wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Konsinyasi

Total questions: 20

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Konsinyasi adalah…..

a)

A. Sebuah bentuk kerjasama pembelian yang dilakukan oleh pemilik barang/produk dengan  penyalur (toko), dimana pemilik produk nanti menitipkan barangnya kepada penyalur untuk dijual di tokonya.

b)

B. Sebuah bentuk kerjasama penjualan yang dilakukan oleh pemilik barang/produk dengan pembeli, dimana pemilik produk nanti menitipkan barangnya.

c)

C. Sebuah bentuk kerjasama penjualan yang dilakukan oleh pemilik barang/produk dengan penyalur (toko), dimana pemilik produk nanti menitipkan barangnya kepada penyalur untuk dijual di tokonya.

d)

D. Sebuah bentuk kerjasama antara penjual dan pembeli dalam suatu negara

e)

E. Sebuah bentuk kerjasama pemerintah pasar global

2.

Febbyfaya Salsabilla adalah seorang pengrajin Kue Pala dari kota Tapaktuan. Dalam menjalani usaha, Febbyfaya Salsabilla menitipkan hasil kerajinannya untuk di jual di beberapa toko dengan perjanjian bagi hasil. Pernyataan di atas adalah bentuk kerjasama yang disebut dengan

a)

A. sistem kontrol

b)

B. sistem kontrak

c)

C. sistem kordinasi

d)

D. sistem konsinyasi

e)

E. sistem komunikasi

3.

Perhatikan data di bawah ini:

      1) Berada di pusat kota yang biasanya terdapat mobilitas yang tinggi dibandingkan dengan daerah lain
      2) Tidak ramai dikunjungi atau menjadi tempat lalu lintas warga sekitar                                       

      3) Berada di tempat pemukiman penduduk yang padat yang bisa dijadikan target market
      4) Memiliki tingkat keamanan yang tinggi seperti adanya satpam di tempat tersebut agar

          konsumen tidak perlu khawatir jika terjadi kejahatan di sekitar tempat tersebut.
      5) Akses yang sulit untuk dijangkau oleh transportasi publik maupun pribadi

Dari data di atas, manakah yang termasuk kedalam hal-hal yang harus diperhatikan dalam konsinyasi produk global …..

a)

A. 1), 2), dan 3)

b)

B. 1), 3), dan 4)

c)

C. 1), 3), dan 5)

d)

D. 2), 3), dan 4)

e)

E. 2), 3), dan 5)

4.

Alasan harus bisa memilih pihak penyalur yang bisa dipercaya untuk melakukan konsinyasi adalah…..

a)

A. Untuk membuat format khusus terkait hal apa sajakah yang perlu dicatat oleh pihak Penyalur

b)

B. Untuk memudahkan komunikasi dengan pihak konsumen

c)

C. Untuk mencari lokasi yang strategis dengan pihak penyalur dalam menjalankan usahanya

d)

D. Untuk memeriksa catatan penjualan yang ditulis oleh pihak penyalur

e)

E. Untuk meyakinkan pihak penyalur tidak membawa kabur atau tidak membayar uang yang seharusnya disetorkan dari hasil penjualan produk

5.

Mencari tahu pendapatan yang terima oleh target market sangat mempengaruhi dalam penjualan produk konsinyasi, hal ini dikarenakan…..

a)

A. Berkaitan dengan lingkungan kerja atau kebiasaan yang dialami oleh calon konsumen

b)

B. Pendapatan tersebut biasanya menjadi pelanggan tetap pada toko penyalur

c)

C. Mengetahui hobi atau barang apa saja yang biasanya dibeli oleh target pasar

d)

D. Pendapatan merupakan sumber utama dalam pembelian produk

e)

E. Pendapatan berkaitan dengan seberapa besar daya beli konsumen sebagai penentuan harga barang yang akan dijual di pasaran

6.

Kegunaan dari melakukan monitoring bukan hanya untuk memungkinkan mengevaluasi hasil penjualan, tetapi juga agar bisa….

a)

A. Meningkatkan omset penjualan produk dalam setiap bulannya

b)

B. Memilih toko penyalur yang tepat agar bisa terus bekerjasama ke depannya

c)

C. Bersaing dengan produk lain untuk tetap bisa di pajang di toko penyalur

d)

D. Memiliki record mengenai berapa besaran jumlah yang harus dibayarkan oleh toko penyalur

e)

E. Menimbulkan ketertarikan dari konsumen terhadap produk 

7.

Cara pembayaran transaksi konsinyasi ke pasar global bisa dengan berbagai macam. Salah satu sistem pembayaran konsinyasi ke pasar global adalah….

a)

Cash advanced

b)

Advanced payment

c)

Credit of letter

d)

Collection draft

e)

Letter payment

8.

Penentu terbesar berhasilnya suatu bisnis konsinyasi adalah….

a)

A. Memilih agen penjualan yang besar

b)

B. Memilih toko penyalur yang tepat untuk barang dagangan kalian

c)

C. Memilih calom pembeli yang berpenghasilan tinggi

d)

D. Memilih lokasi yang ada di perkotaan

e)

E. Memilih barang jual yang sudah ada

9.

Yang termasuk ke dalam kemungkinan resiko yang dapat ditimbulkan dari sistem pembayaran dengan cara konsinyasi adalah….

a)

A. Pertukaran modal cepat pada barang yang diperdagangkan

b)

B. Eksportir dapat menjadi korban penipuan dengan laporan tentang barang yang terjual tetapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya

c)

C. Adanya kepastian eksportir akan menerima pembayaran

d)

D. Bila importir tidak membayar maka ada bukti untuk melaporkan atau menuntutnya di pengadilan

e)

E. Pembayaran transaksi Export dan Import dengan Letter of Sreidit

10.

Yang menjadikan perbedaan konsinyasi dengan dropshipper adalah….

a)

A. Konsinyasi menyimpan dan mengirimkan produk sendiri yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka melakukan hal tersebut

b)

B. Konsinyasi memerlukan gudang untuk menyimpan persediaan dan menanggung risiko barang rusak di gudang

c)

C. Dropshipper memiliki harga yang Anda dapat biasanya akan lebih murah

d)

D. Menambah risiko dropshipper dan juga beban pekerjaan dari sisi pemilik online store

e)

E. Konsinyasi memiliki peluang lebih besar daripada dropshipper

11.

Yang bukan karakteristik konsinyasi adalah?

a)

A. Barang-barang konsinyasi harus dilaporkan sebagai persediaan oleh pengamat

b)

B. Pengiriman barang konsinyasi tidak mengakibatkan timbulnya pendapatan dan tidak boleh dipakai sebagai kriteria untuk mengakui pendapatan

c)

C. Pihak pegamat sebagai pemilik, tetap bertanggungjawab terhadap semua biaya yang berhubungan dengan barang konsinyasi

d)

D. Barang-barang konsinyasi boleh diperhitungkan sebagai persediaan oleh komisioner

e)

E. Komisioner dalam batas kemampuannya mempunyai kewajiban untuk menjaga keamanan keselamatan barang konsinyasi yang diterimanya

12.

Membuat laporan secara periodik tentang barang yang diterima, dijual dan barang yang masih dalam persediaan merupakan

a)

A. Hak Consignor

b)

B. Kewajibn Komisioner

c)

C. Hak Consignee

d)

D. Kewajiban Consignee

e)

E. Kewajiban distributor

13.

Keuntungan konsinyasi bagi pihak konsinyor adalah:

a)

A. Konsinyasi memungkinkan produsen atau distributor memperoleh daerah pemasaran yang lebih luas.

b)

B. Risiko kerusakan fisik dan fluktuasi harga dapat dihindari.

c)

C. Kebutuhan modal kerja berkurang

d)

D. Terlepas dari risiko kegagalan menjual barang atau dari risiko penjualan dengan rugi.

e)

E. Keuntungan dua kali lipat

14.

Khalifi Al-Riza menitipkan barang dagangannya kepada Rahman Albahira. Dengan harapan, agar barang dagangannya tersebut bisa lebih terjual dan sarana perluasan pasar konsumen bila dijual oleh kedai ternama yang dimiliki oleh Rahman Albahira. Khalifi Al-Riza hanya sebatas menitipkan barang dagangannya sedangkan Rahman Albahira yang membantu menjual dan mencatat serta melaporkan keuntungannya Rahman Albahira . Kerjasaman ini menghasilkan bagi hasil bagi keduanya. Kerjasama tersebut dapat dikategorikan sebagai:

a)

A. Joint Venture

b)

B. Bisnis Kombinasi

c)

C. Persekutuan

d)

D. Konsinyasi

e)

E. Penggabungan Usaha

15.

Dari uraian tersebut diatas, menurut perannya Khalifi Al-Riza dikategorikan sebagai:

a)

Debitur

b)

Consignor

c)

Kreditur

d)

Consignee

e)

Investor

16.

Dari uraian tersebut diatas, menurut perannya Rahman Albahira dikategorikan sebagai:

a)

A. Consignor

b)

B. Consignee

c)

C. Debitur

d)

D. Kreditur

e)

E. Investor

17.

Keuntungan konsinyasi bagi pihak consinyor adalah:

a)

A. Konsinyasi memungkinkan produsen atau distributor memperoleh daerah pemasaran yang lebih luas.

b)

B. Risiko kerusakan fisik dan fluktuasi harga dapat dihindari.

c)

C. Kebutuhan modal kerja berkurang

d)

D. Terlepas dari risiko kegagalan menjual barang atau dari risiko penjualan dengan rugi.

e)

E. Keuntungan dua kali lipat

18.

Raditya Azura memiliki usaha kerajinan topi anyaman yang akan menitipkan produknya ke toko-toko yang berada dekat dengan tempat wisata, Raditya Azura melakukan penjualan dengan sistem konsinyasi, maka toko yang dititipkan produk oleh Raditya Azura dapat dikatakan sebagai …

a)

A. Consignee

b)

B. Consignor

c)

C. Pemasok

d)

D. Distributor

e)

E. Konsumen

19.

Berjualan dengan sistem konsinyasi dipercaya dapat meningkatkan omzet penjualan. Pedagang bisa fokus dengan produksi produk, begitu juga partner yang akan melakukan pemasaran dan penjualan. Semakin banyak partner konsinyasi Anda, maka semakin banyak pula omzet yang diperoleh. Willyam Fardinata menjual aneka jenis snack dan lakukan dengan sistem konsinyasi. Agar mendapatkan profit yang lebih besar. Willyam Fardinata menjual snack dengan jumlah besar (biasanya kiloan), kemudian dijual secara ecer. Sistem konsinyasi yang tepat dilakukan oleh Willyam Fardinata adalah ....

a)

A. Repacking snack

b)

B. Display produk

c)

C. Discount

d)

D. Konsinyor

e)

E. Konsinyi

20.

Kelompok usaha siswa kelas XII di SMAN 1 Tapaktuan memulai usaha produk kerajinan gantungan kunci, produk tersebut dijual oleh koperasi sekolah dengan harga jual Rp. 75.000,00 per pack. Koperasi sekolah membeli produk dari kelompok usaha siswa dengan harga Rp50.000,00 per pack. Berdasarkah deskripsi tersebut bahwa antara kelompok usaha siswa dan koperasi sekolah melakukan konsinyasi. Manakah resiko yang paling kecil bagi kelompok usaha siswa dengan menggunakan sistem penjualan di atas?

a)

A. Ketika dititipkan, produk berada di luar kendali kelompok usaha siswa. Ada kemungkinan terjadi kerusakan yang disebabkan oleh koperasi Sekolah atau konsumen

b)

B. Kelompok usaha siswa tidak dapat menentukan dimana produknya akan dipajang dicounter Koperasi Sekolah

c)

C. Kelompok usaha siswa tidak mendapat keuntungan atau komisi sampai barang titipan terjual

d)

D. Koperasi sekolah dapat mengembalikan produk yang tidak laku terjual dan menukarnya dengan produk lainnya

e)

E. Kelompok usaha siswa perlu memberikan imbalan, hadiah, atau komisi yang menarik kepada Koperasi Sekolah agar mempromosikan produknya.