WorksheetsLKPD DDO 001
Total questions: 15
Worksheet time: 23mins
Mesin otomotif adalah mesin yang mengkonversi (a) menjadi (b) , pada awal ditemukanya mesin otomotif berbagai macam bahan bakar digunakan dari bahan bakar padat, cair maupun gas. Perubahan bahan bakar yang digunakan pada mesin otomotif maka akan berpengaruh pada (c) dan (d) . Motor bakar (combustion engine) dibagi menjadi (e) yaitu Motor Pembakaran dalam (internal combustion engine) dan motor pembakaran luar (external combustion engine).
Reciprocating type terdiri dri (a) l dan (b) , external combustion terdiri dari (c) dan (d) Combustion engine terbagi atas (e) dan external combustion.
Secara garis besar langkah-langkah perbaikan adalah sebagai berikut :
(a) , (b) , (c) , (d) , (e)
Sasaran utama K3LH untuk pencegahan (a) dari kejadian (b) seperti, (c) kematian, atau kerusakan lainya sebagai akibat dari kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja tidak terjadi secara (d) dan (e) melainkan ada faktor penyebabnya, kecelakaan tersebut dapat dicegah dengan mencari penyebabnya. Dengan mengetahui penyebab kecelakaan maka kecelakaan kerja dapat di cegah.
Dalam melakukan pekerjaan kita tidak mungkin mengetahui semua (a) . Terkadang kecelakaan kerja terjadi akibat dari hal-hal yang (b) , contoh pada saat melekukan pekerjaan yang menggunakan tangga, ternyata tangga tersebut tidak stabil maka kita akan berpikir ulang untuk menaiki tangga tersebut karena mengingat (c) yang terjadi, namun dalam bengkel otomotif sering sekali dalam mengerjakan sesuatu kita meletakan alat atau komponen di lantai yang mengkibatkan kemungkinan orang yang (d) dapat terpleset dan (e) . Risiko yang terjadi bisa tinggi dan bisa rendah tergantung tingkat bahaya yang ada. Pada kasus terpleset kunci dilantai resiko cideranya tergantung anggota tubuh mana yang jatuh kelantai? Atau bahkan terpleset menabrak mesin yang bergerak?
Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban dapat di bagi
Kategori A Kategori A
(a)
(b)
(c)
(d)
(e)
Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban dapat di bagi menjadi empat bagaian Kategori B
• (a)
• (b)
• (c)
• (d)
Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban Kategori C
(a)
• (b)
• (c)
• (d)
• (e)
Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban, Kategori D
(a) di tempat kerja
• (b)
• (c) di tempat kerja
Bahaya faktor kimia
Bahan kimia ini masuk ke organ tubuh yang biasanya melalui 3 cara yaitu :
• (a)
Pada saat bernapas udara yang mengandung debu, asap, gas atau uap dapat masuk ke tubuh.
• (b)
Makanan yang terkontaminasi atau makan dengan tangan yang terkontaminasidapat menyebabkan masuknya (c) kedalam tubuh.
(a) (maintenance) adalah segala kegiatan yang dilakukan untuk merawat, menjaga dan memelihara peralatan, mesin dan fasilaitas lainya supaya tetap dalam keadaan siap pakai secara efektif dan efisien. (b) dari perawatan adalah untuk menjaga mencegah, mengurangi dan menghindari kerusakan serta meminimalkan biaya perbaikan. Pemeliharaan/Perawatan pada umumnya terdiri dari (c) dan (d) .
(a) adalah perawatan yang dilakukan berdasarkan kondisi alat atau mesin itu sendiri (condition based), penentuan kondisi mesin biasanya dilakukan dengan (b) atau mesin secara rutin sebelum digunakan dan sesudah digunakan sehingga dapat diketahui keadaan mesin masih (c) digunakan dan keselamatan kerja terjamin.
Perawatan tidak terencana merupakan perawatan yang dilakukan karena adanya petunjuk gejala dan indikasi pada alat atau mesin kurang maksimal dalam melakukan proses produksi. Perawatan tidak terencana biasanya terdiri dari beberapa jenis antara lain : a. Perawatan darurat ( (a) ) Adalah perawatan yang dilakukan pada saat mesin atau alat mengalami keadaan tertentu sehingga memerlukan penangulangan yang bersifat darurat, guna mencegah kerusakan lebih besar. b. Perawatan Kerusakan ( (b) ) Adalah perawatan yang dilakukan ketika mesin atau alat mengalami kegagalan proses produksi sehingga pekerjaan harus dihentikan dan dilakukan pemeriksaan kerusakan sesuai prioritasnya. c. Perawatan penangkal ( (c) ) Adalah perawatan yang dilakukan berdasarkan (d) yang dihasilkan tidak sesuai baik waktu atau standar mutu produk, sehingga perlu dilakukan koreksi pada (e) atau alat tersebut.
(a) proses pembakaranya tidak memerlukan sistem pengapian seperti pada motor bensin yang menggunakan (b) , namun dalam motor diesel diperlukan (c) bahan bakar yang berupa pompa (d) dan pengabut (injector) sehingga (e) akan terbakar sendiri, perlengkapan motor diese
