WorksheetsMajas
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Tikus berdasi itu disidang dalam kasus tipikor.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Tugas rumah ini benar-benar membuatku memeras otak.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Api unggun melindungiku dari dingin.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Langit menangis sepanjang sore.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Hati Rama seperti disayat sembilu saat mendengar hinaan itu.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Litotes
Raja hutan merupakan satwa yang harus kita lindungi.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Tanggal tua selalu menjadi momok setiap orang karena keuangan menipis
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Hujan berlomba mencapai tanah
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Alegori
Aku bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan.
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Perbandingan
Yang bukan termasuk majas sindiran adalah ...
ironi
pleonasme
sinisme
sarkasme
Rapi sekali bajumu telihat tidak pernah disetrika.
Sarkasme
Sinisme
Antitesis
Ironi
Paradoks
Ah, ini cuma mobil tua, jelas tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mobil miliknya.
Paradoks
Litotes
Pararelisme
Metafora
Hiperbola
Ayah menyiapkan 10 ekor ayam untuk acara tahun baru di rumah.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Pars Prototo
Totem Pro Parte
Personifikasi
Metafora
Berikut ini contoh majas metonimia adalah....
Dia berbelanja di matahari
Raja siang belum juga menampakkan diri
Semangatknya kuat seperti baja
Rapat antarwarga dihadiri oleh Ketua RT, pemuka agama, dan warga.
Klimaks
antiklimaks
Paradoks
Litotes
Metafora
Pakaiannya sungguh bagus
Seperti tidak pernah disetrika dengan wewangian.
Metafora
Hiperbola
Inversi
Ironi
Ayah selalu membawa gudang garam kemanapun ia pergi.
Kalimat dibawah ini yang menggunakan majas yang sama dengan kalimat tersebut adalah….
Sampai sekarang belum kelihatan batang hidungnya.
Dini menyaksikan peristiwa itu dengan mata kepalanya sendiri.
Bel telah memanggil anak-anak masuk ke kelas.
Pak Rahmad pergi ke kantor dengan naik kijang.
Pena Anita mulai menari-nari di atas kertas putih menuliskan ide puitisnya
personifikasi
hiperbola
Keluarga itu pasrah melihat si jago merah perlahan melahap rumah mereka
metafora
sinedoke
Bagiamana Tuhan itu adil?
Saat hamba-Nya terkena petaka
Apakah Tuhan itu Maha Pengasih?
Pada waktunya Dia kan memberikan kebahagian-Nya
Repetisi
Retorik
