wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Bahasa Indonesia X. 2

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.
Berikut ini bukan termasuk unsur intrinsik dalam hikayat, yaitu ....
a)
tema dan latar
b)
tokoh dan penokohan
c)
alur dan tema
d)
1atar dan sudut pandang
e)
1atar belakang pengarang dan nilai-nilai
2.

Cermatilah kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 2 dan 3!

Sebermula, akan adat Raja Tabaristan itu, tiga hari sekali ia berjamu segala hulubalangnya makan minum bersuka-sukaan. Maka pada suatu ketika, Raja Tabaristan berjamu segala hulubalangnya, tatkala, itu Taifah pun ada hadir menghadap. Setelah beberapa cawan seseorang minum itu, maka Taifah pun bercakaplah, katanya, "Hai, Raja yang mahamulia lagi besar! Tiada siapa yang terlebih kasih akan duli syah alam, lebih daripada patik dan tiada siapa yang akan melawan seteru syah alam, melainkan yang diperhamba yang melawan dia." Dan lagi berbagai- bagai pula cakapnya di hadapan Raja Tabaristan itu. Maka raja pun murkalah akan Taifah itu, tiadalah berguna lagi kepadanya.

Amanat yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah janganlah ....

a)
berbuat curang agar naik pangkat
b)
suka melawan kepada raja
c)
kikir kepada pegawai bawahan
d)
suka menghambakan diri
e)
suka menyombongkan diri
3.
Nilai moral yang sesuai dengan isi kutipan hikayat tersebut adalah ....
a)
tiga hari sekali Raja Tabaristan berjamu segala hulubalangnya
b)
Raja mengundang hulubalangnya makan minum sudah merupakan adat
c)
Raja Tabaristan senang disanjung oleh hulubalangnya
d)
Raja murka mendengar cerita Taifah yang menyombongkan diri
e)
hulubalang raja minum dari cawan dan mereka bersuka-sukaan
4.

Bacalah penggalan hikayat berikut untuk soal nomor 4 dan 5!

Sebermula ada sebulan selangnya, maka pada suatu hari raja semayam di balairung dihadap oleh segala menteri hulubalang dan rakyat sekalian. Maka barang siapa bercakap mengobati raja itu; jikalau sembuh penyakitnya, diambil raja akan menantu.

Karakteristik yang menggambarkan bahwa naskah tersebut karya sastra Melayu Klasik adalah ....

a)
istanasentris dan kesaktian
b)
istanasentris dan struktur kalimat
c)
struktur kalimat rancu dan kemustahilan
d)
struktur kalimat rancu dan kemustahilan
e)
tokohnya binatang, kesaktian seseorang
5.
lsi cerita yang diungkapkan dalam kutipan tersebut adalah ....
a)
di balairung, raja berjanji akan mengambil menantu bagi yang dapat menyembuhkan penyakitnya
b)
siapa pun yang mengobati raja di balairung akan diambil menantu di hadapan menteri dan hulubalang
c)
raja yang bersemayam karena sakit membuat janji kepada menantunya
d)
para menteri dan hulubalang menghadap raja di balairung sambil mengobati raja
e)
rasa sakit raja ketika bersemayam di balairung terobati karena raja akan mengambil menantu
6.

Bacaah penggalan hikayat berikut!

(1)"Janganlah kamu berdua tamak sangat dan bercakap besar pula. (2) Aku pun lapar juga. (3) Bagi aku, kalau ada nasi sepinggan sudah cukup," Awang bersuara. (4) Kendi dan Buyung tertawa mendengar kata-kata Awang. (5) "Dengan nasi sepinggan, mana boleh kenyang?"

Majas metafora dalam kutipan tersebut terdapat pada kalimat nomor ....

a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
7.

Cermatilah kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 7 dan 8!

"Kita harus membalas dendam," rutuk Hulubalang Pertama kepada kawan-kawannya. ''Tentu," sambung Hulubalang Kedua. "Perbuatan mereka tidak bisa didiamkan begitu saja." "Kita harus melaporkan kejadian ini kepada saudara-saudara Tuanku Raja Petukal," lanjut Hulubalang Pertama. "Tetapi, itu salah Tuanku Raja Petukal sendiri," berkomentar pula Hulubalang Ketiga. "Jadi, kamu mau membela Muda Cik Leman?" sergah Hulubalang Pertama. "Bukan membela Muda Cik Leman." "Lantas apa maksudmu?" "Kita harus berani mengatakan yang salah itu salah. Dan yang benar itu benar."

Nilai dalam hikayat tersebut yang sesuai dengan kehidupan saat ini adalah ....

a)
mengatakan sesuatu yang sesungguhnya terjadi dengan jujur
b)
memberikan kepercayaan kepada orang yang terdekat
c)
menceritakan sesuatu perbuatan buruk kepada orang lain
d)
perbuatan baik akan dibalas dengan perbuatan baik
e)
menyampaikan pesan sebelum mengamalkannya
8.
Watak Hulubalang Ketiga dalam kutipan tersebut adalah ....
a)
Licik
b)
Sombong
c)
Rendah hati
d)
Penakut
e)
Tegas
9.
Cerita Melayu Klasik yang menonjolkan unsur penceritaan berciri kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya disebut ....
a)
hikayat
b)
cerpen
c)
suluk
d)
babad
e)
dongeng
10.

Bacalah kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 10 dan 11!

Maka kata bayan, adalah seekor bayan tiga ekor anaknya; berdiam ia pada suatu lubang kayu. Adapun pada pohon kayu itu ada cerpelai beranak muda. Sebermula adapun anak bayan itu bersahabat dengan anak cerpelai. Maka kata bayan kepada anaknya, "Jangan apalah, hai anakku, engkau bersahabat dengan anak cerpelai itu, karena ia binatang yang tiada teguh setianya." Beberapa pula dikatakan oleh ibu-bapanya, tiada juga diturut oleh anak bayan itu. Maka kata bayan pada naknya, "Engkau ini adalah seperti hikayat anak kera bersahabat dengan anak saudagar; maka ia beroleh malu dan kejahatan daripada tiada menurut kata bapanya."

Nilai moral yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)
sifat cerpelai sama dengan sifat kera
b)
jangan bersahabat dengan cerpelai karena ia binatang yang tidak setia
c)
persahabatan anak bayan dengan anak cerpelai sama seperti persahabatan anak kera dengan anak saudagar
d)
cerpelai termasuk hewan yang tidak setia
e)
anak yang tidak mematuhi nasihat orang tuanya akan memperoleh malu dan keburukan
11.
Karakteristik yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
a)
istanasentris dan bahasa Melayu Klasik
b)
kemustahilan dan kesaktian
c)
pelakunya binatang dan bahasa Melayu Klasik
d)
kesaktian dan pelakunya binatang
e)
istanasentris dan kemustahilan
12.

Bacalah kutipan hikayat berikut!

Esok harinya Raja lndera Dewa hendak berangkat masuk ke dalam hutan. Maka sampai kepada pagi hari esok, sekaliannya hulubalang dan rakyat semuanya sudah hadir menanti dengan senjata. Maka Raja lndera Dewa itu pun berjalanlah masuk hutan keluar hutan, masuk rimba keluar rimba, masuk padang keluar padang. Maka dengan takdir Allah Ta'ala lalulah seekor kijang emas terlalulah elok rupanya tiada dapat dihingga akan kijang itu. Maka Raja lndera Dewa pun lalu mengejarlah kijang itu masuk hutan keluar hutan, masuk rimba keluar rimba, masuk padang keluar padang. Tiba-tiba berjumpalah satu kolam di tengah hutan yang besar itu. Maka kijang itu pun masuk ke dalam kolam itu. Tiadalah dapat lndera Dewa itu akan kijang masuk kolam itu. Akan tetapi, Raja lndera Dewa itu pun tiadalah masuk ke kolam itu. Beberapa hulubalang, rakyat mencarikan kijang itu tiada dapat. Maka Raja lndera Dewa itu pun tiadalah hendak kembali lagi ke istana.

Hal yang mustahil dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)
pemburu membunuh hewan yang dijumpai di hutan
b)
seekor hewan dapat bercakap-cakap dengan manusia
c)
seorang manusia menghukum hewan yang jahat
d)
seorang manusia membunuh, tetapi salah sasaran
e)
seekor hewan yang dapat menghilang di tengah kolam
13.
Langkah pertama membuat cerpen berdasarkan nilai-nilai dalam hikayat adalah ....
a)
menuliskan topik utama dari cerpen yang akan dibuat
b)
menggambar cabang utama terkait topik tersebut
c)
membuat cabang-cabang lainnya dan gunakan warna berbeda
d)
menggunakan warna yang menarik pada gambar atau simbol
e)
menyiapkan kertas kosong, spidol, atau pensil aneka warna
14.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

"Janganlah Adinda bertanya jua," jawab Baginda dengan sedihnya. "Pertanyaan itu hanya menambah Iuka Tuanku jua semata." "Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya."

Nilai moral yang tertuang dalam penggalan cerita tersebut tampak pada perbuatan

a)
menghormati orang lain
b)
mendahulukan kepentingan umum
c)
menegur orang dengan bahasa yang sopan
d)
menolong orang yang sedang menderita
e)
membantu orang yang sedang bersedih hati
15.
Karakteristik hikayat berupa tidak diketahui secara jelas nama pencerita atau pengarang dari hikayat tersebut disebut ....
a)
istanasentris
b)
arkais
c)
kemustahilan
d)
kesaktian
e)
anonim
16.
Nilai yang berkaitan dengan semangat atau kemauan seseorang untuk terus belajar secara sadar merupakan nilai ....
a)
budaya
b)
pendidikan
c)
agama
d)
moral
e)
sosial
17.

Bacalah penggalan hikayat berikut untuk soal nomor 17 dan 18!

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambutAbu Nawas dengan sebuah senyuman. "Akhir­ akhir ini, aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin," kata Baginda Raja memulai pembicaraan. "Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil," tanya Abu Nawas. "Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya," kata Baginda.

Majas yang digunakan dalam penggalan hikayat tersebut adalah ....

a)
metafora
b)
alegori
c)
antonomasia
d)
personifikasi
e)
simile
18.
Pendeskripsian tokoh dalam kutipan tersebut menunjukkan jika tokoh tersebut adalah seseorang yang berasal dari ....
a)
kaum bangsawan
b)
kerabat kerajaan
c)
orang kebanyakan
d)
orang miskin
e)
kaum terpelajar
19.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Putri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Putri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Kata-kata arkais yang terdapat dalam teks tersebut adalah ....

a)
upeti dan hatta
b)
upeti, hatta, dan nujum
c)
raja, elok, dan nujum
d)
elok dan nujum
e)
upeti, putri, dan nujum
20.

Bacalah hikayat berikut!

Alkisah maka tersebutlah perkataan Mara Karmah berjalan dua bersaudara itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis hendak minum susu, maka Mara Karmah pun menangis seraya berkata, "Diamlah adindajangan menangis, karena kita orang celaka, di manakah kita boleh mendapat susu, lagi kita sudah dibuangkan orang." Maka diberinyalah kepada adiknya ketupat itu sebelah, maka dimakannyalah. Maka fa pun diamlah. Maka sampai tujuh hari tujuh malam ia berjalan itu, maka ketupat yang tujuh biji itu habislah dimakan oleh tuan Puteri Nila Kesuma itu, karena diberikannya kepada adiknya pagi sebelah, dan petang sebelah. Setelah habis ketupat itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis pula hendak makan. Maka diambil oleh Mara Karmah segala tarik kayu dan umbut-umbut dan buah-buahan kayu yang di dalam hutan itu yang patut dimakannya, maka diberikannya kepada saudaranya itu. Dan barang di mana ia bertemu dengan air, dimandikannyalah akan saudaranya. lsi kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)
kakak beradik berjalan bersama dan tersesat
b)
seorang kakak yang melindungi adiknya
c)
dua bersaudara saling berbagi makanan
d)
kakak dan adik mencari makan di dalam hutan
e)
seorang adik menangis karena kelaparan