Font size
WorksheetsKuis Pergerakan Nasional SMK
Total questions: 30
Worksheet time: 22mins
Berdirinya Budi Utomo merupakan dampak lanjutan dari propaganda semangat kemajuan yang disampaikan oleh ... yang merupakan redaktur majalah Retno Dumilah.
Dr. Soetomo
Dr. Wahidin Sudirohusodo
H Samanhudi
Ki Hajar Dewantara
Para pelajar ... atau sekolah calon dokter pribumi mendirikan organisasi Budi Utomo yang diketuai oleh Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908.
(a)
Tujuan Budi Utomo adalah untuk mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa. Berikut ini yang bukan merupakan cara yang dilakukan BU untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah ...
Menghidupkan kembali kebudayaan
Memajukan pertanian, peternakan, dan perdagangan
Memajukan pengajaran
Memajukan aktivitas kemaritiman
Dalam rangka mengkampanyekan misinya, Budi Utomo menggunakan media surat kabar yaitu ...
Retno Dumilah
Darmo Kondo
Cahaya Asia
Tempo
Pada tahun 1935, BU mengadakan fusi/melebur dengan organisasi lain menjadi ...
(a)
BU mengadakan fusi/melebur dengan organisasi lain menjadi Partai Indonesia Raya (Parindra). Meskipun berdirinya BU cenderung berpusat pada wilayah Jawa dan Madura, namun BU sudah menggambarkan wujud proto-nasionalisme (nasionalisme awal) bagi masyarakat di Kepulauan Indonesia. Hikmahnya, berdirinya BU telah memberikan inspirasi dan mempelopori berdirinya organisasi-organisasi lain selanjutnya. Maka, 20 Mei ditetapkan sebagai hari (a)
Sarekat Dagang Islam atau SDI merupakan salah satu organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh ...
Dr. Soetomo
Dr. Wahidin Sudirohusodo
H. Samanhudi
H.O.S Tjokroaminoto
Berikut ini merupakan latar belakang didirikannya Sarekat Dagang Islam (SDI) adalah ...
Terjadinya persaingan dagang antara pedagang pribumi dengan pedagang asing terutama Cina/Tionghoa
Terjadinya persaingan dagang antara pedagang pribumi dengan pedagang asing terutama Belanda
Terjadinya persaingan dagang antara pedagang pribumi dengan pedagang asing terutama Inggris
Terjadinya persaingan dagang antara pedagang pribumi dengan pedagang asing terutama India
Atas usulan H.O.S. Tjokroaminoto, SDI diubah menjadi ... pada tahun 1912.
(a)
Berikut ini yang bukan merupakan tujuan dari pendirian Sarekat Islam adalah ...
Memajukan perdagangan
Memajukan pertanian
Memajukan agama islam
Membantu para anggotanya dalam hal permodalan
Pada tahun 1913, Sarekat Islam mulai menerbitkan surat kabar ... untuk memuat informasi atau pemikiran tentang pergerakan nasional, politik, ekonomi, dan perburuhan.
(a)
Pada perkembangannya, Sarekat Islam terpecah menjadi dua Kubu. Kubu pertama adalah SI Putih yang berhaluan nasionalis keagamaan di bawah pimpinan H.O.S Tjokroaminoto dan SI Merah yang berhaluan ...
(a)
Organisasi Indische Partij (IP) dilatarbelakangi oleh sikap orang Belanda asli yang menempatkan orang keturunan Indo (campuran) dan pribumi pada kelas sosial yang lebih rendah. Didirikan oleh Ki Hajar Dewantara, Cipto Mangunkusumo, dan Danudirja Setiyabudi yang dikenal dengan sebutan ...
(a)
Organisasi Indische Partij secara tegas mengkritik pemerintah Belanda dan menuntut kemerdekaan Indonesia. Salah satu contoh kritikannya yaitu melalui tulisan yang berjudul “Als ik een Nedelander was” (artinya: Jika Aku Seorang Belanda) yang mengkritik upaya pemerintah Belanda menggalang dana di Hindia Belanda untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan Belanda yang ditulis oleh ...
(a)
Organisasi Perhimpunan Indonesia (PI) didirikan oleh para mahasiswa dari Indonesia yang sedang kuliah di Belanda. PI merupakan penjelmaan dari perkumpulan pelajar Indonesia di Belanda yang bernama ...
Indische Partij
Indische Compagnie
Indische Vereeninging
Indiche East
Organisasi Perhimpunan Indonesia (PI) mengubah nama majalah organisasinya, yaitu Hindia Putera menjadi Indonesia Merdeka. Majalah yang terbit dalam bahasa Belanda dan Indonesia (Melayu) ini menyuarakan tentang nasionalisme Indonesia. Melalui majalah ini pula, nama ... dipopulerkan.
(a)
Organisasi pergerakan nasional yang didirikan untuk mencapai Jawa Raya dengan jalan memperkokoh rasa persatuan antara pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok adalah ...
Budi Utomo
Indische Partij
Kongres Pemuda
Tri Koro Dharmo
Nama Organisasi Tri Koro Dharmo berarti tiga tujuan yang mulia yaitu setia, budi, dan ...
(a)
Dalam rangka menghindari perpecahan karena sifat gerakan yang masih Jawa-sentris, maka pada saat kongres di Solo (12 Juni 1918) nama Tri Koro Dharmo diubah menjadi ... yaitu suatu organisasi non politik yang bertujuan mendidik anggotanya agar kelak dapat memberikan tenaganya untuk pembangunan Jawa Raya. Lingkupnya meliputi Jawa, Madura, dan Bali.
(a)
Munculnya elit baru di kalangan kaum muda terpelajar, memunculkan pemahaman baru di kalangan mereka, yaitu pemahaman kebangsaan. Perubahan pesat dan radikal dari organisasi-organisasi pemuda saat itu semakin meluas untuk mencapai cita-cita persatuan. Maka pada 30 April – 2 Mei 1926, diadakan rapat besar pemuda di Jakarta, yang kemudian dikenal dengan ...
Kongres Pemuda
Kongres Pemuda Pertama
Kongres Pemuda Kedua
Kongres Kepemudaan
Pada 28 Oktober 1928 dilaksanakan ... di gedung Indonesische Clubgebouw (sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda, Jl. Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat). Saat itu kongres dihadiri sekitar 1.000 orang. Perkumpulan pemuda peserta kongres tersebut meliputi: Jong Java, Jong Sumatra (Pemuda Sumatra), Pemuda Indonesia, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan PPPI.
Kongres Pemuda I
Kongres Pemuda II
Kongres Pemuda III
Kongres Pemuda IV
Sumpah Pemuda menjiwai setiap perkumpulan pemuda Indonesia pada waktu selanjutnya. Bahkan, ketika beberapa perkumpulan pemuda Indonesia sepakat mengadakan fusi (peleburan) menjadi pekumpulan yang lebih besar dan lebih luas lingkupnya, semangat Sumpah Pemuda tetap menjadi kiblatnya. Salah satu hasil fusi tersebut adalah pendirian ... pada tanggal 31 Desember 1930 yang dipelopori oleh Jong Java, Jong Sumatra, dan Pemuda Indonesia.
(a)
Pergerakan kaum wanita Indonesia pertamakali dipelopori oleh ... seorang gadis Jawa yang mengalami masa-masa ketidakadilan di bawah tekanan tradisi Jawa kala itu. Cita citanya dituangkan dalam surat-surat yang dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya dan diterbitkan dalam sebuah buku oleh Abendanon.
Dewi Sartika
R.A. Kartini
Cut Meutia
Cut Nyak Dhien
Berikut ini yang bukan merupakan hasil dari keputusan Kongres Perempuan Indonesia I adalah ...
Mendirikan badan pemufakatan dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI)
Mencegah perkawinan di bawah umur
Mendirikan studiefonds atau beasiswa untuk anak-anak perempuan yang tidak mampu membayar biaya sekolah
Memajukan program irigasi dalam hal peningkatan kualitas pertanian
Dalam rangka memperingati Kongres Perempuan Indonesia I, maka tanggal pembukaan kongres (22 Desember) diperingati sebagai Hari ...
(a)
Volksraad merupakan sebuah dewan perwakilan rakyat (parlemen) dalam sistem pemerintahan Kolonial Belanda. Dewan tersebut mewakili masyarakat di Hindia Belanda yang terdiri dari ...
Kaum Pribumi, Orang Belanda, dan Australia
Kaum Bangsawan, Orang Belanda, dan Timur Asing
Kaum Pribumi, Orang Inggris, dan Timur Asing
Kaum Pribumi, Orang Belanda, dan Timur Asing
Salah satu gebrakan perwakilan pribumi melalui volksraad adalah adanya ... yang didirikan pada tanggal 15 Juli 1936 dalam suatu sidang di volksraad. Petisi itu dipelopori oleh Soetardjo Kartohadikoesoemo yang saat itu sebagai ketua Pamong Praja Bumi Putera sekaligus mewakili organisasi itu di volksraad.
Petisi Sutarjo
Kongres Pemuda
Kongres Perempuan Indonesia
Volksraad
Berikut ini yang bukan merupakan cita-cita perjuangan RA Kartini sebagai pelopor pergerakan kaum wanita Indonesia adalah ...
Penghapusan adat pingitan
Penghapusan kawinpaksa dan poligami
Penghapusan adanya program edukasi bagi wanita
Menuntut adanya emansipasi wanita
Pada tahun 1911 surat-surat kartini diterbitkan dalam sebuah buku oleh Abendanon yang diberi judul “Door Duiternis tot Licht” atau lebih dikenal dengan judul ...
Habis Gelap Terbitlah Terang
Max Havelaar
Multatuli
Suiker Contracten
Pemikiran Kartini medapatkan tanggapan positif dari Ny. C.H.Th van Deventer yang mana pada tahun 1912 mendirikan ... dengan tujuan memberikan pendidikan pada kaum perempuan dengan cara mendirikan sekolah-sekolah khusus untuk pelajar-pelajar putri.
(a)
