi ASN. Prinsip-prinsip ini merujuk pada seperangkat nilai atau etika yang harus dipegang teguh oleh setiap ASN dalam menjalankan tugasnya. Melalui prinsip-prinsip ini, diharapkan bahwa seorang Pengadministrasi Perkantoran yang merupakan ASN akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menghormati hak-hak dan kepentingan publik, serta memberikan kontribusi positif bagi pemerintah dan masyarakat. Prinsip ASN sebagai profesi berlandaskan pada prinsip sebagai berikut, kecuali...

a)

Nilai Dasar

b)

Kode etik dan kode perilaku

c)

Komitmen, integritas moral, dan tanggung jawab pada pelayanan publik

d)

Non diskriminatif

14.

Sebagai Pengadministrasi Perkantoran, perencanaan adalah tahap kritis yang memainkan peran sentral dalam menentukan keberhasilan. Perencanaan yang baik memastikan bahwa pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efisien, tepat waktu, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Proses perencanaan ini melibatkan serangkaian langkah yang sistematis dan komprehensif, dimulai dari analisis awal hingga penyusunan rencana eksekusi yang terinci. Dengan memperhatikan semua langkah dalam perencanaan, Pengadministrasi Perkantoran dapat memastikan bahwa pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sukses, tepat waktu, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Apa yang menjadi tujuan utama dari perencanaan dalam menjabat jabatan fungsional Pengadministrasi Perkantoran?

a)

Memaksimalkan biaya

b)

Meningkatkan kecepatan pekerjaan

c)

Mengurangi risiko pekerjaan

d)

Memperpendek waktu pekerjaan

15.

Dalam praktik Pengadministrasi Perkantoran, seseorang dapat memiliki peran sebagai pengajar atau fasilitator. Sebagai pengajar, orang tersebut bertanggung jawab untuk memberikan informasi atau pelatihan kepada masyarakat atau kelompok tertentu. Sedangkan sebagai fasilitator, mereka membantu dalam memfasilitasi proses pembelajaran atau pertukaran informasi antara para peserta. Pedoman atau panduan yang digunakan untuk mengevaluasi efektivitas Pengadministrasi Perkantoran tersebut mencakup beberapa kriteria. Beberapa kriteria tersebut mencakup…..

a)

Keseimbangan Materi, Keterikatan Peserta, Pemahaman dan Penerimaan, Pelaksanaan Pengetahuan, Transformasi Perilaku, dan Umpan Balik Peserta

b)

Keterpaduan Materi, Keterpautan Peserta, Pemahaman dan Penerimaan, Eksekusi Pengetahuan, Modifikasi Perilaku, dan Umpan Balik Peserta

c)

Kesesuaian Materi, Keterlibatan Peserta, Pemahaman dan Penerimaan, Penerapan Pengetahuan, Perubahan Perilaku, dan Umpan Balik Peserta.

d)

Koherensi Materi, Keterkaitan Peserta, Pemahaman dan Penerimaan, Aplikasi Pengetahuan, Pembaharuan Perilaku, dan Umpan Balik Peserta

16.

Sebagai Pengadministrasi Perkantoran, perencanaan adalah tahap kritis yang memainkan peran sentral dalam menentukan keberhasilan. Perencanaan yang baik memastikan bahwa pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efisien, tepat waktu, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Proses perencanaan ini melibatkan serangkaian langkah yang sistematis dan komprehensif, dimulai dari analisis awal hingga penyusunan rencana eksekusi yang terinci. Dengan memperhatikan semua langkah dalam perencanaan, Pengadministrasi Perkantoran dapat memastikan bahwa pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sukses, tepat waktu, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Manakah yang bukan merupakan tahapan dalam proses perencanaan dalam menjabat jabatan fungsional Pengadministrasi Perkantoran?

a)

Analisis Situasi

b)

Desain Mode

c)

Evaluasi Risiko

d)

Pelaksanaan pekerjaan

17.

Sebuah rencana tertulis yang menguraikan berbagai aspek terkait dengan Pengadministrasi Perkantoran kepada para peserta. Rencana ini mencakup detail kegiatan, tujuan, target, metode, dan jadwal yang akan digunakan dalam upaya meningkatkan standar yang telah ditentukan. Dengan demikian, hal tersebut berfungsi sebagai panduan atau kerangka kerja yang membantu dalam merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan kegiatan Pengadministrasi Perkantoran dengan tujuan meningkatkan dan memberikan manfaat bagi peserta, disebut dengan …..

a)

Inisiatif Pengadministrasi Perkantoran

b)

Proyek Pengadministrasi Perkantoran

c)

Agenda Pengadministrasi Perkantoran

d)

Program Pengadministrasi Perkantoran

18.

Kompetensi Pengadministrasi Perkantoran yang diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan adalah ...

a)

Kompetensi teknis

b)

Kompetensi habituasi

c)

Kompetensi manjerial

d)

Kompetensi sosial kultural

19.

4. Pegawai ASN Pengadministrasi Perkantoran yang diangkat berdasarkan keterampilan, pendidikan, dan pengalamannya untuk melaksanakan fungsi koordinasi dalam penyelenggaraan jabatan fungsional keterampilan adalah ....

a)

Jabatan fungsional keterampilan penyelia

b)

abatan fungsional keterampilan mahir

c)

Jabatan fungsional keterampilan pemula

d)

Jabatan fungsional keterampilan terampil

20.

Setiap kegiatan yang dilakukan dan hasil akhir dari kegiatan yang dilakukan oleh Pegawai ASN Pengadministrasi Perkantoran haruslah dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ini menyoroti pentingnya tanggung jawab atas tindakan dan keputusan mereka kepada masyarakat yang mereka layani. Pernyatan tersebut, arti dari asas .....

a)

Asas proporsionalitas

b)

Asas profesionalitas

c)

Asas kepastian hukum

d)

Asas akuntabilitas

21.

Dalam menjalankan tugas negaranya, pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan atau jaminan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Pengadministrasi Perkantoran. Jaminan ini bisa berupa berbagai macam bentuk. Sehingga dalam menjalankan tugas negara, Pemerintah wajib memberikan jaminan kepada ASN Pengadministrasi Perkantoran berupa ....

a)

Jaminan perorangan

b)

Jaminan kebendaan

c)

Jaminan kecelakaan kerja

d)

Jaminan kesejahteraan

22.

Dalam proses pembuatan kebijakan, tidak cukup hanya memiliki informasi mentah. Diperlukan suatu pendekatan analisis kebijakan yang sistematis untuk mengolah informasi tersebut menjadi argumenargumen yang kuat dan mendukung. Pendekatan analisis kebijakan ini melibatkan berbagai metode dan teknik untuk menganalisis data, mempertimbangkan berbagai dampak kebijakan, serta mengevaluasi alternatif kebijakan yang mungkin. Dengan pendekatan ini, keputusan kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih terinformasi, rasional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam menghasilkan informasi dan argumen-argumen dalam suatu kebijakan diperlukan pendekatan analisis kebijakan, yakni...

a)

Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan preskriptif.

b)

Pendekatan empiris, pendekatan deksriptif, dan pendekatan preskriptif.

c)

Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan prosfektif.

d)

Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan normatif

23.

Seorang Pengadministrasi Perkantoran yang secara bersama-sama membuat Karya Tulis/Karya Ilmiah di bidangnya. Jika terdapat 4 penulis dalam Karya Tulis/Karya Ilmiah, berapa persen Angka Kredit yang akan diterima oleh penulis utama?

a)

20%

b)

30%

c)

40%

d)

50%

24.

Tindakan yang dilakukan oleh seorang Pengadministrasi Perkantoran sesuai dengan rencana tertentu. Ini bisa mencakup serangkaian langkah atau proses yang mereka ambil untuk memastikan kualitas yang memenuhi standar yang ditetapkan. Sebuah proses atau langkah-langkah yang diambil oleh seorang Pengadministrasi Perkantoran berdasarkan suatu rencana. Tindakan tersebut termasuk dalam tahapan……

a)

Analisis

b)

Data objektif

c)

Evaluasi

d)

Implementasi

25.

Suatu kasus atau situasi yang tidak dapat diselesaikan dengan cara yang umum atau biasa digunakan. Ini menunjukkan bahwa masalah atau peristiwa yang sedang dibicarakan memiliki tingkat kompleksitas yang memerlukan pendekatan khusus atau solusi. Dalam konteks tertentu, hal ini bisa merujuk pada situasi di mana metode atau prosedur standar tidak efektif dalam menangani masalah yang dihadapi, sehingga memerlukan pemikiran kreatif, penelitian mendalam, atau keterlibatan pihak-pihak tambahan untuk menemukan solusi yang tepat. Dalam suatu kasus yang tidak dapat diselesaikan dengan cara biasa, ASN dituntut untuk …

a)

Berpasrah dengan keadaan dan mengharapkan bantuan dari pihak lain

b)

Melakukan inovasi dan menggerakkan sumber daya yang ada untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

c)

Memberikan penyelesaian tanggung jawab tersebut kepada pimpinan atau rekan kerja lain yang telah berkompeten

d)

Meminta alokasi anggaran yang lebih banyak karena permasalahannya cukup sulit